BAB IV INTREPETASI DATA DAN HASIL PENELITIAN
4.1 Gambaran Lokasi Penelitian
4.1.3 Visi dan Misi SMA Negeri 1 Medan
SMA Negeri 1 Medan adalah parameter pendidikan di Provinsi Sumatera Utara yang juga dikenal sebagai salah satu SMA terbaik di Indonesia.Saat ini SMANegeri 1 Medan mempunyai jargon “CERDAS” yang merupakan singkatan dari “Creative, Educative, Rasional, Discipline, Asa dan Spirit”. Hal ini sesuai dengan visi dan misi SMA Negeri 1 Medan yaitu :
Visi: Beriman, Bertaqwa dan Unggul dalam Prestasi Akademik dan Non Akademik serta Berwawasan Lingkungan Hidup.
Misi : Melaksanakan Pembelajaran Aktif, Kreatif dan Menyenangakan untuk Menghantarkan Siswa Agar Berprestasi dalam Iptek Olahraga dan Seni
Berlandaskan Imtaq yang Siap Bersaing di Era Globalisasi Serta Perduli Terhadap Lingkungan Hidup.
4.1.4 Struktur OrgaAISsi SMA Negeri 1 Medan
UNGGULAN STAF KESISWAAN STAF HUMAS
STAF KURIKULUM STAF SARANA
Bagan 1. Struktur Organisasi Pembagaian Tugas dan Mekanisme Kerja SMA Negeri 1 Medan
4.1.5 Fasilitas SMA Negeri 1 Medan
Sekarang ini SMA Negeri 1 Medan memiliki dengan jumlah siswa ± 1400 siswa dengan 40 kelas yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII, serta dua pembagian jurusan yaitu IPA dan IPS.Jam belajar yang diberlakukan di SMA Negeri 1 Medan adalah jam belajar setengah hari, yaitu dari pukul 07.00 – 13.45 WIB dengan dua kali jam istirahat, yaitu pukul 10.10 – 10.30 WIB dan 12.30 – 13.00 WIB. Sesuai dengan tata tertib sekolah, setiap siswa wajib hadir sebelum bel jam pertama berbunyi dan tidak dibenarkan keluar dari pekarangan sekolah selama proses belajar mengajar berlangsung. Siswa yang telambat hadir tidak dibenarkan mengikuti proses belajar mengajar.
SMA Negeri 1 Medan memiliki 100 guru yang terbagi dalam beberapa mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Ekonomi, Geografi, Agama, Prakarya, Bahasa Inggris, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sejarah, dan Olahraga. Kurikulum yang digunakan di SMA Negeri 1 Medan adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006. Kurikulum 2006 adalah sebuah kurikulum oprasional pendidikan yang disusun oleh, dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. Salah satu perubahan yang menonjol pada KTSP dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya adalah KTSP bersifat desentralistik.
Artinya, segala tata aturan yang dicantumkan dalam kurikulum, yang sebelumnya dirancang dan ditetapkan oleh pemerintah pusat, dalam KTSP sebagian tata aturan
dalam kurikulum diserahkan untuk dikembangkan dan diputuskan oleh pihak di daerah atau sekolah. Meski terdapat kebebasan untuk melakukan pengembangan pada tingkat satuan pendidikan , namun pengembangan kurikulum harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Selain mata pelajaran wajib, SMA Negeri 1 Medan juga memberikan pilihan ekstrakulikuler yang dapat meningkatkan dan melahirkan siswa-siswa kreatif yang berbakat di bidang kesenian, seperti musik, drama, tari dan sebagainya. Kegiatan ini dilakukan setelah jam pelajaran selesai atau dengan kata lain setelah jam 13.45 WIB. Kegaitan ekstrakulikuler ini tidak dilakukan setiap hari tetapi sesuai dengan kesepakatan antara peserta dan pelatih. Adapun pilihan ekstrakulikuler yang diberikan antara lain OSIS, Badan Kemakmuran Mesjid Ibnu Sina SMA Negeri 1 Medan (BAKMISS), PA Bukit Sion (PABS), KSSK St. Aloyslus Gonzaga, Paduan Suara Sola Gratia, Paskhaskibra, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Social Study Club (S2C), ICT-One Community, Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), Ekstrakulikuler Jurnalistik dan Sastra (EJS), English Club, Olahraga Prestasi (OP), Karate Dojo Smansa, Sanggar Seni Smansa (SSS), Cinematography of Smansa (CITOS), Teater Rawit Smansa, Radio Sekolah (RASE), dan Marching Band Bahana Suara Smansa (MBBSS).
