PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
PROGRAM PRIORITAS MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN C
4. Urusan Pekerjaan Umum
Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan a.
1) Program pengendalian banjir
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pembangunan saluran pembuang Komplek PU Pasar Jumat sepanjang 841 m, dan saluran gendong Kali Cipinang sepanjang 700 m.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-84
Pembangunan rumah pompa dan pompa Kramat Jati; 23 unit pompa di 5 wilayah kota; 4 unit pompa untuk mendukung sistem pompa Cideng dan 2 unit pompa Kapuk; 8 pump gate, 2 unit sumersible pump, 1 rumah pompa, 1 rumah jaga, 3 rumah genset, 1 rumah oktuator, 1 saringan sampah mekanis dan 3 saringan sampah manual pada saluran penghubung; saringan sampah otomatis di Long Storage Pompa IKIP; serta pintu air Muara Baru Cilincing.
Normalisasi Kali Mookervart Hilir sejajar Jl Daan Mogot, pertemuan sodetan Grogol sekretaris s.d Cengkareng Drain sepanjang 122 m dan peningkatan kapasitas Long Storage Kali Siantar dan Kali Cideng sepanjang 968 m.
Pembangunan sheetpile saluran Tubagus Angke/Kampung Gusti sepanjang 307 m; perbaikan turap kali Cakung Lama.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pembangunan antara lain:
Pembangunan Sheetpile Saluran Tubagus Angke/Kampung Gusti (lanjutan); Pembangunan Sheetpile Tanggul Kali Karang; Pembangunan Sheetpile Tanggul Kali Karang; Penurapan Kali Sunter Hilir BKT; Penurapan Kali Cipinang Hilir di Muara BKT.
Penyelesaian Rumah Pompa Muara Kali Banglio. 2) Program Pengembangan Sistem Drainase
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Inventarisasi dan pembebasan tanah Kali Pesanggrahan Jakarta Selatan seluas 673 m2.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-85
Timur– Cawang, Kali Baru Timur–Cililitan dan Kali Baru Timur– Jagorawi; peninggian 4 unit pintu air (PA) Karet.
Penanganan 110 kawasan dari 123 kawasan rawan genangan di jalan arteri/kolektor.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pembangunan antara lain:
Inventarisasi dan Pembebasan Tanah Kali Grogol Lanjutan; Kali Krukut; Kali Cipinang; Saluran Warung Jengkol dan Jalan Inspeksi (dari Jalan Boulevard Timur ke Pompa Kelapa gading /Don Bosco) lanjutan; Permukiman disepanjang kali Ciliwung; dan Pintu Air di Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1 Rt 02/04 Kelapa Gading Barat Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara; serta Pembebasan Tanah Kali Banglio.
Refungsi Kali Mookervart; Normalisasi Kali Sekretaris; Normalisasi saluran Warung Jengkol dan jalan inspeksi (dari outlet pompa Kelapa Gading Timur/Don Bosco ke hilir).
Penanganan 13 kawasan rawan genangan di jalan arteri dan kolektor.
3) Program Pemeliharaan dan Operasional Infrastruktur Pengendali Banjir, Drainase dan Irigasi
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pemasangan saringan sampah sepanjang 3.744 m di Waduk Sunter, Waduk Pulo Mas, Waduk Sunter Utara dan Kali Sunter Kresek; Pembangunan Tanggul dan Penataan Sistem Saluran Muara Baru, Luar Batang, Muara Karang dan Pluit;
Pembuatan dan pembersihan saluran sepanjang 350 m di Jl. Thamrin, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Sunda dan
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-86
sekitarnya; Perkuatan Tebing Kali/Waduk Aliran Barat;
Pemeliharaan 303 pompa, 16 unit saringan sampah dan 93 pintu pintu air di 5 wilayah kota administrasi Jakarta; Penanggulangan sampah di Kali Angke Pesing; Pemeliharaan dan Rehabilitasi Sistem Drainase, untuk menunjang kegiatan Sea Games XXVI/2011 (28 lokasi).
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pembangunan antara lain:
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pengendali Banjir; Pemeliharaan dan operasional pompa stasioner, pompa mobile, Pintu Air dan saringan sampah sewaktu-waktu.
