EVALUASI PEMANFAATAN KOLEKSI BUKU BIDANG
ADMINISTRASI NEGARA PADA PERPUSTAKAAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Skripsi
D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
CHARIKA J R SARAGIH
030709036
ILMU PERPUSTAKAAN
FAKULTAS SASTRA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah memberikan bakat dan karunia serta berkat kasihNya sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini. Adapun judul penelitian ini adalah “EVALUASI
PEMANFAATAN KOLEKSI BUKU BIDANG ADMINISTRASI NEGARA
PADA PERPUSTAKAAN USU”.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih memiliki kekurangan, baik
dari segi materi maupun penyajiannya. Oleh karena itu penulis mengaharapkan
kritik dan saran yang positif dari semua pihak demi kesempuranaan penulisan
skripsi ini.
Penulis dengan tulus mengucapkan banyak terimakasih kepada ayahanda
M Saragih dan Ibunda S br.Purba yang telah menyayangi, mendidik,
membesarkan dan menyekolahkan penulis hingga seperti sekarang ini, bagiku
kalianlah orang tua yang bijak, selalu mengerti dan berusaha untuk anak-anaknya.
Dalam penulisan skripsi ini penulis mendapat bantuan dari berbagai pihak yang
tidak ternilai harganya. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada :
1. Bapak Drs Syarifuddin,M..A Ph.D., selaku dekan Fakultas Sastra
Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Drs. Jonner Hasugian, M.Si., selaku ketua Program Studi Ilmu
Perpustakaan dan informasi Fakultas sastra USU.
3. Bapak Drs. Syakirin Pangaribuan, SH., selaku pembimbing I yang
telah banyak meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk
mengarahkan dan memberikan bimbingan yang berharga bagi penulis
dalam menyelesaikan skripsi ini.
4. Bapak Drs. Jonner Hasugian, M.Si., selaku pembimbing II yang
telah memberikan waktu dan masukan untuk membimbing penulis
dalam menyelesaikan skripsi ini.
5. Bapak Drs. Ahmad Ridwan Siregar, M.Lib., selaku kepala
perpustakaan dan seluruh Staf Perpustakaan USU yang memberikan
6. Seluruh staff pengajar pada Departemen Studi Perpustakaan dan
Informasi Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara yang telah
memberikan banyak ilmu kepada penulis dan staff pegawai
administrasi yang telah banyak membantu penulis.
7. Buat adik-adikku, Dorny semangat mengerjakan tugas karyanya ya!
Fryshomi semangat untuk kuliah, jalan pasti dibukakan Tuhan
untukmu dan yang paling kusayangi adikku yang bungsu, Apos
Glorymen, rajin sekolah ya dek!.
8. Buat yang terkasih Juni Hartawan Damanik, penulis ucapkan banyak
terimakasih atas kesabarannya, doa, cinta dan kasih sayang yang
tulus, semoga cinta kita selalu diberkati untuk selamanya.
9. Buat sahabat-sahabatku, Farida, Tohap, Sanie, Juni, Nelly, Daniel,
Hardi, Sahat dan Eno, penulis ucapkan terimakasih banyak atas
perhatian dan dorongan kalian, “you are my best friends”. Telah lama
persahabatan kita terjalin dan kalian selalu ada dalam suka dan duka.
10.Seluruh teman-teman Stambuk 2003, Ribka, Elyana, Betaria, Anik,
Juni, Novitra, Marlina, Apri, Hotma dan teman-teman yang lain yang
tidak dapat disebutkan satu per satu, terimakasih untuk dorongan
semangat yang besar terhadap penulis.
11.Kepada teman-teman mahasiswa Departemen Studi Perpustakaan dan
Informasi serta semua pihak-pihak yang telah memberikan bantuan
dan dorongan semangat kepada penulis selama menyelesaikan studi,
penulis mengucapkan banyak terimakasih.
Akhir kata penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi
pembaca pada umumnya dan dapat menjadi sumbangsi dalam perkembangan
Program Studi Perpustakaan dan Informasi.
Medan, July 2008
Penulis,
ABSTRAK
Saragih, Charika J R. 2008. Evaluasi Pemanfaatan Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara pada Perpustakaan USU. Medan Departemen Studi Perpustakaan dan Informasi Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara.
Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi koleksi buku bidang Administrasi Negara mana yang banyak digunakan dan yang sedikit digunakan pada perpustakaan USU serta mengevaluasi penggunaan buku bidang Administrasi Negara pada perpustakaan USU berdasarkan layanan sirkulasi.
Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan USU pada bulan february 2008. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk menetapkan sampel menggunakan tabel Krecjie. Pengambilan sampel dengan cara probability sampling dimana setiap elemen pada populasi mempunyai kesempatan yang sama menjadi sampel. Jumlah Sampel adalah 226 judul buku dari February 2002- february 2008 yang dilayankan sirkulasi yang berjumlah 576 judul bidang Administrasi Negara yang dimiliki Perpustakaan USU. Penentuan sampel dengan cara acak yang diperoleh dari katalog online. Pemanfaatan setiap judul buku dicatat dalam satu fomulir, bagian yang dicatat meliputi nomor kelas, judul buku, tahun terbit dan riwayat sirkulasi. Data yang dicatat tersebut diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel untuk memudahkan proses perhitungan.
Hasil penelitian menunjukkan buku Administrasi Negara yang dimanfaatkan berjumlah 174 judul ( 77 %) tidak dimanfaatkan berjumlah 52 judul (23 %). Koleksi buku Administrasi Negara yang paling banyak dimiliki Perpustakaan USU terbitan tahun 1980-1989 sebanyak 67 judul ( 29,91 % ). Evaluasi pemanfaatan buku Bidang Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan lebih banyak koleksi buku berbahasa Inggris sebanayak 26 judul ( 88,46 %) dibanding koleksi berbahasa Indonesia sebanyak 6 judul (11,53 %).
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL...vii
DAFTAR GAMBAR...viii
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2. Rumusan Masalah ... 3
1.3. Tujuan Penelitian ... 3
1.4. Manfaat Penelitian ... 3
1.5. Ruang Lingkup Penelitian ... 4
BAB II KAJIAN TEORITIS 2.1. Perpustakaan Perguruan Tinggi ... 5
2.1.1. Pengertian Perpustakaan Perguruan Tinggi ... 5
2.1.2. Tujuan Perpustakaan Perguruan Tinggi ... 5
2.1.3. Fungsi Perpustakaan Perguruan Tinggi ... 6
2.2. Pengertian Pemanfaatan ... 6
2.3 Koleksi ... 8
2.3.1 Pengertian Koleksi ... 8
2.3.2 Tujuan Koleksi Perpustakaan... 8
2.3.3 Fungsi Koleksi Perpustakaan ... 9
2.3.4 Jenis Koleksi Pepustakaan ... 9
2.4 Pengembangan Koleksi ... 10
2.5 Kebijakan Pengembangan Koleksi ... 13
2.6 Evaluasi Bahan Perpustakaan ... 14
2.7 Teknik Untuk Mengukur Keterpakaian / Pemanfaatan Koleksi ... 15
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi Penelitian ...17
3.3. Populasi dan Sampel Penelitian ... 17
3.3.1. Populasi ... 17
3.3.2. Sampel ... 18
3.4. Teknik Pengumpulan Data ... 20
3.5. Taknik Analisis Data ... 21
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Distribusi Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara Berdasarkan Tahun Terbit. ... 22
4.2. Distribusi Koleksi Buku Administrasi Negara Berdasarkan Bahasa. ... 23
4.3. Distribusi Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara Berdasarkan Riwayat Sirkulasi. ... 23
4.3.1. Pemanfaatan Buku Pada Kelas 350 ( Public Administrasi and Military Science) ... 24
4.3.2. Pemanfaatan Buku Pada Kelas 351 ( Public Administration ) ... 25
4.3.3. Pemanfaatan Buku Pada Kelas 352 ( General Consideration of Public Administration ) ... 27
4.3.4. Pemanfaatan Buku Kelas 353 ( Specific Fields of Public Administration ) ... 28
4.3.5. Pemanfaatan Buku Kelas 354 ( Public Administration of Economy and Environment ) ... 29
4.3.6 Pemanfaatan Buku Kelas 355 ( Military Science ) ... 30
4.3.7 Pemanfaatan Buku Kelas 357 ( Mounted Forces and Warfare ) ... 31
4.3.8 Pemanfaatan Buku Kelas 358 ( Air and Other Specialized and Warfare Enginering ) ... 31
4.3.9 Pemanfaatan Koleksi Kelas 359 ( Sea Forces and Warfare ) ... 32
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan ... 35
5.2 Saran ... 35
DAFTAR PUSTAKA
+
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel-1... 19
Tabel-2... 22
Tabel-3... 23
Tabel-4... 24
Tabel-5... 25
Tabel-6... 26
Tabel-7... 27
Tabel-8... 29
Tabel-9... 30
Tabel-10... 31
Tabel-11... 32
Tabel-12... 33
Tabel-13... 34
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 350...25
Gambar 2. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 351...26
Gambar 3. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 352...27
Gambar 4 Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 353...28
Gambar 5. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 354...29
Gambar 6. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 355... 30
Gambar 7. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 357... 31
Gambar 8. Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 358...32
ABSTRAK
Saragih, Charika J R. 2008. Evaluasi Pemanfaatan Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara pada Perpustakaan USU. Medan Departemen Studi Perpustakaan dan Informasi Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara.
Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi koleksi buku bidang Administrasi Negara mana yang banyak digunakan dan yang sedikit digunakan pada perpustakaan USU serta mengevaluasi penggunaan buku bidang Administrasi Negara pada perpustakaan USU berdasarkan layanan sirkulasi.
Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan USU pada bulan february 2008. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk menetapkan sampel menggunakan tabel Krecjie. Pengambilan sampel dengan cara probability sampling dimana setiap elemen pada populasi mempunyai kesempatan yang sama menjadi sampel. Jumlah Sampel adalah 226 judul buku dari February 2002- february 2008 yang dilayankan sirkulasi yang berjumlah 576 judul bidang Administrasi Negara yang dimiliki Perpustakaan USU. Penentuan sampel dengan cara acak yang diperoleh dari katalog online. Pemanfaatan setiap judul buku dicatat dalam satu fomulir, bagian yang dicatat meliputi nomor kelas, judul buku, tahun terbit dan riwayat sirkulasi. Data yang dicatat tersebut diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel untuk memudahkan proses perhitungan.
Hasil penelitian menunjukkan buku Administrasi Negara yang dimanfaatkan berjumlah 174 judul ( 77 %) tidak dimanfaatkan berjumlah 52 judul (23 %). Koleksi buku Administrasi Negara yang paling banyak dimiliki Perpustakaan USU terbitan tahun 1980-1989 sebanyak 67 judul ( 29,91 % ). Evaluasi pemanfaatan buku Bidang Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan lebih banyak koleksi buku berbahasa Inggris sebanayak 26 judul ( 88,46 %) dibanding koleksi berbahasa Indonesia sebanyak 6 judul (11,53 %).
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Pada zaman teknologi sekarang diharapkan semua orang mempunyai
sumber daya manusia yang menguasai informasi dan mempunyai keterampilan
terhadap sarana informasi. Perpustakaaan merupakan salah satu sumber informasi
dimana di dalamnya terdapat berbagai informasi yang penting untuk
meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Perpustakaan Universitas Sumatera Utara sebagai suatu perpustakaan
perguruan tinggi yang bertujuan mendukung fungsi pendidikan dan pengajaran.
Dalam meningkatkan kualitas pendidikan, perpustakaan Universitas Sumatera
Utara turut berperan untuk mendukung fungsi tersebut. Dikatakan suatu
perpustakan bagus jika mempunyai koleksi yang relevan sehingga pengguna
merasa puas. Koleksi yang relevan adalah koleksi yang dapat dimanfaatkan oleh
pengguna secara maksimal, sehingga perpustakaan harus mengetahui informasi
apa saja yang dibutuhkan oleh pengguna perpustakaan dengan menanyakan
langsung kepada pengguna atau menyebarkan angket.
Perpustakaan perguruan tinggi pada umumnya digunakan mayoritas
mahasiswa dan staf pengajar serta sitivitas akademik, sehingga diharapkan
perpustakaan dapat melaksanakan fungsinya dengan baik dalam mendukung
fungsi pendidikan dan pengajaran pada perguruan tinggi yang bersangkutan.
Fungsi utama dari perpustakaan perguruan tinggi adalah:
a. Sebagai sumber informasi (Information Recources) bagi masyarakat
kampus.
b. Sebagai sarana untuk membantu mengembangkan kurikulum penelitian
dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pengembangan
intelektualitas para civitas akademika. Fungsi ini tentu tidak lepas dari TRI
DHARMA Perguruan Tinggi sebagai pusat pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat
Menurut Sulistyo-Basuki (1991 : 270) menyatakan bahwa kualitas dan
yang dapat mendukung kebutuhan mereka. Perpustakaan perguruan tinggi
dituntut untuk memberikan jasa yang berkualitas tinggi yaitu jasa yang dapat
memenuhi kebutuhan dan harapan pemakai. Inti perpustakaan adalah informasi,
sedangkan informasi di perpustakaan dapat ditemukan pada koleksi tercetak dan
elektronik.
Perpustakaan Universitas Sumatera Utara memiliki banyak koleksi buku
dari data yang diperoleh berdasarkan LAKIP ( Laporan Akuntabilitas Kinerja
Perpustakaan ) pada Perpustakaan USU Tahun 2007 jumlah koleksi buku
sebanyak 112.944 judul dan 405.393 eksemplar, terdiri dari bidang kedokteran,
pertanian, ekonomi, teknik, matematika dan ilmu pengetahuan alam, sastra, ilmu
sosial dan politik dan hukum sehingga tidak diketahui seberapa tinggi tingkat
keterpakaiannya, karena ada banyak program studi di universitas ini dan jenis
koleksi buku yang adapun di perpustakaan berbeda-beda subyeknya dan disusun
sesuai dengan kelasnya, dan apabila investasi yang besar dari pengadaan tidak
dimanfaatkan atau kurang pemanfaatannya, berarti pemborosan baik dari masalah
tempat maupun biaya, untuk itulah penting dilakukan evaluasi koleksi. Telah
dilakukan oleh beberapa orang peneliti yang meneliti tentang evaluasi
pemanfaatan koleksi. Pada penelitian Sri Puja Sukmawati (2006), sebagai salah
satu peneliti mengenai evaluasi pemanfaatan koleksi buku pada bidang ilmu
matematika, diperoleh :
1. Koleksi buku yang paling banyak dimanfaatkan pada tahun 2006
berjumlah 284 judul ( 86,9%)
2. Koleksi buku yang paling sedikit dimanfaatkan pada tahun 2000
berjumlah 5 judul (1,5%).
Dari penelitian tersebut dapat dilihat koleksi yang banyak digunakan oleh
pengguna, dan koleksi yang sangat jarang digunakan oleh pengguna, semakin
sering koleksi tersebut digunakan berarti mempunyai daya guna yang tinggi bagi
pengguna, dengan mengetahui demikian dapat memberikan bahan pertimbangan
bagi perpustakaan untuk pengadaan koleksi.
Mengingat jumlah koleksi Perpustakaan USU yang tidak sedikit
jumlahnya maka sulit untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan. Oleh karena
koleksi. Jumlah koleksi yang tidak sedikit ini membuat penulis membatasi
evaluasi pemanfaatan koleksi maka penulis memilih koleksi bidang Administrasi
Negara, agar dapat diketahui pemanfaatan koleksi bidang Administrasi Negara.
Koleksi bidang ilmu Administrasi Negara yang dimiliki Perpustakaan USU saat
ini mencapai 576 judul. Dari pengamatan awal penulis terdapat kesenjangan
pemanfaatan pada koleksi buku bidang administrasi negara di setiap sub divisi
DDC yang digunakan oleh perpustakaan USU.
Kenyataan inilah yang memotivasi penulis tertarik untuk melakukan
penelitian mengenai “Evaluasi Pemanfaatan Koleksi Buku Bidang
Administrasi Negara Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara”
sebagai judul skripsi.
1.2Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas maka yang
menjadi rumusan masalahnya sekaligus pertanyan penelitian yang akan dijawab
melalui penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat keterpakaian koleksi buku
bidang Administrasi Negara pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk :
1. Mengidentifikasi koleksi buku bidang Administrasi Negara yang
banyak dimanfaatkan ( Heavy Demand) dan yang sedikit dimanfaatkan
pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara
2. Untuk mengetahui keberadaan koleksi buku bidang Administrasi
Negara yang dimiliki perpustakaan Universitas Sumatera Utara
berdasarkan tahun terbit.
1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian ini bermanfaat bagi :
1. Perpustakaan Universitas Sumatera Utara sebagi masukan untuk
kebijakan pengadaan koleksi buku bidang Administrasi Negara khususnya
2. Peneliti, sebagai bandingan untuk melakukan penelitian yang
berhubungan dengan pemanfaatan buku bidang subyek lain.