Kegiatan ekstrakulikuler dan orgaAISsi di SMANegeri 1 Medan telah membuktikan kualitasnya melalui berbagi kompetisi baik tingkat regional maupun nasional, dan jarang kembali dengan tangan kosong. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya penghargaan-penghargaan dan koleksi piala yang terpampang di lobby
sekolah ini. Prestasi-prestasi ini tentu saja tidak terlepas dari tersediannya berbagai fasilitas dimiliki SMANegeri 1 Medan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta kegiatan ekskul dan orgaAISsi. Fasilitas tersebut antara lain Perpustakaan, WIFI, Kelas dengan peralatan pelajaran yang lengkap dengan proyektor, Laboratorium Biologi, Laboratorium Fisika, Laboratorium Kimia, Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa, Mesjid, Aula, UKS, Ruang Badminton, Foodcourt, Rumah 3R dan Lobby Sekolah.
Gambar 4.3 Fasilitas Pendukung di SMA Negeri 1 Medan 4.2 Profil Informan
Informan I
1. Nama : MSP
2. Kelas : XII OSN
3. Alamat : Jalan Aman 2 No. 65 Medan
4. Usia : 16 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Pegawai Swasta
Ibu : Ibu Rumah Tangga
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp5.000.000,00
Ibu : -
8. Uang Saku : Rp500.000,-/bulan
Tepat tanggal 01 Februari 2019 pagi hari, peneliti melakukan wawancara untuk yang pertama kalinya. Peneliti melakukan wawancara kepada informan disaat jam olahraga berlangsung. Peneliti diperbolehkan melakukan proses wawancara di saat jam olahraga, karena tidak diperbolehkan saat proses belajar mengajar di kelas. Sebelum hari dilaksanakan wawancara, peneliti menggunakan teknik snowball untuk mendapatkan akses berhubungan langsung dengan informan. Peneliti memanfaatkan teknik tersebut dalam membuka akses pada semua informan.
MSP merupakan kelas Osn yang dipersiapkan untuk kelas olimpiade.
Apabila ada olimpiade maka siswa kelas Osn ini yang akan dipersiapkan untuk olimpiade. MSP sangat kooperatif dalam memberikan jawaban akan pertanyaan yang peneliti lontarkan.Pertama kali yang peneliti lakukan adalah menanyakan data diri informan. MSP merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan MSP juga mempunyai dua akun media sosial instagram. Pertama adalah real account dan yang kedua adalah second account.
MSP juga sangat sering untuk membuka sosial media instagram. Baginya apabila dia tidak membuka instagram dalam sehari rasanya itu aneh. Jadi setiap hari MSP harus membuka instagram. Hampir setiap saat MSP membuka sosial media instagramnya sehingga MSP terkena limited instagram di dalam hpnya.
Bagi MSP di instagram itu media sosial yang menarik karena banyak hal yang bisa dilihat dan tidak membosankan seperti media sosial lainnya. Sehingga MSP hanya mempunyai media sosial instagram di luar media sosial chatting.
MSP juga sangat sering berbelanja online di instagram, dalam sebulan MSP bisa melakukan 2-3 kali untuk berbelanja online. Kemudian peneliti menanyakan mengenai endorse di media sosial instagram dan beliau sangat mengatahui endorse di media sosial instagram. MSP juga sangat sering melihat endorse-endorse yang dilakukan para artis maupun selebgram di media sosial instagram.
Informan II
1. Nama : AIS
2. Kelas : XII OSN
3. Alamat : Jalan Flamboyan Raya Komplek Griya Nusa III Blok. C No. 09 Medan
4. Usia : 17 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Pensiunan BUMN PTPN 3
Ibu : PNS
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp8.000.000,00
Ibu : Rp5.000.000,00
8. Uang Saku : Rp900.000,-/bulan
AIS merupakan salah satu siswa yang juga termasuk di kelas olimpiade di SMA Negeri 1 Medan. AIS merupakan perempuan berhijab dan perempuan yang
sangat ramah. Saat diminta untuk melakukan proses wawancara AIS sangat ramah sekali dalam melakukan proses wawancara pun dia sangat terbuka dan ceria.
