BAB V ANALISA KEBUTUHAN KNOWLEDGE MANAGEMENT
5.12 Tinjauan fitur KMS berdasarkan KM Solution dan Foundation
kesimpulan akhir berupa fitur untuk KMS. Bila digambarkan sesuai dengan diagram SECI, maka dihasilkan akhir fitur KMS adalah sebagai berikut:
Gambar 5.5 Pemetaan Fitur ke Dalam Proses SECI
Dari gambar tersebut terlihat bahwa semua proses SECI memiliki keterwakilan dalam fitur KMS. Sehingga proses KM yang terjadi akan berlangsung secara terus menerus. Kemudian, dari hasil analisa terhadap SECI proses tersebut serta analisis sebelumnya, maka dapat dilakukan mapping kedalam KM solution dan foundation untuk mengetahui terpenuhinya persyaratan proses KM di PNJ. Adapun hasil pemetaannya adalah sebagai berikut:
Gambar 5.6 Pemetaan terhadap KM solution dan foundation
Dari gambar tersebut terlihat bahwa semua tahapan mulai dari KM Infrasturktur, KM Mechanism dan Technologies, KM Systems, dan KM Proses telah terpenuhi unsur-unsurnya.
5.13 Perancangan Knowledge Management System
Pada tahapan sebelumnya dimana telah dilakukan analisis yang menghasilkan fitur KMS. Kebutuhan tersebut merupakan bagian dari requirement untuk merancang aplikasi KMS. Dari fitur KMS yang dihasilkan, akan dilakukan perancangan kebutuhan KMS baik secara fungsional maupun non fungsional.
5.13.1 Kebutuhan Fungsional Knowledge Management System
Bagian ini akan digambarkan bagaimana relasi antara sistem dengan objek diluar sistem. Relasi tersebut bermanfaat untuk melihat kebutuhan fungsional dari sistem
KMS yang akan dibangun. Penggambaran antara actor dan sistem dapat dilihat seperti berikut ini:
Gambar 5.7 Use Case Diagram KMS
Pada gambar 5.7 dapat diketahui bahwa ada sepuluh use case yang merupakan fitur dasar dari KMS. Actor merupakan orang yang berhubungan dengan sistem KMS, dimana dalam gambar di atas dituliskan sebagai user. Dalam pelaksanaannya user ini adalah peneliti. Sedangkan administrator atau admin merupakan orang yang berperan dalam pengaturan sistem KMS. Dalam pelaksanaannya admin ini nantinya adalah staf P3M.
5.13.1.1 Activity Diagram Mencari Pengetahuan
Gambar 5.8 Activity Diagram Mencari Pengetahuan
Pada saat login ke dalam aplikasi pertama kali, pengguna dapat memasuki menu pencarian pengetahuan. Aktivitas pencarian pengetahuan ini dapat dilakukan oleh user secara umum yang ingin melakukan eksplorasi terhadap KMS. Cara pencarian pengetahuan ini dilakukan dengan cara memasukkan key word pada kategori untuk mendapatkan pengetahuan yang dikehendaki dan akan muncul hasil berupa daftar pengetahuan yang sesuai dengan kategori pencarian tersebut.
5.13.1.2 Activity Diagram Mengisi Survei
Gambar 5.9 Activity Diagram Mengisi Survei
Aktivitas ini adalah kegiatan survei yang ingin dilakukan oleh P3M untuk mengetahui perkembangan penelitian di PNJ. User dapat mengisi survei dengan login terlebih dahulu dan memilih menu survei. Kemudian setelah masuk ke menu survei bisa melakukan pengisian survei dan menyimpan survei yang sudah diisi.
5.13.1.3 Activity Diagram Mencari Buku
Gambar 5.10 Activity Diagram Mencari Buku
Sesuai dengan hasil analisa sebelumnya, bahwa aplikasi perpustakaan akan terhubung dengan KMS ini. Hal ini dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam mendapatkan referensi dari buku-buku perpustakaan yang bermanfaat untuk proses penelitian. Setelah peneliti melakukan login, peneliti dapat langsung memasuki menu perpustakaan untuk kemudian dapat melakukan pencarian buku sesuai dengan cara memasukkan kata kunci pada kriteria-kriteria pencarian buku yang dikehendaki.