1.5 Ruang Lingkup Penelitian
Adapun yang menjadi ruang lingkup penelitian adalah: Perpustakaan
Universitas Sumatera Utara, koleksi bidang Administrasi Negara yaitu koleksi
yang dipinjamkan atau dibawa pulang yang terletak pada bagian sirkulasi dan
KPS (Koleksi Pinjam Singkat). Koleksi yang diteliti adalah kelas 350-359
berdasarkan sistem klasifikasi Dewey.
BAB II
KAJIAN TEORITIS
2.1. Perpustakaan Perguruan Tinggi.
2.1.1 Pergertian Perpustakaan Perguruan Tinggi.
Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah sarana penunjang kegiatan
akademik dalam rangka membantu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (1994 : 3) perpustakaan
perguruan tinggi adalah : ” unit pelaksana teknis (UPT) perguruan tinggi yang
bersama-sama dengan unit lain, turut melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi
dengan cara memilih, menyimpan, mengolah, merawat serta melayankan sumber
informasi kepada lembaga induknya pada khususnya dan masyarakat akademis
pada umumnya”
Menurut Sulistyo-Basuki (1993 : 3) menyatakan bahwa “perpustakaan
adalah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung ataupun gedung itu sendiri yang
digu nakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan
menurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca”.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa perpustakaan perguruan
tinggi merupakan sebuah bagian gedung atau gedung itu sendiri yang memberikan
pelayanan teknis untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan
memberikan pelayanan informasi kepada sivitas akademika secara maksimal.
2.1.2 Tujuan Perpustakaan Perguruan Tinggi
Perpustakaan perguruan tinggi diselenggarakan dengan tujuan untuk
menunjang pelaksanaan program perguruan tinggi sesuai dengan Tri Dharma
Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat.
Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (1994 : 4) disebutkan
bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah :
2. Dharma Kedua yaitu penelitian, dilakukan melalui kegiatan mengumpulkan, mengolah, menyimpan, menyajikan dan menyebarluaskan informasi bagi para peneliti.
3. Dharma Ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat, diselenggarakan melalui kegiatan mengumpulkan, mengolah menyimpan, menyajikan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
Untuk menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,
perpustakaan berusaha mengumpulkan, mengolah dan menyebarluaskan informasi
yang dapat menunjang terlaksananya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang
dilaksanakan lembaga induknya.
Menurut Sulistyo-Basuki (1993 : 52) dalam Pengantar Ilmu Perpustakaan
bahwa secara umum tujuan perpustakaan perguruan tinggi adalah sebagai berikut:
1. Memenuhi keperluan informasi masyarakat perguruan tinggi, lazimnya staf pengajar dan mahasiswa, sering pula mencakup tenaga administrasi perguruan tinggi.
2. Menyediakan bahan pustaka rujukan pada semua tingkat akademis, artinya mulai dari mahasiswa tahun pertama hingga mahasiswa program pasca sarjana dan pengajar.
3. Menyediakan ruang belajar untuk pemakai perpustakaan.
4. Menyediakan jasa peminjaman yang tepat guna bagi berbagai jenis pemakai.
5. Menyediakan jasa informasi aktif yang tidak saja terbatas pada lingkungan perguruan tinggi tetapi lembaga industri lokal.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan perpustakaan
perguruan tinggi adalah memenuhi dan menyediakan informasi bagi penggunanya
sesuai dengan kebutuhan sivitas akademika perguruan tinggi tempatnya bernaung.
2.1.3 Fungsi Perpustakaan Perguruan Tinggi.
Untuk dapat menunjang kegiatan yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi
tempatnya bernaung perpustakaan harus dapat melaksanakan fungsinya dengan
baik. Menurut Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (1979 : 3)
mrnyatakan bahwa fungsi perpustakaan perguruan tinggi yaitu:
1. Ditinjau dari segi proses pelayanan sesuai dengan tujuannya, perpustakaan perguruan tinggi mempunyai lima fungsi yaitu:
2. Ditinjau dari segi program kegiatan perguruan tinggi yang didukung sesuai dengan peranannya, perpustakaan perguruan tinggi mempunyai tiga macam fungsi yaitu:
a. Sebagai pusat pelayanan informasi untuk program pendidikan dan pengajaran.
b. Sebagai pusat pelayanan informasi untuk program penelitian.
c. Sebagai pusat pelayanan informasi untuk program pengabdian kepada masyarakat.
3. Ditinjau dari segi pelaksanaannya, pada setiap fungsi perpustakaan perguruan tinggi tersebut di atas dapat dibedakan dua macam sifat fungsi yaitu:
a. Fungsi yang bersifat akademis edukatif. b. Fungsi yang bersifat administratif teknis.
Sedangkan menurut Siregar (1998 : 1) menyatakan bahwa fungsi
perpustakaan perguruan tinggi secara umum yaitu:
1. Pusat pengumpulan informasi/bahan pustaka.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa fungsi perpustakaan
perguruan tinggi adalah tempat atau wadah untuk mengumpulkan, mengolah
bahan pustaka, menyebarluaskan informasi melalui layanan pengguna dan tempat
mencari informasi untuk menunjang program Tri Dharma Perguruan Tinggi
tempatnya benaung.
2.2. Pengertian Pemanfaatan.
Kata pemanfaatan berasal dari kata manfaat yang berarti guna atau faedah.
Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer (2002 : 928) dijelaskan bahwa
kata pemanfaatan mengandung arti proses, cara, perbuatan memanfaatkan.
Pemanfaatan koleksi buku perpustakaan dapat berarti membaca koleksi di
ruang perpustakaan (in library Use) dan meminjam koleksi dari bagian sirkulasi
perpustakaan (out library Use). Pemanfaatan koleksi dapat diketahui melalui
kajian sirkulasi yang berpusat pada penggunaan ( use studies) atau pada pengguna
(user studies) dimana bertujuan untuk mengetahui seberapa besar koleksi yang
Pengalaman Trueswell dalam Lancaster (1993 : 67-68), bahwa beliau
melakukan pengujian terhadap tanggal sirkulasi terakhir yang dikenal dengan
istilah LCD ( Last Circulation Date).
Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pemanfaatan
koleksi adalah suatu proses, cara yang dilakukan oleh pengguna dalam hal
memanfaatkan informasi pada koleksi untuk memenuhi kebutuhan
informasinya.
2.3 Koleksi
2.3.1 Pengertian Koleksi
Salah satu unsur pokok perpustakaan yang terpenting adalah koleksi,
dengan adanya koleksi yang baik dan memadai perpustakaan akan dapat
memberikan layanan yang baik kepada pengguna. Beberapa peneliti telah
mengemukakan pengertian koleksi dan memberikan defenisi yang hampir sama
mengenai pengertian koleksi.
Menurut Phillips (1992 : 139) menyatakan bahwa koleksi adalah:
“kumpulan buku atau bahan pustaka lainnya juga dipakai untuk menyatakan
seluruh bahan pustaka yang ada di suatu perpustakaan”.
Pada Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 160)
menyatakan bahwa koleksi adalah : “sejumlah pustaka tentang suatu perkara
tertentu atau jenis tertentu, yang dikumpulkan oleh seseorang atau suatu
perpustakaan”.
Menurut Peraturan RI Nomor 70 Tahun 1991 Tentang Pelaksanaan
Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990 Tentang Searah Simpan Karya Cetak dan
Karya Rekam pada pasal 1 menyebutkan bahwa koleksi adalah : “ kumpulan
bahan pustaka, baik tercetak maupun terekam yang disimpan dan dikelola
perpustakaan”.
Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa koleksi adalah semua
bahan pustaka yang harus dikumpulkan, diolah, disimpan, dan dikelola
berupa buku atau koleksi lainya yang disimpan atau dihimpun dengan
menggunakan suatu sistem yang berguna untuk dimanfaatkan olah pengguna.
2.3.2 Tujuan Koleksi Perpustakaan
Koleksi perpustakaan bertujuan untuk menunjang pelaksanaan program
pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh
karena itu, koleksi perpustakaan tidak hanya disajikan bagi para mahasiswa,
pengajar, dan peneliti, tetapi juga masyarakat yang memerlukannya.
Perpustakaan memiliki berbagai jenis koleksi hal ini sesuai dengan
pernyataan yang dikemukakan oleh Sulistyo-Basuki (1993 : 8) yang menyatakan
bahwa :
Bahan pustaka mencakup karya cetak atau karya grafis seperti buku, majalah, surat kabar, disertasi dan laporan, karya cetak atau karya rekam seperti piringan hitam, rekaman audio, kaset dan video, bentuk mikro seperti mikrofilm, mikrofis dan mikro opac, karya dalam bentuk elektronik seperti disket, pita magnetik, dan kelongsong elektronik (catridge) yang diasosiasikan dengan komputer.
