i ABSTRAK
IBNU HAJAR. NIM. 6103111037. “Peningkatan Hasil Belajar Passing Dalam Permainan Sepak Bola Melalui Penerapan Model Direct Instruction Pada Siswa Kelas VII MTs Swasta Istiqlal Deli Tua Tahun Ajaran 2014/2015”.
(Pembimbing : Agung Sunarno )
Skripsi : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing sepak bola melalui model Direct Instruction pada siswa kelas VII MTs
Swasta Istiqlal Deli Tua Tahun Ajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-C MTs Swasta Istiqlal Deli Tua yang berjumlah 32 orang diantaranya terdiri dari 18 siswa putra dan 14 siswa putri.
Dari hasil data awal yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan passing sepak bola masih rendah yaitu 10 siswa (31,25%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 22 siswa (68,75%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Dari tes hasil belajar siklus I diperoleh 17 siswa (53,12%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 15 siswa (46,88%) belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata 72,31. Pada siklus II hasil belajar passing sepak bola dengan kaki bagian dalam yaitu 28 siswa (87,50%) yang mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 4 siswa (12,50%) belum mencapai tingkat ketuntasan dalam belajar. Dengan nilai rata-rata 79,37.
ii
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum, Wr. Wb
Syukur alhamdulillah penulis lantunkan kehadirat Allah SWT atas
rahmat kenikmatan, karunia dan hidayah yang diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Passing Dalam Permainan Sepak Bola Melalui Penerapan Model Direct Instruction Pada Siswa Kelas VII Mts Swasta Istiqlal Deli Tua Tahun Ajaran
2014/2015.
Shalawat beriring salam kita persembahkan kepada suri tauladan dan pemimpin kita baginda Rasulullah SAW yang telah membuka pintu pengetahuan
bagi kita tentang ilmu hakiki dan sejati yang dituntun untuk menggapai duniawi dan ukhrawi.
Dalam menyelesaikan skripsi ini peneliti menyadari bahwa banyak
kesulitan yang penulis hadapi namun berkat usaha dan ridho Allah penulisan skripsi ini dapat terselesaikan walaupun masih jauh dari kesempurnaan. Dalam
kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ayahanda M.Yusuf Hamid dan Ibunda Ermawati Rambe atas segala usaha yang diberikan berupa Do’a, motivasi, moril dan materil yang dengan ikhlas
diberikan kepada penulis tanpa ada mengharap imbalan. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada:
iii
2. Bapak Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes Dekan FIK UNIMED, Bapak Drs. Suharjo,M.Pd Selaku Wakil Dekan I FIK UNIMED, Bapak Drs. Mesnan, M.Kes, Selaku Wakil Dekan II FIK UNIMED, dan Bapak Dr. Budi Valianto,
M.Pd Selaku Wakil Dekan III FIK UNIMED
3. Bapak Drs. Suryadi Damanik, M.Kes . selaku Ketua Jurusan PJKR FIK
UNIMED
4. Bapak Afri Tantri, S.Pd, M.Pd. selaku Sekretaris Jurusan PJKR FIK UNIMED
5. Bapak Prof. Dr. Agung Sunarno,M.Pd. selaku Dosen Pembimbing skripsi yang telah membimbing penulis dengan penuh ketabahan selama pembuatan
skripsi ini.
6. Bapak /Ibu Dosen, Asisten Dosen, Staf administrasi dan perlengkapan di lingkungan FIK UNIMED yang juga turut serta dalam membantu
penyelesaian Skripsi ini.
7. Kepala Sekolah beserta guru-guru di MTs Swasta Istiqlal Deli Tua yang telah memberikan kemudahan dan fasilitas kepada penulis dalam mengadakan
penelitian.
8. Kakak saya tersayang Erika Rohaya,S.Pd. Dan Maharani,S.K.M. Yang
meberikan doa dan motivasi kepada Penulis.
