• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERT DAN CPM UNTUK PESANAN KHUSUS PADA CV. BATIK SURYA KENCANA YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS PERT DAN CPM UNTUK PESANAN KHUSUS PADA CV. BATIK SURYA KENCANA YOGYAKARTA"

Copied!
145
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Fx. Dwi Antara Agung Widada
  • Pengajar:
    • Drs. Atmaji, MM
  • Sekolah: Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Mata Pelajaran: Manajemen
  • Topik: Analisis Pert Dan Cpm Untuk Pesanan Khusus Pada Cv. Batik Surya Kencana Yogyakarta
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2004
  • Kota: Surakarta

I. PENDAHULUAN

Bagian ini membahas latar belakang masalah yang dihadapi oleh CV. Batik Surya Kencana dalam proses produksi pesanan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya melalui penerapan metode PERT dan CPM. Tujuan penelitian ini juga mencakup identifikasi jalur kritis dan aktivitas yang dapat ditunda, serta estimasi biaya percepatan. Dengan memahami masalah ini, diharapkan perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam manajemen proyek.

1.1 Latar Belakang Masalah

Latar belakang menjelaskan pentingnya efisiensi dalam proses produksi untuk mencapai keuntungan dan kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan harus mampu mengelola sumber daya secara optimal untuk memenuhi tenggat waktu dan menghindari biaya tambahan yang tidak perlu. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada penggunaan PERT dan CPM sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah mencakup pertanyaan tentang waktu yang diharapkan untuk penyelesaian aktivitas, identifikasi jalur kritis, aktivitas yang dapat ditunda, dan estimasi biaya untuk percepatan. Ini memberikan fokus yang jelas untuk penelitian dan analisis yang dilakukan.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu yang diharapkan, mengidentifikasi aktivitas dalam jalur kritis, menentukan aktivitas yang dapat ditunda, dan menghitung biaya percepatan. Dengan tujuan ini, penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam pengelolaan proyek.

II. LANDASAN TEORI

Bagian ini membahas teori-teori yang mendasari penelitian, termasuk manajemen produksi dan manajemen proyek. Teori-teori ini memberikan kerangka kerja yang diperlukan untuk memahami penerapan PERT dan CPM dalam konteks produksi pesanan khusus. Penjelasan mengenai efisiensi dan kerangka pemikiran juga disertakan untuk mendukung analisis yang dilakukan.

2.1 Manajemen Produksi

Manajemen produksi berfokus pada penciptaan barang dan jasa, dan pentingnya efisiensi dalam proses produksi. Proses produksi yang baik akan meningkatkan nilai tambah dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Teori ini menjadi dasar bagi penerapan metode analisis dalam penelitian ini.

2.2 Manajemen Proyek

Manajemen proyek mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian sumber daya untuk mencapai tujuan proyek. Penjelasan mengenai proyek dan karakteristiknya membantu dalam memahami konteks di mana PERT dan CPM diterapkan, serta pentingnya pengelolaan waktu dan biaya.

2.3 PERT dan CPM

PERT dan CPM adalah metode yang digunakan untuk penjadwalan dan pengawasan proyek. PERT menggunakan estimasi probabilistik untuk waktu aktivitas, sementara CPM menggunakan estimasi deterministik. Pemahaman tentang kedua metode ini sangat penting untuk menganalisis efisiensi dalam proses produksi pesanan khusus.

III. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian menjelaskan desain penelitian yang digunakan, instrumen yang diterapkan, serta metode pengumpulan dan analisis data. Pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa penelitian dilakukan secara sistematis dan menghasilkan data yang valid.

3.1 Desain Penelitian

Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang proses produksi di CV. Batik Surya Kencana. Dengan desain ini, peneliti dapat menggambarkan secara sistematis dan akurat mengenai penerapan PERT dan CPM dalam produksi.

3.2 Instrumen Penelitian

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi alat ukur waktu dan panduan wawancara. Alat ukur waktu digunakan untuk mencatat durasi setiap aktivitas, sementara panduan wawancara membantu mengumpulkan informasi dari responden terkait proses produksi dan penerapan metode analisis.

3.3 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proses produksi, serta pengamatan langsung di lapangan. Data primer dan sekunder dikumpulkan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai penerapan PERT dan CPM.

IV. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

Analisis data dilakukan untuk mengevaluasi hasil penerapan PERT dan CPM dalam proses produksi pesanan khusus. Hasil analisis mencakup waktu yang diharapkan, jalur kritis, dan biaya percepatan, serta saran untuk meningkatkan efisiensi.

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

Gambaran umum perusahaan memberikan konteks tentang CV. Batik Surya Kencana, termasuk produk yang dihasilkan dan struktur organisasi. Informasi ini penting untuk memahami latar belakang dan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam proses produksi.

4.2 Analisis dan Pembahasan

Analisis dan pembahasan mencakup penjelasan mengenai hasil penelitian, termasuk waktu yang diharapkan, aktivitas dalam jalur kritis, dan biaya percepatan. Pembahasan ini juga menyoroti pentingnya pengelolaan waktu dan biaya dalam mencapai efisiensi dalam produksi.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan merangkum temuan utama dari penelitian dan memberikan rekomendasi untuk perusahaan dalam penerapan PERT dan CPM. Saran ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan mencakup ringkasan dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa penerapan PERT dan CPM dapat meningkatkan efisiensi dalam proses produksi pesanan khusus. Penelitian ini memberikan bukti bahwa manajemen waktu dan biaya yang baik sangat penting untuk keberhasilan proyek.

5.2 Saran

Saran diberikan untuk perusahaan agar lebih memperhatikan penerapan teknik manajemen proyek seperti PERT dan CPM, serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap aktivitas kritis. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya dalam proses produksi.

Referensi Dokumen

  • Production and Operations Management ( Chase Richard B. and Nicolas J. Aquilano )
  • Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional ( Soeharto Iman )
  • Pengantar Bisnis ( Gitosudarmo Indriyo )
  • Riset Operasi Untuk Pengambilan Keputusan ( Supranto J. )
  • Metode Penelitian ( Nazir M. )

Gambar

Tabel   Halaman
Gambar 1 Proses Produksi
Tabel II.1 Penggunaan Riset Operasi
Tabel II.2 Perbandingan PERT dan CPM
+7

Referensi

Dokumen terkait

Analisis biaya relevan dalam mengambil keputusan menerima atau menolak pesanan khusus pada PT.ALENATEX adalah dari hasil pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: Analisis biaya diferensial, khususnya pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus, menunjukkan bahwa biaya

Jenis data seperti ini berupa data yang berhubungan dengan penerapan biaya relevan dalam pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus seperti harga

Total biaya proyek setelah percepatan kegiatan kritis (network final) adalah total biaya normal ditambah dengan total biaya percepatan. Jika dibandingkan network final

Walaupun perusahaan menerima pesanan khusus dari pelanggan tertentu, hendaknya dalam pengambilan keputusan tetap menggunakan alat bantu seperti analisis biaya

Pemisahan biaya ini diperlukan dalam mempertimbangkan suatu keputusan terutama yang berkaitan dengan biaya, dalam memperhitungkan untuk menerima atau menolak suatu pesanan khusus

Ada kalanya perusahaan memperoleh pesanan penjualan dengan harga khusus (missal lebih rendah dari harga jual normal). Untuk mengambil keputusan menerima atau menolah pesanan

Selama ini perusahaan tidak mempunyai perhitungan khusus ketika memutuskan untuk menerima atau menolak pesanan khusus, maka dalam mengatasi masalah