BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBEHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.1.5 Siklus II
Siklus II dilaksanakan dalam dua kali pertemuan yaitu pada hari Rabu, 18 November 2015 dan Kamis, 19 November 2015. Pada siklus II siswa mempelajari materi pada KD 3.7 Mendeskrisikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat.
4.1.5.1 Perencanaan Siklus II
Sebelum melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK) pada siklus II, peneliti terlebih dahulu membuat perangkat pembelajaran (Silabus, RPP, LKS, Bahan Ajar, dan Soal Evaluasi) dan media pembelajaran berbasis IT. Peneliti juga menyusun lembar pengamatan
motivasi dan kuesioner motivasi yang di isi siswa pada akhir siklus II. Media pembelajaran digunakan peneliti untuk mempermudah dalam penyampaian materi dan peningkatan motivasi serta prestasi belajar siswa kelas IV C.
4.1.5.2 Pelaksanaan Siklus II 4.1.5.2.1 Pertemuan 1
Pertemuan 1 dilaksanakan pada hari Rabu, 18 November 2015 pukul 09.00–10.45. materi yang diajarkan oleh guru kelas adalah mengenai “Hubungan Sumber Daya Alam dengan Kondisi Lingkungan Tempat Tinggal Masyarakat dan
Teknologi” dan dibantu peneliti sebagai asisten guru yang
bertugas sebagai pengamat motivasi dan mendokumentasikan saat proses penelitian berlangsung.
Pada kegiatan awal, guru menyampaikan salam pembuka, berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa dan guru mendata kehadiran siswa. Selanjutnya guru melakukan apersepsi serta menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu akan mempelajari mengenai “Hubungan antara sumber daya alam,teknologi dan masyarakat” dengan cara bertanya jawab kepada siswa. Dalam menjawab pertanyaan, siswa dibimbing oleh guru untuk meluruskan jawaban yang benar. Setelah itu guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Pada kegiatan inti, guru meminta siswa untuk mengamati gambar pada tayangan power point mengenai sumber daya alam di bidang kehutan dan pertambangan, setelah itu siswa berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi, dampak pengambilan bahan alam terhadap pelestarian lingkungan dan hubungan sumber daya alam dengan kondisi lingkungan tempat hidup masyarakat dan teknologi. Setelah itu siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi tersebut. Setelah guru dan siswa berdiskusi mengenai materi yang telah disampaikan guru meminta siswa untuk mengerjakan LAS (Lembar Aktivitas Siswa) untuk mengetahui tingkat pemahan siswa selama pembelajaran berlangsung. Pada kegiatan akhir, siswa dan guru bersama-sama merangkum dan menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dipelajari.
4.1.5.2.2 Pertemuan 2
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Kamis, 19 November 2015 pukul 07.00–09.35. Guru kelas mengajar IPA materi “Hubungan Sumber Daya Alam dengan Kondisi Lingkungan Tempat Tinggal Masyarakat dan Teknologi” dan dibantu peneliti sebagai asisten guru yang bertugas sebagai
pengamat motivasi dan mendokumentasikan saat proses penelitian berlangsung.
Pada kegiatan awal, guru menyampaikan salam pembuka, berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa dan guru mendata kehadiran siswa. Selanjutnya guru melakukan apersepsi serta menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu akan mempelajari mengenai “Sumber daya alam, teknologi pengolahan sumber daya alam, dampak apabila sumber daya alam tidak terjaga, dan cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga sumber daya alam”.
Pada kegiatan inti, guru meminta siswa untuk mengamati gambar pada tayangan power point dan video mengenai sumber daya alam yang ada di Indonesia, setelah itu siswa berdiskusi mengenai teknologi pengolahan sumber daya alam, dampak apabila sumber daya alam tidak terjaga, dan cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga sumber daya alam. Setelah itu siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi tersebut.
Pada kegiatan akhir, siswa mengerjakan soal evaluasi 2. Soal evaluasi berjumlah 20 soal pilihan ganda. Siswa mengerjakan soal secara individu untuk menegtahui
pemahaman dan kemampuan yang diperoleh setelah mempelajari materi yang telah disampampaikan oleh guru. Pada akhir pembelajaran guru membagikan kuesioner motivasi serta memberikan penjelasan cara pengisian lembar kuesioner. Setelah selesai mengerjakan kuesioner guru mengakhiri pembelajaran dengan salam penutup dan mempersilahkan siswa untuk istirahat.
