• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Lokasi Pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Pematangsiantar dalam Rangka Meraih Bonus Demografi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Analisis Lokasi Pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Pematangsiantar dalam Rangka Meraih Bonus Demografi"

Copied!
112
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik Daya Tarik Tiap Kecamatan dengan Menggunakan
Gambar 2.1. Kerangka Pemikiran Penelitian
Gambar 4.1. Peta Administrasi Kota Pematangsiantar
Tabel 4.1.  Luas Wilayah Kota Pematangsiantar
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis perhitungan LQ sektor yang memiliki nilai LQ > 1 Yaitu sektor listrik, gas, dan air bersih, sektor konstruksi, sektor perdagangan, sektor pengangkutan,

Ketiga sektor ekonomi tersebut antara lain sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan merupakan

Pada masa otonomi daerah tahun 2001-2005 pertumbuhan proporsional PDRB Kota Tangerang pada sektor listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan, sektor perdagangan hotel dan

Hasil analisis LQ pada Tabel 2 menunjukkan nilai LQ rata-rata>1 ada di sektor pertanian, sektor konstruksi, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor

Kota Depok (mewakili daerah kuadran II) Kota Depok memiliki sektor basis pada Sektor listrik, gas, dan air bersih; Sektor bangunan; Sektor perdagangan, hotel, dan restoran;

di Kecamatan Sumedang utara, sektor listrik, gas, air bersih dan bangunan di Kecamatan Jatinangor, sektor perdagangan, hotel, dan restoran di Kecamatan Sumedang

Kelima sektor tersebut adalah sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor bangunan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, dan sektor pengangkutan

Kemudian sektor tersier dengan Sektor perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, keuangan dan jasa perusahaan dan jasa-jasa memberikan sumbangan