• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sumber Daya Manusia

Dalam dokumen Bank QNB Indonesia Tbk 2015 (Halaman 82-95)

Bank QNB Indonesia meyakini bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu landasan utama untuk mewujudkan visi Bank. Oleh karena itu pada tahun 2015, Bank membentuk Direktorat Sumber Daya Manusia sebagai direktorat independen dan terus memperkuat kapasitasnya.

Keputusan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 089/SK-Direksi/XI/2015 tanggal 23 September 2015 tentang Struktur Organisasi PT Bank QNB Indonesia Tbk.

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Direktorat Sumber Daya Manusia dipimpin oleh Direktur Sumber Daya Manusia, yang mengelola empat sub-

divisi yakni Strategy and Organization Development, Learning & Development, Human Resources Operations, and Human Resources Business Partner. Direktur SDM

bertanggungjawab kepada Direktur Utama.

Strategi Sumber Daya Manusia Tahun 2015

Saat ini, perusahaan yang ingin sukses harus mampu beradaptasi, menghadapi tantangan, berorientasi pada pelanggan. Dalam kondisi tersebut, efektivitas Pengelolaan

SDM merupakan kunci penting kesuksesan bisnis.

Untuk mempertahankan kinerja yang baik, Bank juga terus menyelaraskan kebijakan SDM-nya dengan strategi Bank dengan tetap mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, dan praktik global terbaik.

Strategi SDM Bank di tahun 2015 difokuskan pada

pengembangan SDM yang mencakup internalisasi QNB Values secara berkesinambungan, Program Developing Great Talent, Rencana Suksesi Strategis, dan Pelatihan

Kepemimpinan yang Intensif.

» Pengembangan Organisasi

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, Bank secara

konsisten meninjau struktur organisasi dengan mengevaluasi produktivitas dan efektivitasnya serta memperbaharui kebijakan talent management dan kebijakan suksesi.

Dalam kaitannya perencanaan kapasitas, Bank telah

melakukan upaya berkelanjutan untuk membentuk kerangka yang lebih matang dan terstruktur untuk membangun organisasi yang efisien, efektif, dan kompetitif termasuk

dengan merencanakan kebutuhan karyawan sesuai dengan

pertumbuhan bisnis dan referensi dari semua unit kerja.

Di samping itu, Bank juga telah mendorong pengembangan organisasi yang lebih baik dengan

melibatkan kantor-kantor cabang melalui relokasi kantor-kantor cabang yang kurang produktif ke tempat

yang lebih strategis. Lebih lanjut, Bank juga mengadakan

penelitian dan proyek percontohan di kantor-kantor cabang. Dengan upaya tersebut, Bank berharap data

meningkatakn produktivitas dan mendorong karyawan

di kantor-kantor cabang untuk menciptakan inisiatif baru dan membandun organisasi yang lebih kuat dan eisien

dari bawah jenjang organisasi.

» Pemenuhan Sumber Daya Manusia

Tujuan utama perencanaan SDM di Bank adalah untuk menyelaraskan kebutuhan SDM dengan rencana dan strategi bisnisnya. Perencanaan SDM senantiasa merujuk pada rencana bisnis jangka panjang dan jangka pendek Bank. Sesuai dengan tujuan perencanaan SDM dan peta arah

pengembangan SDM, Bank memenuhi kebutuhan karyawannya melalui rekrutmen internal dan eksternal serta rotasi karyawan dan Management Development Program (MDP).

Rekrutmen internal dan rotasi karyawan memberikan kesempatan kepada para karyawan untuk

mengembangkan karir. Secara umum, proses rekrutmen

internal dan eksternal yang diadakan Bank di tahun 2015

termasuk:

• Campus Hiring

Program ini bertujuan merekrut lulusan berbakat yang baru menyelesaikan pendidikannya. Para lulusan baru ini direkrut karena memiliki potensi untuk berkembang dan maju di Bank.

