• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Mindi (Melia Azedarach L.) Dan Kedelai (Glycine Max (L) Merrill) Secara Organik Dalam Sistem Agroforestri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertumbuhan Mindi (Melia Azedarach L.) Dan Kedelai (Glycine Max (L) Merrill) Secara Organik Dalam Sistem Agroforestri"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  Diagram alur penelitian
Gambar 2  Peta lokasi penelitian
Tabel 1  Kriteria kerusakan tanaman yang disebabkan oleh hama*
Tabel 3  Perbandingan kandungan unsur hara mindi sebelum dan sesudah penanaman kedelai, pada pola tanam monokultur dan agroforestri
+5

Referensi

Dokumen terkait

Naungan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap persen tumbuh benih, tinggi kedelai kecuali pada umur 4 dan 5 MST, jumlah daun trifoleat umur 5 − 7 MST, bobot basah

Perlakuan P4 (bubur kertas koran + pupuk kompos + cocopeat ) cenderung memiliki nilai rata-rata berat kering total tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya dapat diduga

Pemanfaatan pembenah tanah pupuk hayati pada budidaya kedelai merupakan upaya memperbaiki struktur fisik dan bilogi tanah sehingga akar tanaman dapat menyerap unsur hara lebih

Hal ini diduga unsur hara yang berasal dari kompos TKKS lebih mencukupi dan tersedia untuk diserap akar tanaman kedelai sehingga mampu meningkatkan hasil bobot biji.. Pemberian

Hal ini disebabkan karena hasil analisis tanah menunjukkan bahwa kondisi tanah dalam keadaan yang baik, dimana unsur hara N, P dan K telah tersedia di dalam tanah dengan

Meningkatnya persentase polong berisi diduga karena pada konsentrasi tersebut unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kedelai tersedia dalam keadaan yang berimbang

Hal ini disebabkan karena pada konsentrasi D.I Grow dan dosis pupuk NPK tersebut, unsur hara yang dibutuhkan tanaman kedelai sudah dapat terpenuhi, sehingga

Hal ini disebabkan karena pada konsentrasi D.I Grow dan dosis pupuk NPK tersebut, unsur hara yang dibutuhkan tanaman kedelai sudah dapat terpenuhi, sehingga