4.1.5.3 Observasi Siklus II
Observasi dalam penelitian pada siklus II dilakukan pada saat proses pembelajaran berlangsung yang dilakukan oleh peneliti. Observasi dilakukan selain untuk mengamati proses pembelajaran yang berlangsung sesuai atau tidaknya dengan rencana pembelajaran, observasi ini juga digunakan untuk mengamati motivasi belajar siswa. Peneliti mengamati motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA melalui penggunaan media pembelajaran berbasis IT dengan menggunakan lembar observasi, selain itu peneliti juga membagikan lembar kuesioner motivasi yang akan diisi oleh siswa di akhir pertemuan siklus II. Hal ini dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Pada siklus II ini proses pembelajaran berlangsung sesuai dengan yang telah direncanakan dalam RPP yang telah dibuat. Siswa
memperhatikan guru saat proses pembelajaran berlangsung. Saat siswa mengalami kesulitan siswa tidak malu untuk bertanya dan mengajukan pertanyaan untuk menemukan jawaban dari hal yang belum diketahui. Siswa mulai terlihat semangat mengikuti pembelajaran karena guru tidak menyampaikan materi melalui metode ceramah akan tetapi menggunakan tayangan power point dan video pembelajaran. Hasil motivasi dan prestasi belajar pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut:
1) Observasi Motivasi Belajar Siklus II
Hasil observasi motivasi belajar siswa pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.11 Data Observasi Motivasi Belajar Siklus II
Observasi motivasi belajar siswa pada siklus I diperoleh dari 2 observer. Hasil perhitungan lembar observasi pada siklus II diperoleh rata-rata skor sebesar 73,5 (tinggi).
2) Kuesioner Motivasi Belajar Siklus II
Kuesioner diisi oleh siswa kelas IV C yang berjumlah 30 siswa. Diperoleh data sebagai berikut:
Observer Siklus II Jumlah skor Skor Pertemuan 1 Skor Pertemuan 2
Sisil (peneliti) 72 (tinggi) 75 (tinggi) 147 Dian 73 (tinggi) 74 (tinggi) 148
Total 295
Tabel 4.12 Data Kuesioner Motivasi Belajar Siklus II
No Nama
Rata-rata Kondisi Awal Motivasi
Belajar
Indikator Capaian Siklus I Skor Kategori 1 2 3 4 5 6 Total
Skor Kategori 1 A 54,57 Sedang 17 15 10 11 13 17 83 Tinggi 2 B 15 14 8 9 15 14 75 Tinggi 3 C 18 16 10 10 14 10 78 Tinggi 4 D 15 14 9 9 12 13 72 Tinggi 5 E 14 15 11 10 11 17 78 Tinggi 6 F 15 14 9 11 13 18 80 Tinggi 7 G 17 18 9 11 14 16 85 Tinggi 8 H 14 15 8 12 12 10 71 Tinggi 9 I 15 14 12 11 13 13 78 Tinggi 10 J 14 17 9 9 15 11 75 Tinggi 11 K 16 16 10 10 13 14 79 Tinggi 12 L 13 14 8 8 13 11 67 Sedang 13 M 17 17 9 8 14 9 74 Tinggi 14 N 16 16 11 9 12 13 77 Tinggi 15 O 14 14 8 9 10 9 64 Sedang 16 P 13 16 9 11 12 12 73 Tinggi 17 Q 11 15 9 8 12 16 71 Tinggi 18 R 15 18 10 11 13 15 82 Tinggi 19 S 16 17 11 9 12 17 82 Tinggi 20 T 14 14 10 9 15 12 74 Tinggi 21 U 12 16 11 8 11 12 70 Sedang 22 V 15 17 9 9 10 14 74 Tinggi 23 W 12 13 8 11 14 15 73 Tinggi 24 X 14 14 11 10 15 14 78 Tinggi 25 Y 13 10 10 11 10 15 69 Sedang 26 Z 16 14 11 9 12 13 75 Tinggi 27 AA 13 16 9 8 13 16 75 Tinggi 28 AB 16 18 9 11 12 19 85 Tinggi 29 AC 13 14 10 10 10 18 75 Tinggi 30 AD 18 15 11 11 13 13 81 Tinggi
Jumlah rata-rata kelas 75,76 Tinggi
Tabel 4.13 Hasil Rata-rata Motivasi Belajar Siklus II
Variabel Instrumen Hasil Skor Kategori Motivasi Belajar Lembar observasi
peneliti
73,5 Tinggi Lembar kuesioner 75,76 Tinggi Rata-rata 74,63 Tinggi
Motivasi belajar pada silkus II hasilnya lebih memuaskan dibandingkan siklus I, peningkatan hasil motivasi belajar dari kondisi awal ke siklus II ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis IT berdampak positif terhadap motivasi siswa pada mata pelajaran IPA seperti pada siklus I teori dari Sudjana & Rivai (dalam Arsyad, 2010:24-25: mengenai manfaat penggunaan media pembelajaran terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada penelitian ini. Hasil penghitungan motivasi belajar di atas diperoleh dengan menghitung lembar observasi dan kuesioner. didapatkan data rata-rata motivasi belajar siklus II sebesar 74,63 (tinggi).