5.13.1.4 Activity Diagram Mengelola Artikel
Gambar 5.11 Activity Diagram Mengelola Artikel
Wiki merupakan media yang digunakan untuk mengelola artikel. Dalam menggunakan aplikasi wiki, user dapat langsung login dan kemudian masuk ke menu wiki dan memilih jurusan. Dari menu wiki yang ada dua hal yang user lakukan yaitu mencari artikel dan menambah artikel. Pada saat menambah artikel,
user melalui pengetahuan yang dimiliki dapat menambah artikel. Artikel yang dituliskan tersebut disimpan dalam KMS untuk kemudian dapat dibaca oleh user lainnya. Sedangkan pada saat proses mencari artikel, selain membaca artikel tersebut, user dapat melakukan kegiatan menghapus artikel khusus artikel yang sudah dia tuliskan kemudian melakukan edit atas artikel yang sudah ditulis.
5.13.1.5 Activity Diagram Mengelola Dokumen
Gambar 5.12 Activity Diagram Mengelola Dokumen Penelitian
Dokumen penelitian yang dimanfaatkan oleh user, berbentuk jurnal, dan dokumen penunjang kegiatan penelitian seperti yang sudah dijelaskan dalam analisa sebelumnya.User setelah login dapat langsung memilih menu dokumen. Dari menu dokumen tersebut, user mendapatkan dua pilihan dokumen yaitu jurnal atau dokumen penelitian. Menu jurnal, user dimungkinkan untuk menambahkan koleksi jurnal pribadi sedangkan menu dokumen penelitian, user hanya dapat mengunduh dokumen yang disediakan P3M.
5.13.1.6 Activity Diagram Mengikuti Forum Diskusi
Gambar 5.13 Activity Diagram Mengikuti Forum Diskusi
Bila ingin melakukan aktivitas diskusi dalm forum KMS, maka user dapat melakukannya dengan mudah. Langkahnya yaitu setelah user login, maka user memilih menu forum diskusi. Dalam forum diskusi tersebut ada dua aktivitas yang bisa dilakukan, yaitu membuat diskusi yang baru atau mencari topik diskusi yang menarik. Pada saat mencari forum diskusi yang menarik, maka user dapat sekedar membaca diskusi tersebut atau ingin ambil bagian dalam memberikan pendapat ke forum. Aktivitas memberikan pendapat dalam diskusi atau membuat topik baru dalam diskusi selalu diakhiri dengan penyimpanan topik.
5.13.1.7 Activity Diagram Mengikuti Chatting
Gambar 5.14 Activity Diagram Melakukan Chatting
Setelah login, kemudian user memilih menu chatting untuk melakukan komunikasi secara real time kepada peneliti lain yang sedang online. Sebagai ID
untuk melakukan chattingini adalah username dari peneliti. Setelah masuk kedalam menu chatting maka di daftar kontak chatting akan muncul peneliti yang sedang online.
5.13.1.8 Activity Diagram Input Survei
Gambar 5.15 Activity Diagram Input Survei
Aktivitas ini merupakan aktivitas yang hanya dilakukan oleh admin. Pada saat P3M akan melakukan survei terhadap perkembangan atau hal lainnya terkait penelitian, maka admin melakukan upload materi survei ke dalam KMS. Setelah login sebagai admin, maka dapat langsung masuk ke survei dan memilih menu input survei.
5.13.1.9 Activity Diagram Menambahkan Dokumen Penelitian
Gambar 5.16 Activity Diagram Menambahkan Dokumen Penelitian
Penambahan dokumen penelitian juga aktivitas yang hanya bisa dilakukan oleh admin. Setiap ada dokumen penelitian yang baru dan akan ditambahkan ke dalam sistem, maka yang dilakukan admin adalah melakukan upload ke dalam KMS.
Setelah login sebagai admin, maka dapat langsung masuk ke menu dokumen dan memilih menu dokumen penelitian. Kemudian dokumen dapat ditambahkan sesuai dengan skema penelitian.
5.13.1.10 Activity Diagram Mengelola Pengguna
Gambar 5.17 Activity Diagram Mengelola Pengguna
Aktivitas mengelola user hanya dapat dilakukan oleh admin. Dalam melakukan pengelolaan terhadap fitur ini, admin harus terlebih dahulu login ke dalam KMS kemudian masuk ke dalam menu administrasi user. Dari menu ini admin memiliki dua pilihan yaitu untuk menambah profil user dan mengubah profil tersebut.