2.3.3 Fungsi Koleksi Perpustakaan
Dalam Buku Pedoman Umum Perpustakaan Perguruan Tinggi (1979 :
34-35) disebutkan bahwa fungsi perpustakaan perguruan tinggi adalah sebagai
berikut :
1. Fungsi Pendidikan
Untuk menunjang program pendidikan dan pengajaran perpustakaan menyediakan bahan pustaka yang sesuai relevan.
2. Fungsi penelitian
Untuk menunjang program penelitian perguruan tinggi, perpustakaan sumber informasi tentang berbagai hasil penelitian dan kemajuan ilmu pengetahuan mutakhir.
3. Fungsi Referans
Fungsi ini melengkapi kedua fungsi di atas dengan menyediakan bahan-bahan referens di berbagai bidang dan alat-alat bibliografis yang diperlukan untuk penelusuran informasi.
4. Fungsi Umum
Berdasarkan fungsi koleksi yang telah dikemukakan diatas perpustakaan harus
selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna dengan koleksi
yang memadai.
2.3.4 Jenis Koleksi Perpustakaan
Pada Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (1979 : 36)
disebutkan bahwa yang termasuk komponen keloksi perpustakaan perguruan
tinggi adalah sebagai berikut:
1. Buku teks, baik untuk mahasiswa maupun untuk dosen, baik yang diwajibkan maupun yang dianjurkan untuk mata kuliah tertentu.
2. Buku referensi, termasuk buku referensi umum, buku referensi bidang studi khusus, alat-alat bibliografi seperti indeks, abstrak, laporan tahunan, kamus, ensiklopedia, katalog, buku pegangan dan lain-lain.
3. Pengemban ilmu, yang melengkapi dan memperkaya pengetahuan pemakai selain dari bidang studi dasar.
4. Penerbitan berkala seperti majalah, surat kabar, dan lain-lain.
5. Penerbitan perguruan tinggi yaitu penerbitan yang diterbitkan oleh perguruan tinggi, baik perguruan tinggi dimana perpustakaan tersebut bernaung maupun penerbit perguruan tinggi lainnya.
6. Penerbitan pemerintah yaitu penerbitan resmi baik yang bersifat umum maupun yang menyangkut kebutuhan perguruan tinggi yang bersangkutan. 7. Koleksi khusus, yang berhubungan dengan minat khusus bidang
perpustakaan seperti koleksi tentang kebudayaan daerah tertentu, subjek tertentu dan sebagainya.
8. Koleksi bukan buku yaitu berupa koleksi audio visual seperti film, tape, kaset, piringan hitam, video tape, dan sejenisnya.
Sedangkan menurut Yulia (1993 : 3) menyatakan bahwa jenis bahan
pustaka yang terdapat di perpustakaan adalah:
1. Karya cetak, seperti buku dan terbitan berseri.
2. Karya non cetak seperti rekaman suara, gambar hidup dan rekaman video, bahan grafika dan bahan kartografi.
3. Bentuk mikro, seperti microfilm, mikrofis dan mikroopague.
4. Karya dalam bentuk elektronik seperti pita magnetis dan cakram atau disc.
Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa jenis koleksi
perpustakaan tidak hanya terpaku pada koleksi buku saja tapi juga terbitan berseri
2.4 Pengembangan Koleksi.
Koleksi perpustakan seharusnya koleksi yang relevan atau sesuai dengan
kebutuhan pengguna sehingga perpustakaan harus membangun koleksi yang kuat
maksudnya koleksi tersebut ketepatannya sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Agar koleksi suatu perpustakaan berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan
pengguna maka dalam pengembangan koleksi perpustakaan harus dapat meneliti
bahan pustaka yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Menurut Darmono (2001 : 49) dinyatakan bahwa pengembangan koleksi
perlu merujuk pada prinsip-prinsip pengembangan koleksi yaitu sebagai berikut:
1. Relevansi.
Artinya aktifitas pemilihan dan pegadaan terkait dengan program pendidikan yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada. Berorientasi pada pemakai. Dengan demikian kepentingan pengguna menjadi acuan dalam pemilihan dan pengadaan bahan pustaka.
2. Kelengkapan.
Koleksi perpustakaan diusahakan tidak hanya terdiri dari buku teks yang langsung dipakai untuk mata pelajaran yang diberikan tetapi juga yang menyangkut bidang ilmu yang berkaitan erat dengan program yang ada dalam kurikulum. Semua komponen koleksi mendapat perhatian yang wajar sesuai dengan tingkat prioritas yang ditentukan.
3. Kemutakhiran.
Disamping memperhatikan masalah kelengkapan, kemutakhiran sumber informasi harus diupayakan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Kemutakhiran bahan pustaka dapat dilihat dari tahun terbit. 4. Kerjasama.
Unsur-unsur yang terkait dalam pembinaan koleksi harus ada kerjasama yang baik dan harmonis sehingga pelaksanaan kegiatan pembinaan koleksi berjalan efektif dan efisien. Kerjasama ini melibatkan semua komponen yang terlibat dalam pembinaan koleksi.
Dalam pengembangan koleksi, perpustakaan harus dapat memahami
kebutuhan informasi yang dibutuhkan penggunanya. Sehingga apa yang menjadi
kebijakan perpustakaan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan pengguna
dapat tercapai.
Pada Buku Pedoman Perpustakaan Pergururan Tinggi (2004 : 44)
disebutkan bahwa kegiatan pengembangan koleksi meliputi:
1. Menentukan kebijakan umum pengembangan koleksi berdasarkan identifikasi kebutuhan pengguna.
3. Mengidentifikasi kebutuhan akan informasi dari semua anggota sivitas akademika yang dilayani.
4. Memilih dan mengadakan bahan pustaka lewat pembelian, tukar-menukar, hadiah, dan penerbitan sendiri menurut prosedur tertib.
5. Merawat bahan pustaka. 6. Menyiangi koleksi. 7. Mengevaluasi koleksi.
Untuk melaksanakan semua kegiatan tersebut, diperlukan anggaran yang
memadai, pustakawan yang berdedikasi dan alat bantu pemilihan bahan pustaka
yang relevan.
Pada Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 53)
dinyatakan bahwa alat bantu yang biasa digunakan untuk memilih bahan pustaka
adalah sebagai berikut :
Tujuan memilih bahan pustaka adalah untuk mengembangkan koleksi
perpustakaan yang baik dan seimbang, sehingga mampu melayani kebutuhan
pengguna perpustakaan
Penyiangan (wedding) juga merupakan kegiatan dari pengembangan
koleksi. Koleksi perpustakaan dalam bentuk buku menduduki ruang yang luas
dibandingkan dengan jenis koleksi yang lain. Koleksi yang semakin bertambah
setiap tahunnya menjadikan ruang koleksi menjadi semakin sempit, sehingga
penyiangan perlu dilakukan secara bertahap agar koleksi sesuai dengan kebutuhan
pengguna.
Menurut Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 65)
menyatakan penyiangan koleksi adalah pemilihan bahan pustaka yang dinilai
tidak bermanfaat bagi perpustakaan.
Tujuan penyiangan koleksi, antara lain:
1. Membina dan memperbaiki nilai pelayanan informasi oleh perpustakaan. 2. Memperbaiki penampilan dan kinerja perpustakaan.
Kebijakan penyiangan sering bersifat relatif. Perpustakaan perlu memiliki
kebijakan tertulis tentang penyiangan koleksi yang merujuk kepada peraturan
perundang-undangan.
Dalam Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 65)
dinyatakan bahwa koleksi perpustakaan yang perlu disiangi adalah:
1. Bahan perpustakaan yang isinya tidak relevan dengan program perguruan tinggi.
2. Bahan perpustakaan yang isinya sudah usang. 3. Bahan perpustakaan yang sudah ada edisi barunya.
4. Bahan perpustakaan yang isinya tidak lengkap dan tidak dapat dilengkapi atau diganti lagi.
5. Bahan perpustakaan yang jumlah eksemplarnya terlalu banyak. 6. Bahan perpustakaan yang fisiknya sangat rusak.
Dalam hal menentukan kebijakan penyiangan, perpustakaan perlu
meminta bantuan kepada para ahli dan para pejabat yang berwenang. Bersama
dengan pustakawan, mereka menentukan bahan pustaka mana yang perlu
dikeluarkan dari koleksi.
Dalam Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 65)
dinyatakan bahwa penyiangan koleksi dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Menyingkirkan bahan perpustakaan dari tempatnya ke ruang penyimpanan khusus.
