Informasi Dokumen
- Penulis:
- Rizky Iman Perdana
- Pengajar:
- dr. Taufik Ashar, MKM
- dr. Devi Nuraini Santi, M.Kes
- Ir. Indra Chahaya, M.Si
- Ir. Evi Naria, M.Kes
- Dr. Drs. Surya Utama, MS
- Ir. Evi Naria, M.Kes
- Prof. Dr. Dra. Irnawati Marsaulina, MS
- Sekolah: Universitas Sumatera Utara
- Mata Pelajaran: Kesehatan Masyarakat
- Topik: Efektifitas Limbah Padat Tepung Tapioka Sebagai Karbon Aktif pada Saringan dalam Menurunkan Kadar Kadmium (Cd) pada Air Sumur Gali Masyarakat Desa Namo Bintang
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2012
- Kota: Medan
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya air bersih dan dampak pencemaran air tanah di Desa Namo Bintang. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar kadmium (Cd) dalam air sumur menggunakan karbon aktif dari limbah padat tepung tapioka. Hal ini relevan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pengolahan air dan dampak pencemaran, serta memberikan solusi praktis terhadap masalah kesehatan masyarakat.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang penelitian ini menekankan hubungan antara kualitas air dan kesehatan. Air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai penyakit, sehingga penting untuk menemukan metode pengolahan yang efektif. Penelitian ini menjadi contoh bagaimana limbah dapat dimanfaatkan untuk tujuan yang bermanfaat, mendukung konsep keberlanjutan dalam pendidikan.
1.2 Perumusan Masalah
Permasalahan yang dihadapi adalah tingginya kadar Cd di sumur warga, yang dapat menimbulkan risiko kesehatan. Penelitian ini berupaya mencari solusi melalui penggunaan karbon aktif dari limbah tapioka, yang dapat diajarkan kepada mahasiswa sebagai metode praktis dalam pengolahan air.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas karbon aktif dari limbah padat tapioka dalam menurunkan kadar Cd. Ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang pentingnya penelitian praktis dan aplikatif dalam bidang kesehatan masyarakat.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini tidak hanya untuk masyarakat setempat, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan bagi mahasiswa dan peneliti selanjutnya. Hal ini mendemonstrasikan bagaimana penelitian dapat memberikan dampak sosial yang positif.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Bagian ini menyajikan teori dan konsep yang mendasari penelitian, termasuk siklus hidrologi, sumber air, dan pencemaran logam berat. Ini penting untuk memberikan konteks akademis bagi penelitian dan membantu mahasiswa memahami teori di balik praktik.
2.1 Siklus Hidrologi
Siklus hidrologi menjelaskan pergerakan air di alam dan pentingnya dalam menyediakan air bersih. Mahasiswa dapat belajar tentang interaksi antara lingkungan dan sumber daya air, serta pengaruhnya terhadap kesehatan masyarakat.
2.2 Pengertian Air Bersih
Definisi air bersih dan air minum diatur oleh peraturan kesehatan. Ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang standar kualitas air dan pentingnya pengawasan kualitas untuk kesehatan masyarakat.
2.3 Sumber Air
Membahas berbagai sumber air, termasuk air tanah dan air permukaan. Mahasiswa belajar tentang keberagaman sumber air dan tantangan yang dihadapi dalam menjaga kualitasnya.
2.4 Persyaratan Air Bersih dan Air Minum
Menjelaskan parameter yang harus dipenuhi agar air dapat dianggap bersih dan aman untuk dikonsumsi. Ini penting untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang regulasi dan standar kesehatan.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian menjelaskan desain penelitian dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam studi ini. Ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya metode yang tepat dalam penelitian ilmiah.
3.1 Jenis dan Rancangan Penelitian
Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment, yang memungkinkan evaluasi efektivitas intervensi. Mahasiswa dapat belajar tentang berbagai desain penelitian dan bagaimana memilih yang sesuai untuk tujuan penelitian.
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian
Menjelaskan lokasi penelitian di Desa Namo Bintang dan waktu pelaksanaan. Ini memberikan konteks geografis yang penting bagi mahasiswa untuk memahami aplikasi praktis dari penelitian.
3.3 Metode Pengumpulan Data
Data dikumpulkan melalui pengukuran kadar Cd sebelum dan sesudah perlakuan. Mahasiswa belajar tentang teknik pengumpulan data yang akurat dan pentingnya validitas dalam penelitian.
IV. HASIL PENELITIAN
Bagian ini menyajikan hasil penelitian dan analisis statistik yang dilakukan. Hasil menunjukkan efektivitas karbon aktif dalam menurunkan kadar Cd, yang dapat digunakan sebagai studi kasus dalam pengajaran.
4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Deskripsi lokasi penelitian memberikan konteks yang penting bagi mahasiswa tentang lingkungan tempat penelitian dilakukan dan tantangan yang dihadapi.
4.2 Hasil Penelitian
Hasil menunjukkan penurunan kadar Cd yang signifikan setelah menggunakan saringan pasir dengan karbon aktif. Ini memberikan bukti empiris yang kuat bagi mahasiswa tentang efektivitas metode yang diuji.
V. PEMBAHASAN
Pembahasan hasil penelitian memberikan analisis mendalam tentang temuan dan relevansinya terhadap teori yang ada. Ini membantu mahasiswa menghubungkan hasil penelitian dengan konsep yang telah dipelajari.
5.1 Hasil Pemeriksaan Kadar Kadmium (Cd)
Analisis kadar Cd sebelum dan sesudah perlakuan menunjukkan perubahan yang signifikan. Ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya analisis data dalam penelitian.
5.2 Pengaruh Limbah Padat Tapioka
Diskusi tentang efektivitas limbah padat tapioka sebagai karbon aktif memberikan wawasan tentang pemanfaatan limbah dalam pengolahan air. Mahasiswa belajar tentang inovasi dalam pengelolaan sumber daya.
VI. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan merangkum temuan penelitian dan memberikan rekomendasi untuk praktik di masa depan. Ini penting untuk membantu mahasiswa memahami dampak sosial dari penelitian mereka.
6.1 Kesimpulan
Kesimpulan menegaskan bahwa karbon aktif dari limbah padat tapioka efektif dalam menurunkan kadar Cd. Ini memberikan key takeaway bagi mahasiswa tentang aplikasi praktis dari penelitian.
6.2 Saran
Saran untuk penggunaan saringan pasir dengan karbon aktif di masyarakat menunjukkan relevansi penelitian terhadap kehidupan sehari-hari. Ini mengajarkan mahasiswa tentang tanggung jawab sosial sebagai peneliti.