PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI POKOK SOAL
CERITA PECAHAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 066666 KECAMATAN MEDAN DENAI T.A 2015/2016
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Jurusan Pendidikan
Prasekolah Dan Sekolah Dasar
OLEH :
ERWINA RAHMAWATI 1123111030
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Erwina Rahmawati
Tempat,Tanggal Lahir : Medan, 17 Oktober 1994 Alamat : Jl. Jermal 7 Gg.Murni 16 No.2 Jenis Kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Belum Menikah
Agama : Islam
Anak ke : Pertama
Nama Orangtua : Erwin Mustafa Aan Heryanti Nama Saudara Kandung : Sumiyati
PENDIDKAN FORMAL
No. Nama Sekolah Tempat Tamat Tahun
1. TK Swasta Kartika Jaya Yogyakarta 2000
2. SD Negeri Condong Catur Yogyakarta 2006
3. SMP Muhammadiyah-57 Medan 2009
4. SMA Negeri 19 Medan Medan 2012
i ABSTRAK
ERWINA RAHMAWATI, 1123111030. Penerapan Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 066666 Kecamatan Medan Denai T.A 2015/2016. Skripsi. Jurusan PPSD, FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN, 2016.
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi pokok “Soal Cerita Pecahan”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan metode problem solving pada materi pokok soal cerita pecahan di kelas IV SD Negeri 066666 Kecamatan Medan Denai T.A 2015/2016”.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus dan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 066666 yang berjumlah 28 orang siswa dengan 16 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada materi pokok soal cerita pecahan, dimana kegiatan dilakukan saat pembelajaran matematika berlangsung. Untuk memperoleh data yang digunakan dalam penelitian ini penulis melakukan tes dan observasi. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa pada saat pre test dari 28 orang siswa diperoleh tingkat ketuntasan klasikal sebanyak 5 orang siswa (17,85%) mendapat nilai tuntas, dan sebanyak 23 orang siswa (82,14%) mendapat nilai belum tuntas dengan nilai rata-rata 53,75. Meingkat pada siklus I sebanyak 13 orang siswa (46,42%) mendapat nilai tuntas dan sebanyak 15 orang siswa (53,57%) mendapat nilai belum tuntas dengan nilai rata-rata 66,21. Pada siklus II sebanyak 24 orang siswa (85,71%) mendapat nilai tuntas dan sebanyak 4 orang siswa (14,28%) mendapat nilai belum tuntas dengan nilai rata-rata 77,92. Peningkatan hasil belajar juga dapat dilihat dari meningkatnya nilai hasil observasi siswa dari siklus I dengan nilai rata-rata 62,32 menjadi 75,21 pada siklus II.
ii
KATA PENGANTAR
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Syukur Alhamdulillah saya ucapkan kehadirat Allah Subhanahuwata’ala
atas berkat, rahmat dan karunia-Nya saya dapat meneyelesaikan skripsi ini tepat pada waktunya. Skripsi ini berjudul “Penerapan Metode Problem Solving Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Pokok Soal Cerita Pecahan
Siswa Kelas IV SD Negeri 066666 Kecamatan Medan Denai T.A. 2015/2016”.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar
sarjana pendidikan bagi mahasiswa jenjang S1 pada Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar (PGSD) Jurusan Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar
(PPSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan.
Saya menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini, banyak mengalami
hambatan dan kesulitan yang dihadapi, namun dengan adanya bimbingan,
bantuan, saran, serta kerja sama dari berbagai pihak, sehingga skripsi ini dapat
diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu penulis menyampaikan ucapan terima
kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam
menyelesaikan skripsi ini khususnya yang teristimewa kepada ayahanda tersayang
saya Erwin Mustafa dan Ibunda tersayang saya Aan Heryantiserta Adik tercinta
saya Erina Eriyanti yang telah memeberikan kasih sayang tanpa batas, dukungan
moril dan materil serta do’a yang tidak pernah berhenti demi keberhasilan saya.
Pada kesempatan ini saya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang
iii
1. Bapak Prof.Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku rektor Unimed beserta staffnya.
2. Bapak Dr. Nasrun, M,S. selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Unimed
beserta staffnya.
3. Bapak Prof. Dr. Yusnadi, M,S. selaku Wakil Dekan I.
4. Bapak Drs. Aman Simare-mare, M.S. selaku Wakil Dekan II.
5. Bapak Drs. Edidont Hutasuhut, M.Pd. selaku Wakil Dekan III.
6. Bapak Drs. Khairul Anwar, M.Pd. selaku Ketua Jurusan PGSD FIP Unimed.
7. Ibu Dr. Naeklan Simbolon, M.Pd. selaku Sekretaris Jurusan PGSD FIP
Unimed.