2. Menghapus atau memusnahkan pustaka.
3. Menghadiahkan bahan pustaka kepada perpustakaan lain. 4. Menukar bahan pustaka dengan bahan perpustakaan lain.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan penyiangan
koleksi pada perpustakaan sehingga perpustakaan dapat memberikan koleksi yang
sesuai dalam memenuhi kebutuhan pengguna perpustakaan.
2.5Kebijakan Pengembangan Koleksi.
Koleksi yang relevan terhadap pengguna berasal dari pemilihan bahan
pustaka karena itu diperlukan seleksi terhadap koleksi. Koleksi yang diseleksi
dilakukan dibagian pengadaan dan hendaknya koleksi perpustakaan dirumuskan
dan disesuaikan dengan kebutuhan sivitas akademika agar perpustakaan dapat
Pengadaaan bahan pustaka merupakan rangkaian dari kebijakan
pengembangan koleksi perpustakaan. Semua kebijakan pengembangan koleksi
berpusat pada pengadaan bahan pustaka.
Menurut Yulia (1994 : 20-21) menyatakan bahwa ada beberapa cara untuk
menilai koleksi perpustakaan yaitu:
1. Membandingkan koleksi perpustakaan dengan senarai standar yang diterbitkan.
2. Membandingkan koleksi perpustakaan dengan koleksi perpustakaan sejenis yang besar.
3. Melakukan kajian beberapa banyak koleksi yang digunakan.
4. Memeriksa koleksi dengan bantuan pakar kepada subjek yang bersangkutan.
5. Mengumpulkan pendapat pemakai.
Semua bahan pustaka hendaknya dipilih secara cermat dan disesuaikan
dengan kebutuhan pengguna perpustakaan. Koleksi yang sudah dipilih akan
menjadi prioritas pengadaan dan sudah ditentukan dalam pengembangan koleksi.
Dengan demikian arah pengembangan koleksi menjadi jelas.
Menurut Darmono (2001 : 58) menyatakan bahwa kebijakan
pengembangan koleksi ini penting dilaksanakan dengan tujuan untuk menghindari
buku atau jenis lainnya yang sebenarnya kurang bermanfaat bagi pengguna
perpustakaan masuk kedalam jajaran koleksi.
Kegiatan perpustakaan diarahkan pada pengguna dan kebutuhannya. Oleh
karena itu, perpustakaan harus dapat menciptakan suatu kesan bahwa
perpustakaan merupakan wadah penyebar informasi.
Menurut Philipps (1992 : 119) menyebutkan bahwa ada beberapa kaidah
dalam penyebaran informasi, yaitu:
1. Kenalilah pemakai dan kebutuhannya dan sediakan serta sebarkan informasi yang mereka butuhkan.
2. perpustakaan harus dikelola sedemikian rupa sehingga pemakai mau menggunakan koleksi.
3. Menyediakan jasa referensi yang baik. Usahakan koleksi anda tetap baru. Usahakan agar buku-buku yang sering diperlukan tersedia, misalnya buku referensi, peta, buku pegangan dasar dan lain-lain tidak dipinjamkan.
Pada Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 44)
dinyatakan bahwa kewenangan merumuskan kebijakan pengembangan koleksi
1. Pustakawan.
2. Wakil sivitas akademika.
3. Wakil unit penelitian dan unit lain yang terkait.
Dalam mengusulkan pembelian bahan pustaka yang berhak adalah:
1. Pustakawan.
2. Tenaga pengajar dan penelitian. 3. Mahasiswa.
4. Pihak atau unsur unit kerja lain, bila diperlukan.
Yang berhak melakukan seleksi tahap usulan pembelian bahan pustaka
adalah tim seleksi dan yang berhak menetapkan pengadaan bahan perpustakaan
yang telah diseleksi adalah kepala perpustakaan (Buku Pedoman Perpustakaan
Perguruan Tinggi, 2004 : 45).
2.6 Evaluasi Bahan Perpustakaan.
Evaluasi koleksi merupakan kegiatan yang penting dalam kebijakan
pengembangan koleksi. Dalam Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi
(2004 : 67) dinyatakan bahwa evaluasi koleksi adalah : ” upaya menilai daya guna
dan hasil guna koleksi dalam memenuhi sivitas akademika serta program
perguruan tinggi ”. Evaluasi koleksi harus dilaksanakan secara teratur agar koleksi
sesuai dengan perubahan dan perkembangan program perguruan tinggi.
Menurut Buku Pedoman Perpustakan Perguruan Tinggi (2004 : 67)
menyatakan bahwa tujuan evaluasi koleksi dapat dirinci sebagai berikut:
1. Mengetahui mutu lingkup dan kedalaman koleksi.
2. Menyesuaikan koleksi dengan tujuan dan program perguruaan tinggi. 3. Mengikuti perubahan perkembangan sosial budaya, ilmu dan teknologi. 4. Meningkatkan nilai informasi.
5. Mengetahui kekuatan dan kelemahan koleksi. 6. Meyesuaikan kebijakan penyiangan koleksi.
Menurut Buku Pedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi (2004 : 67)
menyatakan ada dua cara mengevaluasi koleksi, yaitu: secara kuantitatif dan
kualitatif. Cara kuantitatif dilakukan dengan pengumpulan data statistik, dan dari
data statistik itu dapat diperoleh informasi yang cukup mengenai keadaan koleksi.
Cara kualitatif dilakukan dengan cara menguji ketersediaan koleksi terhadap
2.7Teknik Untuk Mengukur Keterpakaian/Pemanfataan Koleksi.
Untuk mengetahui keterpakaian atau pemanfaatan koleksi dilakukan
dengan cara melihat langsung slip pengembalian koleksi tersebut. Sedangkan
untuk mengetahui seberapa besar koleksi yang dimanfaatkan maupun koleksi
yang kurang atau tidak dimanfaatkan dapat dilakukan melalui analisis teknik
pendekatan yang berpusat pada pengguna dan penggunaan yang bertujuan untuk
mengetahui oleh siapa koleksi dimanfaatkan dan koleksi apa yang dimanfaatkan.
Menurut Mount Sunt Vincent University dalam Yulvimar (2003 : 11)
mengemukakan bahwa ada beberapa teknik yang digunakan untuk mengukur
tingkat keterpakaian koleksi yaitu:
1. Memperhatikan tingkatan judul berdasarkan standar umum, dapat dilihat melalui:
a. Katalog perpustakaan. b. Bibliografi subjek. c. Analisis subjek d. Review essays.
e. Bibliografi khusus, dan
f. Daftar usulan dari staf pengajar . 2. Sistem data perpustakaan.
Mencakup keseluruhan judul dalam subjek tertentu berhubungan dengan pengadaan, frekuensi sirkulasi peminjaman, dan statistik silang layan. 3. Menguji secara langsung ke rak.
4. Survey pengguna tentang cakupan, kedalaman, kesesuaian dan kemutakhiran koleksi.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan cara mengukur tingkat
keterpakaian koleksi perpustakaan perlu memperhatikan tingkat judul berdasarkan
standar umum, sistem data perpustakaan, menguji langsung ke rak serta survey
BAB III
METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah
metode deskriptif. Menurut Nawawi (1995 : 67) menyatakan bahwa metode
deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur atau cara memecahkan masalah
penelitian dengan memaparkan keadaan objek yang sedang diselidiki (seseorang,
lembaga, masyarakat, pabrik dan lain-lain) sebagaimana adanya berdasarkan
fakta-fakta yang aktual pada saat sekarang. Data yang terkumpul diolah dalam
bentuk tabel dan angka.
3.1. Lokasi Penelitian.
Lokasi penelitian ini adalah di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara
yang beralamat di Jalan. Perpustakaan No.1 Kampus USU Medan.
3.2. Kriteria Sampel
Kriteria koleksi yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Koleksi terdapat di rak umum atau di rak pinjam singkat.
2. Koleksi tidak berada di rak tetapi masih dipinjam; dan
3. Koleksi tidak terdapat di rak dan tidak dipinjamkan, dianggap koleksi
hilang.
3.2.Populasi dan Sampel Penelitian.
3.2.1 Populasi
Setiap penelitian memerlukan sejumlah objek untuk diteliti. Objek inilah
yang dinamakan populasi, bisa berupa orang, bukan orang, atau berupa
benda-benda alam yang lain.
Menurut Sugiyono (2006 : 90) menyatakan bahwa populasi adalah
wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian
standar bidang administrasi negara yang berada pada nomor Klasifikasi Dewey
(DDC) 350-359. Koleksi referensi dan koleksi yang digunakan di tempat tidak
ikut disertakan untuk menjadi populasi. Berdasarkan data yang diperoleh dari
katalog online populasi buku bidang Administrasi Negara sesudah dikurangi
dengan koleksi di layanan referensi berjumlah 576 judul.