4) Pengerukan dan Pemeliharaan Sungai
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pengerukan saluran drainase kota sepanjang 24.197 m; Pengerukan waduk Sunter Utara sepanjang 1.561m, dan Kali Paikin sepanjang 606 m; Pengerukan saluran drainase kota: Jakarta Utara 342.354 m3, Jakarta selatan 185.772 m3, Jakarta Barat 260.041,32 m3, Jakarta Timur 185.228,80 m3 dan Jakarta Pusat sepanjang 228.294,95 m, Pengerukan sungai sepanjang 200.004 mdan Waduk Setia Budi sepanjang 24.860 m
Pelaksanaan Layanan Pembersihan saluran/kali di 228 sungai dan di Kanal Banjir Timur
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pemeliharaan antara lain:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-87
Jakarta; Pembersihan Sampah di Banjir Kanal Timur.
5) Program Pembangunan Jalan dan Jembatan,
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pembebasan tanah untuk pelebaran jalan pada koridor busway di Jl. Pondok Gede dan Perempatan TMII s/d RS Haji Jakarta, Pinang Ranti dan Jl. Perintis Kemerdekaan seluas 2.410 m2.
Pembangunan Jalan Akses Rusun Marunda Tahap II seluas950 m2; Pembangunan jalan TPnA dan PDUK Cakung seluas 7.857 m2; Pembangunan jembatan akses Marunda ( Cakung Drain Sisi Utara), Jembatan Kamal
Penyempurnaan Geometrik Simpang Sebidang seluas 1.784 m2 di Jl. P. Antasari; Cipete Raya; Puri Mutiara; Kemang Selatan-Ampera; Pelebaran jalan Perintis Kemerdekaan Bermis–Pulo Gadung seluas 846 m2
;
Peningkatan jalan menuju waduk pluit seluas 3.266 m2; Pelebaran jalan Perintis Kemerdekaan Bermis - Pulo Gadung seluas 846 m2. Peningkatan jembatan Kalibata, jembatan akses Marunda (Cakung Drain sisi selatan), Jembatan akses Marunda (Kali Blencong), jembatan Muara Angke, jembatan Genit, Jembatan Condet, Jembatan Taman Malaka Selatan (K Buaran & K Jati Kramat), Jembatan Teluk Gong dan jembatan Jl. Pluit Utara (Depan PLTU); Pelebaran jembatan Tanjung Duren, jembatan Jl. Jatinegara Timur 2 untuk mendukung penyempurnaan rute busway Koridor V; serta Peninggian jembatan Jl. Perintis Kemerdekaan.
Perawatan:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-88
jalan arteri/ Kolektor 1.349.179 m2.
Pemeliharaan berkala jalan arteri/ Kolektor di 5 wilayah seluas 4.227.637 m2.
Perbaikan jalan pada koridor busway seluas 729.326 m2.
Perbaikan 177 jembatan, 14 Flyover (FO) dan 31 Underpass (UP).
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pembangunan antara lain
Inventarisasi Pembebasan Tanah Jl. Kalimalang; Pembebasan Tanah Jalan Inspeksi Kali Sunter Hulu mulai dari Ganceng s/d Waduk Pondok Rangon Lanjutan; Pembebasan Tanah untuk Penggantian Lahan Lantamal di Jembatan Kali Blencong.
Pemeliharaan Jembatan di atas Kali Prov. DKI Jakarta; Pemeliharaan Fly Over di Prov. DKI Jakarta; Pemeliharaan Underpass di Prov. DKI Jakarta; Pemeliharaan Berkala Jalan Wilayah Pemeliharaan Rutin Jalan Provinsi.
Pelebaran Jembatan Cengkareng Drain, Jl. Daan Mogot; Jl. Joglo Raya; Jl. TB. Angke; Jl. Panjang; Jl. Basuki Rahmat Depan Psr. Gembrong; Peningkatan Jembatan Jl. Boulevard Timur - Jl. Pegangsaan Dua.