Profil user berisikan daftar user yang dapat mengakses KMS dan disesuaikan dengan hak aksesnya. Pada masing-masing halaman dalam KMS terdapat fungsi
view, write, edit, dan delete. Bagian akhir dari aktivitas ini adalah dilakukannya penyimpanan terhadap profil user.
5.13.2 Desain Knowledge Management System
Perancangan terhadap desain KMS selanjutnya adalah dengan melakukan perancangan terhadap Skema Basis data/Logical Record Structure, arsitektur sistem, infrastruktur, dan perancangan user interface. Pada bagian ini, akan membahas secara khusus tentang perancangan desain dari KMS.
5.13.2.1 Perancangan Skema Basis Data/Logical Record Structure
Perancangan terhadap skema basis data KMS dibagi menjadi tiga modul utama yaitu modul chat, modul survei, dan modul forum. Pembagian ini didasarkan atas keterhubungan antar fungsi modul. Modul chat digunakan untuk fungsi chatting.
Modul survei digunakan untuk fungsi survei, sedangkan modul forum digunakan untuk fungsi forum diskusi, manajemen dokumen, dan wiki. Secara lebih jelas perancangan terhadap skema basis data/Logical Record Structure (LSR) untuk aplikasi KMS ditunjukkan seperti gambar berikut.
Gambar 5.18 Skema Basis Data/Logical Record Structure KMS
Penjelasan untuk masing-masing modul pada LSR diatas adalah pertama modul chat, yaitu terdiri dari tiga tabel yang saling berelasi yaitu tabel ref_users, tabel chat, dan tabel ref_chat_room. Tabel ref_users berisikan seluruh nama pengguna KMS yang dapat melakukan chatting. Tabel ref_chat_room berisikan room yang dapat diakses pengguna untuk melakukan chatting, sedangkan tabel chat merupakan tabel transaksi antara user dengan chat room. Relasi antara tabel ref_user dengan ref_chat_room merupakan relasi many to many, dimana satu user dapat mengakses banyak chat room, dan sebaliknya. Namun karena relasi ini membutuhkan tabel chat, sehingga terjadi relasi antara tabel ref_user dengan tabel chat yaitu one to many, dan relasi antara tabel chat dengan tabel transaksi ref_chat_room yaitu many to one. Disamping itu, user dapat melakukan chatting dengan user yang lainnya tanpa melalui tebel ref_chat_room. Pada kondisi user melakukan chatting dengan user yang lainnya, nilai tabel ref_chat_room adalah null, sedangkan untuk nilai from dan to berisikan id_user dari orang yang melakukan chatting.
Kedua yaitu modul survei terdiri atas lima tabel, yaitu tabel ref_user, tabel jawaban_user, tabel ref_jawaban, tabel ref_pertanyaan, dan tabel ref survei. Tabel ref_user berelasi secara langsung dengan tabel ref_jawaban, dimana relasi antar keduanya adalah relasi many to many. Namun relasi tersebut membutuhkan tabel transaksi yang lain yaitu tabel jawaban_user, tabel tersebut digunakan untuk menyimpan jawaban dari user. Sedangkan tabel survei berelasi one to many dengan tabel ref_pertanyaan, yaitu satu buah survei terdiri dari banyak pertanyaan. Tabel ref_pertanyaan berelasi one to many dengan tabel ref_jawaban, dimana satu pertanyaan memiliki banyak jawaban.
Ketiga yaitu modul forum diskusi terdiri dari tabel ref_user, tabel ref_forum_user, tabel forum_posting, tabel forum_file, tabel forum_topik, tabel forum_messages, tabel forum_category, dan tabel forum_status_user. Tabel ref_forum_user berisikan data pribadi dari user tersebut seperti avatar, status moderator, gender, alamat, dan jumlah posting. Tabel forum_forum_posting berisikan transaksi seperti pembuat topik dan balasan atas topik tersebut. Tabel forum_file digunakan untuk menyimpan deskripsi dari file seperti nama file, ukuran file, dan siapa yang
upload. Tabel forum_topik digunakan untuk menyimpan deskripsi dari topik seperti judul, berapa jumlah posting, dan berapa yang sudah melihat. Tabel forum_messages berisikan posting yang di tampilkan oleh user. Tabel ref_forum_category berisikan apakah posting dari user termasuk ke dalam kategori wiki, forum diskusi, atau manajemen dokumen. Tabel ref_forum_status_user berisikan status dari user, apakah sebagai moderator atau sebagai user biasa.