• Employee Referral

Program ini mengajak karyawan Bank untuk berkontribusi dalam menominasi kandidat yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis Bank. Proses

ini sangat membantu dalam mempercepat proses

rekrutmen dan memenuhi kualitas yang diharapkan.

• Internal Job Posting

Program ini memberi kesempatan yang luas bagi karyawan untuk berkembang melalui program rekrutmen internal atau biasa dikenal sebagai job posting.

• Mass Recruitment

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan karyawan tertentu, diadakan rekrutmen masal untuk memenuhi kebutuhan karyawan dalam jumlah banyak.

• Management Development Program (MDP)

MDP ditujukan untuk merekrut calon pemimpin

muda untuk kebutuhan Bank di masa depan. Para kandidat MDP mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi strategis dan kepemimpinan. Selam program yang berdurasi 3 tahun, setiap kandidat akan mengikuti program khusus yang ditujukan untuk pengembangan kompetensi mereka.

Pada tahun 2015, Bank merekrut 7 (tujuh) lulusan berbakat dari berbagai universitas ternama untuk bergabung dalam program MDP QNB Indonesia.

» Pelatihan dan Pengembangan

Rekrutmen hanya merupakan langkah pertama dalam mengelola bakat dan orang-orang terbaik. Memberi para karyawan kesempatan untuk berkembang adalah

salah satu aspek kunci untuk mencapai kinerja terbaik.

Untuk itu, Bank senantiasa berusaha untuk memastikan semua karyawannya dibekali dengan keahlian dan kemampuan yang sesuai untuk menghadapi tantangan

bisnis di masa kini dan masa mendatang. Bank secara

berkesinambungan mendorong para karyawannya untuk belajar, berubah, dan berinovasi. Rangkaian program pelatihan dan pengembangan kompetensi diselenggarakan untuk seluruh fungsi dan lapisan organisasi mulai dari staf hingga Direksi dengan

pengajar internal maupun eksternal. Rincian program

pelatihan dan pengembangan yang telah dilaksanakan Bank sepanjang tahun 2015 dapat ditemukan di bagian Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam bab Sumber Daya Manusia di Laporan Tahunan ini.

» Pengelolaan Kinerja dan Strategi Remunerasi Sebagai organisasi berbasis kinerja, Bank

menerapakan sistem pengelolaan kinerja modern di

mana kinerja diukur berdasarkan pencapaian Indikator Kinerja (KPI) dan penerapan QNB Values. Tujuan

sistem ini adalah untuk mengevaluasi kinerja semua

karyawan dari kedua aspek tersebut yakni pencapaian target (KPI) dan perilaku kerja (QNB Values).

Bank telah mulai memiliki beragam mekanisme umpan balik kinerja untuk Kepala Divisi (Dvisions

Head). Tujuan dirancangnya sistem ini adalah untuk membantu individual untuk menciptakan kesempatan pengembangan kompetensi dari berbagai channel.

Di sisi lain, hasil evaluasi kinerja juga memainkan peranan penting dalam menentukan remunerasi kadyawan. Bank menerapkan strategi remunerasi yang transparan dan obyektif di mana remunerasi ditentukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kontribusi terhadap Bank. Bank menyediakan remunerasi dan manfaat lainnya bagi para karyawan sesuai dengan sistem grading yang ada dan kapasitas serta standar yang berlaku dalam industri

perbankan. Bank juga meninjau dan menyesuaikan

remunerasi dan manfaat lainnya secara berkala dengan

berpartisipasi dalam survey gaji. Melalui upaya tersebut, Bank berharap dapat menjaga remunerasi yang kompetitif dan memastikan para karyawan memperoleh remunerasi yang sesuai dengan kompetensi dan posisi mereka sehingga karyawan dapat menjaga kinerja yang baik dan berkontribusi lebih terhadap perkembangan Bank.

Semua kebijakan terkait sistem remunerasi dijabarkan lebih lanjut dalam bagian Komite Sumber Daya Manusia dan Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai fungsi kerja yang memiliki wewenang untuk memastikan bahwa strategi remunerasi Bank agar menyeimbangkan daya saing dan organisasi dan kapabilitas.

