ANALISIS USAHATANI PADI
(Studi Kasus di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa)
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Oleh :
ICHWAN HAPIDZ NIM. 7123210024
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
i ABSTRAK
ICHWAN HAPIDZ, NIM 7123210024, Analisis Usahatani Padi (Studi Kasus di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan, Tahun 2016
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kelayakan usahatani padi dilihat dari aspek finansial di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor produksi, hasil produksi, harga jual, dan tingkat kelayakan usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa. Sampel dari penelitian ini adalah 80 KK dengan karakteristik sampel bersifat homogen yaitu dimana perlakuan dalam usahatani dan variabel yang diteliti sama.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan bersih,serta rumus kriteria investasi (BEP dan R/C ratio). Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh produksi padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa adalah sebesar 3.345 Kg/petani ini telah melampaui masing-masing titik impas (BEP) volume produksi yaitu sebesar 1.825 Kg/petani. Harga padi di Desa Wonosari sebesar 4.000/Kg, telah melampaui titik impas (BEP) harga produksi sebesar 2,361/Kg. Nilai R/C ratio pada usahatani padi di Desa Wonosari sebesar 1,78, dimana R/C > 1.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa usahatani padi di Desa Wonosari layak dikembangkan.
ii ABSTRACT
ICHWAN HAPIDZ, NIM 7123210024, Rice Analysis (Case Study in the Village Wonosari district of Tanjung Morawa). Thesis Department of Management Faculty of Economics, University of Medan, 2016
The problem in this research is how the feasibility of paddy views on the financial aspects in Wonosari Village district of Tanjung Morawa.
This study aims to determine factors of production, production, sales price, and the feasibility of rice farming in the district of Tanjung Morawa Wonosari. Samples of this study were 80 families with a homogeneous sample characteristic that is where the treatment in farming and similar variables studied.
The analytical method used in this research is descriptive, calculation of production costs, receipts, net income, and investment criteria formula (BEP and R / C ratio). From the research conducted, the obtained rice production in the district of Tanjung Morawa Wonosari amounted to 3,345 Kg / farmers have exceeded their respective break-even point (BEP) production volume amounting to 1,825 Kg / farmers. Prices of rice in Wonosari 4,000 / Kg, has exceeded the break-even point (BEP) production rates of 2,361 / Kg. Rated R / C ratio on rice farming in Wonosari by 1.78, where R / C> 1.
Based on the analysis of data obtained, it can be concluded that rice farming in Wonosari worth developing.
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah SWT atas Segala Berkat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Usahatani Padi (Studi Kasus di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa)”. Penulisan skripsi ini dilakukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar sarjana ekonomi Universitas Negeri Medan.
Dengan penuh hormat penulis mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada yang teristimewa kedua orang tua penulis Ayahanda
Lukman Efendi dan Ibunda Yoherna tercinta atas segala do’a, motivasi serta dukungan moril dan materil yang selalu diberikan kepada penulis dengan tulus
dan penuh kasih sayangnya selama ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan Ayahanda dan Ibunda tercinta dan selalu diberikan kesehatan serta umur yang panjang. Terimakasih juga penulis ucapkan kepada Adik tersayang Ayumi dan
Fauzul Azmi yang selalu memberikan do’a dan dukungan bagi penulis.
Penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
telah membantu dan mendukung penulis dalam penyelesaian skripsi ini, khususnya kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. Selaku Rektor Universitas
Negeri Medan.
2. Bapak Prof. Indra Maipita, M.Si, Ph.D, Selaku Dekan Fakultas
iv
3. Bapak Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si. Selaku Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.
4. Ibu T.Teviana SE, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.
5. Ibu Dita Amanah MBA, selaku Sekretaris Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.
6. Bapak Drs. Ahmad Hidayat, M.Si Selaku Dosen Pembimbing
Skripsi yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan arahan dengan sabar sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini.
7. Bapak Drs.Humisar Sihombing, M.Si sebagai Dosen Pembimbing
Akademik penulis yang telah meluangkan waktu untuk membimbing dan memberikan arahan selama perkuliahan.
8. Ibu T.Teviana, SE, M.Si, selaku Dosen Penguji yang telah
membimbing dan memberikan arahan serta kritik yang membangun untuk menyempurnakan penulisan skripsi.
