Laporan Kerja Praktek
Diajukan untuk memenuhi syarat mata kuliah kerja praktek Pragram Diploma Tiga Jurusan Manajemen Informatika
Oleh :
Endry Prayoga NIM. 10907142
Vigih Madya Saputra NIM. 10907145 Rizky Apriyanto NIM. 10907146
Bandung, Oktober 2009
Pembimbing Jurusan Pembimbing Lapangan
Imelda, ST, MT Rokhani, ST
NIP : 4127.70.26.012 NIP : 195907091991031006
Ketua Jurusan Manajemen Informatika
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Penulis panjatkan Puji dan Syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktek ini sebagai salah satu syarat Mata kuliah yang diambil pada semester Lima Jurusan Menajemen Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer pada Universitas Komputer Indonesia.
Laporan Kerja praktek ini disusun berdasarkan hasil penelitian di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air Dept. PU secara langsung dengan data-data yang didapat dari hasil wawancara dengan pihak yang terkait dan tinjauan perpustakaan Universitas Komputer Indonesia.
Tidak sedikit kesulitan yang penulis hadapi pada saat penyusunan Laporan Kerja Praktek ini, akan tetapi penulis mendapatkan bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, maka penulis dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktek ini sebagaimana mestinya. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati dan penuh dengan keikhlasan penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu penulis baik moril maupun materil dalam penyusunan Laporan Kerja Praktek ini.
Akhir kata penulis doakan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, membalas semua kebaikan yang diberikan semua pihak kepada penulis sehingga Laporan Tugas Akhir ini dapat terselesaikan. Semoga laporan Kerja Praktek ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca umumnya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Halaman
1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah ……….. 1.3 Maksud dan Tujuan Kerja Praktek……….
1.3.1 Maksud Kerja Praktek………..
1.3.2 Tujuan Kerja Praktek………
1.4 Metode Pengembangan Sistem…..……….
1.5 Batasan Masalah…….……….
1.6 Lokasi dan Jadwal Kerja Praktek……… BAB II LANDASAN TEORI……… 2.4 Metode Analisis dan Perancangan Terstruktur….……….
3.1.1 Sejarah Singkat PUSAIR………..
3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan……….……… Visi ……….…………. Misi ……….………… 3.1.3 Bentuk dan Hukum Perusahaan……… 3.2 Struktur OrganisasiPUSAIR Dept. PU Bandung .……….. 3.3 Bidang Pekerjaan Divisi / Departemen Tempat Kerja Praktek ...
3.3.1 Deskripsi Jabatan……….……….. BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK.………
4.1 Analisis Sistem..………...
4.1.1 Analisis Dokumen.……….……….. 4.1.2 Analisis Prosedur Yang berjalan.……….………… 4.1.2.1 Flow Map ……… 4.2 Usulan Perancangan Sistem………...
4.2.1 Tujuan Perancangan Sistem..……….……….. 4.2.2 Perancangan Prosedur Yang Diusulkan ……….
4.2.2.1 Flow Map ……… 4.2.2.2 Diagram Kontek ……….……….…… 4.2.2.3 Data Flow Diagram ……….………… 4.2.3 Evaluasi Permasalahan ……….………. 4.3 Program Prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian ...
BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Kerja Praktek
Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung merupakan suatu bentuk departemen pekerjaan umum milik pemerintah, Sebagai salah satu Instansi Pemerintah yang berfungsi sebagai penyusun program, pelaksanaan, evaluasi dan analisis hasil penelitian dan pengembangan Sumber Daya Air serta pengkajian – penerapan teknologi Sumber Daya Air untuk kepentingan seluruh masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu penulis ingin meneliti sistem yang berjalan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya air (PUSAIR) Dept. PU untuk memenuhi tugas mata kuliah Kerja Praktek. Penulis pun mendapat manfaat pembelajaran secara langsung mengenai dunia kerja dan memperoleh pengalaman yang berguna untuk kesiapan pada saat masuk dunia kerja yang sesuai degan bidang atau jurusan yang dipilih.
Penelitian ini dilakukan di Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) pada bidang Program dan Kerjasama sub bidang Program dan Evaluasi, Pada bagian inilah yang berkaitan langsung dengan kegiatan penelitani yang dilakukan peneliti dari instansi pemerintah.