3.2.2 Sampel.
Mengingat koleksi buku tidak selalu berada di rak melainkan sebahagian
koleksi buku di pinjam pengguna maka sulit untuk mengevaluasi keseluruhan
populasi maka ditentukanlah sampel. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi
yang diteliti (Arikunto, 2002 : 109). Adapun teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini adalah teknik penarikan secara acak.
Menurut Sevilla (1993 : 163) menyebutkan bahwa pengambilan sampel
secara acak adalah sebagai berikut:
1. Menetapkan populasi.
2. Daftar semua anggota populasi.
3. Memilih sampel melalui prosedur yang sesuai dimana setiap anggota mempunyai peluang yang sama sebagai sampel penyelidikan.
Untuk menetapkan/menentukan besar sampel, penulis menggunakan tabel
Krejcie. Menurut Sugiyono (2002 : 64) menyatakan bahwa Krejcie dalam
melakukan perhitungan ukuran sampel didasarkan atas kesalahan 5%. Jadi sampel
yang diperoleh itu mempunyai kepercayaan 95% terhadap populasi, berdasalkan
tabel Krejcie diperoleh jumlah sampel 226 judul dari jumlah populasi 576 Judul.
Tabel – 1
Populasi dan Sampel Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara
Diperoleh dari Katalog Online Perpustakaan USU
No
Kelas Subjek
Jumlah
Populasi
Jumlah
Sampel
350 Public Administration and Military
Science
83 33
351 Public Administration 162 64
352 General Considerations of Public
Administration
141 55
353 Specific Fields of Public
Administration
54 21
354 Public Administration of Economy
and Environment
19 7
355 Military science 95 37
356 Foot Forces and Warfare 1 -
357 Mounted Forces and Warfare 2 1
358 Air and other Specialized and
Warfare : engineering and related
10 4
359 Sea Forces and Warfare 9 4
Jumlah sampel di atas dibagi kedalam nomor kelas berdasarkan subjek
dengan cara jumlah judul setiap nomor kelas dikali jumlah sampel kemudian
dibagi dengan jumlah populasi, misalnya untuk mengetahui jumlah sampel kelas
350 adalah jumlah judul pada subyek ini 33 judul, maka sampelnya adalah
56
Dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data dengan menggunakan
metode riwayat sirkulasi koleksi dan memeriksa langsung koleksi fisik buku.
Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk sampel koleksi adalah
sebagai berikut :
1. Mencatat buku yang sudah menjadi sampel. Bagian yang dicatat meliputi:
a. Tahun terbit.
Menentukannya dengan cara mengelompokkan semua sampel koleksi
sesuai dengan tahun terbitnya dengan membuat range atau jarak untuk
masing-masing tahun terbit, misalnya 1995-2004, dengan kata lain
tahun terbit dikelompokkan pada kelipatan 10 tahun untuk
mengantisipasi kemungkinana terdapatnya tahun terbit terendah. Pada
penelitian ini tahun terbit koleksi buku administrasi Negara dibatasi
dari tahun 1960-2005.
b. Bahasa
Mengelompokkan semua sampel koleksi sesuai dengan bahasanya.
Penulis menetapkan tiga kategori bahasa, yakni Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris dan Bahasa asing lainnya.
c. Tanggal pinjam buku.
Mengelompokkan semua sampel koleksi sesuai dengan lamanya
tanggal pinjam sebelumnya. Dalam penelitian ini lamanya suatu
pinjaman buku terhadap tanggal pinjam sebelumnya dikelompokkan
sesuai dengan periode waktu dalam bulan. Pinjaman buku yang
dikelompokkan dalam pinjaman buku 1 bulan. Sedangkan pinjaman
buku yang memiliki jarak waktu 31-60 hari terhadap tanggal pinjam
sebelumnya dikelompokkan dalam pinjaman buku 2 bulan, demikian
seterusnya.
2. Mengolah data dengan menggunakan program Microsoft Excel
Penelitian ini dalam mengolah data menggunakan microsoft exel aar
lebih mudah dalam penyajian data.
3.5. Teknik Analisis Data
Pertama, mengambil buku dari rak untuk melihat pemanfaatannya melalui
slip pengembalian (Riwayat Sirkulasi). Pada penelitian ini riwayat sirkulasinya
dibatasi yaitu tujuh tahun terakhir yaitu dari Februari 2002 sampai dengan
Februari 2008. Buku yang akan dievaluasi berjumlah 226 judul. Koleksi tersebut
dikelompokkan dari nomor 350-359 dan penentuan judul sebagai sampel
diperoleh dari Katalog online, kemudian dicatat. Bagian yang dicatat adalah
nomor kelas, judul buku, bahasa dan tahun terbit. Buku yang eksemplarnya lebih
dari satu, akan diundi untuk menentukan buku mana yang akan dijadikan sampel.
Buku yang tidak terdapat di rak atau Koleksi Pinjam Singkat (KPS) dan tidak
dalam peminjaman maka akan diambil asumsi bahwa buku tersebut hilang.
Kedua, data yang terkumpul akan dianalisis secara kuantitatif dan
disajikan dalam bentuk tabel dan grafik dengan menggunakan program mikrosoft
exel untuk memudahkan penyajian data dan proses perhitungan. Dengan
demikian dapat dilihat judul buku yang banyak dimanfaatkan, yang sedikit
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Distribusi Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara Berdasarkan
Tahun Terbit.
Untuk mengetahui Keberadaan koleksi buku bidang Administrasi Negara
yang dimiliki perpustakaan USU pada kelas 350 berdasarkan tahun terbit mulai
dari 1960 sampai dengan 2006 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel-2 : Distribusi Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara
BerdasarkanTahun Terbit.
Tahun
Terbit
350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 Jlh %
1960-1969
3 12 6 6 1 6 - - - - 34 15,17
1970-1979
3 6 2 2 1 2 - - - - 16 7,14
1980-1989
15 21 12 5 2 7 - - 4 1 67 29,91
1990-1999
9 12 8 5 2 18 - 1 0 1 56 25
< 2000 3 12 27 3 1 4 - - - 1 52 23,21
Jlh 33 64 55 21 7 37 - 1 4 3 224 100
Tabel- diatas menunjukkan bahwa buku yang paling banyak memiliki
tahun terbit 1980-1989 yang paling banyak dimiliki oleh Perpustakaan USU
berjumlah 67 judul ( 29,91% ). Sedangkan buku yang tidak memiliki tahun terbit
sebanyak dua judul yaitu : 351.867 Sia k Kenangan.... (s.a) 5 eks dan 359 Heg o
4.2 Distribusi Koleksi Bidang Administrasi Negara berdasarkan Bahasa.
Hasil pengumpulan data yang diperoleh dari sampel hanya terdiri dari dua
kategori bahasa, yaitu berbahasa Indonesia dan Inggris.Untuk lebih jelasnya dapat
dilihat pada tabel-3 berikut:
Tabel -3 : Distribusi Koleksi Bidang Petanian Berdasarkan bahasa.
No.Kelas Bahasa Presentase (%) Jumlah Indonesia Inggris Indonesia Inggris
350 18 15 54,54 45,45 33
351 48 16 75 25 64
352 48 7 87,27 12,72 55
353 10 11 47,61 52,38 21
354 1 6 14,28 85,71 7
355 26 11 70,27 29,73 37
356 - - - - 0
357 - 1 - 100 1
358 - 4 - 100 4
359 2 2 50 50 4
Jumlah 153 73 67,7 32,3 226
Berdasarkan tabel-3 di atas, diketahui koleksi buku bidang Administrasi
Negara dengan sampel 226 judul lebih banyak berbahasa Indonesia yaitu
berjumlah 153 judul buku ( 67,7 % ) dan buku yang berbahasa Inggris sebanyak
73 judul ( 32,3 % ) koleksi buku yang berbahasa Indonesia dan Inggris
menunjukkan perbandingan yang hampir seimbang.
4.3 Distribusi Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara berdasarkan
riwayat sirkulasi.
Distribuís koleksi buku bidang Administrasi Negara berdasarkan Riwayat
Tabel-4 : Distribusi Koleksi Buku Bidang Administrasi Negara berdasarkan Riwayat Sirkulasi.