4.1.5.4 Refleksi Siklus II
Pada siklus II pertemuan pertama secara keseluruhan berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat oleh peneliti pada mata pelajaran IPA. Pada kegiatan pembelajaran siklus II peneliti melihat siswa yang tadinya kurang termotivasi dalam pembelajaran IPA sekarang mulai terlihat asyik dalam mengikuti
pembelajaran IPA dan kegiatan pembelajaran menjadi lebih kondusif dan tidak ada yang menghambat proses pembelajaran.
Pada kegiatan akhir guru melaksanakan evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa mengenai materi “Sumber daya alam, teknologi pengolahan sumber daya alam, dampak apabila sumber daya alam tidak terjaga, dan cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga sumber daya alam”. Perbaikan yang dilakukan pada penyampaian materi melalui tayangan power point disertai dengan penayangan video serta gambar-gambar setelah peneliti memutuskan untuk melanjutkan penelitian ke siklus II ternyata dapat memicu adanya peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IV C SD Negeri Ungaran 1. Data peningkatan motivasi belajar dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.14 Data Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Siklus II
Variabel Indikator Kondisi Awal Siklus II Target akhir Capaian Motivasi Rata-rata skor motivasi 55,28 (sedang) 70 (tinggi) 74,63 (tinggi)
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa rata-rata pencapaian motivasi belajar siswa pada siklus II sebesar 74,63 (tinggi), data ini didapatkan dari hasil penghitungan rata-rata skor observasi belajar siklus II dan kuesioner siklus II. Rata-rata skor observasi belajar siklus II sebesar
73,5 (tinggi) dan rata-rata skor kuesioner motivasi belajar yang dibagikan kepada setiap siswa pada siklus II sebesar 75,76 (tinggi). Peneliti menargetkan pencapaian motivasi belajar siswa sebesar 70 (tinggi). Hasil rata-rata motivasi belajar siswa siklus II menunjukkan motivasi yang dimiliki oleh setiap siswa sudah mencapai target dan tergolong dalam kriteria “tinggi”. Data peningkatan prestasi belajar dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.15 Data Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Siklus II
Data di atas menunjukkan bahwa hasil rata-rata prestasi belajar sebesar 77,03 dengan persentase ketuntasan 76,67%. Peneliti telah menargetkan kriteria keberhasilan prestasi belajar siswa pada siklus II sebesar 75 dengan persentase ketuntasan sebesar 70%. Hasil rata-rata prestasi belajar siklus II menunjukkan bahwa prestasi belajar mengalami kenaikan dan sudah mencapai target dengan adanya perbaikan pada penyampaian materi melalui penggunaan media pembelajaran berbasis IT yang dilakukan setelah peneliti memutuskan untuk melanjutkan penelitian di siklus II. Dari hasil rata-rata pencapaian motivasi dan
Variabel Indikator Kondisi Awal Siklus II Target akhir Capaian Prestasi Belajar Siswa 1. Rata-rata nilai evaluasi belajar 68,23 75 77,03 2. Persentase ketuntasan (75) 43,34% 70% 76,67%
prestasi belajar, peneliti memutuskan untuk menghentikan penelitian pada siklus II karena hasil pencapaian tersebut sudah memenuhi target akhir.