• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Isi Pembelajaran

B. Standar Tambahan

2.4.2. Standar Isi Pembelajaran

Isi Standar Strategi pencapaian standar Indikator Kinerja Utama Indikator Kinerja Tambahan 1. Program studi harus

menjabarkan capaian pembelajaran lulusan ke dalam kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan meteri pembelajaran dengan mengacu pada diskripsi capaian pembelajaran lulusan dari KKNI level enam yang menyatakan bahwa lulusan program sarjana paling

1. Kompetensi lulusan secara lengkap dijabarkan (kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lain) ke dalam:

a. Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan b.Rumusan tingkat

kedalaman dan keluasan materi pembelajaran c. Daftar bahan kajian d.Struktur mata kuliah

- Telah tersedianya matriks/peta kurikulum yang terdiri atas standar kompetensi dan mata kuliah

- Tersedianya Rencana Pembelajaran Semester ditiap matakuliah dan praktikum yang dimutakhirkan yang menjabarkan kompetensi lulusan yang diharapkan.

- Masing-masing program studi menyediakan pilihan mata

- Isi pembelajaran mengacu pada capaian Pembelajaran yang ditetapkan oleh Program Studi harus searah dengan pencapaian visi keilmuan program studi, dan visi dan misi fakultas dan universitas, harus dirumuskan dengan jelas dalam dokumen kurikulum dan dipublikasikan. Rumusan Capaian Pembelajaran suatu Program Studi harus dapat

sedikit harus menguasai konsep teoritis bidang

pengetahuan dan

keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang

pengetahuan dan

keterampilan tersebut secara mendalam.

2. Program studi harus

menjabarkan dan

menuangkan tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran ke dalam bahan kajian serta distrukturkan dalam bantuk mata kuliah.

3. Program Studi harus menyusun dan memiliki kurikulum sebelum pembelajaran dimulai.

4. Program Studi dalam menyusun kurikulum harus sesuai dengan prinsip visi, misi, dan tujuan program studi, fakultas, dan universitas yang dapat membekali lulusan dengan

2. Kurikulum mencantumkan matriks/peta kurikulum yang terdiri atas standar kompetensi dan mata kuliah

3. Seluruh mata kuliah (teori dan praktikum) dilengkapi dengan Rencana Pembelajaran Semester mata kuliah yang selalu dimutahirkan.

4. Program studi melakukan peninjauan kurikulum minimal 4 tahun sekali dengan melibatkan/mempertimbangkan masukan dari pemangku kepentingan internal dan eksternal, serta dimutahirkan dengan perkembangan keilmuan dan teknologi di bidangnya.

5. Program studi menyusun mekanisme pengangkatan Dosen pembimbing akademik dan monitoring proses pembimbingan.

6. Jumlah total mahasiswa bimbingan/perwalian per Dosen pembimbing akademik maksimal 20 orang.

kuliah dan pekerjaan yang dapat dikonversikan pada nilai akademik

- Bidang keahlian Dosen pembimbing tugas akhir sesuai dengan topik tugas akhir mahasiswa.

- Jumlah mahasiswa bimbingan tugas akhir per Dosen pembimbing maksimal 10 orang mahasiswa per tahun.

- Rata-rata jumlah

pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian tugas akhir minimal 8 kali.

- Rata-rata penyelesaian tugas akhir mahasiswa maksimal 6 bulan.

- Program studi memiliki program peningkatan suasana akademik dalam rencana operasional

- Rata-rata jumlah pertemuan mahasiswa per Dosen pembimbing akademik minimal 4 kali per semester

digunakan untuk membedakan satu program studi dengan program studi lain yang mirip secara horizontal dan dengan program studi sejenis yang berbeda strata pendidikan secara vertical

- Isi pembelajaran berupa hasil integrasi penelitian dan

pengabdian kepada

masyarakat. Hasil analisis data terhadap luaran penelitian dan/atau luaran PkM yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran/pengembangan mata kuliah

- Terdapat lebih dari 3 mata kuliah yang dikembangakn dari hasil penelitian/PkM dalam 3 tahun terakhir.

