PENDEK LOANS
26. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) LONG-TERM BANK LOANS (continued)
a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (lanjutan) a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (continued)
Pada tahun 2014 dan 2013, BSU telah melakukan cicilan pembayaran atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 79 miliar dan Rp 12 miliar.
In 2014 and 2013, the BSU has made an installment payments of this loan facility amounted to Rp 79 billion and Rp 12 billion, respectively.
Pada tanggal 25 Juli 2014, BSU telah melunasi sisa pinjaman Bukopin atas fasilitas kredit dengan jumlah maksimum Rp 100 milliar.
On July 25, 2014, BSU has fully repaid the outstanding loan to Bukopin for investment credit facility with maximum amount of Rp 100 billion.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp nihil dan Rp 79 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility
amounted to Rp nil and Rp 79 billion,
respectively. 3. Pada tanggal 21 Desember 2011, BSU
memperoleh fasilitas Kredit Investasi dari Bukopin dengan jumlah maksimum sebesar Rp 40 miliar. Pinjaman ini digunakan untuk refinancing pembangunan unit lantai 41 sampai dengan 42 Gedung Bakrie Tower.
3. On December 21, 2011, BSU obtained an Investment Credit facility from Bukopin with a maximum amount of Rp 40 billion. This loan is used for refinancing the construction of floor 41 to 42 in Bakrie Tower building.
Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Mei 2015 dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 11,50%, yang dapat ditinjau kembali setiap saat sesuai dengan suku bunga yang berlaku di Bukopin. Pinjaman ini dijamin dengan 2 unit perkantoran Bakrie Tower atas nama BSU dan sebidang tanah dan bangunan dengan SHGB No. 740/Karet, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan seluas 3.870 m2. BSU telah mencairkan seluruh fasilitas
pinjaman yang tersedia sebesar Rp 40 miliar. (lihat Catatan 9 dan 15).
This loan will be due on May 31, 2015 and bears annual interest rate at 11.50%, which can be reviewed at any time in accordance with the prevailing interest rate in Bukopin. This loan is secured with 2 office units of Bakrie Tower under the name of BSU and land and buildings with SHGB No. 740/Karet, Karet Village, Setiabudi District, South Jakarta with an area of 3,870 sqm. BSU has withdrawn all the available credit facility amounted to Rp 40 billion (see Notes 9 and 15).
Pada tahun 2014 dan 2013, BSU telah melakukan cicilan pembayaran atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 9,42 miliar dan Rp 11,34 miliar.
In 2014 and 2013, BSU has made an installment payments of this loan facility amounted to Rp 9.42 billion and Rp 11.34 billion, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 9,12 miliar dan Rp 18,54 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 9.12 billion and Rp 18.54 billion, respectively.
Pada tanggal 4 September 2014, PT Rasuna Residence Development (RRD) memperoleh Kredit Modal Kerja dari Bukopin dengan jumlah maksimum sebesar Rp 45 miliar. Pinjaman tersebut digunakan untuk Pembangunan Indies Hotel di Yogyakarta. Pinjaman ini akan jatuh tempo dalam waktu 120 bulan terhitung sejak pencairan kredit pertama (termasuk masa tenggang selama 18 bulan). Sampai dengan tanggal 31 Desember 2014, RRD telah mencairkan seluruh fasilitas pinjaman yang tersedia sebesar Rp 9,20 miliar.
On September 4, 2014, PT Rasuna Residence Development (RRD) has obtained a loan facility from Bukopin with maximum amount of Rp 45 billion. This loan is used to Construction of Indies Hotel in Yogyakarta. This loan will be due within 120 months since the first loan has been withdrawn (including grace period of 18 months). Until December 31, 2014, RRD has withdrawn amounted to Rp 9.20 billion from the loan facility.
a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (lanjutan) a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (continued) Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga
sebesar 14,00% per tahun, yang dapat ditinjau kembali setiap bulan sesuai dengan suku bunga yang berlaku di Bukopin. Bunga dibayar setiap akhir bulan sesuai jadwal pembayaran yang telah disepakati. Pinjaman ini dijamin dengan tanah beserta bangunan Hotel Indies Yogyakarta dan Corporatee Guarantee atas nama PT Bakrie Swasakti Utama.