» Talent Management

Komitmen untuk menjadi Bank papan atas dalam hal kinerja keuangan di Indonesia juga memerlukan perangkat SDM yang unggul. Tahun 2015 merupakan tahun di mana Bank memperkenalkan program talent management terbaru yang disebut Developing Great talent (DGT). Developing Great talent (DGT) adalah

program yang dirancang khusus agar Bank dapat

mengelola dan mempertahankan karyawan yang berbakat dan membangun perangkat SDM yang unggul

untuk membantu Bank mencapai tujuannya.

Sebagai tahap pertama program DGT, Bank telah meminta semua manajer untuk memberikan penilaian dan evaluasi atas potensi mereka serta menyiapkan

rencana pengembangan karir. Tim SDM akan

memfasilitasi dan memantau hasil evaluasi dan setiap inisiatif program talent management guna memastikan

semua peserta mencapai kinerja dan potensi terbaik

mereka, yang pada akhirnya diharapkan akan mendukung tumbuh kembang Bank di masa depan.

» Internalisasi Budaya Perusahaan

Di tengah industri perbankan yang dinamis, menjadi semakin penting bagi sebuah organisasi untuk memiliki, menanamkan, dan menerapkan budaya perusahaan yang kuat. Budaya perusahaan yang kuat terutama vital bagi kesuksesan Bank dalam

mencapai sasaran bisnis dan visinya di tengah industri

perbankan yang dinamis. Bank telah mengembangkan dan menerapkan budaya perusahaan yang positif dan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenjang Kepangkatan

kuat dengan tujuan untuk menciptakan idnvidu yang mampu mereleksikan dan mewakili Bank di mata para

pemangku kepentingan sebagaimana dijabarkan dalam bagian Budaya Perusahaan di Laporan Tahunan ini.

Pada tahun 2015, Bank telah menyelanggarakan

program QNB Values Refreshment yang melibatkan

Manajemen Eksekutif untuk aktif mengkomunikasikan

dan berbagi pemahaman mengenai QNB Values kepada level kepala divisi secara berkala. Beberapa kegiatan

yang telah diselenggarakan dalam rangka program QNB

Valueas Refreshment adalah pelatihan QNB Values

for Leader pada bulan September 2015 yang ditujukan

untuk para kepala divisi. QNB Values ditetapkan dengan

Surat Keputusan Direksi dan telah disebarkan melalui

email blast dari divisi Marketing Communication dan program refreshment. Selain itu, Bank secara konsisten

mengingatkan segenap karyawan dan manajemen akan

QNB Vakues dalam setiap pelatihan internal.

Proil Karyawan

Per 31 Desember 2015, jumlah karyawan Bank tercatat sebesar

944 orang termasuk karyawan kontrak. Jumlah ini meningkat 4,66% dibandingkan tahun 2014 sebesar 904 orang. Adapun peningkatan jumlah karyawan tersebut sejalan dengan perkembangan bisnis dan aktivitas operasional Bank.

Senior Vice President Vice President Assistant Vice President

Senior Manager Manager Assistant Manager Senior Oicer Assistant Oicer Non Clerical Senior Assistant

Executive Vice President

19

28

61

60

77

82

142

177

93

37

122

4

2014

902

Karyawan

Senior Vice President Vice President Assistant Vice President

Senior Manager Manager Assistant Manager Senior Oicer Assistant Oicer Non Clerical Senior Assistant

Executive Vice President

21

28

67

65

102

92

131

166

98

36

134

4

2015

944

Karyawan

Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan Master/PhD Bachelor

63

611

Master/PhD Bachelor

61

552

Diploma

High School and

Below

130

140

Diploma

High School and

Below

131

158

2015

944

Karyawan

2014

902

Karyawan

Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia

< 20 > =55 20-24 25-29 30-34

2

5

63

211

197

35-39 40 - 44 45 - 49 50 - 54

138

149

94

43

20-24 25-29 30-34

44

204

222

35-39 40 - 44 45 - 49 50 - 54

162

153

109

50

2015

944

Karyawan

2014

902

Karyawan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Jumlah Karyawan Berdasarkan Posisi Pekerjaan