6) Program pembangunan dan penataan bangunan gedung Pemda Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Penyusunan detail engineering (DE) gedung Blok H dan G Balaikota Provinsi DKI Jakarta; Penyusunan Masterplan dan Perencanaan/DE Pembangunan Gedung BPM dan PKUD Provinsi DKI Jakarta.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-89
Rekreasi Olah Raga Boker Jakarta Timur sebanyak 180 titik; Pemancangan pondasi dan urugan tanah untuk peninggian Pembangunan Gedung Serba Guna PKP Provinsi DKI Jakarta; Penyelesaian pekerjaan pondasi Pile Cap; Pelaksanaan pekerjaan Bor Pile (Pondasi) Kantor Walikota Administrasi Jakarta Pusat;
Pembangunan struktur lantai dan balok lantai 13 dan kolom lantai 14 Gedung Blok B (16 Lt) dan annex (2 Lt) Walikota Administrasi Jakarta Barat; Pembangunan Blok B dan D Gedung Arsip Provinsi DKI Jakarta; Pembangunan Gedung Arsip Provinsi DKI Jakarta (Blok B dan D); Pembangunan Gedung Blok C dan D Kantor Walikotamadya Jakarta Timur; Pembangunan Gedung Serbaguna Blok Q Kantor Walikotamadya Jakarta Utara; Pembangunan Gedung Blok B dan Annex Kantor Walikotamadya Jakarta Barat; Pelaksanaan renovasi gedung Blok G sebagai Green Building; Pembangunan Gedung DPRD (BlokG‟) sebagai green building sesuai standar Indonesia dan perbaikan gedung Blok G Balaikota Tahap II; Pembangunan Gedung DPRD dan Pengembangan Balaikota; Renovasi Gedung Blok G Sebagai Green Building;
Pemasangan genset gedung Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan; Pemasangan Chiller Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur; Pemasangan Genset dan Urugan Tanah Untuk Peninggian halaman gedung Blok Q Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara; Pemasangan M&E serta finishing arsitektur gedung Islamic Center Jakarta (Sarana Sosbud); Pekerjaan finishing M&E Gedung Prasada Sarana Karya (PSK) Provinsi DKI Jakarta.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-90
Blok G Balaikota Terlaksananya Perencanaan Interior Gedung DPRD dan Pengembangan Balaikota;
Penataan Halaman dan Plaza Dinas Teknis KabupatenAdministrasi Kepulauan Seribu.
Pembangunan fasilitas rekreasi dan olahraga GOR Boker Jakarta Timur.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pembangunan antara lain:
Revisi Master Plan Dinas Arsip, Badan Diklat; Master Plan (MP) Ruang Bawah Tanah Kawasan Monas.
Pembangunan Gedung LBIQ (BAZIS) Prov. DKI Jakarta; Pembangunan atap lantai 11 Gedung DPRD Baru dan jembatan penghubung dengan Gedung DPRD Lama Pembangunan Gedung PKP; Rehab Total Gedung PMI Jakarta Pusat.
Renovasi Gedung Blok G sebagai Green Building (tahap III) Pembangungan Gedung DPRD dan Pengembangan Balaikota (Multiyears).
7) Program penyediaan gedung untuk layanan publik dan pemerintahan
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain: Pembangunan fasilitas rekreasi dan olahraga Boker Jakarta Timur; gedung sarana sosial budaya Islamic Centre; gedung sayap belakang KWK Jakarta Selatan; gedung blok C dan D KWK Jakarta Timur, gedung blok B dan Blok C2 KWK Jakarta Barat serta pembangunan blok B dan D Gedung Arsip Provinsi DKI Jakarta; diklat sarana Sosbud Islamic Center yang dapat diakses oleh penyandang cacat; Pengembangan Islamic Center (Wisma) Jl. Kramat Raya Jakarta Utara; Renovasi Gedung Blok G Sebagai Green Building
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-91
standar Indonesia
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan pembangunan Pengembangan Islamic Centre (sarana sosbud).
8) Program Peningkatan Kinerja Pengelolaan Persampahan
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Penyusunan:
Naskah Akademis Perda Persampahan;
Masterplan Persampahan.
Penyediaan sarana prasarana kebersihan seperti:
kantong sampah, tong sampah pilah, gerobak sampah, gerobak motor;
container sampah, street sweeper, street washer, compactor truck dan alat-alat berat seperti excavator, shovel loader, dsb.
Kerjasama pengelolaan sampah dengan swasta melalui kegiatan pengangkutan sampah dan swastanisasi kebersihan di 5 wilayah kota, pengolahan sampah di ITF Cakung-Cilincing, serta penimbangan dan pengolahan sampah di TPST Bantargebang.
Pengolahan sampah di Bantargebang.
Pengelolaan sampah untuk 151 Pasar milik Pemerintah.
Pembangunan dan pemeliharaan 20 lokasi TPS Indoor.
Pengadaan 17 unit TPS Mobile dan 34 unit compactor
container.
Pemantauan kualitas lingkungan dan evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan disekitar SPA Sunter, ITF Cakung- Cilincing dan TPST Bantargebang.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-92
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Penyusunan Rancangan Pergub tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengelolaan Sampah; Rancangan Pergub tentang Rencana Induk (Masterplan) Pengelolaan Sampah; serta penyusunan dan sosialisasi Raperda tentang Pengelolaan Sampah.
