BAB III METODE PENELITIAN
H. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini ada beberapa analisis yang dilakukan oleh peneliti
kesesuaian log book siswa, analisis data angket minat belajar siswa, dan analisis data hasil belajar siswa.
1. Analisis Validitas Isi pada Penugasan Proyek dan Tes Lisan
Validitas isi ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian antara soal
dengan materi ajar dan kesesuaian soal dengan tujuan yang ingin diukur/kisi-
kisi yang dibuat oleh peneliti. Validitas ini dilakukan dengan meminta
pertimbangan dari para ahli (pakar) dalam bidang evaluasi atau ahli dalam
bidang yang sedang diuji. Pada penelitian ini, peneliti meminta pertimbangan
dari dosen pembimbing dan guru mata pelajaran matematika kelas XI IPS
SMA Pangudi Luhur Yogyakarta agar soal penugasan proyek dan tes lisan
yang dibuat tersebut baik digunakan dan sesuai dengan tujuan yang ingin
diukur.
2. Analisis Kesesuaian Log Book Siswa
Log book siswa digunakan untuk mengetahui setiap kegiatan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan penugasan proyek sehingga setiap
kegiatan yang dilakukan oleh siswa harus ditulis oleh siswa pada log book
tersebut, kemudian log book tersebut dianalisis kesesuaian log book dengan proses pengerjaan proyek pada metode pembelajaran project based learning
sehingga dapat dilihat proses pengerjaan yang diharapkan apakah sesuai
dalam pengerjaan laporan proyek. Analisis kesesuaian log book siswa dengan proses pengerjaan laporan proyek akan disajikan pada tabel berikut:
Tabel 3.5 Persiapan Analisis Kesesuaian Log Book Siswa
Perencanaan Penyelesaian Laporan Proyek K 1 K 2 K 3 dst
Menentukan tema/topik proyek
Menyusun perencanaan penyelesaian proyek (memilih jenis data yang disurvei, alat dan bahan yang dibutuhkan, waktu dan tempat survei, langkah penyelesaian proyek, jadwal pelaksanaan proyek) Melakukan survei data
Penyelesaian laporan proyek Presentasi
Pengumpulan perencanaan penyelesaian proyek, laporan proyek, log book siswa
Keterangan :
K 1 : Kelompok 1
K 2 : Kelompok 2
K 3 : Kelompok 3
3. Analisis Data Angket Minat Belajar Siswa
Analisis ini dilakukan dengan melihat tanggapan positif, tanggapan
kurang positif, dan tidak ada tanggapan positif dari siswa. Analisis hasil
kuesioner siswa ini menggunakan teknik penskoran pengukuran afektif (Asep
Jihad & Abdul Haris, 2012:172). Misal dari instrumen untuk mengukur minat
siswa yang telah berhasil dibuat ada 10 butir. Jika rentangan yang dipakai
adalah 1 sampai 5, maka skor terendah seorang siswa adalah 10, yakni 10 × 1
dan skor tertinggi sebesar 50, yakni dari 10 × 5. Dengan demikian, mediannya
10 – 20 termasuk tidak berminat, 21 – 30 kurang berminat, 31 – 40 berminat, dan skala 41 – 50 sangat berminat.
