• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dasar Manajemen & Bisnis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Dasar Manajemen & Bisnis"

Copied!
211
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Organisasi

Pemimpin

• Sekumpulan orang

• Kerja sama

• Tujuan

MANAJEMEN

• Seni

• Ilmu

(3)

SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN

PERIODE WAKTU ALIRAN MANAJEMEN KONTRIBUTOR

1771 - 1871 Awal Teori Manajemen R. Owen, Charles Babage

1870 - 1930 Manajemen Ilmiah Fw. Taylor, Frank & Lilian Gilberth, Henry Ganti, Harington Emerson

1900 - 1930 Teori Organisasi Klasik Henry Fayol, James. D Money, Marry Porker Follet, Herbert Simon, Chester J. Benard

Benard

1930 - 1940 Hubungan Manusiawi Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger, Hugo Munsterberg

(4)

MANAJEMEN SEBAGAI ILMU

Pengetahuan (Knowledge)

Keseluruhan dari fakta-fakta, nilai-nilai,, asas-asas dan ketarangan-keterangan yang diperoleh melalui, belajar, penelaahan, ilham, intuisi dan pengalaman

Ilmu (Science)

penelaahan, ilham, intuisi dan pengalaman

(5)

KAPAN PENGETAHUAN DISEBUT ILMU

?

Ciri/syaratnya :

 Punya Objek Pengenal  Punya Metode

Punya Sistematika

Objek Materi

Objek Forma

Manusia, alam

 Punya Sistematika

 Bersifat Umum (Universal)

Objek Forma

Titik pusat perhatian dari objek matri secara khusus yg akan dapat membedakan suatu ilmu dengan yang lainnya

Metode

(6)

ILMU

(The Liang Gie) Ilmu Murni (Pure Science)

Ilmu Terapan (Applied Science)

Ilmu Murni (Pure Science)

Bersifat menciptakan teori-teori dasar yang merupakan

tujuan pokoknya, sementara kemungkinan pemanfaatannya dalam kehidupan praktis merupakan persoalan kedua atau bahkan dianggap berada di luar relevansi ilmu-ilmu jenis bahkan dianggap berada di luar relevansi ilmu-ilmu jenis ini.c

Ilmu Terapan (Applied Science)

Berpusat pada relevansi teori-teori dasar tersebut dengan bidang terapan tertentu.

(7)

MANAJEMEN

ILMU MURNI ATAU TERAPAN ?

 Sebagai suatu disiplin ilmu yang bertugas mencari kebenaran yang disandang dalam predikat dimensi teoritis dan metodologi, yang harus diuji dan dibuktikan berdasarkan fakta/data secara objektif akan kebenaranya.

Oleh karena itu manajemen sebagai ilmu penting untuk Oleh karena itu manajemen sebagai ilmu penting untuk dikembangkan, agar didapatkan kebenaran ilmu.

 Sebagai ilmu terapan, manajemen harus peduli dengan fungsi sosialnya di masyarakat (Mempunyai kegunaan yang dapat dipakai dalam setiap organisasi untuk mencapai tujuannya).

(8)

MANAJEMEN SEBAGAI SENI

Ilmu manajemen akan dapat dipelajari dan diaplikasikan dengan daya lenting penyesuaiannya sebagai suatu keahlian , kemahiran atau keterampilan yang dapat dipakai dalam kehidupan manusia.

Sebagai suatu seni, manajemen merupakan suatu siasat dan usaha tata kerjasama untuk mencapai tujuan

(9)

ORGANISASI

Organon = alat

Bhs. Yunani

Unsur Dasar :

• Kumpulan Orang

• Kumpulan Orang

• Kerjsa sama

(10)

PROSES TERBENTUKNYA ORGANISASI

 Ketidakterbatasan kebutuhan manusia

 Keterbatasan kemampuan manusia

Berorganisasi

1. Spontan

(11)

PERUBAHAN KONSEP ORGANISASI

Terjadi karena perubahan lingkungan di luar organisasi :

Tradisional Modern/Baru

di luar organisasi :

1. Masyarakat 2. Ekonomi 3. Global 4. Teknologi

(12)

MANAJER

Seorang anggota organisasi yangmemadukan (mengintegrasikan) dan mengkoordinasikan pekerjaan orang lain

Manajer puncak

Manajer Menengah

Manajer Lini Pertama

(13)

DELEGASI KEKUASAAN

Pembagian Tugas kelancaran pekerjaanUntuk menjamin

Pelimpahan kekuasaan kepada bawahan untuk menjalankan tugas yang dibebankan

mengingat yang bersangkutan terikat dengan tanggung jawab mengenai tugas tersebut

(14)

MANAJEMEN mengkoordinasikan kegiatan-kegiatanProses mengintegrasikan dan kerja dalam rangka mencapai tujuan

yang efektif dan efisien dengan menggunakan orang lain

Proses Manajemen

Serangkaian keputusan dan kegiatan kerja yang dilakukan secara terus menerus

Dalam istilah manajemen terkandung dua pengertian : 1. Suatu Pekerjaan (Job)

(15)

FILSAFAT MANAJEMEN

Fisafat

Philein = cinta (hasrat, kemauan atau keinginan yang besar, berkobar-kobar, sungguh-sungguh)

Sophia = kebijakan (kebenaran sejati atau kebenaran yang sungguh-sungguh)

Filsafat = hasrat, kemauan, atau keinginan akan kebenaran sejati

kebenaran sejati

Filsafat (Moekijat)

(16)

UNSUR-UNSUR FILSAFAT : 1. SUATU TUJUAN TERTENTU

2. BEBERAPA NILAI YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUJUAN TERSEBUT. 3. KEYAKINAN PADA PIHAK PENGANUT, BAHWA NILAI-NILAI DAN TUJUAN AKHIR ADALAH BERNILAI UNTUK DIKEJAR.

Filsafat Manajemen

Adalah bagian terpenting dari pengetahuan dan kepercayaan yang memberikan dasar yang luas untuk menetapkan pemecahan terhadap problem manajerial.

Faktor-faktor dalam Filsafat Manajemen : 1. Kepentingan umum

2. Tujuan usaha

3. Pimpinan pelaksana 4. Kebijakan

5. Fungsi

6. Faktor dasar

7. Struktur organisasi 8. Prosedur

(17)

Tujun Manajemen

Mengapa manajer perlu mengetahui Manajemen ? Maksudnya adalah agar tujuan organisasi dapat dimengerti dan diterima oleh pegawai, dicamkan sedalam-dalamnya dalam jiwa mereka untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Sifat-sifat tujuan :

1. Apa yang menjadi tujuan ditentukan terlebih dahulu titik akhirnya. 2. Tujuan harus dimengerti oleh mereka yang akan melaksanakannya 3. Tujuan harus dinyatakan baik tertulis maupun lisan

Hal lain :

Tujuan manajemen organisasi 1. Dinyatakatan tertulis

2. Dapat diukur

3. Dapat menunjukkan waktu spesifik 4. Dapat dicapai.

Tujuan manajemen organisasi :

1. Tujuan jasa 2. Tujuan laba 3. Tujuan sosial

Tujuan organisasi :

(18)

Sasaran Manajemen

Sasaran manajerial : adalah tujaun yang ingin dicapai yang mencakup skup tertentu yang menunjukkan arah kemana usaha-usaha manajer dikerahkan.