Tahun
Layanan
350 351 352 453 354 355 356 357 358 359 Jlh %
Feb’08 7 13 7 2 1 4 0 0 0 0 34 15,04
2007 7 15 28 4 1 17 0 0 0 1 73 32,30
2006 3 11 7 2 0 1 0 0 0 0 24 10,61
2005 2 4 4 3 1 0 0 1 0 2 17 7,52
2004 1 4 0 0 1 2 0 0 0 0 8 3,53
2003 5 1 1 1 0 0 0 0 1 0 9 3,98
Feb’02 1 1 1 0 1 4 0 0 1 0 9 3,98
Jumlah 26 49 48 12 5 28 0 1 2 3 174 76,96
TD 7 15 7 9 2 9 0 2 2 1 52 23,00
M 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Jumlah 33 64 55 21 7 37 0 1 4 4 226 100
Keterangan: TD = Tidak Dimanfaatkan
M = Missing
Berdasarkan tabel-4 diatas dapat diketahui bahwa jumlah buku
keseluruhan yang dimanfaatkan pada tahun yang berbeda adalah 174 judul ( 76,96
% ) dari 226 judul buku. Pemanfaatan yang banyak di tahun 2007 yaitu 73 judul (
32.3 % ) dan paling sedikit di tahun 2004 yaitu 8 judul ( 3,53 % ). Sedangkan
jumlah buku yang tidak dimanfaatkan ada 52 buku dari 226 sampel buku.
4.3.1 Pemanfaatan Buku Pada Nomor 350 (Public Administration and
Military Science)
Pemanfaatan buku pada nomor kelas 350 dengan jumlah sampul 33 judul
1 1
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-1 : Gafik Riwayat Sirkulasi Kelas 350
1. Pada tahun 2008 terdapat 7 judul buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 terdapat 7 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 terdapat 3 judul buku yang dimanfaatkan.
4. Pada tahun 2005 terdapat 2 judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
6. Pada tahun 2003 terdapat 5 judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
II. Judul koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada
kelas 350.
Tabel-5 : Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 350 ( Public Administration and Military Science)
No No.Kelas Judul Buku Tahun
Pada kelas 350 terdapat 7 koleksi buku berbahasa inggris yang tidak
4.3.1 Pemanfaatan buku koleksi Administrasi Negara pada kelas 351( Public
Administration)
Pemanfaatan koleksi buku pada kelas 351 dengan jumlah sampel 64 judul dapat
dilihat pada grafik berikut :
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-2 : Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 351
1. Pada tahun 2008 terdapat 13 judul buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 terdapat 15 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 terdapat 11 judul buku yang dimanfaatkan.
4. Pada tahun 2005 terdapat 4 judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 terdapat 4 judul buku yang dimanfaatkan.
6. Pada tahun 2003 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
Pada kelas ini terdapat 15 judul buku yang tidak dimanfaatkan yaitu :
10 351.895 9 Ass e 18 th Asean ministerial… 1985 1
Development Requinsidered… 1974 1
4.3.3 Pemanfaatan koleksi Buklu Administrasi Negara pada Kelas 352
(General Consideration of Public Administration)
Pemanfaatan pada kelas 352 dengan jumlah sampel 55 judul dapat dilihat
pada gambar berikut :
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-3 : Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 352
1. Pada tahun 2008 terdapat 7 judul buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 terdapat 28 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 terdapat 7 judul buku yang dimanfaatkan.
4. Pada tahun 2005 terdapat 4 judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 tidak terdapat buku yang dimanfaatkan.
6. Pada tahun 2003 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas
352 yaitu :
Tabel-7 : Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 352 ( General Consideration of Public Administration)
4 352.92 Scu e Excavation and…. 1983 2 5 352.007 207 2
Org
Improving the… 1982 3
6 352.48 Nic p Public Budgeting 2002 4 7 352.306 8 Fis r Resource all Location… 1998 4
Pada kelas ini terdapat 7 judul buku yang tidak dimanfaatkan dengan
perincian 1 judul berbahasa Indonesia dan 6 judul berbahasa Inggris.
4.3.4 Pemanfaatan Koleksi Buku Administrasi Negara pada nomor kelas 353
( Specific Fields of Public Administration )
Pemanfaatan koleksi buku Administrasi Negara pada kelas 353 dengan
jumlah sampel 21 judul dapat dilihat pada gambar berikut:
1
2 2 3
4
9
0 2 4 6 8 10
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-4 : Grafik Riwayat Sirkulasi kelas 353
1. Pada tahun 2008 terdapat 2judul buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 terdapat 4 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 terdapat 2 judul buku yang dimanfaatkan.
4. Pada tahun 2005 terdapat 3 judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 tidak terdapat buku yang dimanfaatkan.
6. Pada tahun 2003 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 tidak terdapat judul buku yang dimanfaatkan
Pada kelas ini terdapat 9 judul buku yang tidak dimanfaatkan.
Tabel-8 : Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 353 (Specific Fields of Public Administration)
No No.Kelas Judul Buku Tahun Terbit Eksemplar 1 353.73 Cow m Micro economi modeling 1989 3
Pengetahuan anggaran… 1990 5
6 353 Ame American Government 1964 2 7 353.03 Whi m The making of the…… 1964 4 8 353 Uni c Code of federal….. 1971 2 9 353.03 Hal p The Precidency a… 1960 1
Pada kelas ini terdapat 9 judul buku yang tidak dimanfaatkan dengan
perincian 1 judul buku berbahasa Indonesia dan 8 judul buku berbahasa Inggris.
4.3.5 Pemanfaatan Koleksi Buku Administrasi Negara pada kelas 354 (Public
Administration of economy and environment )
Pemanfaatan koleksi buku Administrasi Negara pada kelas 354 dengan
jumlah sampel 7 judul dapat dilihat pada gambar berikut:
1 1 1 1 1
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-5 : Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 354
1. Pada tahun 2008 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 terdapat 0 judul buku yang dimanfaatkan.
4. Pada tahun 2005 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan
Pada kelas ini terdapat 2 judul buku yang tidak dimanfaatkan.
Tabel-9 : Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 354 ( Public Administration of Economy and Environment)
No No.Kelas Judul Buku Tahun Terbit Eksemplar 1 354.530 722
All p
Planning policy analicy… 1986 3
2 354. 11 Rei i International Personal 1985 3
Pada kelas ini terdapat dua judul buku berbahasa Inggris yang tidak
dimanfaatkan.
4.3.6 Pemanfaatan koleksi Buku Administrasi Negara pada kelas 355
(Military science)
Pemanfaatan koleksi buku Administrasi Negara pada kelas 355 dengan
jumlah sampel 37 judul buku dapat dilihat pada gambar berikut :
1 2
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-6 : Grafik Riwayatn Sirkulasi Kelas 355
1. Pada tahun 2008 terdapat 4 judul buku yang dimanfaatkan.
2 .Pada tahun 2007 terdapat 17 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
4. Pada tahun 2005 tidak terdapat judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 terdapat 2 judul buku yang dimanfaatkan.
6. Pada tahun 2003 tidak terdapat judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 terdapat 4 judul buku yang dimanfaatkan
Koleksi Buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 355 yaitu:
Tabel-10 : Koleksi Buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada Kelas 355 ( Military Science)
No No.Kelas Judul Buku Tahun
Terbit
Eksemplar
1 355.033 547 Por u The USSR in third……. 1984 4 2 355.621 7 Kul m Minds at war… 1988 3 3 355.125 98 Vas a ABRI penegak……. 1996 6 4 355.33 Hie Hierarcchy……….. 1997 1 5 355.43 Ind a Allied intelligence…… 1960 1 6 355.43 Roo Roots of strategy……. 1960 1 7 355.23 Hit e The economic of… 1963 3 8 355.Mit d Decisive battles of the….. 1964 2 9 355.45 Lem k Kewiraan untuk mahasiswa… 1988 7
Pada kelas ini terdapat 9 judul buku koleksi administrasi negara dengan
perincian 2 judul buku berbahasa Indonesia dan 7 judul buku berbahasa Inggris
yang tidak dimanfaatkan
4.3.7 Pemanfaatan Koleksi Buku Administrasi Negara pada kelas 357
(Mounted Forces and warfare).
Pemanfaatan Koleksi Buku Administrasi Negara pada kelas 357 dengan
jumlah sampel 1 judul dapat dilihat pada gambar berikut :
1
0 1 2
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-7 : Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 357
4.3.8 Pemanfaatan buku pada kelas 358 (Air and Other Specialized and
Warfare Engineering and Reluted).
Pemanfaatan koleksi buku Administrasi Negara pada kelas 358 dengan
jumlah sampel 4 judul buku dapat dilihat pada gambar berikut :
1 1 1
2
0 1 2 3
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-8 : Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 358
1. Pada tahun 2008 tidak ada judul buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 tidak terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Judul buku yang dimanfaatkan tahun 2006 terdapat 1 judul buku.