Peneliti membuat instrumen angket minat belajar dalam penelitian ini
dengan jumlah 30 butir pernyataan (15 pernyataan positif dan 15 pernyataan
negatif) dan rentangan yang dipakai adalah 1 sampai 4. Tanggapan positif
siswa diberi skor 4, sedangkan tanggapan negatif siswa diberi skor 1. Seperti
yang diuraikan pada tabel berikut:
Tabel 3.6 Skor Pilihan Jawaban Angket menurut Skala Likert
Pilihan Pernyataan Skor
Pernyataan Positif Pernyataan Negatif
SS (Sangat Setuju) 4 1
S (Setuju) 3 2
TS (Tidak Setuju) 2 3
STS (Sangat Tidak Setuju) 1 4
Sedangkan analisis hasil kuesioner minat belajar siswa akan dianalisis
tiap indikator seperti berikut:
a. Indikator Pemusatan Perhatian Siswa pada Mata Pelajaran Matematika
Skor minat belajar siswa pada indikator ini akan ditentukan
berdasarkan rata-rata skor jawaban yang dipilih oleh siswa. Pada indikator
ini terdapat 3 pernyataan positif dan 3 pernyataan negatif, maka rata-rata
skor minat belajar siswa pada indikator ini yaitu
. Sedangkan kriteria tingkat minat belajar
ditentukan sebagai berikut
2) Skor tertinggi seorang siswa : 6 × 4 = 24
3) Median = (6 + 24)/2 = 15
4) Kriteria hasil analisis dibagi menjadi 4 kategori, sehingga skala
kriteria minat belajar siswa pada indikator pemusatan perhatian siswa
pada mata pelajaran matematika yaitu
6 9 10,5 12 15 1 19,5 21 24
Tidak Kurang Berminat Sangat berminat berminat berminat Atau
1 1,75 2,5 3,25 4
Tidak Kurang Berminat Sangat berminat berminat berminat
Didapat kriteria tingkat minat belajar siswa pada indikator ini yaitu
Tabel 3.7 Kriteria Tingkat Minat Belajar Siswa pada Indikator Pemusatan Perhatian Siswa pada Mata Pelajaran Matematika
Skor Kriteria
3,25 < skor ≤ 4 Sangat Berminat 2,5 < skor ≤ 3,25 Berminat 1,75 < skor ≤ 2,5 Kurang Berminat 1 ≤ skor ≤ 1,75 Tidak Berminat
b. Indikator Pemusatan Perhatian Siswa pada Proses Pembelajaran
Skor minat belajar siswa pada indikator ini akan ditentukan
berdasarkan rata-rata skor jawaban yang dipilih oleh siswa. Pada indikator
ini terdapat 4 pernyataan positif dan 4 pernyataan negatif, maka rata-rata
skor minat belajar siswa pada indikator ini yaitu
. Sedangkan kriteria tingkat minat belajar
ditentukan sebagai berikut
1) Skor terendah seorang siswa : 8 × 1 = 8
2) Skor tertinggi seorang siswa : 8 × 4 = 32
3) Median = (8 + 32)/2 = 20
4) Kriteria hasil analisis dibagi menjadi 4 kategori, sehingga skala
kriteria minat belajar siswa pada indikator pemusatan perhatian siswa
pada proses pembelajaran yaitu
8 12 14 16 20 24 26 28 32
Tidak Kurang Berminat Sangat berminat berminat berminat
Atau
1 1,75 2,5 3,25 4
Tidak Kurang Berminat Sangat berminat berminat berminat
Didapat kriteria tingkat minat belajar siswa pada indikator ini yaitu Tabel 3.8 Kriteria Tingkat Minat Belajar Siswa pada Indikator
Pemusatan Perhatian Siswa pada Proses Pembelajaran
Skor Kriteria
3,25 < skor ≤ 4 Sangat Berminat 2,5 < skor ≤ 3,25 Berminat 1,75 < skor ≤ 2,5 Kurang Berminat 1 ≤ skor ≤ 1,75 Tidak Berminat
Dari perhitungan rata-rata skor minat belajar siswa dan kriteria tingkat
minat belajar siswa pada indikator pemusatan perhatian siswa pada mata
pelajaran matematika dan indikator pemusatan perhatian siswa terhadap
pembelajaran maka kriteria tingkat minat belajar siswa untuk indikator
membangkitkan rasa senang terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh
siswa, indikator membangkitkan rasa ingin tahu terhadap pembelajaran yang
dilakukan oleh siswa, indikator membangkitkan rasa puas terhadap
pembelajaran yang dilakukan oleh siswa, indikator tumbuhnya minat belajar
siswa dilihat dari faktor internal, dan indikator tumbuhnya minat belajar siswa
dilihat dari faktor eksternal mempunyai perhitungan minat belajar siswa dan
kriteria tingkat minat belajar siswa yang sama yaitu
Sedangkan kriteria tingkat minat belajar siswa pada semua indikator disajikan
Tabel 3.9 Kriteria Tingkat Minat Belajar Siswa pada Semua Indikator Minat Belajar Siswa
Skor Kriteria
3,25 < skor ≤ 4 Sangat Berminat 2,5 < skor ≤ 3,25 Berminat 1,75 < skor ≤ 2,5 Kurang Berminat 1 ≤ skor ≤ 1,75 Tidak Berminat
4. Analisis Data Hasil Belajar Siswa
Analisis data hasil belajar siswa hanya akan dianalisis secara numerik
belum dianalisis secara statistik. Penilaian hasil belajar siswa aspek kognitif
dan hasil belajar siswa aspek psikomotorik dengan cara memberi skor pada
rubrik penilaian proyek aspek kognitif dan psikomotorik serta memberi skor
pada tes lisan. Sedangkan penilaian hasil belajar siswa aspek afektif dengan
cara memberi skor pada rubrik penilaian proyek aspek afektif. Kemudian nilai
aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif tersebut dianalisis dengan
melakukan perhitungan sebagai berikut
a. Analisis data hasil belajar siswa aspek kognitif
1) Nilai proyek
2) Nilai tes lisan
3) Nilai final hasil belajar siswa aspek kognitif
Hasil skor hasil penilaian proyek aspek kognitif tersebut disajikan dalam
bentuk tabel seperti berikut ini:
Tabel 3.10 Persiapan Tabulasi Skor Tiap Butir Penilaian Proyek Aspek Kognitif
No Absen
Siswa
Skor Tiap Butir Penilaian Proyek
BP 1 BP 2 BP 3 BP 4 BP1 data 1 BP1 data 2 BP1 data 3 BP1 data 4 BP2 data 1 BP2 data 2 BP2 data 3 BP2 data 4 BP3 data 1 BP3 data 2 BP3 data 3 BP3 data 4 BP4 data 1 BP4 data 2 BP4 data 3 BP4 data 4 1 2 3 dst Keterangan :
BP 1 data 1 : Butir penilaian 1 pada data 1 yaitu ketepatan pemilihan tabel dan diagram yang disajikan dengan jenis data 1 yang dipilih.
BP 1 data 2 : Butir penilaian 1 pada data 2 yaitu ketepatan pemilihan tabel dan diagram yang disajikan dengan jenis data 2 yang dipilih.
BP 1 data 3 : Butir penilaian 1 pada data 3 yaitu ketepatan pemilihan tabel dan diagram yang disajikan dengan jenis data 3 yang dipilih.
BP 1 data 4 : Butir penilaian 1 pada data 4 yaitu ketepatan pemilihan tabel dan diagram yang disajikan dengan jenis data 4 yang dipilih.
BP 2 data 1 : Butir penilaian 2 pada data 1 yaitu penyajian data 1 dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
BP 2 data 2 : Butir penilaian 2 pada data 2 yaitu penyajian data 2 dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
BP 2 data 3 : Butir penilaian 2 pada data 3 yaitu penyajian data 3 dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
BP 2 data 4 : Butir penilaian 2 pada data 4 yaitu penyajian data 4 dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
BP 3 data 1 : Butir penilaian 3 pada data 1 yaitu penyajian data 1 dalam bentuk diagram.
BP 3 data 2 : Butir penilaian 3 pada data 2 yaitu penyajian data 2 dalam bentuk diagram.
BP 3 data 3 : Butir penilaian 3 pada data 3 yaitu penyajian data 3 dalam bentuk diagram.
