Pemanfaatan Bahan Tumbuhan sebagai Biokatalisator dalam Produksi Minyak Sawit Kaya Asam Lemak Omega-3

Teks penuh

(1)

No. 2 Th. 2002

PEMANFAATAN BAHAN TUMBUHAN

DALAM

KAYA

LEMAK OMEGA-3

[Using of Plant Biocatalisator for Omega-3 PUFA -Rich Palm Oil Production]

Jenny Elisabeth D. Siahaan dan D. R. H. Simajuntak

Makalah dipresentasikan pada Seminar 9-10 Oktober 2001

Penelitian Kelapa (PPKS), JI. Brigjen 51, Medan 20158

Pertanian, Unika St. SU, Medan

ABSTRACT

lncorporaton of polyunsaturated fatty acids (n-3 PUFA) into red palm oil was by using process. Rice

bran and Carica papaya latex were used as between red palm oil and n-3 PUFA concentrafe in free fatty acid

fom was conducted without weight ratio of n-3 PUFA concentrate to palm oil being The n-3 PUFA concentrate was prepared

from tuna oil by method. The study has demonstrated that rice bran lipase showed higher to incorporate n-3 PUFA into

red palm oil than CPL The extent of acid, and DHA (docosahexaeboic acid. incorporation were 3.4%

and 12.7% with the rice bran and 1.7% and 3.2% with the CPL. rice bran from several of paddy (Marnberamo,

64, Merah , and produced equal incorporation of and DHA into red palm oil. Rice bran from geminated seed of paddy did

increase n-3 PUFA incorporation into red palm oil. It means rice bran in its natural form could be used and act as immobilized

lipase. is easier to remove the rice bran from reaction mixture and reuse the bran for 14 times without decreasing its enzyme

Key words : papaya EPA. DHA, lipase, omega-3 fatty acids, palm oil, and rice bran

PENDAHULUAN

Asarn lernak (n-3) yang terdapat

pada rninyak ikan, yakni EPA (asarn eikosapentaenoat; dan DHA (asarn dokosaheksaenoat; diketahui dapat rnencegah jantung, rnerniliki sifat antitumor dan anti-inflarnasi, serta dibutuhkan untuk turnbuh

otak dan retina (Uauy dan 1992).

rnerniliki keunggulan, tidak sernua orang

senang rninyak ikan karena baunya yang

arnis. Hal ini rnerupakan rnasalah utarna dalarn penggunaannya sebagai bahan nutrifikan atau

produk

Salah satu upaya untuk mengatasi rnasalah ini adalah dengan rnenginkorporasikan asarn lernak n-3 dari rninyak ikan pada minyak nabati yang biasa dikonsurnsi rnanusia, seperti rninyak kacang (Sridhar dan Lakshirninarayana, minyak biji melon (Huang et

rninyak kanola, jagung, kedelai (Huang dan Akoh, evening primrose (Akoh et al., dan rninyak (Elisabeth et 1998). Sintesis rninyak nabati kaya asarn lernak n-3 urnurnnya rnenggunakan lipase sebagai katalis, sehingga dengan penggunaan suhu dan tekanan proses yang rnaka kerusakan oksidatif asarn n-3 dapat dikurangi. Jenis lipase yang digunakan untuk sintesis rninyak kaya asarn lernak n-3 adalah lipase rnikrobial, di antaranya lipase Rhizomucor meihei, Candida

Chromobacterium viscosum, dan Pseudomonas. Saat ini

sudah jenis lipase rnikrobial yang

dapat langsung dipergunakan, narnun urnurnnya lipase rnikrobial ini rnerniliki harga yang relatif rnahal, karena proses ekstraksi, dan isolasinya yang relatif Hal ini rnerupakan salah satu kendala aplikasi reaksi enzirnatik pada skala industri.

Upaya rnencari surnber lipase yang rnurah telah dilakukan oleh peneliti. Salah satu surnber lipase yang potensial dikembangkan adalah bahan turnbuhan dedak padi dan gandurn, pepaya, urnbi serta kecarnbah biji-bijian. Lipase pada bahan turnbuhan

dalarn rnenghidrolisis cadangan rninyak atau lemak untuk persediaan energi dan rangka yang dibutuhkan untuk perturnbuhan , (Mukherjee, 1994) dan (Jachmanian dan Mukhjee 1994). Di sisi lain, lipase juga rnerupakan penyebab kerusakan minyak dan lernak yang terdapat pada bahan turnbuhan, seperti rnisalnya rninyak dedak padi.

(2)
(3)
(4)
(5)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...