• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Pengembangan Sapi Bali (Bos javanicus) pada Sistem Pemeliharaan Ekstensif dan Semi Intensif Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi Pengembangan Sapi Bali (Bos javanicus) pada Sistem Pemeliharaan Ekstensif dan Semi Intensif Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat"

Copied!
125
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Sapi Bali Betina
Tabel 1. Matriks Evaluasi Internal (IFAS)
Gambar 3. Matrik Grand Strategy
Tabel 4. Sebaran Peternak Berdasarkan Jumlah  Kepemilikan Ternak Sapi Bali
+7

Referensi

Dokumen terkait

Peningkatan pengetahuan peternakan tentang pemeliharaan ternak sapi bali betina dengan sistem pemelihraan semi intensif, pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak, pengawetan

output atau produk.Rincian Biaya yang digunakan pada usaha peternakan sapi Bali adalah sebagai berikut:.

Simpulan dari penelitian ini adalah produksi semen segar Sapi Bali selama musim penghujan dan kemarau berada pada kisaran normal, dimana kualitas semen segarnya lebih

Faktor karakteristik peternak yang mempengaruhi sikap terhadap program kredit sapi potong di Kelompok Peternak Andiniharjo, Kabupaten Sleman Yogyakarta

Berdasarkan uraian di atas, hipotesis yang dapat dirumuskan adalah terdapat perbedaan profil hormon pertumbuhan pada sapi bali jantan dan betina dewasa yang dipelihara

Peningkatan pengetahuan peternakan tentang pemeliharaan ternak sapi bali betina dengan sistem pemelihraan semi intensif, pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak, pengawetan

Pada usahaternak sapi potong pola pemeliharaan intensif, rata-rata skala pemilikan sebesar 0,99 UT/unit usaha, menggunakan faktor produksi hijauan sebanyak 1.289,58

Hasil pengujian pada tabel 4 dengan menggunakan metode test kit kalsium oksalat sebanyak 50 sampel urin sapi bali pejantan di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah terdapat 3 sampel