E. SUMBER PENDANAAN
3. Sumber Dana Jangka Panjang
Sumber dana paling akhir dari rangkaian sumber dana perusahaan adalah sumber dana jangka panjang. Pengertian sumber dana jangka panjang adalah pendanaan yang jangka waktu jatuh temponya lebih dari lima tahun. Pendanaan jangka panjang terutama terdiri dari obligasi.
Pendanaan jangka panjang seringkali digunakan untuk mendanai aset-aset yang masa pakainya panjang, seperti tanah, mesin, pabrik atau proyek-proyek konstruksi.
Jenis-jenis sumber dana jangka panjang biasanya berbentuk Hipotik, Obligasi39
Hipotik
Hipotik merupakan pinjaman jangka panjang yang dijamin dengan aset tetap yang memerlukan pembayaran secara berkala. Hipotik dapat diterbitkan untuk mendanai pembelian aset tetap, pembelian pabrik atau peralatan-peralatan pabrik.
Bank mensyaratkan bahwa nilai properti yang akan dijamin untuk memperoleh hipotik harus melebihi nilai hipotik yang akan diberikan. Biasanya bank meminjamkan 70 sampai 90 persen dari nilai jaminan.
Hipotik mempunyai sejumlah keunggulan, termasuk tingkat bunga yang menguntungkan, pembatasan pendanaan lebih sedikit daripada obligasi, dan perpanjangan tanggal jatuh tempo untuk pembayaran kembali dapat tersedia dengan mudah.
Obligasi
Obligasi adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa perusahaan meminjam uang uang dan menyetujui untuk membayarnya kembali dalam jangka waktu yang panjang. Suatu perjanjian tertulis, yang dinamakan indenture, menjelaskan ciri-ciri obligasi yang diterbitkan (misalnya, tanggal pembayaran, harga penebusan bila penerbit memutuskan menebus kembali).40
39http://www.anugerahdino.com/2014/12/sumber-dana-jangka-panjang.html. (Diakses
26-10-2017, 09. 30 wib)
40 Jopi Jusuf, Analisis Kredit Untuk Account Officer (Jakarta: PT Gramedia Pustaka
Harga obligsi tergantung beberapa faktor, termasuk tanggal jatuh tempo, tingkat bunga dan jaminan. Dalam memilih tanggal jatuh tempo suatu utang jangka panjang, kita harus menyusun jadwal pembayaran kembali utang secara cermat sehingga tidak semua utang jatuh tempo pada saat berdekatan. Sebaiknya pembayaran diatur untuk menghindari kemungkinan arus kas tidak mencukupi pembayaran utang.
Harga obligasi dan tingkat bunga pasar berhubungan secara terbalik. Jika suku bunga dipasar naik, maka harga obligasi yang ada turun, karena para investor akan menanam modal dalam obligasi baru dengan suku bunga lebih tinggi.
Obligasi merupakan utang jangka panjang dengan waktu 10 sampai 30 tahun. Pembayaran bunga kepada pemegang obligasi biasanya 2 kali dalam setahun, bunga obligasi yang dibayarkan ada yang bunga nominal yaitu pembayaran atas dasar nilai nominalnya.
Adapun Sumber dana yang ditinjau dari asalnya pada dasarnya dibedakan menjadi :41
1. Sumber Intern
Dana yang berasal dari sumber intern adalah dana atau modal yang dibentuk atau dihasilkan sendiri dalam perusahaan seperti laba ditahan (retained earning) , dan penyusutan(depreciation). Besarnya laba ditahan /cadangan dipengaruhi oleh besarnya laba yang diperoleh selama periode tertentu , devident policy dan plowing back policy yang dijalankan oleh perusahan. Meskipun jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu besar, tetapi oleh karena perusahaan mengambil kebijakan bahwa sebagian besar dari laba tersebut dibagikan sebagai deviden, maka bagian laba yang ditahan akn kecil jumlahnya, dan sebaliknya laba ditahan akan cenderung besar kalau perusahaan mengambil kebijakan penanaman kembali dalam perusahaan yang besar.
Sumber intern selain berasal dari laba ditahan/cadangan juga berasal dari depresiasi. Besarnya depresiasi setiap tahunnya tergantung pada metode depresiasi yang digunakan oleh perusahaan yang bersangkutan. Sementara sebelum depresiasi tersebut digunakan untuk
41http://janitra-world.blogspot.co.id/2016/05/manajemen-sumber-dana-dan- manajemen.html, (Diakses 26-10-2017, 10.10 wib)
mengganti aktiva tetap yang akan diganti, dapat digunakan untuk membelanjai perusahaan meskipun waktunya terbatas sampai pada penggantian aktiva tetap tersebut. Selama waktu itu, depresiasi merupakan sumber dana atau modal didalam perusahaannya sendiri.