9. Ibu Aprinawati, SE, M.M, selaku Dosen Penguji yang telah membimbing dan memberikan arahan serta kritik yang membangun untuk penyempurnaan penulisan skripsi.
10.Ibu Dina Sarah Syahreza, SE, M.Si, selaku Dosen Penguji yang telah membimbing dan memberikan arahan serta kritik yang
v
11.Ibu Riza Indriani, SE, M.Si, selaku Dosen Penguji yang telah membimbing dan memberikan arahan serta kritik yang
membangun untuk penyempurnaan penulisan skripsi.
12.Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Manajemen Fakultas
Ekonomi Universitas Negeri Medan.
13.Kepada Kak Umi Staff Jurusan Manajemen yang telah banyak memberikan bantuan selama proses penyelesaian skripsi ini.
14.Kepada Kepala Desa Wonosari yang telah membantu selama proses penyelesaian skripsi ini.
15.Kepada Bapak Suweno beserta keluarga yang telah membantu saya dalam proses penyelesaian skripsi ini.
16.Kepada Ibu Siti Nuraisah yang telah membantu saya dan memotivasi saya dalam proses penyelesaian skripsi ini.
17.Kepada Winda Ariani yang telah banyak membantu dan selalu
meluangkan waktu serta memberikan do’a dan dukungan kepada penulis selama proses penyelesaian penelitian.
18.Kepada teman-teman seperjuangan seminar dan sidang : Ramos Siagian dan Jumono.
19.Kepada Sahabat Kost : Rey Septia Candra, Arif Maulana, Surya
Armansyah, Herman, Rudi, Zoday dan Jack yang telah memberikan motivasi dan do’a selama proses penyelesaian skripsi.
vi
21.Kepada Sahabat Tercinta : Mhd.Kamal Nawar, Marina Istanti, Rani, Risa, Winda Silviana, Sundari, Anggi, Khairani, Juli, Leni,
Mhd Fadil, Hermanto, Rahma, Fadli, Siska Hariana, Dedi Gunawan, Hazri Fadillah Harahap, M. Ariansyah dan Fuad yang
memberikan doa serta motivasi selama proses penyelesaian skripsi. 22.Teman-teman seperjuangan Manajemen B 2012 yang tidak bisa disebutin satu persatu yang telah banyak memberikan motivasi,
bantuan dan dukungannya selama ini. Makasih untuk beberapa tahun kita selalu bersama dalam suka maupun duka.
23.Teman-teman seperjuangan Manajemen A 2012, teman-teman di Manajemen Agribisnis 2015, dan seluruh teman senior maupun
junior yang ada di Universitas Negeri Medan, terimakasih atas do’a dan dukungannya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.
Penulis telah berusaha sebaik-baiknya, dan penulis menyadari masih
banyak kekurangan karena keterbatasan kemampuan penulis. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan
lanjut dan perbaikan dimasa yang akan datang. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi para pembaca lainnya
Medan, Agustus 2016
vii DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN
ABSTRAK ... i
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... i
DAFTAR TABEL ... ii
DAFTAR GAMBAR ... iii
DAFTAR LAMPIRAN ... iv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Identifikasi Masalah... 4
1.3 Pembatasan Masalah ... 4
1.4 Perumusan Masalah ... 4
1.5 Tujuan Penelitian ... 5
1.6 Manfaat Penelitian ... 6
viii
2.1 Kerangka Teori ... 7
2.1.1 Usahatani Padi ... 7
2.1.2 Analisis Biaya Usahatani ... 12
2.1.3 Biaya Produksi ... 14
2.1.4 Penerimaan Usahatani ... 16
2.1.5 Pendapatan Usahatani ... 17
2.1.6 Harga Jual ... 19
2.1.7 Analisis Kelayakan Usahatani ... 22
2.1.8 Analisis Break Even Point ... 24
2.2 Penelitian Terdahulu ... 27
2.3 Kerangka Berpikir ... 31
BAB III METODELOGI PENELITIAN ... 33
3.1 Lokasi Penelitian ... 33
3.2 Populasi dan Sampel ... 33
3.2.1 Populasi ... 33
3.2.2 Sampel ... 33
3.3 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 34
ix
3.1.2 Definisi Operasional ... 34
3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 37
3.6 Teknik Analisis Data ... 37
3.6.1 Analisis Deskriptif... 37
3.6.2 Analisis Usahatani ... 38
1. Biaya Produksi Usahatani ... 38
2. Penerimaan Usahatani ... 38
3. Pendapatan Usahatani ... 38
4. R/C (Return Cost Ratio) ... 39
5. Break Even Point ... 40
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 41
4.1 Hasil Penelitian ... 41
4.1.1 Wilayah Desa Wonosari ... 41
4.1.2 Keadaan Penduduk ... 42
4.2 Karakteristik Responden Penelitian ... 44
4.2.1 Jenis Kelamin ... 45
4.2.2 Usia... 45
x
4.3 Analisis Data Penelitian ... 47
4.3.1 Biaya Tetap ... 47
4.3.1.1 Sewa Lahan ... 47
4.3.1.2 Tenaga Kerja ... 48
4.3.1.3 Penyusutan Peralatan ... 49
4.3.2 Biaya Variabel ... 50
4.3.2.1 Bibit ... 50
4.3.2.2 Pupuk ... 51
4.3.2.3 Pestisida ... 51