1.2.Identifikasi dan Rumusan Masalah
Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan pada saat kerja praktek, maka diidentifikasikan masalah sebagai berikut :
1. Pencatatan data kegiatan penelitian masih dilakukan secara manual meskipun sudah memakai Microsoft Office Excel tetapi belum dilakukan secara maksimal.
2. Data yang belum terintegrasi menyebabkan adanya pencatatan data yang berulang.
3. Kesulitan dalam pembuatan beberapa laporan, khususnya pada laporan kegiatan penelitian bulanan dan tahunan.
4. Sering terjadi kesalahan pada saat pencatatan laporan penelitian.
Dari proses penelitian yang dilakukan pada saat kerja praktek, maka diperoleh rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana prosedur pengajuan rencana kegiatan penelitian yang berjalan pada bagian Program dan Evaluasi PUSAIR Bandung.
2. Bagaimana prosedur pengajuan rencana kegiatan penelitian yang diusulkan pada bagian Program dan Evaluasi PUSAIR Bandung yang dapat digunakan untuk mengelola data-data kegiatan dengan baik.
1.3.Maksud Dan Tujuan Kerja Praktek
Adapun maksud dan tujuan Kerja Praktek yang dilaksanakan di Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung adalah sebagai berikut :
1.3.1. Maksud Kerja Praktek
Adapun maksud dari penelitian yang dilakukan penulis adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Kerja Praktek selama satu bulan dan untuk meneliti suatu sistem informasi yang berjalan pada Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung.dengan adanya tugas kerja praktek ini penulis mengetahui dan memahami sistem informasi dan pengalaman didalam dunia kerja dengan adanya kerja praktek ini sangat banyak manfaatnya bagi penulis maupun pembaca.
1.3.2. Tujuan Kerja Praktek
Adapun tujuan dari Kerja Praktek yang dilakukan oleh penulis adalah : 1. Untuk mengetahui sistem informasi yang ada dan berjalan pada Pusat
Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung.
1.4.Metode Pengembangan Sistem
Metode Perancangan Sistem yang digunakan oleh penulis dalam menempuh setiap tahap pada pengembangan sistem adalah dengan cara waterfall. Alasan penulis menggunakan cara waterfall dalam struktur pengembangan sistem, dikarenakan proses pengembangan sistem yang dilakukan bertahap sebelum dilakukan ketahap berikutnya, setiap tahap harus diselesaikan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya pengulangan dalam tahapan sehingga pengembangan sistem yang dilakukan dapat memperoleh hasil yang diinginkan. Strukur pengembangan sistem waterfall ini dapat digambarkan sebagai berikut
S u rva i S iste m
A n a lisis S iste m
De sa in S iste m
P e m b u a ta n S iste m
Im p le m e n ta si S iste m
P e m e lih a ra a n S iste m
B a h a n P ro d u k P ro d u k Ja d i
Kegiatan yang penulis lakukan didalam struktur pengembangan sistem ini hanya sampai pada analisis sistem atau prosedur-prosedur yang terjadi pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung. Penulis mulai dari survey sistem atau prosedur data kegiatan penelitian pada bagian Program dan Kerjasama.
Selanjutnya penulis mulai melakukan analisis prosedur-prosedur data kegiatan penelitian yang terjadi di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung.pada bagian ini penulis meneliti dan memahami bagaimana prosedur data kegiatan penelitian yang terjadi di bagian program dan kerjasama terutama yang berhubungan dengan bahan dan kebutuhan yang penulis butuhkan dalam pembuatan laporan kerja praktek.
1.5.Batasan Masalah
Dari penjelasan diatas penulis mencoba membatasi masalah yang akan dibahas sehingga pembahasannya tidak menyimpang, yaitu:
1. Pengelolaan data kegiatan penelitian lebih diperuntukan bagi peneliti dari instansi pemerintah dan staff program kerja yang ada di PUSAIR Bandung. 2. Tidak membahas mengenai masalah bagaimana cara peneliti dari instansi
pemerintah melakukan penelitian yang akan dilakukan. Tetapi hanya sebatas prosedur pengajuan rencana kegiatan penelitian yang akan dilakukan.
Pelaksanaaan kerja praktek dilakukan di Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air Bandung, yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, No. 193 Bandung 40135.
