RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS KONTROL
2. Siswa menjawab pertanyaan guru
Tanggung jawab, demokratis, kerjasama, jujur, menghargai keberagaman,
berpikir loigis, kritis, kreatif dan inovatif, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan cinta ilmu.
2. Elaborasi
1. Guru menjelaskan materi fluida dengan model pembelajaran konvensional
2. Guru membimbing siswa untuk mengerjakan latihan soal.
1. Siswa menyimak penjelasan guru 2. Siswa mengerjakan latihan soal
yang diberikan guru.
3. Konfirmasi
1. Membahas soal bersama siswa dan menjelaskan materi yang belum siswa pahami.
1. Siswa memperhatikan penjelasan guru.
C. Penutup
(20 menit)
1. Penarikan Kesimpulan
Membimbing siswa untuk menarik kesimpulan tentang hasil belajar yang telah dilakukan.
Menyimpulkan hasil pembelajaran. Komunikatif,
berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif
2. Evaluasi Guru memberikan soal evaluasi yang
dikerjakan secara individu.
Siswa mengerjakan soal secara individu.
Percaya diri, jujur, dan tnggung jawab.
3. Tindak Lanjut
Memberikan tugas untuk dipelajari dan dikerjakan di rumah
Mengikuti apa yang ditugaskan oleh guru
Tanggung jawab dan disiplin.
VIII. Sumber Belajar dan Media Pembelajaran A. Sumber Belajar
1. Referensi Bacaaan
Kanginan, Marthen. 2010. Fisika SMAJilid 2B. Jakarta: Erlangga.
Kanginan, Marthen. 2010. Seribu Pena Fisika untuk SMA/MA kelas XI. Jakarta: Erlangga. Young. 2002. Fisika Universitas Edisi Kesepuluh Jilid I (Terjemahan). Jakarta: Erlangga. http://www.e-dukasi.net/
B. Media Pembelajaran
LKS berbasis problem solving Polya
IX. Penilaian Hasil Belajar
Tes uraian tertulis (terlampir)
Mengetahui Guru Mata Pelajaran
(……….) NIP. ……… Depok, April 2016 Peneliti (Soraya Kamal) NIM. 1090 1630 0 002
INSTRUMEN TES EVALUASI
No. Soal Jawaban Skor
1. Bagaimana perbedaan hukum Bernoulli pada fluida statis dan fluida dinamis?
Tahap 1 (Memahami Masalah)
Menguraikan masalah dengan kata-kata sendiri atau menuliskannya dalam bentuk simbol, gambar atau diagram.
Diketahui:
Untuk fluida tak bergerak (statis), kecepatan v1 = v2 = 0.
Untuk fluida yang mengalir (fluida dinamis) dalam pipa mendatar dimana tak terdapat perbedaan ketinggian di antara bagian-bagian fluida. Ini berarti ketinggian h1 = h2.
Ditanya:
Perbedaan Hukum Bernoulli fluida statis dan dinamis? Tahap 2 (Membuat Rencana)
Menyusun strategi penyelesaian masalah dengan menghubungakan data dengan apa yang ditanyakan kemudian menuliskan persamaan, teorema, atau konsep fisika yang terkait. Jawab:
Secara umum persamaan Bernoulli adalah
Maka untuk fluida statis karena kecepatan v1 = v2 = 0 persamaannya menjadi:
2
Sedangkan untuk fluida statis persamaan Bernoulli menjadi:
Tahap 3 (Melaksanakan Rencana)
Siap melakukan perhitungan dengan rencana yang telah dibuat. Untuk fluida statis
Untuk fluida dinamis
Tahap 4 (Memeriksa Kembali)
Melakukan pemeriksaan kembali apakah jawaban sudah benar dan masuk akal?
3
2 2. Suatu bejana berisi air seperti
tampak pada gambar. Tinggi permukaan zat cair 145 cm dan lubang kecil pada bejana 20 cm dari dasar bejana. Jika g = 10 m/s2, tentukan: a. kecepatan aliran air melalui lubang,
b. jarak pancaran air yang
Tahap 1 (Memahami Masalah)
Menguraikan masalah dengan kata-kata sendiri dan menuliskannya dalam bentuk simbol, gambar atau diagram.
Diketahui: h1 = 145 cm = 1,45 m h2 = 20 cm = 0,2 m g = 10 m/s2 Ditanya : a. v1 = ? b. x1 = ?: 2
pertama kali jatuh diukur dari dinding bejana!
Tahap 2 (Membuat Rencana)
Menyusun strategi penyelesaian masalah dengan menuliskan persamaan, teorema, atau konsep fisika yang terkait.
Jawab:
a. Untuk mencari kecepatan aliran air dapat digunakan rumus:
√
b. Sedangkan untuk mencari jarak pancaran air dapat digunakan rumus: .