4.3.2.4 Tanah ... 52
4.4 Total Biaya ... 53
4.5 Analisis Usahatani Padi di Desa Wonosari ... 54
4.5.1 Penerimaan Usahatani ... 55
4.5.2 Biaya Produksi Usahatani ... 55
4.5.3 Pendapatan Usahatani ... 55
4.5.4 R/C (Return Cost Ratio) ... 56
xi
4.5.6 Kelayakan Usahatani Padi di Desa Wonosari ... 60
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 62
5.1 Kesimpulan... 62
5.2 Saran ... 64
xii
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Hasil Produksi Usahatani Padi (Ton) di Desa Wonosari Kecamatan
Tanjung Morawa Tahun (2011-2015) ...3
Tabel 4.1 Distribusi Keadaan Penduduk Menurut Umur di Desa Wonosari
Kecamatan Tanjung Morawa ...42
Tabel 4.2 Distribusi Keadaan Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Desa
Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...42
Tabel 4.3 Distribusi Keadaan Penduduk Menurut Agama dan Kepercayaan di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...43
Tabel 4.4 Distribusi Keadaan Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...44
Tabel 4.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...45
Tabel 4.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia di Desa Wonosari
Kecamatan Tanjung Morawa ...45
Tabel 4.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan di Desa
Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...46
Tabel 4.8 Biaya Sewa Lahan Rata-rata Pada Petani Padi di Desa Wonosari
xiii
Tabel 4.9 Jenis Pekerjaan, Jumlah HKO dan Nilai Upah Tenaga Kerja Dalam Keluarga Rata-rata pada Usahatani Padi di Desa Wonosari Kecamatan
Tanjung Morawa ...48
Tabel 4.10 Biaya Penyusutan Peralatan Rata-rata pada Petani Padi di Desa
Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...49
Tabel 4.11 Biaya Bibit Rata-rata Per Petani Padi di Desa Wonosari Kecamatan
Tanjung Morawa ...50
Tabel 4.12 Biaya Pupuk Rata-rata Per Petani Padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...51
Tabel 4.13 Biaya Pestisida Rata-rata Per Petani Padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...52
Tabel 4.14 Biaya Tanah Rata-rata Per Petani Padi di Desa Wonosari Kecamatan
Tanjung Morawa ...53
Tabel 4.15 Biaya Tetap dan Biaya Variabel Rata-rata Responden Usahatani Padi
di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa ...54
Tabel 4.16 Analisis Usahatani Padi Per Petani di Desa Wonosari Selama 1
Musim Tanam ...59
xiv
DAFTAR GAMBAR 1.1 Tabel Produksi Padi ...3
2.1 Skema Kerangka Pemikiran ...32
xv
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Kuesioner
Lampiran 2 Biaya Penggunaan Bibit Padi di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 3 Biaya Sarana Produksi Padi di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 4 Curahan Tenaga Kerja Usahatani Padi Per Petani di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 5 Biaya Tenaga Kerja Usahatani Padi Per Petani Di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 6 Biaya Penyusutan Peralatan Usahatani Padi Per Petani di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 7 Total Biaya Usahatani Padi Per Petani di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 8 Produksi dan Penerimaan Usahatani Padi Per Petani dan Per Hektar di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
Lampiran 9 Pendapatan Bersih Usahatani Padi Per Petani dan Per Hektar di Desa Wonosari Selama 1 Musim Tanam
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang
Indonesia merupakan sebuah negara agraris yang artinya sebagian besar
wilayahnya terdiri dari lahan pertanian dan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian nasional. Peranan yang diberikan sektor pertanian diantaranya :
menyediakan pangan bagi seluruh penduduk, menyediakan bahan baku industri, menyumbang devisa negara dari hasil ekspor hasil pertanian, serta membuka
kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Sektor pertanian tidak akan pernah lepas dari fungsinya sebagai sumber
utama untuk penyediaan bahan pangan. Dalam meningkatkan ketahanan pangan, tantangan besar saat ini adalah konsumsi masih bertumpu pada beras. Segala upaya telah dilakukan dalam rangka peningkatan produksi pangan terutama beras
yang masih terus menjadi masalah utama. Meskipun revolusi hijau di bidang produksi telah berhasil mengejar tingginya pertumbuhan penduduk, namun masih
belum dapat mengubah ketergantungan masyarakat terhadap beras.
