1. Pramuka Siaga 2. Pramuka Penggalang 3. Pramuka Penegak 4. Pramuka Pandega A. Pramuka Siaga
Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.
Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan. Setiap Barung beranggotakan 5-8 orang Pramuka.
Materi Diklat Kepramukaan Yaspi Al Misri (Untuk Kalangan Sendiri) Page 4 Nama barung di ambil dari nama warna baik putra maupun putri. Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung.
1. Tingkatan Dalam Pramuka Siaga
tingkatan pramuka siaga adalah : Siaga Mula, Siaga Bantu, Siaga Tata. Untuk mencapai tingkatan itu, anggota siaga harus
menempuh Syarat Syarat Kecakapan Umum (SKU). Setiap anggota Barung yang telah menyelesaikan SKU berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju
sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar hijau. TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur atau disebut Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh.
2. Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri atas :
a. Janji yang disebut Dwisatya, selengkapnya berbunyi:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:
1) Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
2) Setiap hari berbuat kebaikan.
Ketentuan moral yang disebut Dwidarma, selengkapnya berbunyi:
Dwidarma
1) Siaga itu patuh pada ayah dan ibunya.
2) Siaga itu berani dan tidak putus asa.
3. Arti dan Kiasan TKU Pramuka Siaga
1. Berbentuk jajaran genjang, dengan sisi pendek 1,3 cm dan sisi panjang 5 cm, warna dasar hijau tua, letaknya miring 300 ke kanan atas
2. Di dalam jajaran genjang tersebut terdapat gambar kelopak bunga kelapa yang sudah mulai terbuka, berwarna putih, Kelopak bunga kelapa yang mulai merekah, atau terbuka ini menggambarkan pertumbuhan tanaman, mengibaratkan Pramuka Siaga yang sedang tumbuh menjadi tunas calon bangsa.
3. kelopak bunga diletakkan miring, menggambarkan bunga kelapa yang selalu memperlihatkan sudut miring terhadap batang pohonnya, mengibaratkan keterikatan Pramuka Siaga dengan keluarga dan orang tuanya.
4. Garis tepi jajaran genjang berwarna hitam.
5. Warna hijau melambangkan kesegaran hidup sesuatu yang sedang tumbuh.
Materi Diklat Kepramukaan Yaspi Al Misri (Untuk Kalangan Sendiri) Page 5 B. Pramuka Penggalang
Penggalang adalah sebuah golongan setelah pramuka Siaga . Anggota pramuka penggalang berusia dari 11-15 tahun. Disebut Pramuka Penggalang karena sesuai dengan kiasan pada masa penggalangan perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia menggalang dan mempersatukan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan adanya peristiwa bersejarah yaitu kongres para pemuda Indonesia yang dikenal dengan " Soempah Pemoeda" pada 28 Oktober 1928 .
Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Penggalang disebut Regu dan Kesatuan dari beberapa Regu disebut Pasukan. Setiap Regu beranggotakan 5-8 orang Pramuka Penggalang dan dipimpin oleh seorang Pemimpin regu ( Pinru ) yang dipilih oleh anggota regu itu sendiri. Nama regu di ambil dari nama hewan untuk Penggalang laki – laki dan Nama bunga untuk perempuan. Masing-masing Pemimpin Regu ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin regu Utama yang disebut Pratama. Pasukan yang terdiri dari beberapa regu tersebut dipimpin oleh seorang Pratama.
1. Tingkatan Pramuka Penggalang
Dalam Golongan Pramuka Penggalang ada tiga tingkatan, yaitu: Penggaalang Ramu, Rakit dan Terap. Untuk mencapai tingkatan tersebut, pramuka penggalang harus menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan
Umum) dan berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda
Regu berwarna dasar Merah. TKU untuk Penggalang berbentuk sebuah janur yang terlipat dua dengan gambar Manggar yakni nama bunga pohon kelapa.