2014

902

Karyawan

Branch manager / sub branch manager /

division head / sub division head

Relationship Oicer

Teller

Customer Service Operation Service Manager Back Oice Non Clerk

120

103

78

62

44

456

39

Branch manager / sub branch manager /

division head / sub division head

Relationship Oicer

Teller

Customer Service Operation Service Manager Back Oice Non Clerk

117

174

71

67

51

426

38

2015

944

Karyawan

<1 Tahun >=21 Tahun 1-5 Tahun 11-15 Tahun 6-10 Tahun 16-20 Tahun

154

32

448

83

128

57

Jumlah Karyawan Berdasarkan Masa Kerja

2014

902

Karyawan

2015

944

Karyawan

<1 Tahun >=21 Tahun 1-5 Tahun 11-15 Tahun 6-10 Tahun 16-20 Tahun

156

34

469

90

141

54

Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian

Permanent Employees Contract Employees

854

48

Permanent Employees Contract Employees

892

52

2014

902

Karyawan

2015

944

Karyawan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tingkat Perputaran Karyawan

Bank senantiasa berupaya agar tingkat perputaran karyawan bergerak dengan seimbang. Keseimbangan ini dapat terjaga

dengan meningkatkan eisiensi sistem rekrutmen dan rotasi

karyawan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penempatan jabatan yang sesuai dengan bakat dan kompetensi individu merupakan fokus Bank dalam mengelola

sumber daya manusianya secara efektif.

Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Manajemen Bank QNB Indonesia meyakini bahwa pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan

kompetensi secara berkelanjutan, baik melalui program pelatihan, akreditasi dan sertiikasi, coaching dan mentoring,

dan berbagai media pembelajaran, merupakan hal yang

kritikal untuk mendukung pencapaian sasaran Bank.

Sebagai pondasi untuk mengembangkan program pembelajaran yang tepat sasaran, terintegrasi dan

komprehensif dan misi mewujudkan QNB University, tahun ini Bank QNB Indonesia meletakkan fokus pada pengembangan kerangka pembelajaran (learning framework) dan kurikulum internal akreditasi untuk berbagai fungsi dan jabatan. Pada tahun 2015, Bank QNB Indonesia tmenyelesaikan pengembangan kurikulum dan modul-modul pembelajaran

untuk Branch Accreditation, yang merupakan program

mandatory bagi karyawan pada segmen retail banking,

termasuk QNB First. Seluruh Branch Manager dan Relationship

Manager dipersyaratkan untuk mengikuti dan lulus pada setiap modul pembelajaran dalam program akreditasi internal ini.

Sejalan dengan komitmen pengembangan akreditasi internal, juga mendorong peningkatan kualitas dan efektivitas program pelatihan internal, sosialisasi dan refreshment, Bank QNB Indonesia juga melakukan penguatan peran

internal trainer melalui pelaksanaan 3 batch program “Train

the Trainer”. Inisiatif ini diikuti pula dengan pengembangan dan optimalisasi Learning Management System (e-learning) untuk program pembelajaran yang bersifat mandatory

dan refreshment. Pada tahun ini, Divisi Human Resources

sudah mengembangkan materi pembelajaran e-Learning

untuk program Basic Anti Money Laundering - Combating of Terrorism Financing (AML-CFT), AML-CFT Refreshment dan Induction Program. Pada akhir tahun 2015, telah mulai juga

dikembangkan pembelajaran e-learning untuk modul risk management, standar layanan dan Anti Fraud, dan diharapkan dapat diakses oleh karyawan pada awal tahun 2016.