Jawaban-jawaban yang dilakukan AIS juga sangat objektif sekali dan AIS sangat mengerti sekali kemana arah tujuan dari pertanyaan yang diajukan oleh peneliti.
AIS merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
AIS mempunyai tiga akun instagram yang merupakan, real account, second account dan fake account. Real account digunakan untuk aktivitas sehari-hari dan kehidupan pribadinya, dan di real account tersebut AIS dapat berinteraksi dengan teman-teman dan keluarganya. Sedangkan second account digunakan untuk follow artis-artis, selebgram, youtuber dan kehidupan mereka.
AIS sangat suka dengan boyband Korea, jadi dari second account tersebut AIS biasanya melihat artis Korea yang digemarinya.
Kemudian fake acoount AIS gunakan untuk melihat seseorang yang ingin dilihatnya. Fake account tersebut sangat di sembunyikan oleh AIS. Dalam menggunakan sosial media instagram AIS juga sangat sering membukanya.
Dalam sehari AIS bisa membuka instagram dua jam lamanya tanpa berhenti apalagi disaat malam hari, tetapi selain instagram AIS juga menggunakan akun media sosial twitter. Karena boyband Korea tersebut lebih aktif menggunakan media sosial twitter daripada instagram.
Selain itu AIS juga sangat sering berbelanja online khususnya di instagram. Dalam sebulan AIS bisa berbelanja 3-4 kali dan bisa lebih. Apalagi saat membeli barang-barang yang berkaitan dengan boyband korea diluar itu juga AIS juga sering berbelanja online di instagram. Setelah itu peneliti bertanya
mengenai endorse kepada AIS, dan beliau menjawab sangat mengetahui mengenai endorse dan hal itu sudah tidak asing di zaman sekarang itu menurut AIS. Bahkan AIS juga beropini bahwa dia kadang sangat dibantu melalui endorse saat berbelanja online walaupun kadang ada tidak baiknya juga, tetapi endorse menurut AIS sangat membantu dan bagus sekali.
Informan III
1. Nama : AP
2. Kelas : XII MIA 1
3. Alamat : Jalan Sunggal Komplek Somer Set Fegensi C 11a
4. Usia : 17 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Pegawai Swasta
Ibu : Ibu Rumah Tangga
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp30.000.000,00
Ibu : -
8. Uang Saku : Rp2.000.000,-/bulan
AP merupakan siswa kelas 12 MIA (Matematika Ilmu Alam) atau zaman dulu dikatakan kelas IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). AP merupakan anak pertama
dari dua bersaudara dan AP hanya mempunyai satu akun instagram. Dalam satu akun tersebutlah AP melihat dan mengikuti teman-temannya dan keluarganya.
Bukan hanya itu saja AP juga mengikuti beberapa artis atau selebgram. Tidak hanya artis Indonesia, artis luar negeri juga mengisi following instagramnya.
Dalam menggunakan instagram sehari-hari juga AP sangat sering bahkan durasi tiga jam nonstop dan AP juga terkena limited instagram. Setiap saat AP akan menggunakan instagram kecuali sedang proses belajar mengajar berlangsung.
Perempuan berhijab ini juga sangat suka berbelanja online di instagram, tetapi tidak mempunyai waktu yang tentu atau berapa kali. Saat ada barang yang diinginkan AP pasti akan berbelanja tidak peduli sudah berapa kali beliau berbelanja dalam sebulan, yang pasti dalam sebulan tersebut pasti ada berbelanja online. AP juga sangat suka barang-barang bermerek dan barang-barang luar negerti. Biasanya AP sering membeli barang-barang seperti itu yang pastinya tidak ada di Medan maka AP akan berbelanja online untuk mendapatkan barang luar negeri yang tidak didapatkannya.