Namun sebelumnya kita cari tahu terlebih dahulu waktu yang dibutuhkan untuk memancarkan air tersebut dengan menggunakan rumus:
√
Tahap 3 (Melaksanakan Rencana)
Siap melakukan perhitungan dengan rencana yang telah dibuat. Untuk kecepatan aliran air:
√ √
4
Jarak pancaran air: √ √
Tahap 4 (Memeriksa Kembali)
Melakukan pemeriksaan kembali apakah jawaban sudah benar dan masuk akal?
2
� � � � � � � � � � � � ��
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
KELAS KONTROL
Satuan Pendidikan : SMAN 10 Depok Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Fluida Dinamis
Sub Materi Pokok : Aplikasi Persamaan Bernoulli dan Alat Ukur Kelajuan Fluida Kelas / Semester : XI /II
Waktu : 2 x 45 menit
Pertemuan Ke- : 3 I. Standar Kompetensi
Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah.
II. Kompetensi Dasar
Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
III. Indikator Pencapaian
1. Menerapkan aplikasi persamaan Bernoulli pada alat penyemprot, karburator, dan gaya angkat pesawat serta alat ukur kelajuan fluida dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menganalisis aplikasi persamaan Bernoulli pada alat penyemprot, karburator, dan gaya angkat pesawat serta alat ukur kelajuan fluida dalam kehidupan sehari-hari.
IV. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui model pembelajaran konvensional, siswa dapat menerapkan aplikasi persamaan Bernoulli pada alat penyemprot, karburator, dan gaya angkat pesawat serta alat ukur kelajuan fluida dalam kehidupan sehari-hari.
2. Melalui model pembelajaran konvensional, siswa dapat menganalisis aplikasi persamaan Bernoulli pada alat penyemprot, karburator, dan gaya angkat pesawat serta alat ukur kelajuan fluida dalam kehidupan sehari-hari.
V. Materi Pembelajaran
1. Aplikasi Persamaan Bernoulli Alat Penyemprot
Prinsip persamaan Bernoulli dapat digunakan dalam berbagai alat penyemprot. Apabila kita menekan batang penghisap, udara dipaksa keluar dari tabung pompa melalui lubang pada ujung pompa. Cairan akan keluar berupa semburan kabut yang halus.
Karburator
Karburator merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan bahan bakar dengan udara. Campuran tersebut diperlukan untuk pembakaran pada silinder mesin.
Gaya Angkat Pesawat
Pesawat terbang dapat terangkat berkat gabungan tenaga dari mesin serta daya angkat dari sayapnya. Desain sayap pesawat yang berbentuk aerofil menyebabkan kelajuan udara di atas sayap v2 lebih besar daripada di bawah sayap v1, ini menghasilkan gaya angkat yang besarnya:
2. Alat Ukur Kelajuan Fluida
Venturimeter
Venturimeter adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelajuan alir suatu cairan. Untuk venturimeter tanpa manometer, dengan titik 1 adalah bagian yang lebar dan titik 2 adalah bagian yang sempit, h adalah selisih ketinggian cairan dalam tabung 1 dan 2 berlaku persamaan:
Untuk venturimeter dengan manometer di mana cairan manometer umumnya umumnya raksa dengan massa jenis , berlaku ketiga persamaan di atas tetapi khusus pada persamaan ketiga diganti dengan .
Tabung Pitot
Tabung pitot adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelajuan aliran gas. Jika massa jenis cairan dalam tabung , beda kedua kaki adalah h, massa jenis gas , dan kelajuan alir gas v maka berlaku
√
VI. Model Pembelajaran
1. Ceramah 2. Tanya jawab
VII. Kegiatan Pembelajaran
Tahapan Pembelajran
Kegiatan Pembelajaran Nilai Karakter
yang Dikembangkan Guru Siswa A. Pendahuluan (10 menit) 1. Apersepsi
Memfokuskan siswa dengan menyuruh siswa untuk meniup sehelai dan mengomentarinya.
Mengikuti apa yang diperintahkan guru.
Berani berpendapat, dan berpikir logis.
2. Motivasi
1. Memberikan pertanyaan tentang kenapa tendangan Lionel Messi bisa melengkung?.
2. Menyampaikan tujuan pembelajaran.
1. Saling berinteraksi dan
melakukan tanya jawab dengan guru.
2. Menyimak apa yang guru sampaikan.
Berpikir loigis, kritis, kreatif dan inovatif,
bertanggung jawab dan percaya diri.
B. Inti
(60 menit)
1. Eksplorasi
1. Guru meminta siswa untuk mengeluarkan buku fisika dan kemudian meminta untuk membaca materi yang akan dipelajari.
2. Guru melakukan tanya jawab dengan siswa terkait dengan konsep fluida dinamis yang telah mereka baca sebelumnya.
1. Siswa mengeluarkan buku fisika kemudian membacanya.
2. Siswa menjawab pertanyaan guru. Tanggung jawab, demokratis, kerjasama, jujur, menghargai keberagaman,
berpikir loigis, kritis, kreatif dan inovatif, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan cinta ilmu.