9. Kasih sayang penulis kepada seluruh keluarga yang selama ini memberi dukungan kepada penulis (Ibu Yusnawati, Om Syuhada, Om Sahbandi,
iv
10. Sahabat terbaik, Julian Pranama S,S.Pd. Sahrul Nauli S,S.Pd. M Wildan Nasution, Surya Darma Sihombing, Tandasyah Pradika, Resmi Pranata Sitepu dan Satmoko Hanggoro terima kasih atas kebersamaan, perhatian,
pengertian dan segala suka maupun duka yang telah kita lalui bersama. Semoga persahabatan kita tidak akan lekang oleh waktu.
11. Terimakasih kepada rekan-rekan PJS- A Reg 2010 yang tidak dapat disebutkan satu persatu terima kasih atas bantuannya dan senang dapat kenal dan dekat dengan kalian semua.
12.Semua pihak yang membantu penulis, yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu.
Semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmatnya kepada kita semua dan semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi penulis sendiri.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Medan, Maret 2015
Penulis
vii
[image:5.612.89.534.81.632.2]DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
1. Lapangan Sepak Bola ... 15
2. Bola Sepak ... 16
3. Passing dengan Kaki Bagian Dalam ... 20
4. Siklus Penelitian Tindakan Kelas ... 31
5. Grafik Ketuntasan dan Nilai Rata-Rata Siswa ... 39
6. Grafik Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus 1 ... 45
7. Grafik Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus 2 ... 51
viii
[image:6.612.92.527.83.622.2]DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1. Sintaks Model Direct Instruction ... 25
2. Portofolio penilaian passing sepak bola dengan kaki bagian dalam ... 34
3. Kriteria ketuntasan minimal ... 20
4. Deskripsi Data Hasil Belajar Passing Sepak Bola ... 38
5. Data Hasil Belajar passing Sepak Bola Siklus 1 ... 44
6. Data Hasil Belajar passing Sepak Bola Siklus 2 ... 50
ix
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Hal
1. RPP Siklus I ... 59
2. RPP Siklus II ... 62
3. Data awal ketuntasan hasil belajar ... 65
4. Data awal hasil belajar passing sepak bola ... 67
5. Data hasil belajar passing sepak bola dengan kaki bagian dalam Siklus I ... 69
6. Data hasil belajar passing sepak bola dengan kaki bagian dalam Siklus II .. 71
7. Data ketuntasan hasil belajar siklus I ... 72
8. Data ketuntasan hasil belajar siklus II ... 73
9. Peningkatan hasil belajar dari Siklus I ke Siklus II... 74
10.Lembar observasi Guru siklus I ... 75
11.Lembar observasi Siswa siklus I ... 76
12.Lembar observasi Guru siklus II ... 77
13.Lembar observasi siswa siklus I ... 78
1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Suatu realita yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari bahwasanya di dalam kegiatan belajar mengajar ( KBM ) pada bidang studi pendidikan jasmani (penjas) masih banyak guru yang belum memberdayakan seluruh potensinya
dalam mengelola pembelajaran baik dalam menguasai materi maupun dalam menggunakan media pembelajaran melainkan hanya menggunakan talk and chalk
( berbicara dan kapur tulis ), sementara materi-materi dalam pendidikan jasmani (penjas) dilakukan tidak hanya didalam ruangan saja ( kelas ) yang dalam arti teori
melainkan juga praktek di lapangan.
Dalam praktek di lapangan sering sekali didapati pembelajaran pendidikan jasmani (penjas) yang kurang efektif dan efisien dalam pengajaran materi,
kebanyakan guru tidak menggunakan media atau alat bantu.padahal dikaji lebih mendalam,dengan menggunakan alat bantu informasi atau pesan yang akan
disampaikan akan lebih efektif dan efisien.hal ini disinyalir karena tidak tersedianya alat bantu tersebut dan kurangnya kreativitas guru,tidak tersedianya media pembelajaran atau alat bantu disekolah menjadi salah satu faktor penyebab
guru malas dan kurang kreatif dalam mengelola pembelajaran.