Saat ditanyakan mengenai endorse, AP sangat mengetahui hal itu. Karena AP juga pernah di-endorse salah satu online shop . Saat itu AP di-endorse untuk menggunakan baju yang dijual oleh online shop tersebut dengan imbalan AP diberikan beberapa baju termasuk yang di endorse kan oleh AP. Endorse sangat menguntungkan menurut AP apalagi saat barang tersebut di-endorseo oleh para artis yang sudah mempunyai nilai jual. AP juga mengatakan bahwa endorse yang dilakukan para artis atau selebgram sangat membantu dirinya apabila mencari barang yang diinginkannya dan ingin berbelanja online.
Informan IV
1. Nama : NMP
2. Kelas : XII MIA 6
3. Alamat : Jalan Binjai Km. 12 Komplek Palem Kencana Blok EE. No. 01
4. Usia : 17 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Wiraswasta
Ibu : Dokter Gigi
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp5.000.000,00
Ibu : Rp5.000.000,00
8. Uang Saku : Rp1.500.000,-/bulan
NMP mempunyai dua akun instagram, yang merupakan real account dan second account. Real account biasa digunakan beliau untuk kehidupan pribadinya dan termasuk akun media sosial yang digunakan untuk melihat dan berinteraksi dengan teman-teman sekolah, teman ekskulnya yaitu basket dan juga saudara-saudaranya. Following real account instagramnya juga di isi oleh beberapa artis maupun selebgram. Sedikit berbeda dari beberapa informan lainnya, NMP tidak menggunakan second accountnya untuk nge-follow artis atau selebgram tetapi real account. NMP mempunyai beberapa selebgram yang sangat disukainya.
NMP sangat sering menggunakan instagram, setiap hari wajib menggunakan instagram. NMP juga mempunyai hal-hal wajib yang harus beliau lihat di instagarm seperti video lucu, beauty blogger, snapgram teman-teman dan para artis atau selebgram yang diikutinya. Tidak hanya instagram NMP juga sering membuka youtube untuk melihat beauty blogger yang dilihatnya di instagram dan berpindah ke youtube untuk melihat video sepenuhnya. Karena NMP sangat menyukai hal-hal yang mengenai make up dan kecantikan.
Sehingga hal itu sering membuat NMP berbelanja online terutama untuk berbelanja make up yang sering dilihatnya di beauty blogger. Dalam berbelanja online NMP mempunyai jadwal rutin untuk berbelanja online. Dalam sebulan NMP akan berbelanja online dua kali, tetapi saat ada barang yang memang sangat diinginkannya walaupun sudah berbelanja dua kali akan menjadi pertimbangan bagi NMP untuk berbelanja online. Tanpa peneliti tanya tentang endorse NMP sudah mengatakan lebih dulu bahwa selebgram-selebgram yang diikutinya merupakan selebgram endorse-an dan NMP sering berbelanja online dari barang-barang yang di endorse selebgram tersebut. Hal itu sangat memudahkan dan menguntungkan bagi NMP terutama untuk fashion dan make up yang memang disukai oleh NMP.
Informan V
1. Nama : H
2. Kelas : XII MIA 6
3. Alamat : Jalan Sekata Gang Madrasah No. 15B
4. Usia : 17 Tahun 5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Wiraswasta
Ibu : Ibu Rumah Tangga
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp20.000.000,00
Ibu : -
8. Uang Saku : Rp1.400.000,-/bulan
Perempuan berhijab ini satu-satunya informan peneliti yang mempunyai nama tersingkat dan yang paling ramah diantara beberapa informan lainnya.
Apabila ada yang ramah tetapi H lebih dari itu. Bahkan saat proses wawancara tersebut sudah berakhir dan bertemu di hari lain beliau bahkan menyapa peneliti dan meningat peniliti tidak dengan informan lainnya. H sangat friendly sekali bersama peneliti dan itu sangat memudahkan dan menguntungkan saat proses wawancara berlangsung. Karena H akan menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi olehnya.
H mempunyai tiga akun instagram, yang merupakan real account dan duanya fake account. Akun fake account H gunakan untuk ngestalking hal-hal yang diinginkannya. Sedangkan real account H gunakan untuk kehidupan pribadinya dan mengikuti beberapa artis. H lumayan banyak untuk mengikuti
beberapa artis terutama artis Indonesia. Bahkan H sampai mengikuti akun gosip seperti Lambe Turah.