Dalam rangka mendukung inisiatif program talent

management: “Developing Great Talent” yang diluncurkan

pada pertengahan tahun 2015, Bank QNB Indonesia juga mendorong pengembangan kompetensi soft-skills dan leadership untuk seluruh jajaran karyawan. Bank juga mengembangkan modul pelatihan "Managing Self" untuk staf dan spesialis, "Managing Others" bagi karyawan jajaran Supervisor dan Line Managers dan pelatihan "Managing Team" untuk Sub Division Head dan Division Head.

A. Core Program

Core Program adalah program pelatihan mandatory untuk karyawan, yang dilaksanakan atas ketentuan dari regulator (Bank Indonesia, OJK, Bapepam) untuk karyawan pada jabatan dan fungsi kerja tertentu maupun mandatory bagi karyawan berdasarkan arahan dari perusahaan, untuk mendorong efektivitas pelaksanaan tugas maupun

tercapainya sasaran Bank.

Selain program pengenalan Dewan Komisaris/ Direksi, anti-fraud dan AMP yang diselenggarakan

secara berkesinambungan, modul pelatihan baru juga diterapkan dalam kategori program core yaitu Legal Knowlede for Frontliners & Branch Oicial.

I. Internal/Inhouse Training A. Core Program/Regulatory

B. Certiication & Accreditation C. Technical

D. Leadership & Professional Development II. External Training

III. Talent Development &

Management Development Program

IV. QNB Values Internalization V. E-Learning 79 9 10 49 11 98 4 - 30 20 125 14 - 4 3 4 1 1 49 7 8 32 2 95 1 - 76 52 78 2 - 1 total Program Batch total Program Batch

2014 2015

Program

Tabel implementasi program pelatihan dan pengembangan tahun 2015

Induction Program

Anti-Fraud AML - CFT

Legal Basic Knowledge for Branch

15 8 54 7 13 5 43 - 193 190 1026 165 100 66 813 - total Peserta total Peserta Batch

Batch

2014 2015

Analisis dan Pembahasan Manajemen

B. Program Sertiikasi dan Akreditasi

Bank QNB Indonesia berkomitmen penuh untuk memastikan karyawan memenuhi kompetensi yang dipersyaratkan dalam jabatan dan fungsi

kerjanya, melalui pelaksanaan program sertiikasi

dan akreditasi. Manajemen terus mendorong pengembangan program akreditasi internal untuk memastikan karyawan memperoleh pembekalan teknis dan non-teknis sesuai tuntutan pekerjaan,

di samping sertiikasi profesi dan akreditasi yang

dilakukan oleh lembaga yang diakui. Dalam program akreditasi ini para peserta diwajibkan lulus terhadap tes dan/atau tugas yang diberikan sebagai bentuk pengakuan perusahaan terhadap kompetensi karyawan.

Selain pemenuhan sertiikasi sesuai dengan

persyaratan peraturan, seperti WAPERD

Certiication dan Sertiikasi Manajemen

Risiko, pada tahun 2015, Bank juga melakukan

sertiikasi untuk karyawan di divisi Audit, Divisi

Treasury, Divisi Kepatuhan dan karyawan yang bertanggung jawab sebagai Penilai. Bank juga telah meningkatkan dan mengimplementasikan dua program akreditasi internal lainnya untuk

perbankan ritel, dalam hal ini, Branch Manager Accreditation dan QNB First Academy. Dengan demikian, secara keseluruhan ada 19 program sertiikasi yang dijalankan di tahun 2015, yaitu:

1. Credit Skill Assessment

2. Branch Manager Accreditation 3. QNB First Academy

4. Property Appraiser Education 5. Compliance Certiication 6. Certiied Internal Auditor Banker 7. Preparatory for Treasury Certiication 8. WAPERD Certiication

9. Risk Management Certiication

Selain melanjutkan program yang telah dijalankan dari tahun sebelumnya, berikut ini adalah beberapa

program sertiikasi dan akreditasi baru yang dilaksanakan di tahun 2015:

1. Credit Skill Assessment

Credit Skill Assessment adalah program pelatihan dan sertifikasi yang diberikan kepada karyawan yang berhubungan dengan proses kredit segmen komersil dan korporasi. Bank QNB Indonesia bekerjasama dengan lembaga sertifikasi bertaraf internasional - OMEGA dalam pelaksanaan pelatihan ini.