Salah satu komoditas pertanian Indonesia yang merupakan komoditas potensial adalah komoditas tanaman padi. Tanaman padi merupakan salah satu
tanaman yang memegang peranan penting dalam perekonomian negara, yaitu sebagai bahan untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Pangan
2
berusaha untuk mencukupi kebutuhannya dengan berbagai cara. Dalam perkembangan peradaban masyarakat untuk memenuhi kualitas hidup yang maju,
mandiri dalam suasana tentram, serta sejahtera lahir batin, semakin di tuntut penyediaan pangan yang cukup, berkualitas dan merata.
Tanaman padi sawah, saluran irigasi dan pupuk sangat penting karena sangat mempengaruhi tingkat produktivitas padi. Sawah dengan irigasi teknis menghasilkan padi yang paling tinggi per hertaknya di bandingkan dengan hasil
padi sawah lainnya namun, peningkatan produksi padi tersebut tidak bertahan lama. Hal ini di sebabkan karena luas keseluruhan areal pertanian, terutama sawah
beririgasi tidak bertambah tetapi berkurang.
Kenaikan harga beras yang hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia
secara logika akan meningkatkan kesejahteraan petani padi. Namun demikian, kenyataannya hanya sebagian kecil saja petani padi yang menikmati kenaikan harga beras, sedangkan sebagian besar lainnya yang merupakan petani kecil,
justru menyimpan hasil panennya untuk kebutuhan pangan keluarga.
Petani kecil yang di maksud adalah petani yang mengusahakan lahan
sempit. Luas lahan pertanian mempengaruhi skala usaha dan akhirnya mempengaruhi efesiensi tidaknya suatu usaha pertanian. Berkurangnya luas lahan pada sawah bisa mengakibatkan turunnya hasil produksi padi dan nilai pendapatan
3
Tabel 1.1
Hasil Produksi Usahatani Padi (Ton) di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Tahun (2011-2015)
No Komoditi Tahun
2011 2012 2013 2014 2015
1 Padi 6,5 ton 6,7 ton 6,3 ton 7,2 ton 7,3 ton Sumber: Kantor Kepala Desa Wonosari
Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi tanaman padi yang cukup luas. Selain itu, informasi
mengenai tanaman padi mudah di dapatkan di daerah tersebut. Untuk itu perlu di ketahui bagaimana petani menjalankan usahataninya yaitu dengan melihat
ketersediaan sarana produksi, pengaruh sarana produksi terhadap total produksi yang dihasilkan serta besarnya tingkat pendapatan yang akan di peroleh petani. Oleh karena itu komoditi padi ini merupakan komoditi penting di Kecamatan
Tanjung Morawa, maka perlu dilakukan penelitian mengenai kelayakan usahatani sehingga dapat diketahui apakah usahatani tersebut layak untuk terus di
kembangkan atau tidak.
4
1.2Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, identifikasi masalah dalam
penelitian ini adalah :
1. Bagaimana besar biaya usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan
Tanjung Morawa?