Hal ini sering kita jumpai dalam KBM bidang studi pendidikan jasmani
2
pendidikan jasmani (penjas) yang sangat kompleks yang seharusnya bertujuan untuk meningkatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik,dan
sosial,melainkan hanya aspek kognitifnya saja. Disamping itu,hal ini tentu bertentangan dengan harapan masyarakat ( orang tua anak ) yang menginginkan
anaknya tumbuh lebih kreatif, dapat menggunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya secara efektif dalam pemecahan masalah-masalah sehari-hari yang kontekstual.
Secara umum kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani (penjas) melibatkan aktivitas fisik, demikian halnya dalam belajar passing sepak bola
dengan kaki bagian dalam. salah satu faktor keberhasilan guru dalam menyampaikan materi yang diajarkan di pengaruhi oleh model atau gaya
mengajar. Model mengajar diartikan sebagai cara yang dipilih guru untuk be rinteraksi dengan baik. Model mengajar yang sesuai dalam pelaksanaan pembelajaran akan membantu siswa untuk menguasai materi yang diajarkan
sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai.
Selain itu model mengajar sangat mempengaruhi hasil pembelajaran.
Sebab model juga memilki peranan penting dalam proses belajar mengajar, karena model merupakan rancangan untuk mempermudah dan memperlancar proses komunikasi antara pendidik dan anak didik.
Penggunaan model tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih efisien, tetapi materi pembelajaran dapat diserap lebih mendalam, siswa mungkin
3
merasakan atau mengalami melalui model yang akan digunakan. Disamping itu model dapat memperkuat kecintaan dan apresiasi siswa terhadap ilmu
pengetahuan dan proses mencari ilmu itu sendiri.
Seperti halnya juga dengan materi pembelajaran passing sepak bola
dengan kaki bagian dalam penyampaian materinya pada siswa, guru memerlukan model yang tepat agar siswa mudah dan bersemangat dalam pembelajaran tersebut. Bila guru pendidikan jasmani (penjas) menggunakan model yang tepat
dalam proses pembelajarannya tentu itu akan menarik minat serta perhatian siswa terhadap pembelajaran tersebut dan bila siswa mulai menaruh minat dalam
pembelajaran tersebut maka siswa pasti akan lebih mudah memahami dan mengerti tentang pembelajaran tersebut.maka dari itu model pembelajaran direct
instruction sangatlah membantu siswa agar tertarik untuk melakukan pembelajaran pendidikan jasmani (penjas).
Selama ini model yang digunakan oleh guru belum maksimal.itu dilihat
dari nilai rata-rata siswa yang melakukan passing. karena dari itu menurut penulis harus ada perubahan model pembelajaran, karena saat penulis mengadakan
observasi pada tanggal 30 september 2014, hanya 9 siswa yang tuntas (30%) dan 21 siswa yang tidak tuntas (70%), maka dari itu penulis menggunakan model direct instruction untuk peningkatkan hasil passing dengan kaki bagian dalam
4
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah maka dapat dibuat suatu gambaran
tentang permasalahan yang dihadapi, dalam penelitian ini masalah yang diteliti dapat diidentifikasi sebagai berikut: Faktor-faktor apa sajakah yang
mempengaruhi dalam hasil belajar passing sepak bola? Faktor-faktor apa sajakah yang membuat siswa kesulitan pada saat akan melakukan passing sepak bola? Adakah pengaruh minat terhadap hasil belajar passing sepak bola? Adakah
pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar passing sepak bola? Seberapa besar pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar passing sepak bola dan
mengatasi kesulitan siswa pada saat akan melakukan passing sepak bola? C.Pembatasan Masalah
Untuk menghindari interpensi yang berada dalam penelitian ini, maka perlu kiranya menentukan pembatasan masalah pada hal-hal pokok saja untuk mempertegas sasaran yang akan dicapai. Adapun yang menjadi pembatasan
masalah dalam penelitian ini adalah upaya meningkatkan hasil belajar passing sepak bola melalui model Direct Instruction pada siswa kelas VII MTs Swasta
Istiqlal Deli TuaAjaran 2014/2015. ”Masalah yang akan diteliti terdiri dari satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Adapun variabel bebasnya adalah Penerapan Model Direct Instruction(pembelajaran langsung) dan variabel
5
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian, latar belakang masalah, identifikasi masalah, dan pembatasan masalah, maka dapat dirumuskan permasalahan yang akan diteliti
adalah:”Apakah penggunaan model direct instruction dapat meningkatkan hasil
belajar passing sepak bola dengan kaki bagian dalam pada siswa kelas VII MTs Swasta Istiqlal Deli Tuapada tahun ajaran 2014-2015”.