- Terselenggaranya kegiatan yang mendorong kearah peningkatan suasana akademik melalui kegiatan MBKM yang telah disediakan berbagai pilihan mata kuliah yang dapat dikonversikan.

kemampuan untuk mencapai kompetensi yang sesuai dengan level 6 (enam) pada KKNI dan MBKM

5. Program Studi dalam menyusun kurikulum harus melibatkan berbagai stakeholders serta asosiasi bidang ilmu.

6. Program Studi dalam menyusun kurikulum harus mengikuti sistem kredit semester yang bersifat komprehensif dan fleksibel dalam mengadaptasi kemajuan ilmu, teknologi, dan seni, serta dievaluasi dan direvisi sesuai dengan scienticif vision, market signal (user), dan keinginan stakeholder secara berkala minimal lima tahun sekali.

7. Program Studi dalam menyusun kurikulum harus mempertimbangkan jabaran dari rumusan kompetensi

lulusan, capaian

pembelajaran lulusan, tingkat

8. Program studi memiliki mekanisme pengangkatan Dosen pembimbing tugas akhir dan pengendalian penyelesaian tugas akhir.

9. Program studi menyelenggarakan kegiatan yang dapat

mendorong ke arah

peningkatan suasana akademik (seperti seminar, simposium, lokakarya, atau bedah buku) minimal sekali dalam setahun.

10. Program studi menyediakan pilihan mata kuliah yang dapat dikonversikan dengan kegiatan MBKM.

11. Program Studi melakukan MoU dengan instansi lain baik instansi pendidikan maupun profesi

kedalaman dan keluasan materi pembelajaran, bahan kajian, bahan pembelajaran, dan mata kuliah.

8. Program studi dalam menyusun struktur kurikulum harus terdiri atas rumusan kompetensi lulusan, capaian pembelajaran lulusan, tingkat kedalaman dan

keluasan materi

pembelajaran, bahan kajian, bahan pembelajaran, mata

kuliah, metode

pembelajaran, indikator capaian pembelajaran, serta cara evaluasi hasil pembelajaran dan evaluasi proses pembelajaran.

9. Program Studi dalam menyusun kurikulum harus mempertimbangkan jumlah mata kuliah wajib umum dan jumlah mata kuliah keahlian berdasarkan keilmuan program studi, guna memfasilitasi proses

pembelajaran peserta didik agar dapat memiliki capaian

pembelajaran secara utuh.

a. Mata Kuliah Wajib Umum adalah mata kuliah yang ditujukan untuk membentuk sikap dan tata nilai yang wajib ditempuh semua peserta didik untuk mencapai capaian pembelajaran lulusan.

Mata kuliah umum terdiri dari atas:

1. Agama 2. Pendidikan

Pancasila dan Kewarganegraan (PPKN)

3. Bahasa Indonesia 4. Seni Budaya dan

Kearifan Lokal b. Mata Kuliah Wajib

Program Studi adalah mata kuliah yang ditujukan untuk menghasilkan

kemampuan kerja, penguasaan

pengetahuan dan kemampuan mengelola kewenangan serta tanggung jawabnya.

c. Mata Kuliah Pilihan adalah mata kuliah di dalam atau di luar program studi yang bersangkutan yang ditujukan untuk pengembangan

kemampuan sesuai minat mahasiswa.

Mahasiswa harus mengambil Mata Kuliah Pilihan > dari 9 SKS

10. Mahasiswa harus memiliki Dosen Pembimbing Akademik/Dosen Wali selama melaksanakan proses pembelajaran pada program studi.

11. Program studi harus memetakan mata kuliah yang dapat dikonversi ke

dalam MBKM, minimal 20 SKS.

12. Mahasiswa yang

melaksanakan pembelajaran dengan MBKM maka harus dibimbing oleh dosen yang bertugas untuk memantau jalannya kegiatan.

13. Mahasiswa yang akan melaksanakan tugas akhir harus dibimbing oleh 2 (dua) orang Dosen

Pembimbing Tugas Akhir.

14. Program Studi harus mengembangkan suasana akademik yang kodusif.

Dokumen terkait