2. Bagaimana hasil produksi dan harga jual usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa?
3. Bagaimana tingkat pendapatan usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa?
4. Bagaimana tingkat kelayakan usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa?
1.3Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka pembatasan masalah dalam penelitian ini dibatasi pada berapakah besar biaya, hasil produksi, harga jual, dan tingkat kelayakan usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa.
1.4Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan pembahasan masalah diatas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah usahatani padi di
5
1. Berapakah besar biaya usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa?
2. Berapakah hasil produksi dan harga jual usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa?
3. Berapakah tingkat pendapatan usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa?
4. Berapakah tingkat kelayakan usahatani padi di Desa Wonosari
Kecamatan Tanjung Morawa?
1.5Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui besar biaya usahatani padi di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa.
2. Untuk mengetahui hasil produksi dan harga jual usahatani padi di Desa
Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa.
3. Untuk mengetahui tingkat pendapatan usahatani padi di Desa Wonosari
Kecamatan Tanjung Morawa.
6
1.6Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :
1. Bagi Peneliti
Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan penulis dalam melakukan
penelitian di bidang agribisnis. 2. Bagi Petani
Sebagai bahan pedoman bagi petani padi dalam meningkatkan efisiensi
biaya produksi dan pendapatan. 3. Bagi Universitas Negeri Medan
Sebagai tambahan literature kepustakaan tentang hasil penelitian Analisis Usahatani Padi.
4. Bagi Peneliti Selanjutnya
62 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan, maka penulis mengambil kesimpulan yaitu Usahatani Padi di Desa Wonosari layak untuk dikembangkan
karena :
1. Faktor-faktor produksi seperti lahan, modal, dan tenaga kerja pada usahatani padi di Desa Wonosari cukup tersedia. Hal ini dapat dilihat
dari luas rata-rata lahan dari 80 responden yaitu 0,51 Ha dengan jumlah tenaga kerja 19 dan biaya produksi sebesar Rp 8.684.518. Dari
perhitungan rata-rata nilai tersebut, usahatani di Desa Wonosari dapat dikatakan layak untuk diusahakan.
2. Produksi padi di Desa Wonosari adalah sebesar 4.320 Kg per petani,
ini telah melampaui titik impas BEP volume produksi yaitu 9.270/Kg per petani. Harga padi di Desa Wonosari adalah sebesar Rp 4.000/Kg,
telah melampaui titik impas BEP harga produksi sebesar Rp 2.215/Kg. 3. Pendapatan Usahatani padi adalah sebesar Rp 8.010.986 Untuk
jumlah tenaga kerja 19 HKO per petani. Hal ini menunjukkan bahwa 1
64
4. Perhitungan BEP Volume Produksi padi selama 1 musim tanam adalah sebesar 9.270 Kg sedangkan produksi padi selama 1 musim tanam di
Desa Wonosari telah melampaui titik impas yaitu sebesar 4.320 Kg. 5. Perhitungan BEP Harga padi selama 1 musim tanam adalah sebesar Rp
2.215/Kg, sedangkan harga padi selama 1 musim tanam di Desa Wonosari adalah sebesar Rp 4.000/Kg. Dari keterangan menunjukkan bahwa pada harga penjualan petani telah melalui titik impas BEP harga
padi, maka usahatani tersebut telah menguntungkan.
6. R/C Ratio menunjukkan penerimaan yang tinggi dibandingkan dengan
biaya yang dikeluarkan yaitu sebesar 1,88. Dari hasil penelitian diatas dapat dinyatakan bahwa usahatani padi yang ada di Desa Wonosari
64
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penetian tersebut, maka dapat disarankan sebagai
berikut :
1. Kepada Petani
Sebaiknya petani menambah wawasan dan informasi mengenai perkembangan usahatani, agar usahanya tersebut lebih berkembang
sesuai dengan. Selain itu, petani juga harus mampu mengefisienkan pendapatan yang diperoleh bisa lebih tinggi dari pada pengeluaran. 2. Kepada Pemerintah
Agar kiranya pemerintah lebih memperhatikan kemajuan usahatani padi dengan mengadakan pelatihan dan penyuluhan mengenai usahatani tersebut. Dan kiranya pemnerintah dapat memberikan
bantuan kepada para petani untuk dapat meringankan usahanya. 3. Kepada Peneliti Selanjutnya
DAFTAR PUSTAKA
Astria Hilipito, 2013. “Analisis Kelayakan Finansial dan Sesitivitas Usaha Ternak Ayam Broiler.
