PENDEK LOANS
19. SHORT-TERM BANK AND FINANCIAL INSTITUTION LOANS (lanjutan)
Utang Bank Jangka Pendek dalam Rupiah Short - Term Bank Loans in Rupiah
Pada tanggal 23 Januari 2013, BSU memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (Mayapada) dengan jumlah maksimum sebesar Rp 250 miliar yang terdiri dari:
On January 23, 2013, BSU obtained a loan facility for its capital from PT Mayapada Internasional Tbk.
(Mayapada) with a maksimum amount of
Rp 250 billion, which consists of: 1) Fasilitas pinjaman tetap on demand sebesar
Rp 150 miliar;
2) Fasilitas pinjaman rekening koran sebesar Rp 20 miliar; dan
1) Fixed on demand loan facility amounted to
Rp 150 billion;
2) Bank overdraft facility amounted to Rp 20 billion; and
3) Fasilitas pinjaman tetap angsuran sebesar Rp 80 miliar.
3) Fixed installment loan facility amounted to
Rp 80 billion. Pada tanggal 22 April 2013, BSU menandatangani
addendum penambahan jumlah maksimum fasilitas pinjaman untuk modal kerja dari Mayapada menjadi sebesar Rp 350 miliar, sehingga fasilitas menjadi sebagai berikut:
On April 22, 2013, BSU entered into amendment to add the maximum amount of loan facility for working capital from Mayapada to be up to Rp 350 billion, therefore the facility become as follows:
1) Fasilitas pinjaman tetap on demand sebesar Rp 150 miliar dan fasilitas pinjaman tetap on demand tambahan sebesar Rp 100 miliar;
2) Fasilitas pinjaman rekening koran sebesar Rp 20 miliar; dan
3) Fasilitas pinjaman tetap angsuran sebesar Rp 80 miliar.
1) Fixed on demand loan facility amounted to
Rp 150 billion and additional fixed on demand loan facility amounted to Rp 100 billion;
2) Bank overdraft facility amounted to Rp 20 billion; and
3) Fixed installment loan facility amounted to
Rp 80 billion. Seluruh fasilitas pinjaman tersebut akan jatuh tempo
dalam waktu 12 bulan terhitung mulai tanggal 29 Januari 2013 sampai dengan tanggal 29 Januari 2014 dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 12%. Pinjaman tersebut dijamin dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 527/Karet Kuningan seluas 8.066 m2.
All loan facilities will be due within 12 months starting from January 29, 2013 until January 29, 2014 and bears annual interest rate at 12%. These loans are secured with Building Use Rights certificate No. 527/Karet Kuningan with an area of 8,066 Sqm.
Pada tanggal 29 Januari 2014, BSU telah melunasi pinjaman kepada PT Bank Mayapada International Tbk. (Mayapada) atas fasilitas pinjaman angsuran tetap sebesar Rp 80 miliar.
On January 29, 2014, BSU has fully repaid the fixed installment loan facility to PT Mayapada International Tbk. (Mayapada) amounted to Rp 80 billion.
Pada tanggal 3 Februari 2014, BSU dan Mayapada menandatangani Perjanjian Persesuaian Kredit No. 030/Pers/MTO/II/2014 atas perubahan jangka waktu, tingkat suku bunga dan provisi fasilitas pinjaman. Jangka waktu fasilitas pinjaman tersebut diperpanjang 12 bulan terhitung dari tanggal 29 Januari 2014 dan akan berakhir pada tanggal 29 Januari 2015 dengan tingkat suku bunga sebesar 13% per tahun dan biaya provisi sebesar 1%.
On February 3, 2014, BSU and Mayapada entered into a Rapprochement Credit Agreement No. 030/Pers/MTO/II/2014 upon the changes in loan period, interest rate and provision fee. The term of the loan facility has been extended for 12 months from January 29, 2014 and will be due on January 29, 2015 with an annual interest rate of 13% and provision fee of 1%.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 394,10 miliar dan Rp 272,92 miliar.
As of December 31, 2014 dan 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 394.10 billion and Rp 272.92 billion, respectively.