5.13.2.2 Perancangan Arsitektur Knowledge Management System
Arsitektur KMS yang didesain terdiri atas tiga layer yaitu presentation layer, bussines layer, dan data layer. Berikut ini merupakan gambar arsitektur dari KMS penelitian.
Gambar 5.19 Arsitektur Knowledge Management System
Sesuai dengan gambar 5.19 di atas, bagian presentation layer terdiri dari komponen yang berguna untuk berinteraksi dengan user. Secara umum, komponen ini menjadi penghubung antara user dengan business logic pada business layer. Presentation layer mengandung komponen antara lain web user interface (Web UI) dan presentation logic components. Presentation logic components merupakan platform teknologi yang digunakan untuk pembuatan user interface, untuk KMS ini dikembangkan dengan menggunakan teknologi PHP.
Pada business layer berisikan fitur utama dari sistem yang akan dibangun serta penggabungan dari business logic yang saling berhubungan. Pada perancangan KMS ini business layer yang dikembangkan terdiri atas chatting, wiki, survei, manajemen dokumen, dan forum diskusi.
Bagian data layer merupakan bagian yang menyediakan akses kepada data source. Layer terdiri atas data access components, service agents, dan data helpers/utilities yang terhubung dengan data source yaitu database KMS dan database perpustakaan.
5.13.2.3 Perancangan Infrastruktur Knowledge Management System
Perancangan terhadap infrastruktur KMS yang dikembangkan menggunakan infrastruktur yang saat ini digunakan oleh PNJ. Infrastruktur yang akan dimanfaatkan meliputi jaringan, hardware, dan operating system. KMS dipersiapakan untuk dapat diakses oleh kurang lebih lima ratus pengguna secara bersamaan, dan aplikasi yang dikembangkan berbasis open source. Atas pertimbangan tersebut maka web server yang digunakan adalah apache web server dan database yang dipakai adalah MySQL, sedangkan untuk aplikasi pada sisi client akan menggunakan web browser untuk memudahkan akses terhadap aplikasi KMS sehingga untuk kebutuhan software dan hardware KMS dapat diklasifikasikan seperti tabel 5.11 berikut ini.
Tabel 5.11 Kebutuhan Minimum Hardware dan Software
Komponen Kebutuhan Minimum
Web Server Database Server Client Computer Hardware
Processor 64 bit, Core 2 Duo
64 bit, Core 2 Duo
Core Duo, 1,3 GHz
Memory/RAM 2 GB 2 GB 1 GB
Harddisk 500 GB 500 GB 500 GB
Software
Sistem Operasi Win Server 2003 Win Server 2003 Win XP, SP 3 Software Operation Apache Web
Server
MySQL Web Browser
Atas pertimbangan efektifitas dan kemudahan akses dari KMS ini, maka KMS dapat diakses melalui jaringan internet dan intranet. Sehingga user dapat mengakses KMS ini dari mana saja. Atas pertimbangan tersebut, maka topologi infrastruktur untuk KMS adalah sebagai berikut:
KMS
Perpustakaan
Firewall
Router
Gambar 5.20 Infrastruktur KMS
5.13.2.4 Perancangan User Interface Knowledge Management System
Perancangan User Interface ini akan menjelaskan alur menu pada KMS dan perancangan terhadap layar KMS. Alur halaman KMS akan dijelaskan dengan menggunakan windows navigation. Diagram navigasi ini menggambarkan seluruh halaman yang ada pada KMS. Perancangan alur halaman dengan menggunakan diagram windows navigation ditunjukkan seperti gambar 5.21 berikut ini.