Astutiningsih, Tyas, Ekarini, F. 2009. “Analisis Pendapatan Usahatani Semangka”. Skripsi. Universitas Sebelas Maret : Surakarta.
Christovani Palunsu, 2014. “Kelayakan Usahatani Kakao di Desa Sidondo IV
Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.
Damanik, Pirdon, 2012. Analisis Usahatani Ubi Kayu. Skripsi. Universitas Negeri Medan.
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan Jurusan Manajemen, 2016. Pedoman Penulisan Skripsi, Medan.
Gunawan, Ikhsan. 2014. “Analisis Usahatani Semangka”. Jurnal Sungkai. Vol. 2
No. 1, Februari 2014.Riau : Universitas Pasir Pangaraian. Halim, Abdul. 2004. Manajemen. Yogyakarta. Liberty.
Hansen, Don R and M. Mowen. 2003. Manajemen Operasional. Gramedia Pustaka Utama. Yogyakarta.
Hermanto, F. 2002. Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar Swadaya.
Ibrahim. 2006. Study KelayakanBisnis. Jakarta. Rineka Cipta.
Ismail, Yunita. 2013. Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah. Skripsi. Universitas Negeri Medan.
Johana Angel Natalia, 2016. “Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kopi
Arabika (Studi Kasus: Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun). Skripsi. Universitas Sumatera Utara.
Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran (terjemahan). Edisi Milenium, Jilid
I. Jakarta : PT. Prehalindo.
Mubyarto. 2002. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta : LP3ES.
Mulyadi. 2001. Akuntansi Manajemen Konsep, Manfaat dan Rekayasa. Edisi Ketiga. Jakarta : Salemba Empat.
Ni Wayan Putu Artini, “Analisis Usahatani Cabe Merah (Capsicum Annum L). Pangemanan, L, dkk. 2011. “Analisis Pendapatan Usahatani Bunga Potong”.
Jurnal Sosio Ekonomi. Vol. 7 No. 2, Mei 2011.Manado : Universitas Sam Ratulangi.
Pratiwi Ohi, 2013. “Analisis Pendapatan dan Kelayakan finansial Pada Usahatani Kakao di Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo” .
Prawirokusumo, 2002. Ilmu Usahatani. Yogjakarta. BPFE
Rahim Abd dan Hastuti. 2008. Ekonomika Pertanian. Jakarta.Penebar Swadaya. Rahardi, F. 2005. Cerdas Beragrobisnis. Jakarta : Agro Media Utama.
R. Supriono. 2004. Akuntansi Biaya. Bagian Penerbit Fakultas Ekonomi,
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Rustam. 2002. Refleksi 4 Tahun Reformasi. Bandung. Inti Sari Loka Karya
Nasional Sosial Foresty.
Simanjuntak, Gunawan. 2009. “Pengaruh Transfer Pemerintah Pusat terhadap Belanja Modal Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Utara”. Skripsi
Sarjana. Fakultas Ekonomi USU: Medan.
Samuelson. 2002. Prinsip-Prinsip Ekonomi, edisi 8, jilid 1. Erlangga. Jakarta.
Simamora, Albert. 2004. Statistika Deskriftip Dalam Bidang Ekonomi Dan Niaga.
Jakarta. Erlangga.
Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Jakarta. Universitas Indonesia (UI-Press). _________. 2003. Teori Ekonomi Produksi. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Soemarso, SR. 2000. Perananan Harga Jual dalam Menentukan Harga Pokok.
Jakarta : Rajawali Pers.
Sri Sulastri. 2011. “Analisis Usahatani Kedelai (Glycine max L.)”.
Sudaryanto. 2001. Perspekstif Pengembangan Ekonomi Kedelai di Indonesia. Sukirno, S. 2006. Teori Ekonomi Modern. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Supriyono, R.A, 2004. Akuntansi Biaya : Perencanaan dan Pengendalian Biaya
serta Pembuatan Keputusan, BPFE, Yogyakarta.
Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatani. Edisi Revisi. Jakarta. Penebar Swadaya.
Umar, H. 2005. Studi Kelayakan Bisnis. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.