Sasaran

1. Sasaran strategis untuk manajemen puncak

2. Sasaran taktis fungsional untuk manajemen menengah 3. Sasaran operasional untuk manajer bawah.

Sasaran Manajemen : 1. Mencari laba

2. Kepentingan pekerja

(19)
(20)
(21)

1. Men yaitu tenaga kerja manusia, baik tenaga

kerja pimpinan maupun tenaga kerja

operasional/pelaksana.

Money

2. Money yaitu uang yang di butuhkan untuk

mencapai tujuan yang di inginkan.

3. Methods yaitu cara – cara yang dipergunakan

(22)

1.

Materials

yaitu bahan – bahan yang

diperlukan untuk mencapai tujuan.

2.

Machines

yaitu mesin – mesin/alat –

alat yang diperlukan untuk mencapai

alat yang diperlukan untuk mencapai

tujuan.

3.

Market

yaitu

pasar

untuk

menjual

(23)

Bidang – bidang manajemen :

1. Manajemen sumber daya manusia ( unsur men )

2. Manajemen permodalan/pembelanjaan ( unsur money )

3. Manajemen akutansi biaya ( unsur materials )

4. Manajemen produksi ( unsur machines )

5. Manajemen pemasaran ( unsur market )

6. Methods adalah cara/sistem –sistem yang di

(24)

 Tujuan organisasi adalah mendapatkan laba ( business

organization ) atau pelayanan/pengabdian ( public organization ) atau pelayanan/pengabdian ( public organization ) melalui proses manajemen itu.

Tujuan maknanya hasil yang umum ( generalis ), sedangkan

sasaran berarti hasil khusus ( spesialis ). Tujuan adalah sesuatu

hasil ( generatis ) yang ingin di capai melalui proses manajemen

(25)

A.

Tujuan

B.

Skop

C.

Kepastian

(26)

1. menurut tipe –tipenya,

2. Menurut prioritasnya

3. Menurut jangka waktunya,

4. Menurut sifatnya,

4. Menurut sifatnya,

5. Menurut tingkatannya,

6. Menurut bidangnya

(27)

a. Provit objectives, bertujuan untuk mendapatkan laba bagi

pemiliknya.

b. Service objetives, bertujuan memberikan pelayanan yang baik

bagi konsumen dengan mempertinggi nilai barang dan jasa yang di tawarkan kepada konsumen.

c. Social objectives, bertujuan meningkatkan nilai guna yang

diciptakan perusahaan untuk kesejahteraan masyarakat.

d. Personal objectives, bertujuan agar para karyawan secara

(28)

a)

Tujuan Primer

b)

Tujuan Sekunder

c)

Tujuan Individual, dan

c)

Tujuan Individual, dan

(29)

a)

Tujuan jangka panjang,

b)

Tujuan jangka menengah, dan

(30)

a) Management objectives, tujuan dari segi efektif yang

harus di timbulkan oleh manejer.

b) Managerial objectives, tujuan yang harus di capai

daya upaya dan kreativitas – kreativitas yang bersifat manajerial.

c) Administrative objectives, tujuan – tujuan yang c) Administrative objectives, tujuan – tujuan yang

pencapaianya memerlukan administrasi.

d) Economic objectives, tujuan –tujuan yang di maksud

memenuhi kebutuhan – kebutuhan dan memerlukan efisiensi untuk pencapayannya.

e) Technical objectives, tujuan berupa detail teknis,

detail kerja, dan detail karya.

f) Work objectives, yaitu tujuan – tujuan yang

(31)

a) Overall enterprise objectives, adalah tujuan semesta ( generalis ) yang harus

dicapai oleh badan usaha secara keseluruhan.

b) Divisional objectives, adalah tujuan yang harus dicapai oleh setiap divisi.

c) Departemental objectives, adalah tujuan – tujuan yang harus dicapai oleh

masing – masing bagian. masing – masing bagian.

d) Sectional objectives, adalah tujuan – tujuan yang harus dicapai oleh setiap

seksi.

e) Group objectives, adalah tujuan – tujuan yang harus dicapai oleh setiap

kelompok urusan.

f) Individual objectives, adalah tujuan – tujuan yang harus dicapai oleh masing –

(32)

a) Top level objectives, adalah tujuan - tujuan umum,

menyeluruh, dan menyangkut berbagai bidang sekaligus.

b) Finance objectives, adalah tujuan – tujuan tentang modal.

c) Production objectives, adalah tujuan – tunjuan tentang c) Production objectives, adalah tujuan – tunjuan tentang

produksi.

d) Marketing objectives, adalah tujuan – tujuan mengenai

bidang pemasaran barang dan jasa – jasa.

e) Office objectives, adalah tujuan – tujuan mengenai bidang

(33)

a) Public objectives, adalah tujuan – tujuan yang harus dicapai

berdasarkan ketentuan – ketentuan undang – undang negara.

b) Organizational objectives, adalah tujuan – tujuan yang harus

dicapai berdasarkan ketentuan –ketentuan Anggaran Dasar. Anggaran Rumah Tangga, dan statua organisasi yang bersifat zakelijk dan impersonal ( tidak boleh berdasarkan

pertimbangan perasan atau selera pribadi ) dalam upaya pencapainnya.

c) Personal objectives, adalah tujuan pribadi/individual (

(34)

Bagaimana

Bagaimana caracara menetapkanmenetapkan tujauntujaun yangyang baikbaik ::

1.

1. TujuanTujuan harusharus jelasjelas dandan ditetapkanditetapkan berdasarkanberdasarkan hasilhasil analisisanalisis data,data,

informasi

informasi,, dandan potensipotensi yangyang didi milikimiliki..

2.

2. TujuanTujuan –– tujuantujuan harusharus didi tetapkantetapkan manajermanajer dandan mintaminta partisipasipartisipasi

karyawan

karyawan pelaksanaanpelaksanaan dalamdalam prosesproses penetapanpenetapan tujuantujuan..

3.