Waktu pelaksanaan kerja praktek, yaitu mulai tanggal 13 Juli – 14 Agustus 2009. Kegiatan dilakukan mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB, dari hari Senin sampai hari Jum’at.
Tabel 1.1.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Sistem
Menurut Jogiyanto H.M (2001:2) Sistem adalah kumpulan elemen-elemen
yang saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan yang
beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud, tujuan dan
sasaran yang sama [Jog01].
Menurut Raymond McLeod, Jr., George Schell (2001:9) Suatu sistem
adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,
berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk
menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu [RG01].
Dari dua pengertian tersebut, terdapat dua kelompok pendekatan di dalam
mendefinisikan sistem, yaitu menekankan pada prosedurnya dan menekankan
pada komponen atau elemennya. Dapat disimpulkan bahwa sistem adalah
kumpulan dari elemen-elemen atau prosedur-prosedur yang saling berhubungan
dan memiliki tujuan.
2.1.1 Elemen Sistem
Elemen – elemen yang menyusun sebuah sistem tersebut terdiri dari :
1. Tujuan
Merupakan tujuan dari sistem tersebut berupa tujuan usaha, kebutuhan,
2. Batasan
Merupakan batasan – batasan yang ada dalam mencapai tujuan dari
sistem, dimana batasan ini dapat berupa peraturan – peraturan, biaya –
biaya, personil, peralatan, dll.
3. Kontrol
Merupakan pengawas dari pelaksanaan pencapaian tujuan sistem yang
dapat berupa kontrol pemasukan data (input), kontrol keluaran data
(output), kontrol pengoperasian, dll.
4. Masukan
Merupakan bagian dari sistem yang bertugas untuk menerima data
masukan dimana data dapat berupa asal masukan, frekuensi pemasukan
data, jenis pemasukan data, dll.
5. Proses
Merupakan bagian yang memproses masukan data menjadi informasi
sesuai dengan keinginan penerima, proses dapat berupa : klarifikasi,
peringkasan, pencarian, dll.
6. Keluaran
Merupakan keluaran atau tujuan akhir dari sistem, output dapat berupa
laporan, grafik, dll.
7. Umpan Balik
Merupakan elemen – elemen sistem yang tugasnya apakah sistem
berjalan sesuai keinginan, umpan balik dapat berupa perbaikan,
Suatu sistem dapat dikatakan sebagai kerangka terpadu yang
mempunyai satu sasaran atau lebih. Sistem dapat dikatakan berhasil
apabila sasaran atau tujuannya tersebut telah tercapai.
2.1.2 Karakteristik Sistem
a. Komponen Sistem
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen (subsistem) yang saling
berinteraksi dan bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Setiap
subsistem mempunyai karakteristik dari sistem yang menjalankan
suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara
keseluruhan.
b. Batasan Sistem
Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem
yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya, sehingga menunjukkan
ruang lingkup dari sistem tersebut.
c. Lingkungan Luar Sistem
Adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi
sistem
d. Penghubung Sistem
Merupakan media yang menghubungkan antara satu subsistem dengan
subsistem lainnya. Melalui penghubung ini kemungkinan
sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya
e. Masukan Sistem
Adalah energi yang dimaksukkan ke dalam sistem. Sinyal input adalah
energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran dari sistem
f. Keluaran Sistem
Adalah energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang
berguna. Keluaran dapat berupa masukan untuk subsistem yang lain.
g. Pengolahan Sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolahan atau sistem
itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah
masukan menjadi keluaran.
h. Sasaran Sistem
Suatu sistem mempunyai tujuan atau sasaran, jika sistem tidak
memiliki sasaran maka sistem tidak akan ada. Suatu sistem dikatakan
berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya. Sasaran sangat
berpengaruh pada masukan dan keluaran yang dihasilkan.
2.1.3 Klasifikasi Sistem
a. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang
tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologi, yaitu sistem yang
berupa pemikiran-pemikiran hubungan manusia dengan Tuhan.
Sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem
b. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam tidak
dibuat oleh manusia (ditentukan dan tunduk kepada pencipta alam).
Misalnya sistem perputaran bumi, sistem pergantian siang dan malam,
sistem kehidupan umat manusia.
Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia.
Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan
mesin disebut human-machine system atau ada yang menyebut
man-machine system. Sistem informasi merupakan contoh man-machine
system. Karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi
dengan manusia.
c. Sistem Tertentu (deterministic system) dan Sistem Tak Tentu
(probabilistic system)
Deterministic system beroperasi dengan tingkah laku yang sudah bisa
diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan
pasti, sehingga keluaran dari sistem tersebut dapat diramalkan dan
relatif stabil/ konstan dalam jangka waktu yang lama. Contohnya
adalah pada sistem komputer.
Probabilistic system adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak
dapat diprediksi karena mengandung unsure probabilitas. Contohnya
pada sistem sosial, sistem politik, dan sistem demokrasi.
Close system merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak
terpengaruh lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja asecara otomatis
tanpa ada turut campur tangan dari pihak luarnya walaupun
sebenarnya bersifat relatively closed system (secara relatif tertutup,
tidak benar-benar tertutup).
Open system adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan
lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan
keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lain.
2.2Pengertian Informasi
Menurut Jogiyanto H.M (2001 : 8) Informasi adalah data yang telah diolah
menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam
mengambil keputusan saat ini atau mendatang [Jog01].
Menurut Raymond McLeod, Jr., George Schell (2001:12)Informasi adalah
data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti. Data terdiri dari fakta-fakta
dan angka-angka yang relative tidak berarti bagi pemakai [RG01].
Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa informasi adalah hasil
2.3Pengertian Sistem Informasi
Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manajemen
didalam mengambil keputusan informasi tersebut diperoleh dari sistem informasi.
Sistem Informasi ini dapat didefinisikan sebagai berikut:
Menurut Jogiyanto H.M (2001 : 11) Sistem informasi merupakan suatu
sistem dalam suatu organisasi untuk mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari
suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan
yang diperlukan [Jog01]..
Bila mengacu pada definisi sistem maka sistem informasi dapat definisikan
sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri atas komponen –
komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan
informasi. Dapat di simpulkan bahwa sistem informasi adalah perangkat unsur
yang secara teratur saling berkaitan dengan tujuan untuk mengelola data sehingga
menghasilkan informasi yang berguna.
Sistem informasi juga mempunyai beberapa komponen, yaitu :
1. Hardware (perangkat keras), seperti : keyboard, monitor, microprocessor
dan lain sebagainya.
2. Software (perangkat lunak).
3. Brainware (manusia).
4. Data.
2.4 Metode Analisis dan Perancangan Terstruktur
Salah satu pendekatan yang digunakan dalam suatu analisis dan desain
adalah pendekatan terstruktur. Suatu pendekatan yang bekerja dari sudut pandang
yang lebih tinggi menuju tingkat lebih rendah yang lebih rinci, dimana keinginan
pemakai disajikan dalam diagram aliran data. Desain terstruktur adalah
implementasi secara fisik dan pembagian struktur modular secara hirarki dengan
pendekatan atas bawah.
2.4.1 Flow Map
Flow Map adalah aliran data berbentuk dokumen atau formulir
didalam suatu sistem informasi yang merupakan suatu aktivitas yang
saling terkait dalam hubungannya dengan kebutuhan data dan informasi.
Diagram aliran dokumen merupakan bagan – bagan alir yang menunjukan
arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan – tembusannya.
Kegunaan dari Flow Map ini adalah :
1. Menggambarkan aktivitas apa saja yang sedang berjalan.
2. Menjabarkan aliran dokumen yang terlihat.
3. Menjelaskan hubungan – hubungan data dan informasi dengan
2.4.2 Diagram Kontek
Diagram Konteks digunakan untuk mempresentasikan keseluruhan
sistem melalui sebuah lingkaran (proses), sedangkan aliran memodelkan
hubungan antara sistem dengan terminator di luar sistem. Diagram
Konteks terdiri dari :
a. Entitas : Manusia, organisasi atau sistem yang
berkomunikasi dengan sistem yang ada.
b. Aliran Data : Informasi yang masuk kedalam sistem dan
keluar dari sistem.
2.4.3 Data Flow Diagram
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu alat yang menggambarkan
sistem sebagai sebuah jaringan dari proses – proses yang dihubungkan
oleh aliran data, baik antara sistem dengan lingkungannya maupun antara
proses – proses yang ada didalam sistem tersebut. Simbol – simbol yang
digunakan dalam DFD adalah :
1. Aliran Informasi yang dilambangkan dengan anak panah,
menunjukan informasi yang masuk kedalam sistem maupun yang
keluar sistem.
