Informasi Dokumen
- Penulis:
- Muhammad Faruq Awaludin
- Pengajar:
- Dr. H. Arief Subhan, M.A
- Dr Suhaimi M. Si
- Bapak Kholis Ridho M. Si
- Dra. Hj. Musfirah Nurlaily, M. A
- Bapak Dr. Rulli Nasrullah, M.Si
- Sekolah: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
- Mata Pelajaran: Komunikasi
- Topik: Analisis Framing Pemberitaan Perjalanan Koalisi Gerindra Dengan PPP Pada Pilpres 2014 Di Harian Kompas
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 1437 H/2016 M
- Kota: Jakarta
Ringkasan Dokumen
I. Pendahuluan
Pada bagian ini, penulis menjelaskan pentingnya analisis framing dalam konteks pemberitaan politik, khususnya terkait koalisi antara Gerindra dan PPP pada Pilpres 2014. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana media, dalam hal ini Harian Kompas, membingkai berita untuk mempengaruhi opini publik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori konstruksi sosial, penulis mengkaji bagaimana realitas politik dibangun melalui pemberitaan.
II. Tinjauan Pustaka
Bagian ini membahas teori-teori yang relevan dengan penelitian, termasuk teori konstruksi sosial yang menjelaskan bagaimana realitas sosial dibentuk melalui komunikasi. Selain itu, penulis juga menguraikan konsep framing yang digunakan dalam analisis berita, serta kategori dan nilai berita yang mempengaruhi cara penyampaian informasi oleh media.
2.1 Teori Konstruksi Sosial
Teori ini, yang diperkenalkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman, menjelaskan bahwa realitas sosial tidak muncul begitu saja, melainkan dibangun melalui interaksi sosial dan komunikasi. Dalam konteks media, hal ini berarti berita yang disajikan oleh media memiliki kekuatan untuk membentuk persepsi publik.
2.2 Analisis Framing
Analisis framing mengacu pada cara media membingkai isu atau peristiwa tertentu. Penelitian ini menggunakan model framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang mencakup empat dimensi: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris, yang memungkinkan peneliti untuk memahami bagaimana berita disusun dan dipersepsikan.
III. Gambaran Umum Harian Kompas
Di bagian ini, penulis memberikan latar belakang tentang Harian Kompas, termasuk sejarah, visi, misi, dan nilai-nilai dasar yang dipegang oleh media tersebut. Penulis juga menjelaskan struktur organisasi Harian Kompas dan bagaimana hal ini mempengaruhi cara pemberitaan dilakukan.
3.1 Sejarah dan Perkembangan Harian Kompas
Harian Kompas didirikan dengan tujuan untuk menyajikan berita yang akurat dan berimbang. Seiring waktu, media ini telah berkembang menjadi salah satu sumber informasi terkemuka di Indonesia, dengan pengaruh yang signifikan terhadap opini publik.
3.2 Visi dan Misi Harian Kompas
Visi Harian Kompas adalah menjadi media yang terpercaya dan berintegritas. Misi mereka adalah menyajikan berita yang informatif, edukatif, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
IV. Temuan dan Analisis Data
Bagian ini memaparkan hasil analisis terhadap berita-berita yang dipublikasikan oleh Harian Kompas mengenai koalisi Gerindra dan PPP. Penulis menjelaskan bagaimana framing digunakan dalam berita-berita tersebut untuk membentuk persepsi publik tentang koalisi.
4.1 Analisis Framing Berita
Penulis menganalisis beberapa edisi berita dari Harian Kompas dan menemukan bahwa pemberitaan tentang koalisi Gerindra dan PPP seringkali menyoroti konflik internal dan dukungan politik, yang menunjukkan adanya framing tertentu dalam penyampaian berita.
4.2 Konstruksi Pemberitaan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian Kompas memiliki perspektif tertentu dalam memberitakan koalisi ini, yang mencerminkan bagaimana media dapat mempengaruhi pandangan publik terhadap isu politik.
V. Kesimpulan dan Saran
Bagian penutup ini merangkum temuan-temuan utama dari penelitian, menekankan pentingnya analisis framing dalam memahami pemberitaan media. Penulis juga memberikan saran untuk penelitian lebih lanjut di bidang komunikasi dan jurnalistik, serta rekomendasi bagi praktisi media untuk lebih memperhatikan keseimbangan dalam pemberitaan.
Referensi Dokumen
- KOMPAS, 24 Maret 2014
- KOMPAS, Minggu 19 April 2014
- KOMPAS, Minggu 20 April 2014
- KOMPAS, Selasa 13 Mei 2014