3. SetiapSetiap tujuantujuan dalamdalam perusahaanperusahaan harusharus membantumembantu keseluruhankeseluruhan tujuantujuan

perusahaan

perusahaan,, jadijadi harusharus salingsaling menujangmenujang secarasecara keseluruhankeseluruhan..

4.

4. TujuanTujuan –– tujuantujuan harusharus mempunyaimempunyai ““ jangkauanjangkauan ““ tertentutertentu dandan

memberikan

memberikan kepuasankepuasan bagibagi karyawankaryawan dalamdalam mengerjakannyamengerjakannya.. Tujuan

Tujuan –– tujuantujuan harusharus realistisrealistis dandan masukmasuk akalakal..

5.

5. TujuanTujuan –– tujuantujuan harusharus realistisrealistis dandan masukmasuk akalakal.. 6.

6. TujuanTujuan –– tujuantujuan harusharus bersifatbersifat kontenporerkontenporer dandan inovatifinovatif sertaserta dandan didi

tetapkan

tetapkan up to date.up to date.

7.

7. TujuanTujuan –– tujuantujuan yangyang ditetapkanditetapkan bagibagi setiapsetiap individuindividu pelaksanapelaksana harusharus

sesuai

sesuai dengandengan kemampuannyakemampuannya,, supayasupaya gairahgairah kerjanyakerjanya baikbaik..

8.

8. TujuanTujuan –– tujuantujuan harusharus berurutanberurutan menurutmenurut kepentingannyakepentingannya,, sehinggasehingga

perhatian

perhatian akanakan dititikdititik beratkanberatkan padapada tujuantujuan –– tujuantujuan utamanyautamanya..

9.

9. TujuanTujuan –– tujuantujuan harusharus berimbangberimbang. Aneka. Aneka macammacam tujuantujuan hendaknyahendaknya

tidak

(35)
(36)

1. Mazhab Manajemen Berdasarkan Kebiasaan ( Management by Custom school ). 2. Mazhab Manajemen Ilmiah ( Scientific Management School ).

3. Mazhab Prilaku ( Behavior School ).

Mazhab Sosial ( The Social School ).

4. Mazhab Sosial ( The Social School ).

5. Mazhab Manajemen Sistem ( System Management School ).

6. Mazhab Manajemen Berdasarkan Keputusan ( Decisional Management School ). 7. Mazhab Pengukuran Kuantitatif ( Quantitative Measure ).

8. Mazhab Proses Manajemen ( Management Proces ).

(37)

 Munurut mazhab ini, memimpin, mengatur, mengambil keputusan, pemecahan penyelesaian masalah, dan lain sebagainya hanya

didasarkan atas kebiasaan – kebiasaan yang telah dilakukan oleh

pihak – pihak lain, sehingga menimbulkan kreasi – kreasi baru dan pihak – pihak lain, sehingga menimbulkan kreasi – kreasi baru dan

menghilangkan daya pikir dan kreativitas.

 Mazhab ini kurang kurang baik untuk diterapkan, sebab masalah, situasi, dan kondisi yang dihadapi masa kini berbeda dengan masa

yang lalu, jadi pemecahan dan penyelesaian masalahnya juga harus

(38)

 Munurut mazhab ini, memimpin, mengatur, mengambil keputusan, pemecahan penyelesaian masalah, dan lain sebagainya hanya didasarkan atas kebiasaan – kebiasaan yang telah dilakukan oleh metode – metode ilmiah.

yang telah dilakukan oleh metode – metode ilmiah.

(39)

 Dalam mazhab ini, titik tolak manajer adalah prilaku manusia.

Manusia harus menyadari bahwa manajemen tidaklah

dilakukan sendiri, justru manejerlah yang harus

menyebabkan orang lain melakukannya, berdedikasi dan

berpartisipasi tinggi untuk meyelesaikan tugas – tugasnya.

 Manajer dalam melakukan wewenangya kepemimpinannya

harus lebih mengetahui prilaku, keinginan, dan kebutuhan –

(40)

Mazhab ini berorientasi pada sosiologi dan

mempersoalkan pengidentifikasian berbagai

kelompok

sosial

maupun

hubungan

hubungan kulturalnya.

Pada dasarnya mazhab ini dapat dikatakan

bahwa mazhab sosial menetukan interaksi dan

kerja sama manusia yang secara bersama –

(41)

 Dalam mazhab ini sitem – sistem merupakan intisatinya.

Untuk memenuhi tuntutan efisiensi dan efektivitas kerja

setiap petugas diperluakn adanya sistemkerja up to date,

tepat guna serta sesuai dengan kondisi setempat.

 Menurut hemat penulis mazhab manejemen sistem in

sangat baik untuk dilaksanakan, karena mendorong

pelaku – pelaku mejemen untuk selalu berpikir mencari

(42)

Titik

berat

mazhab

ini

terletak

pada

(43)

 Mazhab ini menyatakan bahwa manejemen adalah sebuah entitas logis yang tindakan – tindakannya dalam bentuk simbol – simbol matematis, hubungan – hubungan matematis, dan data yang dapat di ukur.

 Ciri – ciri mazhab ini, adalah :

a) Mengoptimalkan hasil ( Output ) dari Input ( masukan ). b) Menggunakan model – model matematis.

 Mengoptimalkan hasil di maksud memperbesar perbandingan antara output dan input.

Misalnya : efisiensi, efektivitas, pdroduktivitas, penjualan, dan lain – lainnya.

(44)
(45)
(46)
(47)
(48)

SISTEM MANAJEMEN BAPAK

Setiap usaha dan aktivitas organisasi dimana para

bawahan selalu mengikuti jejak bapak/ Pemimpin.

(Pemimpin dianggap paling baik,benar,pintar )

Kebaikan Manajemen

Keburukan Manajemen Bapak : Jika pemimpin tidak benar, perusahaan akan hancur karena

Kebaikan Manajemen Bapak :

Jika pemimpin bekerja dengan benar, maka pekerjaan dapat

dengan cepat dikerjakan sehingga tujuan dapat

tercapai.

Jika pemimpin tidak benar, perusahaan akan hancur karena bawahan ikut tidak benar.

Kemajuan organisasi terbatas

Jika terjadi penggantian pemimpin maka pemimpin baru sulit untuk melakukan tugasnya.

(49)

Manajemen Tertutup

Menejer

tidak

memberitahukan

atau

menginformasikan keadaan perusahaan kepada para

bawahannya walaupun dalam batas-batas tertentu

saja.

(50)

Kebaikan dan

keburukannya

Kerahasiaan tentang

keadaaan perusahaan sangat

Para bawahan tidak mengetahui keadaan perusahaan ( Laba/rugi) keadaaan perusahaan sangat

terjamin

Pengambilan keputusan cepat ( Tidak ada keterlibatan bawahan dalam pengambilan

keputusan

Problem dan pemecahan masalah hanya dipecahkan

oleh menejer.

