• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

PROGRAM PRIORITAS MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN C

2. Urusan Kesehatan

Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan a.

1) Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan :

 Penerapan dan sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD);

 Pemantauan dan penanganan seluruh penderita yang terdeteksi malaria import, re and new diseases dan

neglected disease;

Pelaksanaan pengendalian penyakit menular Rabies,

Tuberculosis, diare dan pneumonia (ISPA);

 Pelaksanaan pengobatan, dukungan dan perawatan bagi orang yang hidup dengan HIV dan AIDS (ODHA);

Pelaksanaan surveilence penyakit menular berbasis puskesmas, rumah sakit dan laboratorium;

 Penyediaan obat-obatan untuk gawat darurat, bencana dan penyakit menular (untuk penyakit Tuberculosis, Kusta, Infeksi Saluran Pernapasan Atas, DBD, Malaria, Flu Burung dan Filariasis);

 Pelaksanaan antisipasi dan penanggulangan KLB penyakit menular di Provinsi DKI Jakarta;

 Pemantauan situasi penyakit potensial KLB di Provinsi DKI Jakarta selama 12 bulan;

 Pelaksanaan manajemen pengelolaan vaksin (vaksin meningitis bagi jemaah haji, vaksin rutin untuk bayi dan vaksin untuk anak usia sekolah tersedia 100% sesuai jumlah sasaran).

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-62

 Peninjauan kembali Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pengendalian Penyakit DBD, khususnya mengenai penanggung jawab pelaksana fogging;

 Pelatihan petugas pengawas pelaksanaan Perda Nomor 6 Tahun 2007;

2) Program penurunan angka kematian ibu dan bayi

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 telah dilakukan, antara lain:

 Peningkatan manajemen program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)/Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak (KIBBLA) pada 340 Puskesmas dan Sudin Kesehatan;

 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi program KIBBLA pada 44 Puskesmas Kecamatan;

 Pelaksanaan bimbingan, pengawasan dan pengendalian manajemen program kesehatan ibu dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi;

 Pelaksanaan supervisi puskesmas Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergensi Dasar (PONED);

 Pelaksanaan peningkatan kapasitas petugas dalam konseling menyusui untuk mendukung Kelompok Pendukung Ibu;

 Pelaksanaan pertolongan persalinan oleh Bidan/Tenaga Kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan sebesar 93,2%;

 Pelaksanaan pelayanan kesehatan pada seluruh kunjungan Neonatus (0-28 hari) dan kesehatan bayi (29 hari – 12 bulan).

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan :

 Peningkatan cakupan kunjungan ibu hamil (K4) 98%;

 Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan 100%, dan kunjungan bayi 100%.

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-63

3) Program peningkatan kesehatan anak balita

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan :

 Pelaksanaan perawatan terhadap seluruh balita gizi buruk;

 Pelaksanaan perawatan pemulihan balita gizi buruk melalui Therapeutic Feeding Centre (TFC) / Panti Pemulihan Gizi pada Puskesmas Kecamatan di 4 wilayah rawan gizi buruk, yaitu Kalideres, Jagakarsa, Cilincing dan Tambora;

Pelaksanaan Universal Child Immunization (UCI) pada seluruh kelurahan di DKI Jakarta;

Pelaksanaan pengendalian dan pemantauan cold chain (terjaganya rantai dingin vaksin);

 Pelaksanaan pelayanan kesehatan pada seluruh anak balita (12-59 bulan);

Penyediaan buffer stock Makanan Pendamping ASI (MPASI) tingkat Provinsi DKI Jakarta;

 Penyusunan strategi peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif, MPASI dan Vitamin A;

 Pelaksanaan 2 kali pemberian kapsul vitamin A untuk seluruh anak balita di DKI Jakarta pada posyandu.

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan :

 Pemberian MPASI pada seluruh anak usia 6-24 bulan keluarga miskin, Balita 6-59 bulan dapat kapsul Vitamin A.

4) Program pengembangan lingkungan sehat

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan :

 Pelaksanaan pengendalian vektor/perantara penularan penyakit;

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-64

kesehatan kerja;

 Pelaksanaan pembinaan kota sehat pada tingkat kelurahan;

 Pelaksanaan pemantauan kualitas air bersih (air tanah dangkal) pada 5 wilayah kota;

 Pelaksanaan pembinaan kawasan dilarang merokok di sarana kesehatan;

 Pelaksanaan pemantauan dan sosialisasi kebersihan sanitasi di tempat – tempat umum.