Gambar 5.21 Rancangan Diagram Windows Navigation KMS
Pada saat membuka aplikasi KMS, pertama kali yang muncul di layar adalah layar login. Bagian ini berfungsi untuk melakukan autentifikasi terhadap user yang akan mengakses KMS. Setelah proses autentifikasi berhasil, maka tampilan layar yang muncul adalah beranda KMS. Setelah masuk kedalam aplikasi KMS, maka akan bisa dilihat status dari user, yaitu apakah user yang mengakses berstatus sebagai admin atau user biasa. Bila pengakses berstatus sebagai user maka pada halaman beranda akan muncul fitur KMS antara lain yaitu survei, perpustakaan, wiki, dokumen, forum diskusi, dan chatting. Bila akses dilakukan oleh admin maka tampilan layar beranda hampir sama seperti user hanya perbedaannya yaitu adanya fitur user, yaitu untuk mengelola pengguna KMS. Pada halaman survei, pada admin terdapat halaman input survei dan pada halaman dokumen yaitu adanya halaman untuk upload dokumen penelitian.
Halaman survei elektronik terdiri atas empat halaman yaitu cari survei, input survei, isi survei, dan hasil survei. Untuk halaman input survei, merupakan preferensi admin, sehingga halaman ini akan muncul bila KMS diakses oleh admin. Halaman perpustakaan merupakan halaman untuk mencari koleksi buku-buku yang ada di perpustakaan PNJ. Halaman inilah yang menghubungkan aplikasi KMS dengan aplikasi perpustakaan. Halaman wiki adalah halaman yang digunakan peneliti untuk melakukan penulisan artikel. Halaman ini terdiri atas tiga halaman lain yaitu pilih jurusan, cari artikel, dan membuat atau mengedit artikel. Halaman dokumen merupakan halaman yang digunakan untuk input jurnal dan mengakses jurnal serta akses dokumen penelitian. Halaman ini terdiri atas dua halaman lain yaitu cari dokumen dan simpan dokumen. Halaman forum diskusi merupakan halaman yang digunakan bila user ingin melakukan diskusi dengan user lainnya. Halaman ini berisikan pilihan dalam melakukan diskusi dengan berbagai judul diskusi dan user dapat memilih judul sesuai dengan yang dikehendaki. Masing-masing user dapat menambahkan judul diskusi baru untuk berdiskusi dengan user dengan judul baru. Halaman chatting merupakan halaman yang digunakan user bila ingin melakukan chatting dengan user lainnya yang pada saat yang sama sedang online.
Implementasi terhadap use case, diagram activity, dan windows navigation yang sudah rancang sebelumnya yaitu dibuatnya perancangan sebuah rancangan layar dari fitur-fitur KMS. Adapun rancangan layar terhadap fitur KMS yang sudah disusun adalah sebagai berikut:
1. Beranda
Gambar 5.22 Tampilan Beranda
Tampilan layar utama ini berisikan seluruh fitur yang dimiliki KMS.
Disamping itu, pada layar ini terdapat juga menu-menu lain seeprti FAQ, Help, dan fasilitas search. FAQ berisikan daftar pertanyaan yang sering diajukan oleh user terkait dengan penggunaan aplikasi KMS. Help digunakan sebagai bantuan user tentang bagaimana menggunakan aplikasi
KMS. Sementara cari adalah fasilitas dari KMS bila user ingin langsung fokus mendapatkan apa yang dicari di KMS. Fasilitas cari ini ada pada setiap halaman KMS Disamping itu, tampilan utama ini juga berisikan informasi tentang diskusi terpopuler, artikel terpopuler, jumlah user yang aktif, dan informasi agenda kegiatan P3M.
2. Survei
Gambar 5.23 Tampilan Survei
Survei merupakan bagian dari cara P3M untuk mengetahui minat peneliti dalam hal yang berhubungan dengan penelitian. Halaman survei menyediakan pengisian, pembuatan dan perhitungan atas survei yang dilakukan. Rancangan gambar terdiri dari buat survei yaitu halaman yang hanya bisa diakses oleh admin jika ingin menampilkan survei, isi survei yaitu halaman yang berisikan halaman pengisian survei, edit survei yaitu halaman yang digunakan admin untuk melakukan edit atas survei yang dilakukan, dan hasil survei yaitu halaman yang berisikan hasil atas survei yang sudah dilakukan.
3. Perpustakaan
Gambar 5.24 Tampilan Perpustakaan
Fitur perpustakaan merupakan fitur yang menghubungkan KMS dengan aplikasi perpustakaan. Dengan menggunakan fitur ini user dapat mencari buku yang ada diperpus. Tampilan perpustakaan secara default akan menampilkan daftar buku terakhir kali yang diakses oleh user. Fitur perpustakaan dilengkapi dengan fitur pencarian yang spesifik dengan menyesuaikan kebutuhan terhadap kreteria buku yang digunakan.