2. QNB First Academy

QNB First Academy merupakan program

pelatihan yang diberikan kepada karyawan yang berhubungan dengan penjualan produk

investasi (Bancassurance dan Reksadana).

Dalam pelatihan komprehensif berdurasi 72

jam ini, branch manager dan relationship

manager pada QNB First, diajarkan mengenai produk-produk investasi, teknik menjual, maupun teknik mengelola keuangan nasabah. Melalui akreditasi ini, karyawan diharapkan

siap untuk melaksanakan peran kerja secara

efektif dan bertanggung jawab, sejalan dengan

mulai beroperasinya cabang-cabang segmen

QNB First. Pelatihan ini difasilitasi oleh pakar di bidang wealth management serta pengajar internal, untuk memastikan peserta

mendapatkan pembekalan secara komprehensif. 3. Branch Management Accreditation Program

Pada tahun 2015, semua Area Manager dan

branch Manager telah menyelesaikan modul Efective Branch Management berdurasi 32 jam yang merupakan modul pertama dari Branch Management Accreditation Program.

Beberapa program pelatihan teknis yang menjadi

fokus pada tahun 2015, antara lain: 1. Selling Skills & Product Knowledge

Setelah meletakkan pondasi pelaksanaan pelatihan dengan materi yang lebih bersifat teknis pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini, penting bagi Bank QNB Indonesia untuk mendorong pengembangan program soft-skills

dan leadership. Karyawan pada jajaran Kepala Divisi dan Sub Kepala Divisi, mengikuti setidaknya 3 (tiga) program pelatihan terkait leadership, yaitu

Developing Great Talent, QNB Values for Leaders dan Managing Team/Coaching.

2. Engaging Customer with Service Spirit

Engaging Customer with Service Spirit merupakan

pelatihan untuk membekali para frontliner dalam hal meningkatkan motivasi dan kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada nasabah sesuai dengan Jiwa Layanan Bank QNB Indonesia.

Pelatihan Engaging Customer with Service Spirit

merupakan bagian dari Program Akreditasi

Frontliners. Sebanyak 9 batch pelaksanaan

pelatihan dilakukan di seluruh wilayan Indonesia, dan diikuti oleh 192 karyawan.

Modul yang diberikan adalah modul komprehensif,

yang meliputi Efective Branch Management

Modul eyang diberikan oleh pengajar internal

yang terdiri dari Overview Retail Banking, Branch Leadership, Risk Management, Compliance, Audit, IT, Operation, Legal, dan Finance and Accounting. Pada tahun 2016, Branch Manager akan

menyelesaikan modul "Business Management Module" yang akan dikirimkan oleh instruktur internal maupun praktisi eksternal.

4. Appraisal Accreditation Program Apprasial Accreditation Program Program

merupakan pelatihan yang diberikan kepada karyawan Appraisal untuk memastikan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan peran dan jabatannya

secara efektif. Bank QNB Indonesia bekerjasama dengan lembaga sertiikasi nasional MAPPI

(Masyarakat Profesi Penilai Indonesia).

5. Compliance Accreditation Program

Compliance Accreditation Program merupakan

pelatihan yang diberikan kepada karyawan

Compliance & Procedure untuk memastikan

memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan peran dan

jabatannya secara efektif. Bank QNB Indonesia bekerjasama dengan lembaga sertiikasi nasional

FKDKP (Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan) dalam pelaksanaan pelatihan dan

uji kompetensi. Karyawan compliance Bank

QNB Indonesia juga dipersyaratkan untuk menyelesaikan modul pembelajaran e-learning sebagaimana dikembangkan oleh QNB Group.