Menimbulkan sikap apatis dari bawahan terhadap masalah yang dihadapi

(51)

Manajemen terbuka

Menejer banyak menginformasikan keadaan

(52)

Kebaikan

Bawahan ikut serta memikirkan kesulitan yang

dihadapi oleh perusahaan dan ikut pula memecahkan

masalah yang terjadi.

Bawahan

akan

lebih

bersemangat

dalam

Bawahan

akan

lebih

bersemangat

dalam

melaksanakan tugas-tugasnya.

Akan timbul kerjasama yang baik dan harmonis dalam

organisasi

(53)

Keburukan

Rahasia perusahaan kurang terjamin

2. Pengambilan keputusan lama, bertele-tele

Kecakapan menejer dapat diketahui para bawahan

(54)

Manajemen Demokrasi

(55)

Kebaikan Manajemen Demokrasi :

Keputusan

yang

diambil

relatif

baik,

karena

diputuskan oleh orang banyak.

Kecenderungan

untuk

bertindak

otoriter

dapat

Kecenderungan

untuk

bertindak

otoriter

dapat

dihindarkan

Keputusan yang diambil dipertanggungjawabkan oleh

para anggota.

(56)

Keburukan Manajemen Demokrasi

:

Biaya, waktu untuk pengambilan keputusan lama dan

bertele-tele

(57)

Perbedaan antara Manajemen

Terbuka dan Manajemen

Demokrasi :

Manajemen demokrasi hanya dapat dilakukan dalam

suatu organisasi dimana setiap anggota punya hak

suara yang sama ( MPR,DPR,KOPERASI) sedangkan

manajemen terbuka dapat dilakukan dalam organisasi

manajemen terbuka dapat dilakukan dalam organisasi

dan perusahaan.

(58)

Mazhab Manajemen (G.R.Terry)

1. Mazhab Manajemen berdasarkan kebiasaan

2. Mazhab Manajemen Ilmiah

3. Mazhab Perilaku

4. Mazhab Manajemen Sosial

5. Mazhab Manajemen Sistem

6. Mazhab Manajemen berdasarkan keputusan

7. Mazhab Pengukuran kuantitatif

8. Mazhab Proses Manajemen

(59)
(60)
(61)

Kekuasaan yang sah dan legal yang

dimiliki seseorang untuk

memerintah orang lain agar

(62)

Merupakan dasar hukum bagi seseorang untuk dapat

melaksanakan tugas.

Menciptakan power, right dan responsibility

Menyebabkan perintah menejer dipatuhi

Menjadi batas apa yang boleh dan tidak dikerjakan

Menjadi batas apa yang boleh dan tidak dikerjakan

(63)

Kemampuan jasmaniah (Fisik )

Menejer tidak dapat memerintah bawahannya diluar

kemampuan manusia.

Alamiah

Batas –batas wewenang

Alamiah

Menejer tidak bisa memerintah bawahannya untuk

menentang kodrat alam.

Teknologi

Menejer tidak bisa memerintah bawahannya untuk

melakukan tugas yang belum tercapai teknologi.

(64)

Keadaan ekonomi

Menejer tidak bisa memerintahkan atau memaksakan

kehendaknya terhadap harga-harga pasar

 

Lembaga

Wewenang seorang menejer dibatasi oleh anggaran

Wewenang seorang menejer dibatasi oleh anggaran

dasar dan anggaran rumah tangga, kebijakan dan

prosedur.

 

(65)

Du characteristic”

Pihak bawahan menerima

wewenang, tetapi pada saat yang sama atasan yang

bersangkutan masih tetap memiliki wewenang

(66)

Merupakan langkah penting untuk mengembangkan

para bawahan

Seorang menejer menghadapi lebih banyak pekerjaan

Karena keterbatasan fisik, waktu, kemampuan dan

perhatian menejer.

perhatian menejer.

(67)

Tentukan tugas yang harus didelegasikan

Tentukan siapa yang akan menerima delegasi

Delegasikan pekerjaan

Informasi tentang pekerjaan yang didelegasikan harus

diberikan secara lengkap.

diberikan secara lengkap.

Komunikasi perlu dibina baik antara pemberi dan

penerima

Tetapkanlah alat-alat pengendali yang baik

(68)

Pendelegasian wewenang merupakan suatu faktor

yangitaldidalam manajemen, karena :

Menetapkan hubungan organisatoris formal diantara

anggota-anggota badan usaha

Memberikan kekuasaan manajerial, yakni membri

”senjata” kepada para menajer agar mereka mampu

bertindak apabila keadaannnya “memaksa”, dan

bertindak apabila keadaannnya “memaksa”, dan

Mengembangkan bawahan dengan cara memberi izin

(69)

Sentralisasi wewenang mendapat dukungan luas karena

DAPAT MENGHINDARI FUNGSI-FUNGSI YANG

BERSIFAT GANDA

MENYERAGAMKAN

KEBIJAKSANAAN-KEBIJAKSAAN DAN MENDUKUNG PRAKTEK

KERJA

KERJA

MEMPEROLEH WIBAWA PARA MANEJER DAN

DAPAT MENGEMBANGKAN TUGAS-TUGAS

MEREAKA SECARA PENUH , DAN

PEMBAGIAN TUGAS MENURUT KEAHLIAN

(70)
(71)

Secara karakteristik merupakan hubungan antar

manager.

Secara tidak langsung berhubungan dengan

tujuan-tujuan perusahaan.

Hubungan utamanya adalah dalam rangka

Hubungan utamanya adalah dalam rangka

pelaksanaan wewenang kepada suatu jalur

wewenang lini.

Mencakup seluruh unit yang bukan lini.

Manajer berperan mendukung dan membantu

pelaksanaannya.

(72)

Keharusan untuk melakukan semua kewajiban/tugas

yang dibebankan kepadanya sebagai akibat dari

(73)
(74)
(75)
(76)

Pendelegasian Wewenang pembagian kerja

(77)

Koordinasi…………..

Kegiatan mengarahkan, mengintegrasikan dan

mengkoordinasikan unsur-unsur Manajemen (6M)

dan pekerjaan-pekerjaan para bawahan dalam

(78)

Koordinasi ????????????

Suatu usaha kerjasama antara

badan,instansi,unit dalam pelaksanaan

badan,instansi,unit dalam pelaksanaan

tugas-tugas tertentu sedemikian rupa,

sehingga terdapat saling mengisi, saling

(79)
(80)

Pentingnya koordinasi !!

1.

Mencegah terjadinya

kekacauan,kecekcokan dan kekembaran

atau kekosongan pekerjaan.

2.

Agar orang-orang dan pekerjaannya

diselaraskan serta diarahkan untuk

2.

