• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian kredit oleh UMKM (Studi kasus Nasabah Kupedes PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk (Persero) Unit Cigudeg, Cabang Bogor)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian kredit oleh UMKM (Studi kasus Nasabah Kupedes PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk (Persero) Unit Cigudeg, Cabang Bogor)"

Copied!
139
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambaran Umum BRI Unit Cigudeg  ..............................................
Gambar 1. Proporsi Nilai Pinjaman Kupedes per Sektor di BRI Unit Cigudeg Tahun 2006 – 2008 Sumber: BRI Unit Cigudeg, 2008 (diolah)
Gambar 2. Nilai Tunggakan Riil Kupedes oleh UMKM di BRI Unit Cigudeg
Gambar 4. Siklus Perkreditan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Cabang Solo Slamet Riyadi, tentang perkembangan keragaan Bank Indonesia yang telah memiliki 22 Unit 13 Teras, dan pelaksanaan Kupedes dalam melakukan pengajuan kredit serta

Karakteristik debitur responden baik yang lancar maupun yang tidak lancar dalam pengembalian pembiayaan diidentifikasi berdasarkan variabel- variabel yang diduga

FAKTOR – FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN NASABAH DALAM PENGAMBILAN KREDIT UMUM PEDESAAN (KUPEDES) DI BANK RAKYAT INDONESIA UNIT KERSANA BREBES.. Surakarta: Fakultas Keguruan

Pihak BRI Unit Cibungbulang dalam memilih debitur KUR Mikro sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran pengembalian kredit terutama tingkat pendidikan

Suatu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sedang beroperasi seringkali membutuhkan pemberian kredit atau pinjaman dari pihak lain seperti perbankan sehingga dapat

“ Penilaian Kelayakan Bisnis Calon Debitur Pada Kredit Umum Padesaan (KUPEDES) PT BRI (PERSERO) Tbk Banjar Unit Cisaga ”. Tidak lupa pula shalawat dan salam penulis

Kredit umum pedesaan atau disingkat dengan Kupedes adalah kredit yang diberikan untuk mengembangkan atau meningkatkan usaha- usaha kecil yang sudah ada di pedesaan,

KAJIAN LITERATUR 2.1 Pembiayaan Menurut Ayus dan Aziz 2009:67 “Berbeda dengan pengertian kredit yang mengharuskan debitur mengembalikan pinjaman dengan pemberian bunga kepada bank,