H juga sangat sering untuk menggunakan media sosial instagram tiada hari tanpa buka instagram itu menurut H. Karena menurut H sendiri dirinya itu suka kepo sama kehidupan para artis. H juga suka berbelanja online di instagram, minimal sebulan dua kali perbulannya dan bisa lebih. Saat ditanyai mengenai endorse, H mengaku bahwa beliau sangat mengetahui tentang hal itu bahkan sangat membantu. Bahkan H juga akhirnya tahu mengenai barang-barang karena di-endorse oleh artis maupun selebgram.
Informan VI
1. Nama : OA
2. Kelas : XII MIA 8
3. Alamat : Jalan Balam Komplek Green Balam Town House No. 3A
4. Usia : 17 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Kontraktor
Ibu : Kontraktor
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp10.000.000,00
Ibu : Rp10.000.000,00
8. Uang Saku : Rp1.500.000,-/bulan
OA juga merupakan salah satu siswa kelas dua belas di SMA Negeri 1 Medan. Saat mewawancarai OA sedang tidak berolahraga tetapi guru mata pelajarannya sedang tidak masuk sehingga saat itu OA sedang berada di luar kelas, sehingga peneliti menemui OA dan meminta kesediannya untuk melakukan wawancara. OA orang yang sangat terbuka dan OA sangat jujur dengan apa yang dialaminya, dan OA mengatakan semuanya kepada peneliti. OA merupakan anak tunggal ditengah kedua orangtuanya bekerja sebagai kontraktor. OA mempunyai tiga akun instagram, yang terdiri real account, second account dan fake account.
Second account yang dimiliki OA merupakan akun khusus make up yang dilakukan oleh OA. Beliau sangat senang dengan make up sehingga ia membuat khusus instagram tentang make up dirinya sendiri.
Selain hal itu, OA juga suka berbelanja online dalam sebulan OA bisa berbelanja tiga sampai empat kali, bahkan OA juga mengatakan bahwa beliau baru saja berbelanja online. Bagi OA berbelanja online itu menjadi suatu keharusan untuk dirinya. Saat ditanyai mengenai endorse OA tertawa terbahak-bahak, karena hal itu tidak asing baginya. Karena OA mempunyai beberapa teman-teman selebgram yang ada di Medan, dan OA juga pernah di-endorse oleh online shop yang ada di Medan.
Bagi OA endorse itu bagus karena selain menguntungkan bagi siapa yang di endorse dan diuntungkan bagi online shop tersebut, endorse juga sangat membantu untuk mencari barang-barang yang diinginkannya. Bukan hanya itu
saja OA sangat banyak mengikuti beberapa selebgram Indoensia terutama dia sangat suka salah satu artis Awkarin. Bahkan pada saat wawancara tersebut OA sedang menggunakan kuku palsu yang dibelinya melalui online shop, barang tersebu diketahuinya melalui endorse yang dilakukan oleh selebgram Awkarin.
Jadi bagi OA endorse itu sudah hal biasa baginya, karena setiap hari OA akan melihat artis-artis atau selebgram yang melakukan endorse di media sosial instagram.
Informan VII
1. Nama : SF
2. Kelas : XII MIA 5
3. Alamat : Jalan Jamin Ginting Komplek Citra Garden Blok C 15 Medan
4. Usia : 17 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Wiraswasta
Ibu : Ibu Rumah Tangga
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp8.000.000,00
Ibu : -
8. Uang Saku : Rp900.000,-/bulan
SF kerap kali dipanggil dengan sebutan SF oleh teman-temannya. SF merupakan teman dekat oleh OA. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama di saat ada kesempatan. Karena mereka berteman dari SMP sehingga mereka memutuskan untuk di sekolah yang sama hingga akhirnya mereka dipisahkan dengan kelas yang berbeda tetapi tidak menghambat pertemanan mereka, saat sedang istirahat atau yang lainnya mereka akan menemui satu sama lainnya untuk menghabiskan waktu bersama.
Beda halnya dengan OA, SF merupakan anak kedua dari dua bersaudara.
