• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kadar NH3 dan CH4 serta CO2 dari Petrnakan Broiler pada Kondisi Lingkungan dan Manajemen Peternakan yang Berbeda di Kabupaten Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kadar NH3 dan CH4 serta CO2 dari Petrnakan Broiler pada Kondisi Lingkungan dan Manajemen Peternakan yang Berbeda di Kabupaten Bogor"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Populasi Ayam Broiler di Pulau Jawa dan Bali
Tabel 2.  Karakter dan Produksi Kotoran Segar Ayam Broiler per 1000 kg Bobot
Tabel 3.  Ambang Batas Kadar NH3 pada Ayam Broiler
Tabel 8.  Kandungan Nutrien Pakan di Peternakan Bagus Farm dan Ikhtiar Farm
+6

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu, pada bibit Soppeng memiliki produksi kokon yang lebih tinggi dari Candiroto karena suhu dan kelembaban termasuk kisaran Soppeng sehingga bibit Candiroto memiliki

Kondisi asal iklim tersebut, sapi perah Fries Holland (FH) sangat peka terhadap perubahan iklim mikro terutama suhu dan kelembaban udara yang tinggi menyebabkan sapi perah

Nilai radiative forcing CO 2 dan CH 4 di atmosfer memiliki koefisien determinasi (R2) yang relatif lebih kecil, dibandingkan dengan faktor anomali suhu permukaan laut

gasifikasi melibatkan reaksi karbon dengan udara, oksigen, uap air, karbon dioksida, atau suatu campuran dari beberapa gas pada temperatur 1300 °F atau lebih tinggi

Data iklim mikro hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur dan kelembaban udara serta nilai THI kandang sapi yang berada pada daerah dataran tinggi (T3) lebih rendah

Tinggi nilai protein pada daging yang digoreng disebabkan karena selama proses penggorengan tersebut kadar air daging lebih banyak yang hilang dibandingkan cara

Data iklim mikro hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur dan kelembaban udara serta nilai THI kandang sapi yang berada pada daerah dataran tinggi (T3) lebih rendah

Disarankan untuk memperbaiki lingkungan di daerah dataran rendah melalui pengaturan suhu dan kelembaban udara yang optimal (THI tidak lebih dari 72), sehingga sesuai