• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETAHANAN KULTIVAR CABAI RAWIT (Capsicum frutescent L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum capsici (Syd.) Butler & Bisby PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KETAHANAN KULTIVAR CABAI RAWIT (Capsicum frutescent L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum capsici (Syd.) Butler & Bisby PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Cabai Rawit Putih
Gambar 4.  Buah Cabai yang terserang penyakit antraknosa akibat infeksi  jamur C. capsici (Syd.) Butler & Bisby(Sumber : Anonim b, 2011)

Referensi

Dokumen terkait

capsici yang menyebabkan luas permukaan gejala antraknosa tertinggi (294.00 mm 2 ) pada buah cabai merah besar varietas IPB Perbani adalah isolat CPB I.1, diisolasi dari

PENGARUH BERBAGAI TINGKAT FRAKSI EKSTRAK DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L) TERHADAP PERTUMBUHAN Colletotrichum capsici PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA CABAI (Capsicum annum

Sibarani : Uji Efektivitas Beberapa Pestisida Nabati Untuk Mengendalikan Penyakit Antraknosa (Colletotrichum capsici) Pada Tanaman Cabai ( Capsicum annuum L ) Di Lapangan,

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jamur endofit dari akar, batang dan buah cabai serta cara aplikasi yang tepat dari metode perendaman benih, perendaman akar,

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jamur endofit dari akar, batang dan buah cabai serta cara aplikasi yang tepat dari metode perendaman benih, perendaman akar,

Penyakit antraknosa lebih banyak menyerang pada buah cabai yang sudah. masak karena pada buah cabai masak mengandung glukosa, sukrosa,

Pengujian konsorsium mikroba antagonis untuk mengendalikan penyakit antraknosa pada cabai merah besar ( Capsicum annuum L.).. Efektivitas pupuk organik terhadap

capsici yang menyebabkan luas permukaan gejala antraknosa tertinggi (294.00 mm 2 ) pada buah cabai merah besar varietas IPB Perbani adalah isolat CPB I.1, diisolasi dari