Swastanisasi Penanganan Kebersihan di 42 kecamatan (kecuali Kepulauan Seribu)
Kerjasama pengolahan sampah di ITF Cakung-Cilincing
Pengolahan sampah di TPST Bantargebang
Audit lingkungan di sekitar ITF dan SPA, TPST Bantargebang, serta IPAL Pulo Gebang dan Duri Kosambi.
9) Program Peningkatan Kinerja Pengelolaan Air Limbah
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Studi Penerapan Teknologi Biogas dan pemantauan kualitas air di sekitar IPAL Pulo Gebang dan Duri Kosambi.
Pengoperasian dan pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Duri Kosambi dan Pulo Gebang dengan rata- rata volume air limbah yang diolah sebesar 600 m3/hari.
Pengoperasian dan pemeliharaan IPAL kawasan permukiman, usaha kecil dan gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Peningkatan kapasitas pengolahan IPAL Duri Kosambi dan Pulo Gebang masing-masing 600 m3/hari, sehingga ditargetkan akhir tahun 2012 dapat mengolah air limbah dengan kapasitas total 1800 m3/hari.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-93
Pengoperasian dan pemeliharaan IPAL kawasan permukiman, usaha kecil dan gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
10) Program penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle)
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Penanggulangan sampah di sentra 3R Rawa Sari dan Sentra 3R Pesanggrahan dengan rata-rata volume sampah sebanyak ± 329,73 ton/hari;
Penerapan dan pembinaan 3R (Reuse, Reduce,
Recycle) di 5 wilayah kota;
Lomba lingkungan bersih dan sehat, seminar dan lokakarya paradigma pengelolaan kebersihan kota Provinsi DKI Jakarta,
Sosialisasi kebersihan melalui media cetak.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Penerapan sistem 3R di 5 (lima) wilayah titik binaan Provinsi DKI Jakarta.
11) Program peningkatan sarana dan prasarana Pekerjaan Umum
Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 telah dilakukan antara lain:
Pengadaan toilet container kecil, besar, komunal, dan VVIP.
Perawatan 13 unit toilet container.
Sedangkan untuk tahun 2012, ditargetkan antara lain:
Pengadaan toilet container.
Adapun hasil dari pelaksanaan program pada urusan pekerjaan umum antara lain:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-94
Bertambahnya badan air seluas 8.288.308 m2
Terbangunnya sarana prasarana pengendali banjir:
Jumlah Pompa Untuk pengendali banjir sebanyak 65 unit dengan kapasitas 60,8 m3/dt
Saringan sampah yang terbangun sebanyak 19 Lokasi
Pintu air yang terbangun sebanyak 32 pintu air
Normalisasi kali/sungai sepanjang 4.600 m di 10 sungai
jumlah polder yang telah terbangun sebanyak 36 polder 23 unit pompa di 5 wilayah kota; 4 unit pompa untuk mendukung sistem pompa Cideng dan 2 unit pompa Kapuk; 8 pump gate, 2 unit sumersible pump, 1 rumah pompa, 1 rumah jaga, 3 rumah genset, 1 rumah oktuator, 1 saringan sampah mekanis dan 3 saringan sampah manual pada saluran penghubung; saringan sampah otomatis di Long Storage Pompa IKIP; serta pintu air Muara Baru Cilincing; Pembangunan Sheetpile Saluran di Tubagus Angke dan Kampung Gusti, Pembuatan dan pembersihan saluran di Jl. Thamrin, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Sunda dan sekitarnya serta Pemasangan saringan sampah Waduk Sunter, Waduk Pulo Mas, Waduk Sunter Utara dan Kali Sunter Kresek; Pembangunan dan penataan sistem saluran Muara Baru, Luar Batang, Muara Karang dan Pluit; juga pembuatan dan pembersihan saluran di jl. Thamrin, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Sunda dan sekitarnya.
Terpeliharanya sarana prasarana pengendali banjir:
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-95
timur.
Pompa sebanyak 303 pompa,
Saringan sampah sebanyak 16 unit
Pintu air sebanyak 93 unit
Bertambahnya luasan Situ Babakan sebesar 13,29 ha menjadi 26,00 Ha dari 32,00 ha yang direncanakan
Pembangunan KBT telah membebaskan 2,7 juta warga di 15.000 ha daerah rawan banjir di kawasan Timur dan Utara Jakarta dari ancaman banjir.
Berkurangnya titik genangan dari 123 titik menjadi 13 titik rawan genangan di jalan arteri kolektor.
Tertanganinya sebagian pantai utara Jakarta dari ROB setinggi ± 2,5 m PP di Cilincing, Pasar Ikan Muara Baru, Pantai Marunda, dan RE Martadinata
Bertambahnya ruas jalan, yang terdiri atas Jalan baru seluas 57.503 m2 dan jalan layang non tol seluals 156.100 m2.
