• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS CLUSTER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS CLUSTER"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

ANALISIS CLUSTER

A. Tujuan Analisis Cluster:

1. Untuk mengelompokkan objek-objek (individu-individu) menjadi kelompok-kelompok yang mempunyai sifat yang relatif sama (homogen).

2. Untuk membedakan dengan jelas antara satu kelompok (cluster) dengan kelompok lainnya.

B. Manfaat analsis Cluster

1. Untuk menerapkan dasar-dasar pengelompokan dengan lebih konsisten.

2. Untuk mengembangkan suatu metode generalisasi secara innduktif, yaitu pengambilan kesimpulan secara umum dengan berdasarkan fakta-fakta khusus.

3. Menemukan tipologi yang cocok dengan karakter obyek yang diteliti. 4. Mendiskripsikan sifat-sifat / karakteristik dari masing-masing kelompok.

C. Aplikasi Analisis Cluster

1. Segmentasi Pasar Konsumen 2. Memahami Perilaku Pembeli.

3. Mengidentifikasi peluang produk baru

4. Memilih pasar mana yang akan dituju (targeting). 5. Meringkas data atau Mereduksi data.

Pengelompokkan untuk mereduksi obyek-obyek dalam satu kelompok yang mempunyai sifat yang relatif sama (homogen) dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu;

1. Pengelompokkan Herarkhi.

2. Pengelompokkan tak Herarkhi (non herarchi).

Pengelompokkan Herarkhi digunakan apabila tidak ada informasi tentang jumlah kelompok yang akan diperoleh.

Pengelompokkan tak Herarkhi digunakan apabila seluruh obyek (n obyek) akan dikelompokkan dalam k kelompok yang telah ditentukan terlebih dulu, dimana k < n.. Metode yang digunakan dalam Cluster non herarchi adalah:

- Metode k-rataan (k-mean method) - Metode MANOVA (Manova method) Klasifikasi Prosedur pengelompokan

Single Complete Linkage methods

Average Variance methods Ward’s methods a. Agglomerative

Centroid methods Herarchical

b. Divisive

a. Seequential Threshold b. Parallel Threshold Non Herarchical

c. Optimizing Partitioning

*) Disampaikan dalam acara Pelatihan SPSS yang diselenggarakan oleh Laboratorium

Manajemen Fakultas Ekonomi UMM, pada tanggal 9 April s/d 13 April 2007.

**) Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang.

D. Langkah-langkah analisis cluster:

(2)

2

2. Memilih ukuran jarak atau kesamaan 3. Memilih prosedur pengklusteran 4. Menetapkan jumlah cluster 5. interpretasi dan profil dari cluster 6. Menaksir reliabilitas dan validitas

E. Memilih ukuran jarak atau kesamaan;

1. Euclidean distance, yaitu mengukur jumlah kuadrat perbedaan nilai masing-masing variabel

2. City block or Manhattan distance, mengukur jumlah kuadrat dari perbedaan absolut pad masing-masing variabel.

3. Chebychev distance, yaitu mengukur nilai maksimal dari perbedaan absolut pada berbagai variabel..

Ukuran yang sering digunakan adalah jarak Euclidean antara dua obyek X dan Y dalam dimensi P yang dirumuskan sebagai berikut:

d x, y = [ ( X j - Y j F)2 ] 1/2

Semakin kecil nilai d, semakin besar kesamaan antara kedua obyek atau kasus tersebut, dan sebaliknya, semakin besar nilai d, semakin kecil kesamaan antara dua obyek.

Contoh kasus:

Pemilik Restoran ingin mengidentifikasi kelompok segmen pelanggannya, berdasarkan variabel yang telah ditetapkan sebagai berikut :

Pelanggan Rasa (x1)

Harga (x2)

Suasana (x3)

Halal (x4)

Variasi (x5)

Musik (x6)

1. 6 4 7 3 2 3

2. 2 3 1 4 5 4

3. 7 2 6 4 1 3

4 4 6 4 5 3 6

5 1 3 2 2 6 4

6 6 4 6 3 3 4

7 5 3 6 3 3 4

8 7 3 7 4 1 4

9 2 4 3 3 6 3

10 3 5 3 6 4 6

11 1 3 2 3 5 3

12 5 4 5 4 2 4

13 2 2 1 5 4 4

14 4 6 4 6 4 7

15 6 5 4 2 1 4

16 3 5 4 6 4 7

17 4 4 7 2 2 5

18 3 7 2 6 4 3

19 4 6 3 7 2 7

Referensi

Dokumen terkait

Clustering   adalah  membagi  data  ke  dalam  grup‐grup  yang  mempunyai  obyek . yang  karakteristiknya  sama  ([1]).    Garcia‐Molina  et  al. 

Suatu sistem linear homogen yang mempunyai jumlah persamaan sama dengan jumlah faktor yang tak diketahui akan mempunyai sebuah solusi nontrivial jika dan hanya jika

hierarchical clustering merupakan suatu metode pengelompokkan data yang cara kerjanya dengan mengelompokkan dua data atau lebih yang mempunyai kesamaan atau

cluster yang sama. Variance between cluster : Tipe varian ini mengacu pada jarak antar cluster... Ada dua ketentuan apabila menentukan cluster ideal menggunakan

a. Pendataan yang akurat sehingga yang menerima benar-benar orang yang tepat dan sesuai. Pengelompokkan peserta ke dalam kelompok kecil, homogen baik dari sisi

Berdasarkan hasil analisis dimensi fraktal dapat disimpulkan bahwa obyek/permukaan homogen mempunyai dimensi fraktal lebih kecil dari pada obyek/permukaan yang

Campuran homogen atau yang biasa dikenal dengan larutan, mempunyai komposisi dan sifat-sifat sama tetapi dapat bervariasi dari satu materi ke materi yang lain..

• Mengetahui jumlah dan profil setiap kelompok obyek tanah yang terbentuk berdasarkan variabel nilai tanah pada pengadaan tanah untuk pembangunan jalan lintas utara di Kabupaten