8. Bapak Drs. Rahim Sitompul, M,S. selaku Dosen Pembimbing Skripsi penulis
yang telah begitu banyak memberikan bimbingan, arahan, serta petunjuk
dalam menyelesaikan skripsi ini.
9. Bapak Drs. Akden Simanihuruk, M.Pd , Bapak Prof. Dr. Yusnadi, M,S. , dan
Ibu Dra. Risma, M.Pd selaku Dosen Penguji yang telah memberikan masukan
dan saran-saran mulai dari rencana penelitian sampai selesai penyusunan
skripsi ini.
10.Bapak Dr. Irsan Rangkuti, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Akademik yang
telah begitu banyak memberikan bimbingan dan arahan selama masa
perkuliahan.
11.Seluruh dosen akademik dan seluruh tenaga administrasi Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Medan.
12.Ibu Hj. Farida Sari Siregar, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Negeri 066666
Kecamatan Medan Denai yang mengizinkan peneliti untuk melakukan
iv
13.Ibu Nanda Fridani, S.Pd selaku Wali Kelas IV SD Negeri 066666 yang begitu
banyak memberikan dorongan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.
14.Bapak/Ibu guru SD Negeri 066666 yang telah memberikan waktu, perhatian,
dan kerjasama yang baik selama penulis melakukan penelitian..
15.Teristimewa untuk keluarga besar Kakek Jogja, Nenek Jogja, Atok, Tante
Aning, Om Cucu, dan Om Dedeh, terimakasih atas nasihat, motivasi,
dukungan, dan doa yang tiada terbalaskan.
16.Buat Ismoyo Hadi Wibowo, terimakasih karena telah mendukung penulis,
memberikan kasih sayang, motivasi, dan doa.
17.Teruntuk sahabat-sahabat semasa sekolah, Steffie Manulang, Noviyanti
Adilla, Nurul Amalia, Armi Mayang Sari, Sari Indah Lestari, Noverawati
Christina, terimakasih atas semangat dan motivasi yang diberikan kepada
penulis.
18.Teruntuk sahabat seperjuangan, Wyndha Aulia, Indah Safitri, Rini Soraya,
Fatimah Syahfi, Putri Nur Azizah, Nur Aqlia, dan yang turut memberikan
dukungan, motivasi, dan doa yang tiada dapat terbalaskan.
19.Untuk teman-teman seperjuangan PGSD stambuk 2012, khususnya kelas B1
REGULER 2012 yang begitu banyak memberi dukungan, perhatian penuh,
serta motivasi dalam menyelesaikan skripsi ini.
20.Seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini yang tidak
dapat disebutkan satu persatu namanya, terimakasih atas dukungan dan
v
Saya menyadari skripsi ini masih jauh dari kata sempurna. Apabila
terdapat banyak kesalahan dan kekhilafandalam bentuk bahasa penyampaian,
teknik penulisan dan masih ilmiah, hal ini disebabkan oleh keterbatasan
prngrtahuan dan kemampuan saya. Oleh karena itu, besar harapan saya agar para
pembaca memberikan masukan berupa kritik dan saran yang bertujuan
membangun kesempurnaan skripsi ini guna meningkatkan mutu pendidikan
bangsa kita ke depan.
Saya berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya
dan bagi pembaca pada umumnya.