2. External Entity yang dilambangkan dengan empat persegi panjang,
menunjukan bagian atau fungsi yang berada diluar sistem.
3. File atau tempat penyimpanan data dilambangkan dengan sepasang
4. Proses dilambangkan dengan lingkaran, menunjukan kegiatan yang
dilakukan oleh manusia, mesin, komputer dari hasil suatu proses
data.
2.5 Penelitian
Pengertian penelitian atau riset adalah penyelidikan atau pencarian yang
seksama untuk memperoleh fakta baru dalamcabang ilmu pengetahuan.
2.5.1. Penelitian Deksriptif
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui
nilai variable atau lebih, baik satu variable atau lebih (Independen) tanpa
membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variable lain.
2.5.2. Penelitian Komparatif
Penelitian komparatif adalah suatu penelitian yang bersifat
membandingkan disini. Variabelnya masih sama dengan penelitian variable
mandiri tetapi untuk sample yang lebih dari satu dalam waktu yang berbeda.
2.5.3. Apa yang diteliti
Peneliti melakukan pengujian dan penyiapan saran teknis/advis teknis
teknologi lingkungan keairan, hidrologi, bangunan hidraulik, dan geoteknik
PROFIL PERUSAHAAN
3.1 Tinjauan Umum Perusahaan
3.1.1 Sejarah Singkat Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya
Air (PUSAIR) Dept.PU Bandung
Sejarah Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Departemen Pekerjaan Umum, berada dalam dari masa ke masa , yang terdiri dari
:
1936 Didirikan Hidrodynamisch Laboratorium oleh Departemen Verkeer en Wterstaat (V en W) yang menempati ruangan
Technische Hogeschool(THS,sekarang ITB),dengan pimpinan umum Prof.IR.J.W.F.C.Proper.
1945 Institute voor Weg en Waterbouwkundige Onderzoekingen 1950 Institute Teknik dan Tanah
1966 Lembaga Penyelidikan masalah Air (LPMA)
Dengan diubah nama menjadi Lembaga Penyelidikan Masalah Air (LPMA) Pemerintah berharap adanya badan khusus yang
meneliti dan menyelidiki masalah air secara khusus 1974 Direktorat Penyelidikan Masalah Air (DPAM)
1984 Pusat Penelitian Dan Pengembangan Pengairan,Yanga berada
Air (SDA).,yang berada dibawah Badan Litbang Departemen Permukiman dan Pengembangan Wilayah (kimbangwil).
2001 Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (SDA), yang berada dibawah Badan Litbang Departemen Permukiman Dan Perasarana Wilayah (kimpraswil).
2004 Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (SDA), yang berada Dibawah Litbang Departemen Pekerjaan Umum.
3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan
Visi
Adapun visi pada Pusat Penelitian Dan Pengebangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung adalah menjadi lembaga terkemuka
dalam menyediakan jasa keahlian teknologi untuk tersedianya infrastruktur sumber daya air yang handal.
Misi
Adapun Misi pada Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept.PU Bandung adalah :
1. Meneliti dan Mengembangkan teknologi tepat guna sumber daya air yang kompetitif dan ramah lingkungan
2. Menyusun norma, standar, pedoman, manual bidang konstruksi
dan bangunan Sumber Daya Air.
3.1.3 Bentuk dan Hukum Perusahaan
Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept PU Bandung Berada dibawah naungan Departemen Pekerjaan Umum, Berdasarkan Surat Keputusan Mentri Pekerjaan Umum No.211/KPTS/1994 pada
tanggal 28 juli 1994, Pusat Penelitia Dan Pengembangan Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum (Puslitbang SDA Dept. PU) bertugas berdasarkan
Struktur Organisasi Pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung yang sampai saat ini masih berjalan dan
dipakai dalam menjalankan aktifitas kantor yaitu:
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
3.1 Struktur Organisasi PUSAIR Dept. PU.
No.211?KPTS/1994 pada tanggal 28 juli 1994, Pusat Penelitian dan Pengembangan Pengairan yang kini disebut Pusat Penelitian Dan Pengembangan
Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum (PUSAIR) Dept PU bertugas melaksanakan koordinasi, Pembinaan serta penelitian dan pengembangan bidang keairan, berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan Kepala Badan Pusat
Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air Depatemen Pekerjaan Umum Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, Pusat Penelitian dan
Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Penyusunan Program Dan Penelitian Dan Pengembangan.