4. Wiki
Gambar 5.25 Tampilan Wiki
Wiki merupakan fitur di KMS yang digunakan sebagai fasilitas untuk mengelola artikel. Pada halaman awal wiki terdapat menu pencarian antara lain tulis artikel dan hapus/edit artikel. Artikel yang bisa dilakukan hapus/edit adalah artikel yang ditulis oleh user. Pada halaman ini juga muncul kategori dari artikel. Pengkategorian ini berdasarkan atas lima jurusan yang ada di PNJ. Disamping itu terdapat tampilan artikel terkini yang paling akhir ditulis oleh user.
5. Dokumen
Gambar 5.26 Tampilan Dokumen
Dokumen adalah menu yang digunakan untuk mengelola dan menyimpan dokumen baik itu dokumen penelitian maupun jurnal. Bagian atas tampilan terdapat kategori jurusan untuk mengakses jurnal. Sedangkan dokumen penelitian akan dibedakan berdasarkan skema penelitian. Pada bagian ini juga terdapat pilihan mailbox yaitu untuk mengirim dokumen ke dalam email.
6. Forum diskusi
Gambar 5.27 Tampilan Forum Diskusi
Forum diskusi merupakan menu yang disediakan kepada user untuk melakukan diskusi kepada user lainnya. Pada menu ini dimungkinkan untuk user dapat membuat, membaca, dan menanggapi tema diskusi yang sedang dibahas. Pada menu forum diskusi dilengkapi dengan menu pencarian dan tema terbaru yang sedang dibahas.
7. Chatting
Gambar 5.28 Tampilan Chatting
Fitur ini digunakan untuk berkomunikasi dengan user lain yang pada saat yang sama sedang mengakses KMS. Fitur ini menampilkan daftar kontak yang sedang aktif. Fitur ini secara otomatis akan menyimpan percakapan yang dilakukan oleh user.
5.13.3 Kebutuhan Non Fungsional Knowledge Management System
Agar sistem KMS yang dikembangkan dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan adanya sebuah dukungan dimana dalam hal ini dukungan yang dimaksud akan dikategorikan sebagai kebutuhan non fungsional pada pengembangan KMS. Kebutuhan non fungsional tersebut akan dibahas pada bagian di bawah ini.
5.13.3.1 Autentifikasi
Semua user yang mengakses aplikasi KMS mempunyai username dan password yang berbeda antara satu dengan yang lain. Perubahan password dan username ini dapat dilakukan secara mandiri oleh user. Sehingga untuk menjaga akuntabilitas sistem, maka KMS harus menyediakan log sistem untuk memantau aktivitas user terhadap KMS.
5.13.3.2 Akses Pengguna
Pada saat melakukan akses terhadap KMS, masing-masing user memiliki wewenang yang berbeda terhadap sistem. Untuk menghindari benturan wewenang antar user, maka diperlukan sebuah aturan yang mengatur wewenang tersebut.
Aturan yang dibedakan berdasarkan tingkat aksesnya antara lain yaitu:
1. View
View adalah hak akses yang diberikan kepada user hanya untuk melihat data-data yang ada dalam KMS.
2. Entry
Entry adalah hak akses yang diberikan kepada user untuk dapat melakukan input data kedalam KMS, namun tetap tidak diperkenankan untuk melakukan perubahan dan penghapusan data.
3. Data Update
Data update adalah hak akses yang diberikan kepada user untuk dapat melakukan perubahan pada sistem dan menyimpan perubahan tersebut.
4. Data delete
Data delete adalah hak akses yang diberikan kepada user untuk dapat menghapus data pada KMS.
5.13.3.3 Skalabilitas
Dalam beberapa waktu kedepan, KMS akan menjadi sebuah aplikasi penunjang untuk proses kegiatan penelitian. Sebagai dukungan untuk kegiatan tersebut maka saat ini dibutuhkan sebuah perhitungan yang tepat sehingga dapat mengantisipasi
Dalam beberapa waktu kedepan, KMS akan menjadi sebuah aplikasi penunjang untuk proses kegiatan penelitian. Sebagai dukungan untuk kegiatan tersebut maka saat ini dibutuhkan sebuah perhitungan yang tepat sehingga dapat mengantisipasi