Medan, Maret 2016
Penulis
ERWINA RAHMAWATI
vi
2.1Kerangka Teoritis ... 7
2.1.1 Problem Solving ... 7
2.1.1.1Pengertian Metode Pembelajaran ... 7
2.1.1.2Pengertian Problem Solving ... 8
2.1.1.3Langkah-langkah Metode Problem Solving ... 9
2.1.1.4Keunggulan Metode Problem Solving ... 11
2.1.1.5Kelemahan Metode Problem Solving ... 12
2.1.2 Hasil Belajar ... 13
vii
2.1.2.2Ciri-Ciri Belajar ... 14
2.1.2.3Pengertian Hasil Belajar ... 14
2.1.2.4Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar ... 15
2.1.3 Pembelajaran Matematika ... 17
2.1.3.1Hakikat Matematika ... 17
2.1.3.2Pengertian Matematika ... 17
2.1.3.3Fungsi dan Tujuan Matematika ... 18
2.1.4 Bilangan Pecahan ... 20
2.1.4.1Pengertian Bilangan Pecahan ... 20
2.1.4.2Mengenal Konsep Pecahan ... 20
2.1.4.3Pecahan Dalam Bentuk Soal Cerita ... 21
2.2 Penelitian Yang Relevan ... 22
2.3 Kerangka Konseptual ... 22
2.4 Hipotesis Tindakan ... 25
BABIII METODE PENELITIAN ... 27
3.1JenisPenelitian ... 27
3.2Subjekdan Objek Penelitian ... 27
3.3Lokasi Penelitian ... 27
3.4Devenisi Variabel Penelitian ... 27
3.5Desain Penelitian ... 28
3.6Prosedur Penelitian ... 29
3.7Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data ... 34
viii
3.9Waktu Penelitian ... 41
BABIV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 42
4.1Profil Sekolah ... 42
4.2Deskripsi Data Kemampuan Awal Siswa ... 42
4.3Siklus I ... 45
4.4Siklus II ... 55
4.5Pembahasan Hasil Penelitian ... 65
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 72
5.1Kesimpulan ... 72
5.2Saran ... 73
ix
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Langkah-langkah Metode Problem Solving ... 10
Tabel 3.1 Aktivitas Siswa di Dalam Kelas... 35
Tabel 3.2 Penerapan Metode Problem Solving oleh Guru ... 37
Tabel 4.1 Hasil Belajar Siswa Pada Tes Awal (Pre Test) ... 43
Tabel 4.2 Persentase Hasil Belajar Siswa Pada Pre Test ... 44
Tabel 4.3 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus I ... 49
Tabel 4.4 Hasil Observasi Penerapan Problem Solving oleh Guru Siklus I .... 50
Tabel4.5 Hasil Belajar Siswa Pada Siklus I ... 52
Tabel 4.6 Persentase Hasil Belajar Siswa Pada Siklus I ... 53
Tabel 4.7 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus II ... 59
Tabel 4.8 Hasil Observasi Penerapan Problem Solving oleh Guru Siklus II ... 60
Tabel 4.9 Hasil Belajar Siswa Pada Siklus II ... 62
Tabel 4.10 Persentase Hasil Belajar Siswa Pada Siklus II ... 63
Tabel 4.11 Tingkat Hasil Belajar Siswa Sebelum dan Sesudah Siklus ... 67
x
DAFTAR GAMBAR
Gambar 4.1Diagram Hasil Belajar Siswa Pada Tes Awal ... 43
Gambar 4.2Guru membimbing siswa ... 46
Gambar 4.3Diagram Hasil Belajar Siswa Pada Siklus I ... 52
Gambar 4.4Siswa Berdiskusi Dengan Kelompoknya ... 56
Gambar 4.5Diagram Hasil Belajar Siswa Pada Siklus II ... 62
Gambar 4.6Diagram Peningkatan Ketuntasan Belajar Siswa ... 67
xi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Soal Pre Test ... 76
Lampiran 2 RPP Siklus I ... 80
Lampiran 1 Soal Post Test Siklus I ... 86
Lampiran 3 Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus I ... 90
Lampiran 4 Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus II ... 91
Lampiran 2 RPP Siklus II ... 92
Lampiran 1 Soal Post Test Siklus II ... 98
Lampiran 5 Lembar Observasi Penerapan Problem Solving Siklus I ... 102
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah
Pendidikan dasar merupakan cikal bakal pendidikan yang akan menentukan
kualitas pendidikan pada jenjang berikutnya. Rendahnya kualitas pendidikan pada
jenjang pendidikan dasar merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan, diawali
dengan permasalahan yang terjadi di dalam kelas. Permasalahan utama yang
sering terjadi di dalam proses belajar mengajar di dalam kelas adalah lemahnya
proses pembelajaran dan kurangnya kemampuan berfikir siswa, sehingga cara
berfikir siswa terbentuk hanya untuk menerima informasi secara bulat. Siswa
hanya dituntut untuk menerima informasi tanpa memahami apa isi yang
terkandung dari informasi tersebut bahkan menghubungkannya dalam kehidupan
sehari-hari.
Matematika merupakan salah satu dari serangkaian mata pelajaran yang
memiliki peranan penting di dalam pendidikan. Di dalam pembelajaran
matematika, siswa tidak hanya dituntut untuk menerima informasi dari guru saja,
namun juga berusaha mencari dan menggali sendiri pengetahuannya. Sesuai
dengan tujuan dari pembelajaran matematika yakni untuk mengembangkan
kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan melatih kemampuan
penalaran siswa.