2. Koordinator, Pembinaan,Dan Pelaksana Peneliti dan Pengembangan. 3. Pengevaluasi dan Pendisemilasi hasil dan penelitian dan pengembangan
4. Pelaksanaan Urutan Tata Usaha Pusat.
3.3.1 Deskripsi Jabatan
1. Kuasa Penggunaan Anggaran
a. Pejabat yang diberi wewenang untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja atau penaggung jawab
kegiatan / pembuat komitmen.
b. Pejabat yang diberi wewenang menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) atau menguji Surat Perintah Pembayaran (SPP).
melaksanakan urusan administrasi perkantoran, keuangan dan perbendaharaan Pasal 937:
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksub dalam pasal 937, Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi:
a. Pelaksanaan urusan perbendaharaan, pelaksanaan anggaran, dan
Pengelolaan PNBP, serta verifikasi dan akuntansi keuangan.
b. Pelaksanaan urusan administrasi perkantoran dan penyelenggaraan
rumah tangga.
3. Subbagian Keuangan
Subbagian Keungan mempunyai tugas melakukan penerapan peraturan
perbendaharaan,pengelolaan anggaran, keuangan dan pelaksanaan pembiayaan,verifikasi dan akuntansi termasuk kegiatan PNBP.
4. Bendaharawan
Bertaanggung jawab atas segala pengeluaran yang dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU.
5. Bagian Anggaran
Mengawasi pengeluaran anggaran pada Pusat Penelitian Dan
Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung. Membuat Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) untuk setiap pengeluaran yang terjadi.
pengeluaran pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung.
7. Subbagian Tata Usaha dan Rumah Tangga
Subbagian Tata Usaha Dan Rumah Tangga Mempunyai tugas melakukan urutan tata usaha perkantoran, IKMN, Pemeliharan gedung dan rumah tangga.
8. Pengadaan Barang
Bagian Pengadaan Barang Terdiri Dari:
a. Penerima Barang b. Gudang
Yang Mempunyai tugas:
a. Membuat Surat Pernyataan Kuasa (SPK) Penggunaan anggaran mengenai penetapan rekaan
b. Membuat Surat Order Pembelian (SOP) berdasarkan barang yang akan dipesan dari rekaan.
c. Membuat daftar Permintaan Barang (DPB) apabila sudah masuk
persetujuan darri Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).
d. Menerima Dan mengecek Barang yang telah dipesan melalui rekaan.
perencanaan dan pengembangan keahlian, pengelolaan jabatan fungsional dan sumber daya litbang serta pengembangan srana kelitbangan.
10. Subbidang Pengembangan Keahlian
Mempunyai tugas melakukan perencanaan program, kebutuhan pendidikan dan kepelatihan jabatan fungsional.
11. Subbidang Pengembangan Sarana
Subbidang Pengembangan Saran mempunyai tugas melakukan
perencanaan, pengembangan sarana litbang, serta pengurusan akreditasi laboratorium.
12. Bidang Standar Dan Disemisasi.
Berdasarkan Pasal 845, Mempunyai tugas mengkoordinasikan perumusan standar, fasilitas dan evaluasi penerapan standar, melaksanakan disemisasi dan
informasi serta pelayanan advis teknis bidang sumber daya air.
13. Subbidang Standar
Subbidang Standar Mempunyai Tugas pengumpulan data, perumusan,
koordinasi penyusunan, monitoring dan evaluasi penerapan, review dan revisi standar bidang sumber daya air.
14. Subbidang Disemisasi
Subbdang disemisasi mempunyai tugas melaksanakan dokumentasi dan perpustakaan, publikasi dan fasilitasi penyebarluasan hasil litbang dan standar,
koordinasi layanan advis bidang sumnerdaya air.
dan program tahunan, monitoring dan evaluasi serta pengembangan kerjasama dan kemitraan hasil litbang sumber daya air.