6. Audit Accreditation Program

Audit Accreditation Program merupakan

pelatihan yang diberikan kepada karyawan Audit untuk memastikan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan

peran dan jabatannya secara efektif. Bank QNB Indonesia bekerjasama dengan lembaga sertiikasi

nasional IAIB (Ikatan Audit Intern Bank) dan

LSPP (Lembaga Sertiikasi Profesi Perbankan)

dan lembaga sertifkasi bertaraf internasional

– IIA (International Internal Auditior) dalam

pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi.

C. Technical Training Program

Di tahun 2015 terdapat 17 program pelatihan teknis baru selain 31 program yang telah ada sejak 2014. Dengan demikian, terdapat 49 program pelatihan teknis yang diselenggarakan di tahun 2015. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari pihak manajemen dalam menghadirkan program yang dibutuhkan oleh Bank untuk meningkatkan kompetensi teknisnya di seluruh fungsi dan unit kerja.

32 program

49 program

2015 2014

Analisis dan Pembahasan Manajemen

3. Operation Excellence

Manajemen terus memperkuat pelatihan untuk karyawan di fungsi operasional, di antara dengan pelatihan terkait Core System, Mini Bank, Lalu Lintas Devisa, Deteksi Uang Palsu. Sepanjang tahun 2015, Bank telah menyelenggarakan 16 program.

Pengembangan kurikulum dan program akreditasi internal yang komprehensif untuk karyawan dalam fungsi operasional yang meliputi Teller, Customer

Services, dan Central Bank Oice telah dimulai secara intensif pada bulan November 2015. Train

the Trainer untuk tim Operasional ditargetkan selesai pada awal tahun 2016, guna memastikan program Akreditasi Internal ini akan siap diterapkan pada triwulan pertama tahun 2016.

D. Leadership & Professional Development 1. Leadership Training

Setelah meletakkan pondasi pelaksanaan pelatihan dengan materi yang lebih bersifat teknis pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini, Bank QNB Indonesia mendorong pengembangan program soft-skill dan kepemimpinan.

Program kepemimpinan dirancang untuk semua

karyawan seperti program leading/managing self untuk karyawan tanpa bawahan, program leading/managing others untuk karyawan setingkat supervisor serta managing team for employees untuk karyawan setingkat sub divisi dan kepala divisi.

Karyawan pada jajaran Kepala Divisi dan Sub Kepala Divisi, mengikuti setidaknya 3 (tiga) program pelatihan terkait leadership, yaitu

Developing Great Talent, QNB Values for Leaders dan Managing Team/Coaching. 2. Lean Six Sigma and Project Management Training

Sejalan dengan proyek perbaikan terus menerus yang dilaksanakan dalam beragam fungsi kerja, pelatihan lean six sigma diberikan pada proyek tim, untuk memastikan karyawan memperoleh pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan

proyek perbaikan secara sistematis dan tepat

sasaran.

3. Train The Trainer (TTT)

Train The Trainer merupakan pelatihan yang diberikan kepada karyawan yang ditugaskan mengajar materi internal untuk memastikan para pengajar ini memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugasnya. Program ini sekaligus merupakan bentuk apresiasi

kepada internal trainer yang telah secara aktif

berpartisipasi mendorong budaya pembelajaran di perusahaan. Sebanyak 3 batch pelatihan train the trainer dilakukan sepanjang tahun 2015, untuk karyawan dari berbagai unit kerja.

E. Talent & Management Development Program 1. Management Development Program (MDP) Program pelatihan MDP merupakan program pelatihan yang khusus diperuntukkan bagi fresh graduate yang memiliki potensi dan bakat yang

akan dikembangkan menjadi calon pemimpin

masa depan (future leader) Bank QNB Indonesia. Berbeda dengan tahun sebelumnya, durasi penyampaian materi pelatihan antara vendor

Dalam dokumen Bank QNB Indonesia Tbk 2015 (Halaman 82-95)

Dokumen terkait