Pembelajaran matematika di sekolah dasar harus disampaikan secara baik
dengan memberikan pengertian yang benar terkait konsep-konsep dan
2
prinsip matematika yang sangat diperlukan siswa untuk membangun penalaran
dalam memecahkan berbagai masalah. Namun sampai saat ini masih banyak
siswa yang merasa matematika sebagai mata pelajaran yang sulit, tidak
menyenangkan, momok yang menakutkan, bahkan dapat mempengaruhi mental
siswa sehingga minat siswa dalam belajar matematika menjadi rendah. Hal ini
dikarenakan masih banyak siswa yang mengalami kesulitan-kesulitan dalam
mengerjakan soal-soal matematika.
Setelah melakukan tanya jawab dengan guru kelas IV di SD Negeri 066666
Kecamatan Medan Denai, ditemukan beberapa masalah terkait dengan
pembelajaran matematika di sekolah dasar pada materi pokok soal cerita pecahan.
Pemahaman siswa dalam membaca soal cerita masih sangat kurang. Siswa
cenderung kesulitan mengerjakan soal-soal pecahan dalam bentuk soal cerita,
dibandingkan dengan harus mengerjakan soal pecahan secara langsung.
Masih rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pecahan
tersebut menandakan adanya kelemahan pada proses belajar mengajar yang
dilaksanakan. Berdasarkan informasi dari guru kelas, metode yang digunakan saat
mengajar adalah metode diskusi dan ceramah, namun penggunaan metode
tersebut masih belum memperoleh hasil yang diharapkan.
Di tinjau dari hasil belajar siswa yang masih rendah, hanya 17,85% dari siswa
yang dapat menjawab soal-soal latihan. Sedangkan 82,15% dari siswa tersebut
memperoleh nilai dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 70 pada
materi pokok soal cerita pecahan. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh beberapa
3
efektif, metode pembelajaran yang perlu diperbaiki, serta upaya peningkatan
minat dan perhatian siswa terhadap pembelajaran matematika.
Berdasarkan kondisi tersebut, penulis ingin melakukan perbaikan dengan
menggunakan metode Problem Solving atau metode pemecahan masalah.
Menurut Wina Sanjaya (2012:214) metode Problem Solving atau pemecahan
masalah adalah metode yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan berpikir
secara ilmiah. Proses berpikir ini dilakukan secara sistematis dan empiris. Artinya
dilakukan dengan melalui tahapan-tahapan tertentu dan sesuai dengan data dan
fakta yang jelas.
Pentingnya pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika di sekolah
dasar, karena mata pelajaran matematika memuat sejumlah standar kompetensi
dan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa tidak hanya untuk kemampuan
berhitung, melainkan juga peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan
masalah, baik masalah matematika maupun masalah lain yang secara kontekstual
menggunakan matematika untuk memecahkan masalahnya.
Metode pemecahan masalah ini dapat diterapkan manakala guru
menginginkan agar siswa tidak hanya sekedar dapat mengingat materi pelajaran,
akan tetapi menguasai, mengingatnya secara penuh, mendorong siswa untuk lebih
bertanggung jawab dalam belajar, serta agar siswa dapat memahami hubungan
antara apa yang dipelajari dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
Dikatakan oleh Murray dkk (dalam Huda 2014:273) Problem Solving dalam
praktiknya lebih banyak diterapkan untuk pelajaran matematika. Inti dari metode
4
menyelesaikan masalah. Begitupun dengan menyelesaikan soal-soal cerita.
Dengan menggunakan metode Problem Solving cara berfikir siswa dituntut untuk
mampu memahami isi dari soal cerita kemudian memecahkan masalah yang
terdapat di dalam soal cerita tersebut.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis termotivasi untuk melakukan
penelitian yakni Penerapan Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Matematika Pada Materi Pokok Soal Cerita Pecahan Siswa Kelas IV SD Negeri 066666 Kecamatan Medan Denai.
1.2Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat di identifikasi masalah sebagai
berikut :
1. Kurangnya kemampuan penalaran siswa terhadap soal- soal cerita.
2. Penggunaan metode yang kurang sesuai sehingga siswa cenderung mengalami
kesulitan dalam mengikuti pelajaran.
3. Rendahnya minat siswa pada mata pelajaran matematika.
4. Rendahnya hasil belajar matematika siswa
1.3Batasan Masalah
Dari identifikasi masalah yang dipaparkan diatas dan dengan adanya
keterbatasan dari penulis, maka penulis memberikan pembatasan masalah agar
5
penerapan metode Problem Solving untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada
materi pokok soal cerita pecahan.
1.4Rumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini
dapat dirumuskan sebagai berikut: “Apakah dengan menggunakan metode
Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pokok soal cerita pecahan siswa kelas IV SD Negeri 066666 Kecamatan Medan Denai?”
1.5Tujuan Penelitian
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: “Mengetahui peningkatan hasil
belajar siswa kelas IV SD Negeri 066666 Kecamatan Medan Denai dalam
menyelesaikan soal cerita pada materi pokok pecahan dengan menggunakan
metode Problem Solving.