2. Sumber Ekstern
Sumber ekstern (external sources) adalah sumber dana yang berasal dari luar perusahaan. Dana yang berasal dari sumber ekstern adalah dana yang berasal dari para kreditur dan pemilik, peserta atau pengambil bagian didalam perusahaan. Dana atau modal yang berasal dari para kreditur merupakan hutang bagi perusahaan yang bersangkutan dan modal yang berasal dari kreditur disebut sebagai modal asing. Metode pembelanjaan dengan menggunakan modal asing disebut pembelanjaan asing atau pembelanjaan dengan hutang ( debt financing).
Dana atau modal yang berasal dari pemilik, peserta atau pengambil bagian dalam perusahaan adalah merupakan dana yang akan tetap ditanamkan dalam perusahaan yang bersangkutan, dan dana ini akan menjadi modal sendiri dalam perusahaan tersebut. Metode pembelanjaan dengan menggunakan dana yang berasal dari pemilik atau calon pemilik tersebut disebut pembelanjaan sendiri (equity financing). Dengan demikian maka dana yang berasal dari sumber ekstern adalah terdiri dari modal asing dan modal sendiri.
Pada dasarnya pihak-pihak pemberi dana atau modal ekstern yang utama dapat terdiri dari :
a. Supplier
Supplier memberikan dana kepada suatu perusahaan dalam bentuk penjualan barang secara kredit, baik untuk jangka pendek (kurang dari 1 tahun) , maupun untuk jangka menengah ( 1 sampai 10 tahun).
b. Bank
Bank adalah lembaga kredit yang mempunyai tugas utama memberikan kredit disamping pemberian jasa-jasa lain di bidang
keuangan baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang ( lebih dari 10 tahun).
c. Pasar modal
Pasar modal (capital market) adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan , serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam artian sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek.
Pasar modal merupakan sumber dana ekstern bagi perusahaan , dimana pasar modal secara abstrak mempertemukan dua kelompok yang saling berhadapan tetapi yang kepentingannya saling mengisi, yaitu calon pemodal (investor) disatu pihak dengan emiten yang membutuhkan dana jangka menengah atau jangka panjang di lain pihak, atau dengan kata lain adalah tempat (dalam artian abstrak) bertemunya penawaran dan permintaan dana jangka menengah atau jangka panjang.
Dalam hal ini , yang disebut dengan pemodal adalah perorangan atau lembaga yang menanamkan dananya dalam efek, sedangkan emiten adalah perusahaan yang menerbitkan efek untuk ditawarkan kepada masyarakat.
Fungsi dari pasar modal adalah mengalokasikan secara efisien arus dana dari unit ekonomi yang mempunyai surplus tabungan (saving surplus unit) kepada unit ekonomi yang mempunyai deficit tabungan (saving deficit unit). Dalam pasar modal dibedakan antara pasar perdana dan pasar sekunder. Yang dimaksud dengan pasar perdana adalah pasar bagi efek yang pertama kali diterbitkan dan ditawarkan dalam pasar modal, sedangkan pasar sekunder adalah pasar bagi efek yang sudah ada dan sudah diperdagangkan dalam bursa efek. Definisi resmi menurut Keputusan Mneteri Keuangan RI tentang Emisi Efek melalui bursa menyatakan bahwa, Pasar Perdana
adalah penawaran-penawaran efek emiten kepada pemodal selama masa tertentu sebelum efek tersebut dicatatkan di bursa, sedangkan Pasar Sekunder adalah perdagangan saham setelah melewati masa penawaran pada Pasar Perdana. Dengan demikian maka pasar modal bentuk konkritnya adalah bursa efek.
Dalam bursa efek, pemodal besar dan kebil, baik perorangan maupun lembaga-lembaga seperti dana pensiun, perusahaan asuransi , maupun perusahaan lainnya dapat membeli dan menjual saham atau efek-efek lainnya. Harga dari saham dan efek-efek lainnya berubah- ubah sesuai dengan perubahan keseimbangan antara penawaran dan permintaan terhadap efek yang bersangkutan.
Pasar merupakan sumber utama bagi perusahaan – perusahaan yang membutuhkan dana dalam jumlah yang besar dan akan terikat untuk jangka waktu yang panjang.