• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Paparan Data

2. Subjek yang Berpikir Kritis Tinggi II

a. Hasil Tes Kemampuan Berpikir Kritis Tinggi dan Wawancara Soal Nomor I

Berikut akan dipaparkan hasil tes dan petikan wawancara subjek kemampuan tinggi pada soal nomor satu. Data tersebut akan dijelaskan mengenai kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal eksponen baik secara tertulis maupun lisan.

Gambar 4. 5 Hasil Kerja Nomor Satu Subjek DP Kemampuan Tinggi Berdasarkan jawaban subjek DP di soal nomor 1 pada gambar 4.5 tampaknya subjek DP mampu memahami soal yang

39 diberikan sebagaimana pada lembar jawaban subjek DP menulisk apa yang diketahui dan ditanyakan pada tes, tetapi subjek DP tidak menulis kosep yang digunakan dalam menyelesaikan soal, subjek DP menuliskan langkah-langkah pengerjaan jawaban dengan tepat pada tahap evaluasi dan subjek mampu membuat kesimpilan yang tepat pada tahap iferensi. Berikut disajikan dalam petikan wawancara:

Kode Uraian

P : Apa yang adek pahami dari soal ini?

DP : Lia menabung sebesar Rp. 500.000,00 di bank selama 5 tahun dengan bunga sebesar 10% per tahunnya kak

P : Konsep apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal? DP : Saya gunakan fungsi eksponen untuk menyelesaikan soal kak. P : Kenapa tidak dituliskan dalam lembar jawabannya dek? DP : Karena saya sudah bisa jawab soalnya kak, tanpa perlu saya

tuliskan konsep apa yang digunakan.

P : Coba jelaskan langkah-langkah penyelesain yang sudah di kerjakan dek?

DP : Masuk dipenyelesaikannya itu kak saya tulskan dulu rumusnya seperti yang ada dilembar jawaban baru saya masukkan nilainya yang ada tadi diketahui.

P : Jadi kesimpulannya dek?

DP : Jadi uang Lia yang ada di bank pada aakhir tahun ke-5 itu Rp. 805,255

P : Sudah yakin dengan jawaban ta dek? DP : Iya yakin kak

P : Sudah pernah sebelumnya mengerjakan soal eksponen dalam bentuk cerita?

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan subjek DP kemampuan berpikir kritis tinggi, subjek dapat memahami apa ditanyakan dan diketahui pada soal, kemudian siswa mampu memaparkan sifat atau konsep apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal. Subjek juga mampu memaparkan cara penyelesaian pada jawaban dengan benar, subjek juga mampu menarik kesimpulan dari apa yang ditanyakan pada soal dengan benar. Pada subjek DP kemampuan berpikir tinggi nomor 1 menunjukkan bahwa subjek memenuhi keempat indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi.

b. Hasil Tes Kemampuan Berpikir Kritis Tinggi dan Wawancara Soal Nomor 2

Berikut ini disajikan hasil tes dan petikan wawancara subjek kemampuan tinggi pada soal nomor dua. Data tersebut dipaparkan mengenai kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal eksponen baik secara tertulis maupun lisan.

Gambar 4. 6 Hasil Kerja Nomor Dua Subjek DP Kemampuan Tinggi Berdasarkan jawaban subjek DP di soal nomor 2 pada gambar 4.5 terlihat bahwa subjek DP mampu memahami soal yang

41 diberikan sebagaimana pada lembar jawaban subjek DP menulis apa yang diketahui dan ditanyakan pada tes, tetapi subjek DP tidak menulis kosep untuk digunakan dalam menyelesaikan tes, subjek DP menuliskan langkah-langkah pengerjaan jawaban dengan tepat pada tahap evaluasi dan subjek mampu membuat kesimpilan yang tepat pada tahap iferensi. Berikut disajikan dalam petikan wawancara:

Kode Uraian

P : Apa yang adek pahami dari soal ini?

DP : Yang diketahui dari soal ini kak . Kemudian yang ditanyakan itu berapakah nilai a untuk b = 9?

P : Kemudian bagaimana carnya dalam dalam menyelesaikan soal?

DP : Pertama-tama itu kak, Saya gunakan rumus sifat bilangan berpangkat pecahan kak. saya masukkan dulu nilai b = 9 jadi

, setelah itu saya kerja dulu jadi Akar 4 dari

81 adalah 3 kak. Baru saya kalikan 4 3 = 12

P : Tadi dibilang menggunakan sifat eksponen. Kenapa tidak dituliskan dalam hasil pekerjaanya?

DP : Harus juga ditulis itu kak?

P : Iya dek, lain kali kalau mengerjakan ki soal dikasih lengkap jawabannya. Jadi kesimpulannya dek?