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model
direct instruction terhadap hasil belajar passing sepak bola khususnya dengan menggunakan kaki bagian dalam pada siswa kelas VII Mts Swasta Istiqlal Deli
Tua tahun ajaran 2014/2015. F. Manfaat Penelitian
Adapun penelitian ini diharapkan:
1. Untuk guru pendidikan jasmani hasil penelitian ini bermanfaat sebagai sumber informasi dalam menggunakan model pembelajaran untuk
mencapai tujuan belajar.
2. Untuk memberikan penjelasan tentang pengaruh model pembelajaran khususnya model direct instruction dalam rangka mencapai tujuan
pembelajaran.
3. Untuk memberikan informasi yang praktis bagi penelitian mahasiswa
1 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Sebagai kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa pembelajaran melalui model direct instruction berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar passing bola dalam permainan sepak bola pada siswa kelas VII MTs Swasta
Istiqlal Deli Tua tahun ajaran 2014/2015.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran sebagai berikut:
1. Disarankan kepada guru pendidikan jasmani untuk dapat menggunakan model direct instruction sebagai proses pembelajaran dengan materi yang
disesuaikan karena hal ini dapat membangkitkan semangat belajar siswa dan
hasil belajar siswa.
2. Kepada teman- teman mahasiswa untuk dapat mencoba melakukan model
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan media pembelajaran lainnya.
3. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian dengan
menggunakan model direct instruction kiranya dapat mencoba dengan materi pelajaran yang lainnya.
58
DAFTAR PUSTAKA
Dimyanti dan Mujiono. (2003), Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka cipta.
Dimyanti dan Mudjiono, 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Penerbit
PT.Gramedia Pustaka Utama. an.
FIFA. (2010). Rules Of The Game ( Peraturan Permainan ) / PSSI. UNIMED. MEDAN.
Hamalik, Oemar. (2001). Proses Belajar Mengajar.Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Husdarta,dkk , 2000. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.
Lutan, Rusli (2000). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Bagian Proyek Penataran Setara D-III.
Mielke, Danny (2007). Dasar-Dasar Sepak Bola. Jakarta: PT. Pakar Raya. Mukholid.(2007).Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.
Surakarta,Yudistira.
Remmy Mochtar, 1992. Olahraga Pilihan Sepak Bola. Depdikbud: Proyek Pembinaan Tenaga Koger, Robert. (2007). Latihan dasar Andal Sepakbola Remaja. Klaten: PT. Saka Mitra Kompetensi.
Rusli,dkk. (2004). Supervisi Pedidikan Jasmani. Depdikbud : Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sarumpaet,dkk(1992). Permainan Besar.Jakarta:Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sucipto, dkk. (2000). Sepak Bola.Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
58
Trianto (2009).Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta. Kencana
(www.pjkr.unnes.com).Diakses pada 11 Oktober 2014
http://www.scribd.com/doc/73121702/menendang bola