I. Pendahuluan
Bagian pendahuluan ini membahas pentingnya pelayanan kesehatan multikultural di Indonesia, menekankan hak asasi manusia atas kesehatan dan mengkritisi realita pelayanan yang masih diskriminatif. Dipaparkan beberapa contoh kasus yang menggambarkan ketidaksetaraan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan budaya. Selanjutnya, dijelaskan pentingnya peran perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan kebutuhan akan karakter kuat untuk memberikan pelayanan yang optimal dan memenuhi harapan pasien serta keluarga.
II. Metode Penelitian
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner. Wawancara dilakukan di tahap awal untuk menggali karakter-karakter yang diharapkan pasien dan keluarga dari seorang perawat. Sebanyak 345 partisipan (163 laki-laki dan 182 perempuan berusia 25-50 tahun) dari empat rumah sakit di Palembang terlibat dalam pengisian kuesioner yang berisi 15 karakter perawat. Analisis data difokuskan pada temuan wawancara dan pilihan partisipan pada kuesioner untuk mengidentifikasi karakter utama yang diinginkan.
III. Hasil Penelitian
Berdasarkan data kuesioner, penelitian mengidentifikasi tiga karakter utama perawat yang paling diinginkan pasien dan keluarga, yaitu: peduli (26.4%), terampil (22.6%), dan ramah (21.2%). Tiga karakter ini mendominasi pilihan (70.2%) dibandingkan 12 karakter lainnya (29.8%). Ini menunjukkan prioritas pasien dan keluarga terhadap perawat yang memiliki empati, kemampuan teknis, dan sikap yang baik.
IV. Diskusi
Bagian diskusi ini membahas definisi perawat dan keperawatan berdasarkan beberapa sumber literatur. Kemudian, dibahas definisi karakter, menekankan pentingnya nilai dan kebiasaan dalam pembentukan karakter. Selanjutnya, dijelaskan arti peduli sebagai salah satu karakter utama yang ditemukan dalam penelitian, menyoroti aspek penghargaan, tanggung jawab, dan interaksi.