BP 3 data 4 : Butir penilaian 3 pada data 4 yaitu penyajian data 4 dalam bentuk diagram.
BP 4 data 1 : Butir penilaian 4 pada data 1 yaitu penafsiran data 1 dalam bentuk tabel dan diagram.
BP 4 data 2 : Butir penilaian 4 pada data 2 yaitu penafsiran data 2 dalam bentuk tabel dan diagram.
BP 4 data 3 : Butir penilaian 4 pada data 3 yaitu penafsiran data 3 dalam bentuk tabel dan diagram.
BP 4 data 4 : Butir penilaian 4 pada data 4 yaitu penafsiran data 4 dalam bentuk tabel dan diagram.
Sedangkan hasil skor hasil penilaian tes lisan aspek kognitif tersebut
disajikan dalam bentuk tabel seperti berikut ini:
Tabel 3.11 Persiapan Tabulasi Skor Tes Lisan Tiap Nomor pada Aspek Kognitif Nomor Absen Siswa Nomor Soal 2 4 1 2 3 dst
Nilai hasil proyek dan tes lisan kemudian dianalisis dan dihitung untuk
mendapatkan nilai final hasil belajar aspek kognitif yang disajikan dalam
Tabel 3.12 Persiapan Tabulasi Analisis Data Hasil Belajar Siswa Aspek Kognitif No. Absen Siswa BP 1 total BP 2 total BP 3 total BP 4 total Nilai Proyek Nilai Tes Lisan Nilai Final Hasil Belajar Aspek Kognitif Keterangan Ketuntasan 1 2 3 dst Keterangan :
BP 1 total : Jumlah skor butir penilaian 1 yaitu jumlah skor pada ketepatan pemilihan tabel dan diagram yang disajikan dengan jenis data 1, data 2, data 3, dan data 4 yang dipilih.
BP 2 total : Jumlah skor butir penilaian 2 yaitu jumlah skor pada penyajian data 1, data 2, data 3, dan data 4 dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
BP 3 total : Jumlah skor butir penilaian 3 yaitu jumlah skor pada penyajian data 1, data 2, data 3, dan data 4 dalam bentuk diagram.
BP 4 total : Jumlah skor butir penilaian 4 yaitu jumlah skor pada penafsiran data 1, data 2, data 3, dan data 4 dalam bentuk tabel dan diagram.
b. Analisis data hasil belajar siswa aspek psikomotorik
1) Nilai proyek
2) Nilai tes lisan
3) Nilai final hasil belajar siswa aspek psikomotorik
Keterangan penilaian:
3 < Nilai ≤ 4 : A (sangat baik)
2 < Nilai ≤ 3 : B (baik) 1 < Nilai ≤ 2 : C (cukup) Nilai ≤ 1 : D (kurang)
Hasil skor hasil penilaian proyek aspek psikomotorik tersebut kemudian
disajikan dalam bentuk tabel seperti berikut ini
Tabel 3.13 Persiapan Tabulasi Skor Tiap Butir Penilaian Proyek Aspek Psikomotorik
No Absen Siswa
Skor Tiap Butir Penilaian Proyek
BP 1 BP 2 BP 3 BP 4 BP 5 BP 6 1 2 3 Dst Keterangan :
BP 1 : Butir penilaian 1 yaitu menulis topik/tema proyek.
BP 2 : Butir penilaian 2 yaitu menulis jenis data yang akan disurvei.
BP 3 : Butir penilaian 3 yaitu menulis alat dan bahan pengerjaan proyek.
BP 4 : Butir penilaian 4 yaitu rencana langkah-langkah pengerjaan proyek.
BP 5 : Butir penilaian 5 yaitu penyusunan rencana proyek.
BP 6 : Butir penilaian 6 yaitu menjelaskan langkah-langkah
menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, lingkaran, dan ogive.