Agar orang-orang dan pekerjaannya

diselaraskan serta diarahkan untuk

pencapaian tujuan perusahaan.

3.

Agar sarana prasarana dimanfaatkan

untuk mencapai tujuan.

4.

Supaya semua tugas,kegiatan dan

(81)

Tipe – tipe Koordinasi

1. Koordinasi Vertikal

Kegiatan penyatuan,pengarahan yang

dilakukan atasan terhadap kegiatan

unit-unit, kesatuan kerja yang ada dibawah

wewenang dan tanggungjawabnya.

wewenang dan tanggungjawabnya.

2. Koordinasi Horizontal

Kegiatan penyatuan,pengarahan yang

(82)

2. Koordinasi Horizontal

Kegiatan penyatuan,pengarahan yang

dilakukan atasan terhadap kegiatan dalam

dilakukan atasan terhadap kegiatan dalam

(83)

Sifat - sifat Koordinasi

1. Dinamis bukan statis

2. Menekankan pandangan menyeluruh

oleh seorang koordinator (Manajer)

oleh seorang koordinator (Manajer)

dalam rangka mencapai sasaran.

3. Hanya meninjau suatu pekerjaan

(84)

Asas Koordinasi

Asas Skala (Scalar Principle = Hirarki)

Artinya koordinasi dilakukan menurut jenjang-jenjang

kekuasaan dan tanggungjawab yang disesuaikan

dengan jenjang yang berbeda-beda satu sama lain.

dengan jenjang yang berbeda-beda satu sama lain.

(85)

Syarat Koordinasi

agar berhasil…………

Sense of coorperation

Perasaan untuk bekerjasama

Rivalry

Diadakannya persaingan antar bagian2 agar

Diadakannya persaingan antar bagian2 agar

berlomba2 untuk maju

Tea m Spirit

Adanya saling menghargai

Espirit de corp

(86)

CARA – CARA KOORDINASI

Memberikan keterangan langsung secara bersahabat

Mengusahakan agar pengetahuan dan

penerimaan tujuan yang akan dicapai oleh penerimaan tujuan yang akan dicapai oleh anggota tidak menurut masing-masing

anggota,karena tujuan itu tujuan bersamaMendorong anggota untuk bertukar

pikiran,mengemukakan ide,saran dan lain-lainMendorong anggota untuk berpartisipasi

Membina human realtions yang baik

(87)
(88)

Berhubungan dengan

pengintegrasian,sinkronisasi,mempunya

i jumlah,waktu,arah dan arti yang lebih

luas daripada kooperasi.

Koordinasi

luas daripada kooperasi.

Kooperasi

(89)
(90)

SAMPAI JUMPA

(91)
(92)

Proses Manajemen Perusahaan

perencanaan pengorganisasian pengarahan manusia Fungsi Penentuan tujuan komunikasi

Sumber daya Masyarakat umum

(93)

Fungsi – fungsi Manajemen

Planning Planning

Penentuan

Penentuan TujuanTujuan dan

dan BagaimanaBagaimana Cara

Cara PencapaianPencapaian yang

yang terbaikterbaik

Organizing Organizing Penentuan Penentuan Bagaimana Bagaimana Penyusunan Penyusunan Organisasi Organisasi dandan Aktifitas

Aktifitas dapatdapat dilakukan

dilakukan

Controlling Controlling

Monitoring

Monitoring dandan Perbaikan

Perbaikan AktifitasAktifitas yang

yang sedangsedang berjalanberjalan agar

agar TujuanTujuan dapatdapat tercapai

tercapai

Actuating Actuating

Proses

Proses MemotivasiMemotivasi Anggota

Anggota Organisasi

Organisasi agaragar Planning

Planning dapatdapat dijalankan

(94)

PERENCANAAN

(PLANNING)

A. Pengertian Perencanaan dan Rencana

Perencanaan (Planning) adalah fungsi dasar atau fungsi fundamental manajemen, karena organizing, actuating, dan

controlling pun harus terlebih dahulu direncanakan. Perencanaan ditujukan pada masa depan yang penuh dengan ketidakpastian.

 Perencanaan adalah kumpulan keputusan-keputusan. Planning adalah suatu proses untuk menentukan rencana (plan). Dengan kata lain perencanaan diproses oleh perencana (planer) dan hasilnya adalah rencana (plan).

(95)

PERENCANAAN ( PLANNING)

1. Konsep Dasar Perencanaan Dalam Manajemen

1.1 Pengertian Perencanaan (Planning)

Robbins dan Coulter (2002) mendefinisikan perencanaan sebagai sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tesebut secara menyeluruh, serta merumuskan system perencanaan yang menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga ercapainya tujuan organisasi. Planning is a process that involves defining the organization set of plans to

(96)

 Berikut ini Pengertian Perencanaan (Planning) Menurut George R Terry

Planning is the selecting and relating of facts and making and using of assumptions regarding the futurein the visualization and formulationof proposed activations believed necessaryto achieve desired result.

Perencanaan adalah memilih dan menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan dengan jalan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

 Berikut ini Pengertian Rencana (Plan) Menurut Drs. Malayu S.P. Hasibuan

(97)

Tipe-tipe Perencanaan dan Rencana

Menurut T. Hani Handoko (1992:84-85) paling sedikit ada lima dasar pengklasifikasian rencana-rencana, sebagai berikut:

1. Bidang fungsional, mencakup rencana produksi, pemasaran, keuangan, personalia.

2. Tingkatan Organisasional termasuk keseluruhan orgsnisasi atau satuan-satuan kerja organisasi.

3. Karakteristik-karakteristik (sifat) rencana, meliputi faktor-faktor

3. Karakteristik-karakteristik (sifat) rencana, meliputi faktor-faktor kompleksitas, fleksibilitas, keformalan, kerahasiaan, biaya,

rasionalitas, kuantitatif, dan kualitatif.