Dalam emlaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 849, bidang program kerjasama menyelenggarakan fungsi:
a. Penyusunan rencana statejik dan program tahunan, monitoring dan
evaluasi kegiatan litbang sumber daya air.
b. Pengembangan Kerjasama litbang dalam dan luar negeri serta
mengkoordinasi kemitraan hasil litbang bidang sumner daya air dengan
stakelholder terkait.
16. Subbidang Program Dan Evaluasi.
Subbidang Program dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana stratejik penyelenggaraan litbang, Penyusunan Program dan
Enggaran litbang tahunan, Pemantauan pelaksanaan litbang, evakuasi dan pelaporan kinerja hasil litbang.
17. Subbidang Pengembangan Kerjasama.
Subbidang Pengembangan Kerjasama mempunyai tugas melakukan kerjasama dalam dan luar negeri untuk menyelenggarakan litbang, kehumasan,
BAB IV
ANALISIS KERJA PRAKTEK
4.1 Analisis Sistem
Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai Prosedur Pengajuan Kegiatan
Penelitian di Bagian Prorgam dan Evaluasi Pusat Penelitian dan Pengembangan
Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung yang sedang berjalan. Untuk
mengetahui dan mempelajari sistem yang ada, diperlukan suatu penggambaran
aliran-aliran informasi dari bagian-bagian yang terkait. Adapun analisis yang
dilakukan adalah analisis mengenai analisis dokumen, analisis prosedur dan
analisis proses.
4.1.1. Analisis Dokumen
Analisis dokumen merupakan metode analisis data dengan cara
mengumpukan data-data yang berhubungan dengan obyek yang akan diteliti dan
pengujian arsip atau dokumen yang ada di lembaga terkait. Analisis dokumen juga
merupakan salah satu hal yang dapat membantu dalam perancangan atau
pengembangan sistem.
4.1.2. Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan
1. Peneliti memberikan informasi tentang kegiatan penelitian yang akan
dilakukan ke bagian staff program kerja.
2. Staff program kerja mencari file data kegiatan terlebih dahulu sebelum
memasukan data ke microsoft excel menggunakan komputer.
3. Staff program kerja memberikan daftar kegiatan penelitian yang akan
4. Kepala bagian memberikan daftar kegiatan penelitian yang telah
disetujui ke peneliti untuk dilakukannya penelitian sesuai dengan daftar
kegiatan yang disetujui.
4.1.2.1 Flow map
Flowmap Prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian yang sedang berjalan.
Data Kegiatan Penelitian
Peneliti Staff Program Kerja Kepala Bagian
Data Kegiatan
Gambar 4.1 Prosedur yang sedang berjalan
4.2. Usulan Perancangan Sistem
Usulan pengembangan merupakan bagian dari metodologi
pengembangan-pengembangan suatu perangkat lunak dan dilakukan setelah melalui tahapan
analisis. Pengembangan sistem informasi dimaksudkan untuk menggambarkan
sistem usulan di karenakan adanya kecocokan antara sistem yang dilibatkan serta
memanfaatkan semua fasilitas yang tersedia dan pengembangannya tidak bertolak
belakang dengan sistem yang sedang berjalan dan dimaksudkan karakteristik
sistem yang lama tetap terpelihara namun unsur efisien dan efektivitas sistem
yang digunakan menjadi lebih baik.
4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem
Tujuan dari pengembangan sistem informasi ini adalah untuk memberikan
gambaran secara umum kepada pemakai dalam pembuatan rancangan sistem yang
4.2.2. Perancangan Prosedur Yang Diusulkan
4.2.2.1. Flow Map
Flowmap Prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian
Data Kegiatan Penelitian
Input Data Kegiatan
Peneliti Staff Program Kerja Kepala Bagian
Data Kegiatan
Gambar 4.2 Prosedur yang diusulkan
4.2.2.2. Diagram Kontek
Peneliti Sistem Informasi Kegiatan
Penelitian Kepala Bagian
4.2.2.3. Data Flow Diagram
Peneliti Input Data Kepala Bagian Kegiatan
Gambar 4.4 DFD Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian
4.2.3. Evaluasi Permasalahan Prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan
Penelitian
Maka penulis mencoba mengajukan program untuk mendapatkan solusi
dari pemasalahan yang ada tersebut adalah penulis mencoba membuat suatu
usulan perancangan prosedur pengajuan rencana kegiatan penelitian dengan
menggunakan program aplikasi Visual Basic 6 dan microsoft Office access 2003.