SF juga mempunyai dua akun instagaram yang pertama real account dan second account. Akun yang kedua SF lihat untuk nge-stalk terutama untuk nge-stalk pacarnya itu yang disampaikan oleh SF sehingga tidak ada yang tahu mengenai second account SF, saat Peneliti ingin melihat SF tidak memperbolehkannya karena akun tersebut sangat private bagi SF.
SF juga sama seperti OA yang sangat suka berbelanja online, dalam sebulan SF bisa berbelanja online dua sampai tiga kali dan bisa lebih. Karena bagi SF lebih enak untuk berbelanja online daripada langsung karena tidak capek untuk pergi mencari barang tersebut. Saat berbelanja online juga kerap kali menyanyakan pendapat OA tentang online shop ataupun barang yang akan dibeli oleh SF sehingga terkadang mereka sering membeli barang sama dan berbelanja sama.
Peneliti juga menanyakan bagaimana menurut pendapat SF tentang endorse, dan beliau mengatakan bahwa endorse merupakan hal yang menarik dan dia ingin juga di-endorse seperti selebgram. Bagi SF dia juga terkena dampak dari
OA yang suka melihat artis-artis maupun selebgram di instagram yang suka melakukan endorse di media sosial instagram. Bahkan SF sangat banyak mengikuti selebgram di instagramnya dibandingkan OA. Apabila OA hanya mempunyai beberapa saja lain halnya dengan SF yang mengikuti lebih banyak.
Karena bagi SF menarik saja melihat artis-artis atau selebgram-selebgram di media sosial instagram tersebut bahkan sampai kehidupan mereka.
Informan VIII
1. Nama : IMM
2. Kelas : XII MIA 2
3. Alamat : Jalan Setiabudi Komplek Ambasador No.
39 Medan
4. Usia : 16 Tahun
5. Jenis Kelamin : Perempuan 6. Pekerjaan Orangtua
Ayah : Pegawai Bank
Ibu : Ibu Rumah Tangga
7. Penghasilan Orangtua
Ayah : Rp15.000.000,00
Ibu : -
8. Uang Saku : Rp900.000,-/bulan
IMM ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Pada saat melakukan wawancara tersebut ternyata IMM tidak masuk ke kelasnya atau yang sering dikatakan cabut. IMM tidak suka dengan mata pelajaran di kelasnya hingga akhirnya ia memilih untuk makan di kantin bersama dengan teman-temannya hingga jam pulang. IMM merupakan orang yang sedikit cuek tetapi feminim dilihat dari perilakunya.
IMM mempunyai dua akun instagram yang terdiri real account dan second account. IMM mengaku bahwa banyak hal yang dapat dilakukannya di media sosial instagram dan beliau hanya mempunyai media sosial intsgaram saja tidak media sosial lainnya. IMM juga mengaku bahwa beliau sangat sering sekali membuka instagram. Ketika bosan dan sebelum tidur IMM akan membuka instagram sampai beliau benar-benar lelah dan kemudian tidur apabila tidak IMM akan terus membuka instagramnya.
IMM juga suka melakukan berbelanja online di instagram. Tiap bulan IMM harus berbelanja online dan tidak pernah absen dalam tiap bulannya.
Terutama IMM paling suka berbelanja make up maupun skincare mau tidak mau IMM harus banyak mengeluarkan uang untuk membeli barang tersebut. Saat ditanya mengenai endorse, IMM sangat mengetahui tentang hal itu. Karena menurutnya endorse sudah menjadi hal yang biasa di zaman sekarang. Karena barang-barang online yang ada pasti akan menggunakan jasa endorse. Karena hal itu sangat membantu menurutnya. Apabila tidak menggunakan endorse menurutnya itu hal yang merugikan dan meragukan. Karena kepercayaan di online shop tersebut dilihat bagaimana barang tersebut di endorse oleh seorang artis
ataupun selebgram, karena IMM juga melihat hal itu apabila dia ingin berbelanja online yang masih baru.
Informan IX
1. Nama : SRRL
2. Kelas : XII MIA 2
3. Alamat : Jalan Ringroad Komplek Tasbih Blok 1
3. Alamat : Jalan Ringroad Komplek Tasbih Blok 1