• Tidak ada hasil yang ditemukan

Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Pertumbuhan Rambut Tikus Putih

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Pertumbuhan Rambut Tikus Putih"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1 Komposisi bahan pada gel
Tabel 4.2 Data hasil pengamatan terhadap stabilitas fisik sediaan gel selama penyimpanan 12 minggu
Tabel 4.4 Data pengukuran pH sediaan gel
Tabel 4.5  Data pengukuran viskositas
+5

Referensi

Dokumen terkait

efek ekstrak etanol biji alpukat dalam menurunkan kadar asam urat pada mencit putih jantan yang diinduksi oleh potassium oxonate.. variasi dosis ekstrak etanol

Dari hasil yang didapat sediaan gel ekstrak etanol kulit buah Alpukat memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan daya hambat

Serta data Selanjutnya sebelum dan setelah perlakuan dengan memberikan sediaan biji alpukat ( P. norvegicus ) strain wistar sebelum hiperglikemik adalah 86,4 mg/dL dan

Berdasarkan hal di atas maka perlu dilakukan penelitian untuk membuat sediaan krim ekstrak etanolik daun alpukat yang memenuhi syarat fisik dan stabilitas krim serta

Selain buahnya, minyak yang dihasilkan oleh buah alpukat sangat baik untuk kulit diantaranya adalah untuk melembabkan kulit, menangkal radikal bebas, memelihara

Tabel 1 Hasil skrining fitokimia ekstrak Kulit Buah alpukat P.americana Mill Berdasarkan hasil skrining fitokimia dari ekstrak kulit buah alpukat yang diambil kawangkoan mengandung

Berdasarkan uraian tersebut, masih sedikitnya penelitian tentang formulasi sediaan krim ekstrak daun alpukat dengan variasi basis konsentrasi asam stearat 10%, 12,5%, dan 15%, maka

Daun alpukat memiliki kandungan fitokimia berupa fenolik dan flavonoid yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami. Maserasi menggunakan etanol 96% dan hasil ekstrak yang didapat diuji fitokimia dan uji aktivitas ekstrak etanol daun alpukat pada konsentrasi 40 ppm, 50 ppm, 60 ppm, 70 ppm dan 80 ppm lalu dibuat body butter dengan konsentrasi 2,5%, 5% dan 7,5%. Dilakukan uji stabilitas fisik yang meliputi uji organoleptic, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji aktivitas antioksidan. Hasil uji aktivitas antioksidan dengan pengukuran serapan pada spektrofotometri uv-vis dihasilkan bahwa ekstrak etanol daun Alpukat memiliki aktivitas antioksidan yang sangat aktif dengan nilai IC₅₀ sebesar 1,32 ppm. Pada sediaan F0 menghasilkan nilai sebesar 3,30 ppm, F1 dengan konsentrasi ekstrak 2,5% sebesar 2,60 ppm, F2 dengan konsentrasi ekstrak 5% sebesar 9,6 ppm dan F3 dengan konsentrasi ekstrak 7,5% sebesar 4,26 ppm. Formula body butter yang memiliki aktivitas antioksidan sangat aktif dengan stabilitas paling baik adalah formula dari