Dengan usulan ini semoga dapat mempercepat dan membantu perusahaan dalam
4. CD / DVD Rom
5. floopy disk 1.4
6. VGA 64 Megabyte
7. Printer
b. Software
1. Sistem Operasi Window XP service pack 1
2. Microsoft Office
3. Visual Basic 6.0
4. Microsoft Office Access
4.3. Program Prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian
Langkah pertama ketika program akan mulai dijalankan akan muncul
menu login yang merupakan awal program akan digunakan dan menjalankan
menu-menu program yang terdapat pada program aplikasi.
4.3.1. Tampilan Menu Login
Tampilan menu login pada program sistem informasi akuntansi belanja
barang adalah sebagai berikut:
4.3.2. Tampilan Program dan Fasilitasnya
Gambar 4.6 Tampilan Menu Utama
Fasilitas Program:
Keluar : Pada Tombol ini bila di klik maka akan keluar dan kembali pada menu
log in.
Help : Pada menu Help Disediakan Bantuan apabila pengguna merasa kesulitan
atau membutuhkan bantuan.
Profile : Pada profile kita dapat mengetahui profil Pusat Penelitian dan
Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) hingga struktur organisasi.
Cetak : Di bagian ini kita dapat Melakukan Proses Pencetakan terhadap tiap
pekerjaan yang dilakukan atau bila dibutuhkan dalam keluaran.
Output : Pada output kita mengetahui keluaran yang dihasilkan baik berupa hasil
pengolahan data maupun laporan dan lain sebagainya.
Proses : Dibagian proses kita dapat mengolah data maupun pembuatan laporan
Input : Pada bagian input kita memasukan data-data, baik untuk pembuatan
laporan dan lain-lain.
File : Pada file kita dapat merekam atau menyimpan.
Kesimpulan
Dalam menganalisis kegiatan yang Penulis lakukan di Pusay Penelitian dan
Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung, Maka Penulis dapat
memberikan simpulan dari hasil kerja praktek selama kurang lebih satu bulan adalah
sebagai berikut:
1. Sistem Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian pada Pusat Penelitian dan
Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung, sistem
pencatatan maupun pelaporannya masih belum terkomputerisasi. Meskipun sudah
menggunakan microsoft excel, tetapi cara pemakaiannya masih manual, dengan
tidak menggunakan berbagai fasilitas yang ada pada microsoft excel. Namun
segala bentuk pencatatan dan pelaporannya sudah sesuai dengan peraturan
pemerintah yang ada.
2. Penulis mencoba mengetahui prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan penelitian
yang berjalan pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air
(PUSAIR) Dept. PU Bandung dengan membuat suatu perancangan prosedur
pengajuan rencana kegiatan penelitian. suatu perancangan sistem dengan
kelengkapan sistem diagram konteks, dan flowchart, yang berupa input yang dari
data-data kegiatan penelitian. Sehingga nantinya akan mempecepat, menghemat
bisa memperbaiki prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian yang ada pada
Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung
yaitu:
Dalam prosedur Pengajuan Rencana Kegiatan Penelitian yang berjalan di Pusat
Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR) Dept. PU Bandung
sebaiknya dalam pencatatan dan pelaporan menggunakan komputerisasi agar
[Jog01] Jogiyanto HM. 2001. Sistem Teknologi Informasi. Andi Yogyakarta.
[Jog05] Jogiyanto HM. 2005. Analisis dan Design Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur dan Aplikasi Bisnis. Edisi pertama Cetakan Ke 4. Andi Yogyakarta.
[RG01] McLeod, Raymond, Jr., and Schell, George. 2001 Sistem Informasi Manajemen. Andi Yogyakarta
http://sobatbaru.blogspot.com/2008/04/pengertian-penelitian.html Tanggal
Laporan Kerja Praktek
Diajukan untuk memenuhi syarat mata kuliah kerja praktek Pragram Diploma Tiga Jurusan Manajemen Informatika
Oleh :
Endry Prayoga NIM. 10907142
Vigih Madya Saputra NIM. 10907145 Rizky Apriyanto NIM. 10907146
JURUSAN MANAJEMEN
INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
DAFTAR TABEL