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan :

 Pelaksanaan pembinaan kota sehat pada tingkat kelurahan di 5 Kota dan 1 Kabupaten.

5) Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan :

 Terciptanya Kebijakan Publik yang mendukung peningkatan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS);

 Pelaksanaan Pendataan, Pembinaan dan Penilaian Kinerja PHBS;

 Pelaksanaan promosi kesehatan melalui berbagai media;

 Terjalinnya jejaring kemitraan dengan Lintas Sektor, Lintas program, LSM dan dunia usaha;

 Pelaksanaan pembinaan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) berupa kegiatan penilaian kinerja Posyandu tingkat Provinsi;

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan :

 Mengaktifkan seluruh RW siaga di DKI Jakarta 6) Program pencegahan penyakit tidak menular

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-65

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan :

 Penyediaan pelayanan kesehatan di 136 kelurahan, 44 puskesmas kecamatan dan 6 RSUD terhadap :

 Deteksi dini gangguan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah;

 Deteksi dini dan tatalaksana Penyakit Diabetes Mellitus

 Sosialisasi dan deteksi dini Penyakit Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara;

 Penyakit Paru Obstruktif Kronis.

 Penyelenggaraan pengembangan kelompok peduli penyakit tidak menular dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) di masyarakat.

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan :

Pelaksanaan deteksi dini kanker servix dan payudara di seluruh Puskesmas.

7) Program peningkatan mutu pelayanan kesehatan

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan Peningkatan mutu layanan RSUD, AGD, Balai Kesehatan Karyawan, Laboratorium Kesehatan Daerah dan Akademi Keperawatan Jakarta melalui pelatihan manajemen dan service excellent. Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan Peningkatan jumlah puskesmas kelurahan yang mendapatkan ISO 9001:2008 dari 98 puskesmas menjadi 177 puskesmas.

8) Program pengawasan obat dan makanan

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan :

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-66

 Pelaksanaan penyuluhan keamanan pangan dan sertifikasi produksi pangan industri rumah tangga;

 Pelaksanaan monitoring ketersediaan obat publik dan perbekalan kesehatan di seluruh wilayah;

 Pelaksanaan fasilitasi pada sarana produksi dan distribusi farmasi dan alat kesehatan.

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan Pengawasan obat generik esensial baik untuk pelayanan kesehatan dasar ataupun obat program dan vaksin (termasuk pengelolaannya di fasilitas kesehatan).

9) Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM)

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan Pelaksanaan pelayanan JPK Gakin di 88 RS dan 339 Puskesmas;

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan Seluruh penduduk miskin mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

10) Program peningkatan gizi masyarakat

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 antara lain telah dilakukan:

Pembinaan pos gizi dengan metode positive deviance untuk pencegahan masalah gizi buruk berbasis masyarakat;

 Pembentukan dan Pengembangan Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi).

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan untuk mempertahankan cakupan perawatan penderita gizi buruk;

11) Program kesehatan jiwa masyarakat

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-67

lain telah dilakukan :

 Penyediaan pelayanan kesehatan jiwa di 44 Puskesmas Kecamatan;

 Pelaksanaan pelatihan asuhan keperawatan kesehatan jiwa untuk tenaga kesehatan di 22 puskesmas kecamatan;

 Pelaksanaan advokasi dan koordinasi pelayanan jarum suntik steril dan metadon bagi pengguna napza suntik;

 Penyediaan pelayanan :

 Pertukaran Jarum Suntik Steril (PJSS) di 38 Puskesmas;

 Pelayanan metadon di 12 Puskesmas Kecamatan dan 2 Rumah Sakit serta 4 Lembaga Pemasyarakatan.

12) Program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 telah dilakukan :

 Pemeliharaan sarana dan prasarana pada seluruh RSUD/RSKD;

 Peningkatan kapasitas rawat inap pada seluruh RSUD/RSKD dari 1.115 tempat tidur menjadi 1.654 tempat tidur.

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan Pembangunan Gedung RSUD di Jakarta Selatan sebagai RS non kelas (kelas III).

13) Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas/puskesmas pembantu dan jaringannya

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 telah dilakukan :

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-68

 Peningkatan fasilitas pelayanan rawat inap dan rawat jalan di Puskesmas melalui pengembangan puskesmas rawat inap selain rawat bersalin (RB) pada 11 Puskesmas kecamatan;

 Rehab gedung puskesmas kelurahan dan kecamatan dalam rangka peningkatan jaminan mutu layanan untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2000.