4. Waktu menyangkut rencana jangka pendek, dan jangka panjang.

(98)

Fungsi Perencanaan

1Perencanaan Sebagai Pengarah

2.Perencanaan sebagai Minimalisasi Ketidakpastian

3.Perencanaan sebagai Minimalisasi Pemborosan Sumber Daya

(99)

MISI MAKSUD TUJUAN SASARA N RENCAN A STRATE GI

RENCANA SEKALI PAKAI RENCANA TETAP Hierarki rencana organisasi

W. H. Newman (1963)

Digunakan untuk Digunakan untuk

kegiatan-kegiatan kegiatan-kegiatan

yang permanen RENCANA-RENCANA OPERASIONALyang continue

RENCANA SEKALI PAKAI RENCANA TETAP KEBIJAKSANAAN PROSEDUR DAN METODE STANDAR PERATURAN PROGRA M A N G G A R A N PROYEK

(100)

Fungsi Perencanaan

1Perencanaan Sebagai Pengarah

2.Perencanaan sebagai Minimalisasi Ketidakpastian

3.Perencanaan sebagai Minimalisasi Pemborosan Sumber Daya

(101)

Persyaratan Perencanaan (Planning Requirements)

Perencanaan yang baik tentunya perlu dirimuskan. Perencanaan yang paling baik memiliki berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu:

1.FAKYUAL ATAU REALISTIS 2.LOGIS DAN RASIONAL

2.LOGIS DAN RASIONAL

(102)

MELAKUKAN PERENCANAAN (PLANNING PROCESS)

Fungsi perencanaan sering dinamakan sebagai fungsi utama dari kegiatan manajemen, karena dalam perencanaan seluruh rangkain aktivitas yang akan dilakukan, mengapa melakukan, kapan, di mana dan melakukannya disusun.

1.Peran Tujuan (goals) dan Rencana (Plan) dalam proses perencanaan 2.Pengerian tujuan (goals) dan rencana (Plan)

(103)

Beberapa Alat Bantu Bagi Perencanaan

A.Perencanaan dengan Flow Chart

Flow chart tersebut menggambarkan proses rencana membaca buku yang dapat dipilih antara meminjam buku atau melakukan pembelian buku terlebih dahulu. Melalui bagan ini, dengan mudah meminjam buku atau melakukan pembelian buku terlebih dahulu. Melalui bagan ini, dengan mudah kita bias mengamati kejadian-kejadian yang berkesinambungan dari mulai saat kita memulai

(104)
[image:104.842.62.790.32.565.2]

mulai berhenti ya tidak Perlu buku bacaan?

Gambar flow Chart untuk Pembelian Buku Bacaan

pinjam

Membeli buku bacaan yang di inginkan

(105)

Penjadwalan Melalui Gantt Chart

Penjadwalan dengan Gantt Chart (Bagan Gantt) adalah salah satu bagian penting dalam perencanaan. Ketika kegiatan organisasi begitu banyak dan berkesinambungan satu dengan yang lainnya, Gantt Chart pada dasarnnya menbantu manajer untuk dapat mengaturnya melalui proses penjadwalan. Sehingga rencana sederhana Gantt Chart adalah eknik penjadwalan secra grafis atas berbagai rencana kegiatan.

Pekerjaan Bula n 1 Bula n 2 Bula n 3 Bula n 4 Pekerjaan

I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV

Pembelian bahan baku

Proses Produksi

Pergudangan

(106)

= jadwal pekerjaan

Sebagai kesimpulan, Gantt Chart memudahkan para pelaksan kegiatan untuk

(107)

Langkah-Langkah dalam Bidang Perencanaan

Langkah-langkah perencanaan menurut George R Terry adalah sebagai

berikut:

1. Jelaskan problem yang bersangkutan

2. Usahakanlah untuk mencapai keterangan-keterangan tentang aktivitas-aktivitas yang akan dilaksanakan

3. Analisislah dan klasifikasilah keterangan-keterangan

4. Tetapkanlah premis-premis perencanaan dan penghalang-penghalang terhadapnya

penghalang terhadapnya

5. Tentukan rencana-rencana alternatif 6. Pilihlah rencana yang diusulkan

7. Tetapkanlah urutan-urutan dan penetapan waktu secara terperinci bagi rencana yang diusulkan tersebut

(108)

KELEBIHAN PERENCANAAN

1. Planning menyebabkan kegiatan-kegiatan dilakukan secara teratur dan dengan tujuan tertentu.

2. Planning menyebabkan pekerjaan yang tidak produktif diminimalisir.

3. Planning membantu penggunaan suatu alat pengukur hasil yang dicapai.

4. Kemungkinan digunakan fasilitas yang tersedia dengan sebaik-baiknya menyebabkan biaya yang lebih murah.

5. Planning memberikan pedoman tentang arah, motif, komunikasi 5. Planning memberikan pedoman tentang arah, motif, komunikasi

sehingga pekerjaan lebih efektif.

6. Planning bisa dipergunakan untuk melihat hubungan-hubungan dalam pengusahaan hingga bisa meramalkan untuk segala

penyelesaiannya sehubungan dengan perubahan-perubahan yang terjadi

(109)

KELEMAHAN PERENCANAAN

1. Karena planning berhubungan dengan masa yang akan datang, maka tidak dapat menentukan terjadinya sesuatu itu dengan pasti. 2. Kadang-kadang planning yang didahului dengan suatu riset yang

mendalam membutuhkan biaya yang besar.

3. Penghalang-penghalang psikologis di mana orang sering

memperhatikan kebutuhan masa sekarang lebih berharga dari pada masa yang akan datang.

4. Ada orang yang menginterppretasikan, planning merupakan suatu cara kerja dengan paksaan tentang apa yang telah digariskan. 5. Sering orang-orang lebih menitiberatkan perhatian pada

masalah-masalah yang dihadapi menurut kenyataan yang harus

(110)

(RECRUITMENT)

PENARIKAN TENAGA KERJA

• Suatu usaha untuk mencari tenaga kerja dari sumber yang ada sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan

Internal Source Mutasi, Promosi, Rotasi, Demosi Sumber Tenaga Kerja Advertensi,

(111)

SELECTION

SELEKSI TENAGA KERJA

Batasan

:

Suatu Proses pemilihan beberapa orang dari sekumpulan orang-orang dengan preferensi tertentu

WAWAN-CARA

Blanko Lamaran

Ujian Kesehatan

Lamaran

Latar Belakang

TEST

DITERIMA

(112)

PENEMPATAN DAN PEMBEKALAN

(Placement and Introduction)

• Suatu proses untuk menempatkan seseorang

pada jabatan atau unit kerja sesuai dengan

kualifikasi yang dimilikinya.

• Introduction/ orientation adalah suatu proses

pemberian informasi yang dibutuhkan kepada

kariawan baru menyangkut 3 hal : (1)Informasi

kariawan baru menyangkut 3 hal : (1)Informasi

umum tentang pekerjaan sehari-hari (2) Sejarah

dan tujuan organisasi serta kontribusi yang

diharapakan dari karyawan thd organisasi

(113)

PENGEMBANGAN (DEPELOVMENT)

Upaya yang dilakukan untuk menutup “gap” antara kecakapan

atau kemampuan karyawan dengan permintaan jabatan.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja karyawan dalam mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan

Bobot Materi Didasarkan Pada Ketermampilan Relatif

Tecnical

Human

Conceptual Non Manajer

(Pelatihan)

(114)

Pengembangan Karier

• Karier: sebagai rangkaian promosi jabatan ke jabatan yang lebih tinggi dalam jenjang hirarki yang dialami oleh seseorang tenaga kerja selama masa dinasnya.