4. Judul buku yang dimanfaatkan tahun 2005 tidak ada
5. Judul buku yang dimanfaatkan tahun 2004 tidak ada
6. Judul buku yang dimanfaatkan tahun 2003 terdapat 1 judul buku.
7. Judul buku yang dimanfaatkan tahun 2002 terdapat 1 judul buku.
Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 358
yaitu :
Tabel-11: Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 358 ( Air and Other Specialized and Warfare, Enginering and Related)
No No. Kelas Judul Buku Tahun
Terbit
Eksemplar
4.3.9 Pemanfaatan Koleksi Buku Administrasi Negara pada kelas 359 ( Sea
Forces and warfare).
Pemanfaatan koleksi buku Administrasi Negara pada kelas 359 dengan
jumlah sampel 4 judul buku dapat dilihat pada gambar berikut :
1 1
2
0 1 2 3
2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 TM
Gambar-9 : Grafik Riwayat Sirkulasi Kelas 359
1. Pada tahun 2008 tidak buku yang dimanfaatkan.
2. Pada tahun 2007 terdapat 1 judul buku yang dimanfaatkan.
3. Pada tahun 2006 tidak ada yang 1 judul buku yang dimanfaatakan.
4. Pada tahun 2005 terdapat 2 judul buku yang dimanfaatkan.
5. Pada tahun 2004 tidak ada satu judul buku yang dimanfatkan
6. Pada tahun 2003 tidak ada satu judul buku yang dimanfaatkan.
7. Pada tahun 2002 tidak ada satu judul buku yang dimanfaatkan
Pada kelas ini terdapat satu judul buku yang tidak dimanfaatkan, yaitu :
Tabel-12 : Koleksi buku Administrasi Negara yang tidak dimanfaatkan pada kelas 359 (Sea Force and Warfare)
No No.Kelas Judul Buku Tahun Terbit Eksemplar 1 359.675 9 Bro F Fleet development.. 1985 3
Pada kelas ini terdapat satu judul buku berbahasa Inggris yang tidak dimanfaatkan.
4.4 Distribusi Koleksi Buku Administrasi Negara Berdasarkan Asal
Perolehan Koleksi.
Untuk mengetahui asal perolehan koleksi buku administrasi Negara dapat di
Tabel-13 : Distribusi Buku Administrasi Negara berdasarkan asal perolehan koleksi.
No.Kelas Asal Perolehan Persentase Jumlah Sampel Pembelian Hadiah Pembelian Hadiah
350 27 6 81,81 18.18 33
4.5 Perbandingan Buku yang Dimanfaatkan dengan Buku yang Tidak
Dimanfaatkan.
Perbandingan buku yang dimanfaatkan dengan yang tidak dimanfaatkan
dapat dilihat dalam tabel berikut :
Tabel-14 : Perbandingan buku yang dimanfaatkan dengan yang tidak
dimanfaatkan.
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa buku yang dimanfaatkan lebih
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan dan Saran
Berdasarkan hasil pengumpulan data dan analisis dalam rangka penelitian
mengenai evaluasi pemanfaatan koleksi buku bidang Administrasi Negara yang
dilakukan pada perpustakaan USU dapat disimpulkan bahwa :
1. Koleksi buku bidang Administrasi Negara yang paling banyak dimiliki
perpustakaan USU adalah koleksi terbitan tahun 1980-1989 yaitu
berjumlah 67 judul ( 29,91%).
2. Dari 226 judul buku bidang Administrasi Negara, Koleksi berbahasa
Indonesia ternyata lebih besar jumlahnya yaitu 153 judul( 67,7 %)
dibanding koleksi berbahasa Inggris dengan jumlah 73 judul ( 32,3 %) dan
tidak ditemukan koleksi berbahasa asing lainnya.
3. Koleksi buku bidang Administrasi negara yang paling banayak
dimanfaatkan oleh pengguna adalah pada tahun 2007 yaitu 73 judul ( 32,3
% ) yang paling kecil pada tahun 2004 yaitu 8 judul (3,53 % ), selebihnya
dimanfaatkan pada tahun yang berbeda-beda.
4. Keseluruhan koleksi bidang Administrasi negara yang tidak dimanfaatkan
berjumlah 52 judul ( 23 % ) dan umumnya berbahasa Inggris sebanyak 46
( 88,46 % ) judul dan berbahasa Indonesia 6 judul ( 11,53 %).
5. Koleksi buku bidang Administrasi Negara yang diperoleh melalui
pembelian lebih besar jumlahnya daripada hadiah, terdapat 161 judul (
71,23 % ) dari pembelian, terdapat 65 judul dari hadiah ( 28,76 % ).
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah diuraikan penulis mengemukakan
beberapa saran demi kemajuan dan kesuksesan perpustakaan USU dimasa
mendatang, yaitu :
1. Perpustakaan perlu mempertimbangkan kebijakan pengadaan koleksi buku
bidang Administerasi Negara terhadap banyaknya eksemplar untuk setiap
judul buku, karena banyak buku yang mempunyai eksemplar banyak tapi
2. Untuk pengadaan buku yang berbahasa Inggris perlu diseleksi lebih
bijaksana sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dari hasil analisa banyak
buku berbahasa Inggris yang kurang pemanfaatannya bahkan ada yang
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.
Darmono. (2001). Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta : Grasindo
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1979. Buku Pedoman : Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1994. Buku Pedoman : Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Lancaster, Fw. 1993. If You Want To Evaluate Your Library, 2nd ed. Illionis : Thomson-Shore.
Mount Sunt Vincent University Library . 2003.”Collections Development Policy : Sec.VI.1 : Collectionassessment” < http://www.msvu.ca/library/cd>
Nawawi, Hadari. 1995. Instrumen Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.
Perpustakaan Nasional. RI. 1999. Pedoman Umum Pengelolaan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta : Bagian Proyek Pengembangan Sistem Nasional Perpustakaan. Perpustakaan Nasional.
Perpustakaan Nasional RI. 2004. Perpustakaan Perguruan Tinggi : Buku Pedoman. Jakarta : Direktorat Pendidikan Tinggi.
Perpustakaan Universitas Sumatera Utara. 2007. Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Perpustakaan Universitas Sumatera Utara. Medan
Philipps, Eva. 1992. Membina Perpustakaan Jakarta : Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII-LIPI).
Sevilla, Consuelo.G. 1993. Pengantar Metode Penelitian. Jakarta : Universitas Indonesia
Siregar, Belling. 1998. Pembinaan koleksi Perpustakaan dan Pengetahuan Literatur. Medan : Pembinaan Perpustakaan Universitas Sumatera Utara.
Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Administrasi: Dilengkapi dengan Metode R & D. Bandung : Alfabeta.
Sulistyo-Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Sumardji, P. 1992. Pelayanan Referensi di Perpustakaan. Yogyakarta : Kanisius
Trimo, Soejono. 1992. Pedoman Pelaksanaan Perpustakaan. Bandung : Remaja Rosdakarya
Yulvimar, Evi. 2003. Evaluasi Pemanfaatan Koleksi Buku Bidang Ilmu Kedokteran Pada Perpustakaan USU. Skirpsi. Medan.
Lampiran
TABEL FOR DETERMINING NEEDED SIZE OF A RANDOMLY CHOOSEN SAMPLE FROM A GIVEN FINITE POPULATION OF N CASES SUCH THAT THE SAMPLE PROPORTION WILL BE WITHIN
1963 - - - 1 - - -
1962 - - - -
1961 - - - 2 - - - - -
1960 1 7 2 2 - 4 - - - 34
Jumlah 33 63 55 21 7 37 1 4 3 224
Tanpa Th.terbit
- 1 - - - 1 2
25 350.007 359 8 Par s Struktur organisasi ….. √ - - 1985 - √ - - DISK 5 Dec 06
26 350 Zan r Reformasi administrasi …. √ - - 1996 - - - √ DISK 5 Feb 08
27 350 Wail p Pengantar study public … √ - - 1991 - √ - - Hadiah 18 Feb 08
28 350.722 097 3 Lyn e Exercise in public ….. - √ - 1983 - - - - ADB 3 TM
29 350.722.253 Moe b Some basic thoughts……. - √ - 1985 √ - - - Hadiah 2 TM
30 350 Int m Municipal public …… - √ - 1960 √ - - - Hadiah 1 TM
31 350.001 Ben b Birokrasi √ - - 1994 - √ - - DRK 6 Jan 08
32 350 Ndr m Metodologi ilmu……….. √ - - 1997 - √ - - DISK 16 Jun 05
33 350 Wil s Structure style usage…….. - √ - 1966 √ - - - Hadiah 1 TM