Sedangkan untuk Tahun 2012 antara lain ditargetkan Peningkatan jumlah puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap selain RB sebanyak 12 Puskesmas.

14) Program sinkronisasi kebijakan pembiayaan, kelembagaan dan regulasi kesehatan

Sejak Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 telah dilakukan :

 Penyusunan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2009 tentang Sistem Kesehatan Daerah;

 Pembuatan dokumen Penyusunan Perencanaan dan Evaluasi (PPE) RS bagi pembiayaan pasien kurang mampu;

Adapun hasil dari pelaksanaan program pada Urusan Kesehatan, antara lain :

 Meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH) dari 75,8 tahun menjadi 76,2 tahun dengan rincian AHH laki-laki dari 74,0 tahun menjadi 74,4 tahun dan AHH perempuan dari 77,6 tahun menjadi 78,0 tahun;

Menurunnya angka kesakitan (Incident Rate) DBD dari 356/100.000 penduduk menjadi 50/100.000 penduduk;

Meningkatnya tingkat pencapaian Case Detection Rate TB dari 82,0% menjadi 95%;

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-69

mendeteksi penyakit ISPA, sehingga kasus ISPA usia > 5 tahun yang ditemukan tidak banyak yang berlanjut menjadi pneumonia. Adapun kasus ISPA yang ditemukan adalah sebagai berikut :

 non pneumonia sebanyak 324.852 (2008), 534.129 (2009), 731.026 (2010) dan 756.715 (2011)

 pneumonia sebanyak 1.768 (2008), 1.472 (2009), 2.891 (2010) dan 2.569 (2011).

 Meningkatnya cakupan layanan pasien HIV/AIDS :

 Pasien yang masuk perawatan HIV sebesar 12.953 (Sep 2008), 17.280 (Sep 2009), 22.234 (Sep 2010) dan 25.011 (Juni 2011);

Pasien yang memenuhi syarat Anti Retroviral Virus (ARV) sebesar 8.721 (Sep 2008), 12.158 (Sep 2009), 16.853 (Sep 2010) dan 18.965 (Juni 2011);

 Pasien yang pernah menerima ARV sebesar 7,004 (Sep 2008), 9.555 (Sep 2009), 12.773 (Sep 2010) dan 13.664 (Juni 2011);

 Pasien yang masih menerima ARV sebesar 4.351 (Sep 2008), 6.135 (Sep 2009), 8.404 (Sep 2010) menjadi 8.311 (Juni 2011);

 Pelayanan metadon terhadap 460 pasien (2007), 878 pasien(2008), 1.183 pasien (2009), 1.190 pasien (2010) dan 1.149 pasien (2011);

 Meningkatnya respon time kurang dari 24 jam penanganan kasus penyakit menular dan KLB;

 Menurunnya angka kematian bayi (AKB) dari 8,4 per 1.000 kelahiran hidup menjadi 7 per 1.000 kelahiran hidup;

 Meningkatnya Kota yang memperoleh penghargaan Kota Sehat dari 3 Kota menjadi 5 Kota;

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)

AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012

III-70

 Meningkatnya jumlah RW siaga aktif dari 68% menjadi 100 %;

 Bertambahnya fasilitas pelayanan kesehatan yang mendapat Sertifikat ISO 9001:2008 yaitu:

 4 RSUD dan 4 UPT;

 44 Puskesmas Kecamatan;

 98 Puskemas Kelurahan.

 Bertambahnya fasilitas pelayanan pemulihan untuk balita penderita gizi buruk melalui Therapeutic Feeding

Center (TFC) di 4 Puskesmas Kecamatan;

 Terlayaninya 10.455.849 kasus pada Gakin, SKTM, korban bencana dan KLB di 295 Puskesmas Kelurahan, 44 Puskesmas Kecamatan dan 88 RS di Jakarta.

Permasalahan dan Solusi b.

Permasalahan pada pelaksanaan kegiatan pada Urusan Kesehatan adalah belum optimalnya sistem rujukan, untuk itu upaya yang dilakukan adalah sosialisasi dan pembinaan sistem rujukan kepada petugas kesehatan di puskesmas dan Rumah Sakit.