This loan bears annual interest rate of 14.00%, which can be reviewed monthly in accordance with the prevailing interest rate in Bukopin. Interest expense will be paid on a monthly basis based on repayment schedule. The loan is secured by land and Building of Indies Hotel Yogyakarta and Corporatee Guarantee of PT Bakrie Swasakti Utama.
Pada bulan September 2014, RRD, Entitas Anak, memperoleh fasilitas Kredit Investasi dari Bukopin dengan jumlah maksimum sebesar Rp 4 miliar. Pinjaman ini ditujukan untuk pembangunan Indies Hotel Yogyakarta. Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 14% dan jangka waktu pinjaman adalah 120 bulan sampai dengan September 2024. RRD telah mencairkan seluruh fasilitas pinjaman yang tersedia sebesar Rp 256,25 juta.
On September, 2014, RRD, a Subsidiary, obtained investment credit facility from Bukopin with a maximum amount Rp 4 billion. This loan is use for the development of Indies Hotel Yogyakarta. This loan bears annual interest rate of 14% and will be dued 120 months until September 2024, RRD has withdrawn amounted to Rp 256.25 million from the loan facility.
Pinjaman tersebut dijamin dengan SHGB No. 357/Brontokusuman seluas 473 m2 dan SHGB No. 359/Brontokuman seluas 1.170 m2 atas nama PT Dwi Makmur Sedaya dan corporate guarantee atas nama BSU, Entitas Anak.
This loan is secured by SHGB No. 357/Brontokusuman with an area 473 m2 and SHGB No. 359/Brontokuman with an area of 1,170 sqm own by PT Dwi Makmur Sedaya and corporate guarantee from BSU, a Subsidiary.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 9,45 miliar dan Rp nihil.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 9.45 billion and Rp nil.
4. Pada tanggal 21 Maret 2011, PT Graha Andrasentra Propertindo (GAP), Entitas Anak, memperoleh kredit dari Bukopin sebesar Rp 55 miliar, yang digunakan untuk pembiayaan kembali Aston Bogor Hotel dan Resort Tower A dan B. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 21 Maret 2019 dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 11,5%. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik GAP (lihat Catatan 9 dan 15).
4. On March 21, 2011, PT Graha Andrasentra Propertindo (GAP), a Subsidiary, has obtained a credit facility from Bukopin amounted to Rp 55 billion, which was used for refinancing Aston Bogor Hotel and Resort Tower A and B. This loan will be due on March 21, 2019 and bears annual interest rate of 11.5%. This loan is secured with land and building owned by GAP (see Notes 9 and 15).
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 43,75 miliar dan Rp 46,75 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the oustanding balance of this loan facility amounted to Rp 43.75 billion and Rp 46.75 billion, respectively.
5. Pada tanggal 29 Maret 2011, GAP memperoleh fasilitas pinjaman dari Bukopin sebesar Rp 95 miliar, yang digunakan untuk pembiayaan kembali dan modal kerja The Jungle Water Park Bogor. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 29 Maret 2016 dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 11,5%. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik GAP (lihat Catatan 9 dan 15).
5. On March 29, 2011, GAP has obtained a credit facility from Bukopin amounted to Rp 95 billion, which was used for refinancing The Jungle Water Park Bogor and working capital. This loan will be due on March 29, 2016 and bears annual interest rate of 11.5%. This loan is secured with land and building owned by GAP (see Notes 9 and 15).
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 49,17 miliar dan Rp 67,5 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 49.17 billion and Rp 67.5 billion, respectively.
26. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 26. LONG-TERM BANK LOANS (continued)
a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (lanjutan) a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (continued)
6. Pada tanggal 23 Desember 2011, GAP memperoleh fasilitas kredit dari Bukopin sebesar
Rp 35 miliar, yang digunakan untuk
pembangunan Tower D Aston Bogor Hotel dan Resort. Pinjaman ini dijamin dengan 50 Sertifikat Hak Atas Satuan Rumah Susun (SHASRS) atas unit Kondotel Tower D Aston Hotel dan Resort yang dimiliki GAP dan 6 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas tanah seluas 35.406 m2 yang terletak di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor (lihat Catatan 9 dan 15).
6. On December 23, 2011, GAP obtained a credit facility from Bukopin amounted to Rp 35 billion, which was used for construction of Tower D Aston Bogor Hotel and Resort. This loan secured with 50 Certificate of the Flats Unit Rights (SHASRS) of Condotel Tower D Aston Hotel and Resort owned by GAP and 6 Certificate of Building Used Rights (SHGB) with an area of 35,406 sqm located in the Mulyaharja village, South Bogor sub-district, Bogor (see Notes 9 and 15).
Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2019 dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 11,5%.
This loan will be due on December 27, 2019 and bears annual interest rate of 11.5%.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 29,19 miliar dan Rp 31,30 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 29.19 billion and Rp 31.30 billion, respectively.
7. Pada bulan Mei 2013, GAP memperoleh fasilitas kredit dari Bukopin sebesar Rp 75 miliar, yang akan digunakan untuk pengembangan kawasan Bogor Nirwana Residence. Pinjaman ini dijamin dengan 50 SHMARS atas unit Kondotel Tower D Aston Hotel dan Resort yang dimiliki GAP dan 12 SHGB atas tanah seluas 68.998 m2 yang
terletak di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor. Pinjaman ini akan jatuh tempo selama 96 bulan dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 11%. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2014, jumlah pokok pinjaman yang telah dicairkan oleh GAP sebesar Rp 75 miliar.
7. On May 2013, GAP obtained a credit facility from Bukopin amounted to Rp 75 billion, which will be used for development of Bogor Nirwana Residence area. This loan is secured with 50 SHMARS of Condotel Tower D Aston Hotel and Resort owned by GAP and 12 SHGB of land with an area of 68,998 sqm located in the Mulyaharja village, South Bogor sub-district, Bogor. This loan will be due within 96 months and bears annual interest rate of 11%. Until December 31, 2014, GAP has withdrawn amounted to Rp 75 billion from the loan facility.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 65,41 miliar dan Rp 71,58 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 65,41 billion and Rp 71.58 billion, respectively.
8. Pada bulan Mei 2013, GAP memperoleh fasilitas kredit dari Bukopin sebesar Rp 25 miliar, yang akan digunakan untuk pengembangan The Jungle Waterpark Bogor. Pinjaman ini dijamin dengan 50 SHMARS atas unit Condotel Tower D Aston Hotel dan Resort yang dimiliki GAP dan 12 SHGB atas tanah seluas 68.998 m2 yang terletak di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor. Pinjaman ini akan jatuh tempo selama 60 bulan dan dikenakan tingkat bunga tahunan sebesar 11%. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2014, jumlah pokok pinjaman yang telah dicairkan oleh GAP sebesar Rp 25 miliar.
8. On May 2013, GAP obtained a credit facility from Bukopin amounted to Rp 25 billion, which will be used for development of The Jungle Waterpark Bogor. This loan is secured with 50 SMHARS of Condotel Tower D Aston Hotel and Resort owned by GAP and 12 SHGB of land with an area of 68.998 sqm located in the Mulyaharja village, South Bogor sub-district, Bogor. This loan will be due within 60 months and bears annual interest rate of 11%. Until December 31, 2013, GAP has withdrawn amounted to Rp 25 billion from the loan facility.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 23,79 miliar dan Rp 25 miliar.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 23.79 billion and Rp 25 billion, respectively.
a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (lanjutan) a. PT Bank Bukopin Tbk. (Bukopin) (continued) 9. Pada bulan Juli 2014, BSU memperoleh fasilitas
pinjaman kredit investasi dari Bukopin dnegan jumlah pagu maksimum sebesar Rp 45 miliar. Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga 14% per tahun, dan akan jatuh tempo selama 60 bulan. Pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun atas nama BSU untuk 79 unit condotel dengan total luasan 6.398 m2 dan 2 unit ruang kantor di Bakrie Tower dengan total luasan 2.860,7 m2.