DP : Jadi nilai a itu 12 kak

P : Sudah yakin dengan jawaban ta dek? DP : Iya yakin kak

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan subjek DP kemampuan berpikir kritis tinggi, subjek dapat memahami apa ditanyakan dan diketahui pada soal, kemudian

siswa mampu memaparkan sifat atau konsep apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal. Subjek juga mampu memaparkan cara penyelesaian pada jawaban dengan benar, subjek juga mampu menarik kesimpulan dari apa yang ditanyakan pada soal dengan benar. Pada subjek DP kemampuan berpikir tinggi nomor 2 menunjukkan bahwa subjek memenuhi keempat indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi.

c. Hasil Tes Kemampuan Berpikir Kritis Tinggi dan Wawancara Soal Nomor 3

Berikut pemaparan hasil tes dan petikan wawancara subjek kemampuan tinggi pada soal nomor 3. Data tersebut akan dijelaskan mengenai kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal eksponen baik secara tertulis maupun lisan.

Gambar 4. 7 Hasil Kerja Nomor Tiga Subjek DP Kemampuan Tinggi Berdasarkan jawaban subjek DP di soal nomor „3 pada gambar 4.7 terlihat bahwa subjek DP mampu memahami soal yang diberikan sebagaimana pada lembar jawaban subjek DP menulis apa yang diketahui dan ditanya pada tes, tetapi subjek DP tidak

43 menuliskan kosep yang digunakan dalam menyelesaikan soal, subjek DP menuliskan langkah-langkah pengerjaan jawaban dengan tepat pada tahap evaluasi dan subjek mampu membuat kesimpilan yang tepat pada tahap iferensi. Berikut disajikan dalam petikan wawancara:

Kode Uraian

P : Apa yang adek pahami dari soal ini?

DP : Diketahu i dari soal ini kak , telur sebanyak 256 butir. Kemudian yang ditanyakan itu berapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh telur sebanyak 256 butir?

P : Konsep apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal? DP : Saya gunakan bentuk persamaan eksponen kak.

P : Coba jelaskan langkah-langkah penyelesain yang sudah di kerjakan dek?

DP : jadi kak 256 itu dijadikan dulu 2 pangkat 8 supaya mirip dengan dengan 2(n+2), karena 2nya sudah sama, jadi yang di uraikan itu tinggal n+2 = 8 jadi 6. Jadi waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh telur sebanyak 256 butir 6 hari kak

P : Sudah yakin dengan jawaban ta dek? PD : Iya yakin kak

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan subjek DP kemampuan berpikir kritis tinggi, subjek dapat memahami apa ditanyakan dan diketahui pada soal, kemudian subjek mampu memaparkan sifat atau konsep apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal, mampu memaparkan cara penyelesaian pada jawaban dengan benar dan mampu menarik kesimpulan dari

apa yang ditanyakan pada soal dengan benar. Pada subjek DP kemampuan berpikir tinggi nomor 3 menunjukkan bahwa subjek memenuhi keempat indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi.

d. Hasil Tes Kemampuan Berpikir Kritis Tinggi dan Wawancara Soal Nomor 4

Adapun hasil pekerjaan subjek DP nomor 4 sebagai berikut:

Gambar 4. 8 Hasil Kerja Nomor Empat Subjek DP Kemampuan Tinggi Pada gambar 4.8 yang telah dipaparkan sebelumnya, terlihat bahwa subjek menulis apa yang diketahui dan apa yang ditanya serta menulisakan tahap penyelesaian dan memberikan kesimpulan dengan tepat. Berikut ini hasil wawancara yang telah dilakukan kepada subjek :

Kode Uraian

P : Apa yang adek pahami dari soal ini?

DP : Yang diketahui dari soal ini kak , dengan makanan ringan sebanyak 8100. Yang ditsnyakan tentukan waktu yang diperluakan untuk perudsahaan untuk membuat 8100 makanan ringan?

45

P : Bagaimana caranya dalam menyelesaikan soal?

DP : Saya gunakan bentuk bilangan berpangkat pecahaan kak. P : Coba jelaskan langkah-langkah penelesain yang sudah di

kerjakan dek?

DP : Langsung saya kasih masuk nilai yang diketahui untuk mencari nilai t nya kak, jadi t4 = 8100/100 = 8, kemudian t4 dijadikan t = 4 akar dari 81 yaitu 3

P : Jadi kesimpulannya dek?

DP : Jadi waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk membuat makanan ringan sebanyak 8100 adalah 3 jam

P : Sudah yakin dengan jawaban ta dek? DP : Iya yakin kak

Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan kepada subjek DP pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi subjek memahami keempat indikator. Dilihat dari hasil tes, subjek tidak mencapai indikator analisis karena dia tidak menuliskan konsep apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal. Namun, ketika dilakukan wawancara subjek mampu menyebutkan konsep apa yang digunakan dalam soal. Artinya bahwa subjek ini mengetahui indikator analisis akan tetapi tidak menuliskannya.

Dokumen terkait