1.6Manfaat Penelitian
1. Bagi Guru
a. Guru dapat menggunakan hasil penelitian dan mengaplikasikannya.
b. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas
pembelajaran yang menjadi tanggung jawab guru.
c. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan mempermudahkan
pengambilan tindakan perbaikan selanjutnya.
2. Bagi Siswa
a. Dapat mengembangkan kemampuan siswa untuk berfikir kritis
b. Dapat melatih daya pikir peserta didik, karena mereka ikut aktif dalam
6
c. Berpengaruh terhadap hasil belajar siswa
3. Bagi Sekolah
a. Guru-guru yang kreatif dan inovatif akan membuka kesempatan bagi
sekolah untuk maju dan berkembang.
b. Sekolah dapat meningkatkan mutu pendidikan.
c. Keberhasilan sekolah dapat ditingkatkan karena hasil belajar peserta
72
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Dengan menerapkan metode pembelajaran Problem Solving (Pemecahan
Masalah) pada mata pelajaran matematika materi pokok soal cerita
pecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Siswa juga sudah
memenuhi kriteria ketuntasan pada lembar observasi kegiatan siswa
meliputi 2 aspek yaitu aspek afektif dan psikomotorik.
2. Sebelum melaksanakan siklus I, peneliti memberikan tes awal atau pre
test, nilai rata-rata siswa yang diperoleh pada materi soal cerita pecahan
yaitu 53,75 dan 5 orang siswa (17,85%) dinyatakan tuntas belajar dan 23
orang siswa (82,14%)lainnya belum tuntas.
3. Pada pelaksanaan siklus I peneliti mulai menerapkan metode Problem
Solving kemudian guru memberikan post test I kepada siswa, maka diperoleh nilai rata-rata 66,21 dan 13 orang siswa (46,42%) yang
dinyatakan tuntas dan 15 orang siswa (53,57%) belum tuntas.
4. Dilanjutkan pada pelaksanaan siklus II kegiatan pembelajaran tidak jauh berbeda dengan kegiatan pada siklus I akan tetapi peneliti memperbaiki
kekurangan-kekurangan yang terdapat pada siklus I. Di akhir siklus II
peneliti juga memberikan post test II kepada siswa untuk mengukur
73
tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, maka
diperoleh nilai rata-rata siswa pada materi soal cerita pecahan yaitu 77,92
dan 24 orang siswa (85,71%) dinyatakan tuntas dan 4 orang siswa
(14,28%) lainnya belum tuntas.
5. Dari hasil pelaksanaan pembelajaran tindakan siklus I dan siklus II dengan
menerapkan metode Problem Solving (Pemecahan Masalah) pada mata
pelajaran matematika materi pokok soal cerita pecahan dapat
meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 066666
Kecamatan Medan Denai. Dengan demikian hipotesis dinyatakan benar.
5.2Saran
Berdasarkan kesimpulan penelitian, maka penulis memberikan beberapa
saran sebagai berikut:
1. Guru diharapkan untuk menerapkan metode Problem Solving untuk
meningkatkann hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran
matematika materi pokok soal cerita pecahan.
2. Dalam proses pembelajaran, guru harus lebih mengaktifkan siswa
seperti memberikan kesempatan bertanya, membuat kelompok diskusi,
mempresentasikan hasil kerja, dan lain-lain.
3. Bagi pembaca dan peneliti lain diharapkan dapat mengaplikasikan
metode Problem Solving untuk lebih meningkatkan kualitas
74
4. Bagi peneliti sendiri hasil penelitian tindakan kelas ini dapat dijadikan
suatu keterampilan serta pengetahuan untuk menambah wawasan
75
DAFTAR PUSTAKA
Aunurrahman. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.
Dewi, Rosmala. 2014. Penelitian Tindakan Kelas. Medan : Pasca Sarjana Unimed.
Huda, Miftahul. 2014. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Hudojo, Herman. 2005. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang : Universitas Negeri Malang.
Istarani, dkk. 2015. Ensiklopedi Pendidikan Jilid I. Medan : Media Persada.
Purwanto. 2011. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Sanjaya, Wina. 2012. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Kencana.
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta : Rineka Cipta.
Sumiati, dkk. 2013. Metode Pembelajaran. Bandung : Wacana Prima.
Trianto. 2012. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta : Kencana.
http://p4tkmatematika.org/2011/10/peran-fungsi-tujuan-dan karakteristikmatematika-sekolah/
http://jurnal.ac.id/index.php/pgsd/article/viewFile/3794/2555