2. Kode Kehormatan bagi Pramuka penggalang
a. Janji yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:
Trisatya :
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
1) Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
2) Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
3) Menepati Dasadarma.
b. Ketentuan moral yang disebut Dasadarma 1) Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa
2) Cinta alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.
3) Patriot yang Sopan dan Ksatria.
4) Patuh dan Suka Bermusyawarah.
5) Rela Menolong dan Tabah.
6) Rajin, Terampil, dan Gembira.
Materi Diklat Kepramukaan Yaspi Al Misri (Untuk Kalangan Sendiri) Page 6 7) Hemat, Cermat, dan Bersahaja.
8) Disipilin, Berani, dan Setia.
9) Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
10) Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
3. Arti Kiasan TKU Pramuka Penggalang
Sebagaimana diuraikan diawal, TKU bukan sekedar aksesoris yang dipasang di lengan baju namun memiliki arti tersendiri. Kiasan dalam Tanda Kecakapan Umum
Penggalang atau Manggar itu yaitu:
a. Mayang terurai bertangkai tiga menggambarkan bunga yang sedang
berkembang, indah dan menarik; mengibaratkan Pramuka Penggalang yang riang, lincah dan bersikap menarik sebagai calon penerus bangsa yang sedang
berkembang mengladi dirinya dengan jiwa Pramuka berdasarkan Trisatya.
b. Mayang terurai mekar ke samping; mengibaratkan semakin terbukanya pan-dangan Penggalang dalam menerima pengaruh yang baik dari lingkungan di sekitarnya.
c. Warna merah; melambangkan kemeriahan hidup sesuatu yang sedang berkembang.
C. Pramuka Penegak
Penegak adalah sebuah golongan setelah pramuka penggalang. Anggota pramuka Penegak berusia dari 16-20 tahun. Kata Penegak mengiaskan peristiwa sejarah nasional bangsa Indonesia yakni tegaknya kemerdekaan bangsa saat proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 oleh kaum muda angkatan 1945.
Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Penegak disebut Sangga dan Kesatuan dari beberapa Sangga disebut Ambalan. Setiap Sangga
beranggotakan 5-8 orang Pramuka Penegak dan dipimpin oleh seorang Pemimpin sangga (Pinsa) yang dipilih oleh anggota sangga itu sendiri.
Masing-masing Pemimpin sangga ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi
Pemimpin Sangga Utama yang disebut Pradana. Ambalan yang terdiri dari beberapa sangga tersebut dipimpin oleh seorang Pradana Dalam Golongan Pramuka Penegak ada dua tingkatan, yaitu: Bantara dan Laksana
1. Tingkatan Pramuka Penegak
setiap anggota Penegak yang telah menyelesaikan SKU ( Syarat Kecakapan Umum ) berhak mengenakan TKU ( Tanda Kecakapan Umum ) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada pundak berwarna dasar hijau. TKU untuk Penegak berbentuk sebuah tunas kelapa yang terlipat dua.
2. Kode Kehormatan bagi Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, dan anggota dewasa, terdiri atas:
Materi Diklat Kepramukaan Yaspi Al Misri (Untuk Kalangan Sendiri) Page 7 a. Janji yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:
Trisatya :
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat 3. Menepati Dasadarma.
b. Ketentuan moral yang disebut Dasadarma, (sama dengan pramuka penggalang) D. Pramuka Pandega
Pandega merupakan golongan pramuka setelah penegak.Anggota pramuka ini merupakan anggota pamuka yang berusia antara 21-25 tahun. Satuan terkecil dalam pramuka pandega adalah reka. Sedangkan satuan terbesarnya adalah racana. Pramuka pandega memiliki jenis kegiatan yang sama dengan pramuka penegak. pembinaan pramuka pandega dilakukan mulai dari tingkat gugus depan, dan di tingkat Kwartir dapat mengikuti satuan karya dan Dewan
kerja. Proses akhir dari sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia adalah mengisi kemerdekaan dengan memandegani (memprakarsai/mempelopori) pembangunan bangsa.
BAB V : KEGIATAN PERTEMUAN PRAMUKA