Terbangunnya 5 Underpass, 6 Flyover dan 16 jembatan.
Terpeliharanya: Jalan arteri/Kolektor seluas 5.576.816 m2dari total 8.798.095,42 m2
Jalan pada koridor busway seluas 729.326 m2dari total 1.141.200 m2
Perbaikan 177 jembatan, 14 Flyover (FO) dan 31 Underpass (UP)
Tersedianya gedung sarana perkantoran Pemda dan pelayanan masyarakat yang memadai dan ramah lingkungan sebagai green building di 5 wilayah Kota Administrasi.
Tersusunnya 2 (dua) dokumen sektor persampahan, yaitu Masterplan Persampahan dan Raperda
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-96
Persampahan.
Tersedianya:
621 unit kendaraan pengangkut sampah terdiri dari 126 unit compactor, 230 unit arm roll, dan 265
gerobak motor.
590 unit container sampah terdiri dari 276 unit
container berkapasitas 6 m3 dan 314 unit container berkapasitas 10 m3.
1.716 tong sampah.
Beroperasinya 929 lokasi TPS.
Meningkatnya kerjasama pengelolaan sampah dengan swasta di lima wilayah kota administrasi, dari 28 kelurahan menjadi 42 Kecamatan.
Beroperasinya SPA Sunter untuk mengolah sampah sebanyak 1.460.000 ton selama 5 tahun.
Beroperasinya TPST Bantargebang untuk mengolah sampah sebanyak rata-rata 5300 ton/hari
TPA rata-rata sebanyak 1.858.458 ton sampah per tahun,
TPST rata-rata sebanyak 1.867.880 ton per tahun dengan produksi listrik sebesar 10,5 MW dan 43.800 ton kompos.
Terkelolanya ± 862.400 m3sampah dari 151 pasar milik Pemerintah
Beroperasinya 20 lokasi TPS Indoor dan 17 unit TPS
Mobile di daerah-daerah yang belum memiliki TPS.
Tersedianya informasi kualitas lingkungan dan kinerja pengelolaan lingkungan disekitar SPA Sunter, ITF Cakung- Cilincing dan TPST Bantargebang.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-97
Biogas dan pemantauan kualitas air di IPAL Pulo Gebang dan Duri Kosambi.
Terlaksananya penanganan sampah melalui Program 3R untuk ± 85.729,8 ton sampah selama 5 tahun.
Terlaksananya pengadaan 10 unit toilet container komunal, 1 unit toilet container kecil, 1 unit toilet container besar, dan 7 unit toilet VVIP.
Terlaksananya perawatan 13 unit toilet container. Permasalahan dan Solusi
b.
Permasalahan yang ditemui dalam pelaksanaan urusan Pekerjaan Umum antara lain:
Pada pelaksanaan program pengendalian banjir, pengembangan sistem drainase, serta pembangunan jalan dan jembatan permasalahan utamanya adalah pembebasan lahan karena belum adanya kesepakatan harga, sengketa, status kepemilikan yang belum jelas, dan kewajiban pengembang yang belum diserahkan. Untuk itu terhadap lahan yang bermasalah penyelesaiannya dilakukan melalui proses konsinyasi di pengadilan, dan mempercepat proses penagihan kewajiban pengembang
Dalam penyusunan Master Plan Persampahan terdapat keterbatasan waktu untuk melakukan Studi Komposisi Sampah, dimana seharusnya berdasarkan SNI 19-3964/1995 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan, pengambilan sampel sampah harus dilakukan dalam dua musim, tapi kali ini hanya dilakukan dalam musim kemarau saja. Untuk itu dalam rangka meminimalisasi gap error dilakukan simulasi terhadap perhitungan sampel untuk musim penghujan, sehingga hasil studi cukup valid untuk menjadi dasar analisis dalam Master Plan Persampahan.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DARAH (LPPD)
AKHIR MASA JABATAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007-2012
III-98
Kemacetan lalu lintas menyebabkan terkendalanya pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang. Untuk itu dilakukan pengaturan jadwal pengangkutan sampah menjadi malam hari dengan rute yang telah disepakati bersama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi.
Dalam hal pelaksanaan program 3R, ditemui kesulitan untuk memasarkan produk-produk hasil daur ulang. Untuk itu dilakukan upaya yang mendorong komunitas daur ulang, seperti ibu-ibu PKK, untuk mengikuti pameran dan bazaar sehingga produknya dikenal pasar.