Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Sinetron Indonesia (Studi Deskriptif Kualitatif Kekerasan Perempuan dalam Sinetron Indonesia)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian ini berisi bahwa nilai kekerasan pada perempuan dalam film perempuan berkalung sorban adalah bentuk kekerasan dalam film ini terbagi menjadi dua yaitu,
Ketidakberdayaan perempuan dalam menerima perlakuan kekerasan dari laki-laki (perempuan) dapat disebabkan oleh budaya patriarki yang memenjadi setting sosial tindakan
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa adegan kekerasan yang banyak dilakukan pada film ini adalah terhadap anak-anak, kemudia terhadap laki-laki, terhadap perempuan dan
Analisis pada level teks pemberitaan kekerasan terhadap perempuan dalam Tribunnews.com, menunjukkan: a laki-laki ditempatkan dalam posisi subjek dan perempuan hanya ditempatkan
Beberapa cerita tentang munculnya kelompok laki-laki yang terlibat aktif dalam gerakan untuk pencapaian keadilan gender dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan di berbagai
Dengan hasil penelitian ini, diharapkan bagi perempuan yang sedang menjalani hubungan berpacaran maupun yang tidak, bahwa perempuan perlu waspada terhadap
Ketidakberdayaan perempuan dalam menerima perlakuan kekerasan dari laki-laki (perempuan) dapat disebabkan oleh budaya patriarki yang memenjadi setting sosial tindakan
Fenomena kekerasan yang umumnya dilakukan laki-laki pada perempuan ini dapat dikaitkan dengan wacana maskulinitas yang menunjukkan bahwa kekerasan merupakan hal yang dipelajari