• Pengembangan Karier: Peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karier

(115)

PENILAIAN PRESTASI KERJA

• Suatu proses melaluimana organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan

Prestasi Kerja Karyawan Penilaian Prestasi Kerja Umpan Balik Bagi Karyawan Catatan 2 Tentang Karyawan Keputusan 2 Personalia Ukuran-ukuran Prestasi Kerja

Kriteria yang ada Hubungannya

Dengan Pelaksanaan

(116)

(Conpensation)

Pemberian Konpensasi

• Segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai balas jasa atas prestasi yang telah diberikan pada organisasi

(117)

Integraton

• Proses penyatuan dua kepentingan yang kontradiksi antara pihak manajemen dengan para pekerja agar tercapai hubungan yang serasi dan harmonis

• Serikat Karyawan; organisasi para pekerja untuk menyatakan pendapat, untuk melindungi dan memperbaiki kondisi dan kesejahteraan kerja Manajemen Pemerintah Serikat Karyawan Perlindungan dari

Pelanggaran Hukum Pelanggaran HukumPerlindungan dari

(118)

MAINTANANCE

• Upaya organisasi untuk memelihara kondisi fisik dan mental

pegawai dalam bentuk benefit dan service agar mereka betah dan nyaman bekerja pada perusahaan

• Konpensasi yang bersifat tidak langsung dan tidak ada kaitannya dengan prestasi kerja

Bentuk-bentuknya Bentuk-bentuknya

• Servis yang bersifat Ekonomis: Tunjangan pensiun, asuransi jiwa, asuransi kecelakaan.

(119)

Sparation / PHK

• Kegiatan yang dilakukan untuk

memberhentikan tenaga kerja baik untuk

sementara maupun selamanya dengan

berbagai alasan,diantaranya:Sudah lanjut

usia , Kondisi keuangan sudah tidak

memungkinkan, karena kondisi kesehatan

pegawai, melakukan indisipliner,

melakukan kecurangan yang

(120)

Analisa jabatan

• Suatu penentuan dari suatu jabatan yang

meliputi tugas,tanggungjawab,wewenang

dan hubungan dengan jabatan lain dalam

organisasi,serta persyaratan minimal yang

organisasi,serta persyaratan minimal yang

dibutuhkan agar seseorang mampu

(121)
(122)

Pengorganisasian

Pengorganisasian merupakan

merupakan

sebuah

sebuah aktivitas

aktivitas penataan

penataan

sebuah

sebuah aktivitas

aktivitas penataan

penataan

sumber

sumber daya

daya manusia

manusia yang

yang

tepat

tepat dan

dan bermanfaat

bermanfaat bagi

bagi

manajemen

manajemen,, dan

dan menghasilkan

menghasilkan

penataan

(123)

Organisasi merupakan naungan dimana sumber

daya, kerjasama antar sumber daya

diorientasikan melalui mekanisme tertentu

untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

DEFINISI ORGANIZING

untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Mekanisme agar kerjasama antar sumber

daya mencapai efektifitas dan efisiensi

(124)

Hal pokok yang perlu

diperhatikan dari

pengorganisasian :

1. Menentukan arah dan sasaran satuan organisasi, 2. Menganalisa beban kerja masing – masing satuan

organisasi

3. Membuat job description ( uraian pekerjaan ) organisasi

3. Membuat job description ( uraian pekerjaan ) 4. Menentukan seseorang atau karyawan yang

(125)

Prinsip dasar koordinasi /

organizing :

1. Seseorang yang duduk di satuan organisasi harus memiliki kompentensi , yaitu kemampuan dan

kemauan.

2. Memiliki karakter, yaitu sikap dan kepribadian yang sesuai dengan hal – hal pokok dalam

2. Memiliki karakter, yaitu sikap dan kepribadian yang sesuai dengan hal – hal pokok dalam

berorganisasi.

3. Memiliki talenta, yaitu bakat dan potensi yang

sesuai dengan hal – hal pokok dalam berorganisasi. 4. Memiliki komitmen, yaitu keikatan dan loyalitas

(126)

Menentukan arah dan

sasaran satuan organisasi

Membuat job description (

uraian pekerjaan )

Menentukan seseorang

atau karyawan yang berdasarkan atas

Hal pokok yang perlu diperhatikan dari

pengorganisasian :

Menganalisa beban kerja

masing – masing satuan organisasi

atau karyawan yang berdasarkan atas

(127)

Seseorang yang duduk di satuan organisasi harus memiliki kompentensi , yaitu kemampuan dan kemauan.

Seseorang yang duduk di satuan organisasi harus memiliki kompentensi , yaitu kemampuan dan kemauan.

Memiliki karakter, yaitu sikap dan kepribadian yang sesuai Memiliki karakter, yaitu sikap dan kepribadian yang sesuai

Prinsip dasar organizing

:

Memiliki karakter, yaitu sikap dan kepribadian yang sesuai dengan hal – hal pokok dalam berorganisasi.

Memiliki karakter, yaitu sikap dan kepribadian yang sesuai dengan hal – hal pokok dalam berorganisasi.

memiliki talenta, yaitu bakat dan potensi yang sesuai dengan hal – hal pokok dalam berorganisasi.

memiliki talenta, yaitu bakat dan potensi yang sesuai dengan hal – hal pokok dalam berorganisasi.

(128)

• 1. strategi organisasi untuk mencapai tujuannya. strategi menjelaskan bagaimana

aliran wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun diantara para pimpinan dan

bawahan.

Faktor-Faktor Perancangan

Struktur Organisasi

2. teknologi yang digunakan. perbedaan teknologi yang digunakan untuk

memproduksi barang-barang atau jasa akan membedakan struktur organisasi.

3. anggota (pegawai / karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam organisasi.

kemanapun dan cara berfikir para anggota, serta kebutuhan mereka untuk

bekerja sama harus diperhatikan dalam merancang struktur organisasi.

4. ukuran organisasi. besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan

kerjanya yang sangat mempengaruhi struktur organisasi. semakin besar ukuran

(129)

Unsur

Unsur--unsurunsur StrukturStruktur OrganisasiOrganisasi Unsur

Unsur--unsurunsur StrukturStruktur OrganisasiOrganisasi

1. Spesialisasi kegiatan 2. Standarisasi kegiatan 2. Standarisasi kegiatan 3. Koordinasi kegiatan

4. Sentralisasi dan Desentralisasi pembuatan keputusan

(130)

Proses (Langkah-Langkah) Pengorganisasian

Proses (Langkah-Langkah) Pengorganisasian

•• ManajerManajer harusharus mengetahuimengetahui tujuantujuan organisasiorganisasi yangyang inginingin dicapaidicapai,, apakahapakah profitprofit motive

motive atauatau service motive.service motive.