Sedangkan hasil skor hasil penilaian tes lisan aspek psikomotorik tersebut
kemudian disajikan dalam bentuk tabel seperti berikut ini
Tabel 3.14 Persiapan Tabulasi Skor Tes Lisan Tiap Nomor pada Aspek Psikomotorik Nomor Absen Siswa Nomor Soal 1 3 1 2 3 dst
Nilai hasil proyek dan tes lisan kemudian dianalisis dan dihitung untuk
mendapatkan nilai final hasil belajar aspek psikomotorik yang disajikan
dalam bentuk tabel seperti berikut
Tabel 3.15 Persiapan Tabulasi Analisis Data Hasil Belajar Siswa Aspek Psikomotorik No. Absen Siswa Nilai Final Proyek Nilai Tes Lisan
Nilai Final Hasil Belajar Aspek Psikomotorik Kualifikasi Nilai Keterangan 1 2 3 Dst
c. Analisis data hasil belajar siswa aspek afektif
1) Nilai proyek
Keterangan penilaian :
3 < Nilai ≤ 4 : A (sangat baik)
2 < Nilai ≤ 3 : B (baik) 1 < Nilai ≤ 2 : C (cukup)
Nilai ≤ 1 : D (kurang)
Hasil skor hasil penilaian proyek aspek afektif tersebut kemudian
disajikan dalam bentuk tabel seperti berikut ini
Tabel 3.16 Persiapan Tabulasi Skor Tiap Butir Penilaian Proyek Aspek Afektif
No Absen Siswa
Skor Tiap Butir Penilaian Proyek BP 1 BP 2 BP 3 BP 4 BP 5 1 2 3 dst Keterangan :
BP 1 : Butir penilaian 1 yaitu keaslian data survei penduduk.
BP 2 : Butir penilaian 2 yaitu ketepatan waktu pengumpulan laporan.
BP 3 : Butir penilaian 3 yaitu penulisan laporan yang sistematis.
BP 4 : Butir penilaian 4 yaitu kerapian penulisan dan penyajian tabel dan diagram.
BP 5 : Butir penilaian 5 yaitu sikap siswa saat melakukan diskusi kelompok dan presentasi.
Dari tabel skor tiap butir penilaian proyek aspek afektif tersebut kemudian
dianalisis dan dihitung untuk mendapatkan nilai final hasil belajar aspek
Tabel 3.17 Persiapan Tabulasi Analisis Data Hasil Belajar Siswa Aspek Afektif
No Absen Siswa Nilai Proyek Kualifikasi Nilai Keterangan
1 2 3 Dst
I. Prosedur Pelaksanaan Penelitian Secara Keseluruhan
Sebelum melaksanakan penelitian, peneliti menyiapkan prosedur
pelaksanaan penelitian. Prosedur tersebut sebagai berikut :
1. Observasi Tempat Penelitian
Peneliti melakukan observasi di tempat penelitian yaitu SMA Pangudi Luhur
Yogyakarta untuk mengetahui masalah-masalah yang terjadi di sekolah ini.
Selain itu, peneliti juga melakukan kesepakatan dengan guru mata pelajaran
matematika kelas XI IPS mengenai jadwal pelaksanaan penelitian dan materi
pembelajaran yang digunakan untuk penelitian.
2. Perencanaan
a. Menyiapkan materi ajar.
b. Menyiapkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).
c. Menyiapkan instrumen penugasan proyek untuk siswa.
d. Menyiapkan instrumen tes lisan.
3. Pelaksanaan
a. Peneliti memberikan materi pengantar dan mekanisme kegiatan
pembelajaran.
b. Peneliti memberikan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat.
c. Mengadakan tes lisan saat presentasi berlangsung.
d. Peneliti membagikan kuesioner untuk siswa.
4. Pengolahan data
a. Mengolah data nilai proyek siswa aspek kognitif, psikomotorik, dan
afektif.
b. Mengolah data nilai tes lisan siswa aspek kognitif dan psikomotorik.
c. Mengolah data hasil kuesioner/angket minat belajar siswa.