PENDEK (lanjutan) LOANS (continued)
Utang Bank Jangka Pendek dalam Rupiah (lanjutan) Short - Term Bank Loans in Rupiah (continued)
Pada tanggal 6 November 2012, Entitas Induk memperoleh fasilitas pinjaman senior secured facility dari PT Bank Internasional Indonesia Tbk. yang merupakan hasil konversi senior secured bridged facility sebesar US$ 13,2 juta ke dalam mata uang Rupiah sebesar Rp 125,4 miliar dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar 17% dan jatuh tempo pada tanggal 20 Desember 2013. Pinjaman ini hanya dapat digunakan untuk pembiayaan kembali utang yang ada. Pinjaman ini dijamin dengan Hak Tanggungan atas Sertifikat Hak Guna Bangunan 47 bidang tanah seluas 24.176 m2 atas nama GAP dan 1 bidang tanah seluas
439.350 m2 atas nama PT Bahana Sukmasejahtera (BSS), Entitas Anak (lihat Catatan 13 dan 15).
On November 6, 2012, the Company obtained a senior secured loan facility which was a conversion bridged senior secured facility from PT Bank Internasional Indonesia Tbk. amounted to US$ 13.2 million into Rupiah currency amounted to Rp 125.4 billion with annual interest rate of 17% and will be due on December 20, 2013. These loans can only be used to refinance the existing debt. This loan facility is guaranteed by land certificate of 47 parcels of land covering an area of 24,176 sqm under the name of GAP and 1 parcel of land covering an area of 439,350 sqm under the name of PT Bahana Sukmasejahtera (BSS), a Subsidiary (see Notes 13 and 15).
Pada tanggal 4 Februari 2014, Entitas Induk telah menandatangani Perjanjian Penyelesaian Hutang Dengan Penyerahan Jaminan Secara Sukarela, sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 1 tanggal 4 Februari 2014 yang dibuat di hadapan Notaris Eveline Gandauli Rajagukguk, S.H., sebagai pelunasan seluruh utang Entitas Induk kepada PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (lihat Catatan 13 dan 15).
On February 4, 2014, the Company has signed a Debt Settlement Agreement With Voluntary Transfer Guarantee, as stated in the Notarial Deed of Eveline
Gandauli Rajagukguk, S.H., No. 1 dated
February 4, 2014, for the Company’s loan settlement to PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (see Notes 13 and 15).
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp nihil dan Rp 67,75 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013 the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp nil and Rp 67.75 billion, respectively.
Pada tanggal 1 Juni 2009, BSU memperoleh Fasilitas Kredit back-to-back dari PT Bukopin Tbk. (Bukopin) sebesar Rp 15 miliar untuk penyelesaian pembangunan gedung Bakrie Tower di kawasan Rasuna Epicentrum. Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo dalam 6 bulan sejak tanggal perjanjian. Perjanjian kredit ini telah diperpanjang beberapa kali, yang terakhir, sampai dengan tanggal 2 Juni 2014. Pinjaman ini dijamin dengan deposito milik Entitas Induk senilai Rp 10,07 miliar (lihat Catatan 11).
On June 1, 2009, BSU obtained a back-to-back Credit Facility from PT Bukopin Tbk. (Bukopin) amounted Rp 15 billion for completion of Bakrie Tower building in Rasuna Epicentrum. This credit facility will mature in 6 months from the date of the agreement. The credit agreement has been extended several times and the latest is until June 2, 2014. This loan is secured by time deposit owned by the Company amounted to Rp 10.07 billion (see Note 11).
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, BSU telah membayar bunga pinjaman ke Bukopin masing-masing sebesar Rp 725,19 juta dan Rp 709,25 juta.
Until December 31, 2014 and 2013, BSU has paid interest expenses to Bukopin amounted to Rp 725.19 million and Rp 709.25 million, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 9,59 miliar.
As of December 31, 2014 dan 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 9.59 billion, respectively.
Pada tanggal 21 Maret 2011, GAP memperoleh fasilitas Pinjaman Rekening Koran bersama-sama dengan fasilitas kredit lain dari Bukopin dengan pagu pinjaman sebesar Rp 5 miliar. Fasilitas ini digunakan untuk tambahan modal kerja Aston Bogor Hotel dan Resort Tower A dan B. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 11,5% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 21 Maret 2019. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik GAP (lihat Catatan 9 dan 15).
On March 21, 2011, GAP obtain a current account loan facility together with other credit facility from Bukopin with a maximum amount of Rp 5 billion. This loan is used for additional working capital of Aston Bogor Hotel and Resort Tower A and B and bears annual interest rate of 11.5%. This loan will be due on March 21, 2019. This loan is secured by land and building owned by GAP (see Notes 9 and 15).
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 5 miliar dan Rp 4,98 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 5 billion and Rp 4.98 billion, respectively.
19. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN JANGKA PENDEK (lanjutan)
19. SHORT-TERM BANK AND FINANCIAL INSTITUTION