9. On July, 2014, BSU obtained an investment credit facility from Bukopin with a maximum credit ceiling amounted to Rp 45 billion. This loan facility bears annual interest rate of 14% and will be due within 60 months. This loan is secured by Certificate of Ownership Rights to Housing Project Unit own by BSU of 79 units condotel with total area of 6,398 sqm and 2 units office space with an area of 2.860,7 sqm.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo utang atas fasilitas pinjaman ini masing-masing sebesar Rp 32,20 miliar dan Rp nihil.
As of Decemebr 31, 2014 and 2013, the outstanding balance of this loan facility amounted to Rp 32.20 billion and Rp nil.
b. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) b. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN)
Rincian pinjaman kepada BTN adalah sebagai berikut:
The details of loan to BTN are as follows:
2014 2013
PT Bumi Daya Makmur 121.459.000.000 122.547.670.695 PT Bumi Daya Makmur PT Graha Multi Insani 28.446.000.400 31.576.555.800 PT Graha Multi Insani
Entitas Induk 6.500.000.000 8.500.000.000 The Company
PT Mutiara Masyhur Sejahtera 3.335.087.107 - PT Mutiara Masyhur Sejahtera
PT Rasuna Residence PT Rasuna Residence
Development 2.028.359.095 485.000.000 Development
Jumlah 161.768.446.602 163.109.226.495 Total
Pada tanggal 11 Desember 2009, PT Bumi Daya Makmur (BDM), Entitas Anak, memperoleh fasilitas kredit dari BTN sebesar Rp 122 miliar, yang digunakan untuk membangun 684 unit apartemen The Wave Rasuna Epicentrum.
On December 11, 2009, PT Bumi Daya Makmur (BDM), a Subsidiary, obtained a Credit Facility from BTN amounted of Rp 122 billion, which used for the development of 684 apartment units of The Wave Rasuna Epicentrum.
Jangka waktu pinjaman tersebut selama 3 tahun dan dapat diperpanjang sampai dengan 5 tahun, dan dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 13,5%. Pinjaman ini dijamin dengan:
The loan period is 3 years and extendable up to 5 years, and subject to an annual interest rate of 13.5%. This loan is secured with:
a. Tanah dan proyek The Wave at Rasuna Epicentrum yang terletak di Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan berupa SHGB atas nama BDM seluas 11.050 m2. b. Corporate guarantee dari Entitas Induk.
c. Cessie atas seluruh piutang yang berkaitan dengan penjualan unit-unit apartemen yang dibiayai oleh BTN.
a. Land and The Wave at Rasuna Epicentrum projects located in Rasuna Epicentrum, South Jakarta with SHGB under the name of BDM with an area of 11,050 sqm.
b. Corporate guarantee from the Company.
c. Cessie of all receivables related to the sale of apartment units which financed by BTN.
Pada tanggal 29 Desember 2011, pagu kredit BDM ditambah menjadi sebesar Rp 157 miliar dan perubahan jangka waktu pinjaman menjadi 5 tahun serta tingkat suku bunga tahunan menjadi sebesar 12,5%. Pinjaman ini dijamin dengan jaminan yang sama (lihat Catatan 9).
On December 29, 2011, BDM credit ceiling had been increased to Rp 157 billion and the loan period had been changed to 5 years and the annual interest rate had been changed to 12.5%. This loan is secured by the same security (see Note 9).
Pada bulan Desember 2014, BDM telah melunasi pinjaman kepada BTN sebesar Rp 60,60 miliar.
On Decemebr 2014, BDM has fully repaid the fixed installment loan facility from BTN amounted to Rp 60.60 billion.
26. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 26. LONG-TERM BANK LOANS (continued)