•• PenentuanPenentuan kegiatankegiatan--kagiatankagiatan,, artinyaartinya manajermanajer harusharus mengetahuimengetahui,, merumuskanmerumuskan dan

dan menspesifikasikanmenspesifikasikan kegiatankegiatan--kegiatankegiatan yangyang diperlukandiperlukan untukuntuk mencapaimencapai tujuantujuan organisasi

organisasi dandan menyusunmenyusun daftardaftar kegiatankegiatan--kegiatankegiatan yangyang akanakan dilakukandilakukan.. •• PengelompokanPengelompokan kegitankegitan--kegiatankegiatan,, artinyaartinya manajermanajer harusharus mengelompokkanmengelompokkan

kegiatan

kegiatan--kegiatankegiatan kedalamkedalam beberapabeberapa kelompokkelompok atasatas dasardasar tujuantujuan yangyang samasama.. •• PendelegasianPendelegasian wewenangwewenang,, artinyaartinya manajermanajer harusharus menetapkanmenetapkan besarnyabesarnya

wewenang

wewenang yangyang akanakan didelegasikandidelegasikan kepadakepada setiapsetiap departemendepartemen..

•• RentangRentang kendalikendali,, artinyaartinya manajermanajer harusharus menetapkanmenetapkan jumlahjumlah karyawankaryawan padapada setiap

setiap departemendepartemen atauatau bagianbagian.. setiap

setiap departemendepartemen atauatau bagianbagian..

•• PerananPeranan peroranganperorangan,, artinyaartinya manajermanajer harusharus menetapkanmenetapkan dengandengan jelasjelas tugas tugas--tugas

tugas setiapsetiap individuindividu karyawankaryawan,, supayasupaya tumpangtumpang--tindihtindih tugastugas dihindarkandihindarkan.. •• TipeTipe organisasiorganisasi,, artinyaartinya manajermanajer harusharus menetapkanmenetapkan tipetipe organisasiorganisasi apaapa yangyang

akan

akan dipakaidipakai,, apakahapakah line organization, line and staff organizationline organization, line and staff organization ataukahataukah function organization.

function organization.

•• StrukturStruktur (organization chart=(organization chart=baganbagan organisasiorganisasi),), artinyaartinya manajermanajer harusharus menetapkan

menetapkan strukturstruktur organisasiorganisasi ““segitigasegitiga vertical,vertical, segitigasegitiga horizontal,horizontal, berbentukberbentuk lingkaran

lingkaran,, berbentukberbentuk setengahsetengah lingkaran,berbentuklingkaran,berbentuk kerucutkerucut vertical,/horizontalvertical,/horizontal ataukah

(131)

Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian

Mengalokasikan

Mengalokasikan sumber

sumber daya

daya,, merumuskan

merumuskan dan

dan

menetapkan

menetapkan tugas

tugas,, dan

dan menetapkan

menetapkan prosedur

prosedur yang

yang

diperlukan

diperlukan

Menetapkan

Menetapkan struktur

struktur organisasi

organisasi yang

yang menunjukkan

menunjukkan adanya

adanya

diperlukan

diperlukan

Menetapkan

Menetapkan struktur

struktur organisasi

organisasi yang

yang menunjukkan

menunjukkan adanya

adanya

garis

garis kewenangan

kewenangan dan

dan tanggungjawab

tanggungjawab

Kegiatan

Kegiatan perekrutan

perekrutan,, penyeleksian

penyeleksian,, pelatihan

pelatihan dan

dan

pengembangan

pengembangan sumber

sumber daya

daya manusia

manusia//tenaga

tenaga kerja

kerja

Kegiatan

Kegiatan penempatan

penempatan sumber

sumber daya

daya manusia

manusia pada

pada posisi

posisi

yang paling

(132)

Hal pokok yang perlu

diperhatikan dari

pengorganisasian :

1. Menentukan arah dan sasaran satuan organisasi, 2. Menganalisa beban kerja masing – masing satuan

organisasi

3. Membuat job description ( uraian pekerjaan ) organisasi

3. Membuat job description ( uraian pekerjaan ) 4. Menentukan seseorang atau karyawan yang

(133)

Selesai

Selesai………

………

sampai

sampai bertemu

bertemu kembali

kembali…

Selesai

Selesai………

………

sampai

(134)
(135)

ACTUATING

ACTUATING

PERTEMUAN KE

(136)

Suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran

sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi.

Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif.

(137)
(138)

KEGIATAN DALAM

KEGIATAN DALAM

FUNGSI PENGARAHAN

FUNGSI PENGARAHAN

Mengimplementasikan

Mengimplementasikan

proses

proses

kepemimpinan

kepemimpinan,,

Mengimplementasikan

Mengimplementasikan

proses

proses

kepemimpinan

kepemimpinan,,

pembimbingan

pembimbingan

,,

dan

dan

pemberian

pemberian

motivasi

motivasi

kepada

kepada

tenaga

tenaga kerja

kerja agar

agar dapat

dapat bekerja

bekerja secara

secara efektif

efektif dan

dan

efisien

efisien dalam

dalam pencapaian

pencapaian tujuan

tujuan,,

Memberikan

Memberikan tugas

tugas

dan

dan

penjelasan

penjelasan

rutin

rutin

mengenai

mengenai

pekerjaan

pekerjaan

Menjelaskan

(139)

Kepemimpinan (leadership)

Sikap dan Moril (attitude and

morale)

Tatahubungan (Communicatio

Supervisi (supervision)

morale)

Perangsang (Incntive

(140)

Kepemimpinan

Keseluruhan aktivitas

dalam rangka

mempengaruhi orang-orang

, agar mau

6 6

mempengaruhi orang-orang

, agar mau

bekerja sama untuk mencapai tujuan

yang memang dikehendaki bersama”.

(141)

KEPEMIMPINAN DAN KEKUASAAN

•MEMPENGARUHI

ORANG LAIN

KEKUASAAN

KEPEMIMPINAN

KEKUASAAN BERDASARKAN PENGHARGAAN

KEKUASAAN BERDASARKAN PAKSAAN

7 7

(142)

UNSUR – UNSUR KEPEMIMPINAN

LEADER

•ORGANISASI

1

3

4 TUJUAN

8 8

PENGIKUT

2

•LINGKUNGAN

(143)

UNSUR

UNSUR –

– UNSUR KEPEMIMPINAN

UNSUR KEPEMIMPINAN

UNSUR

UNSUR –

– UNSUR KEPEMIMPINAN

UNSUR KEPEMIMPINAN

TUJUAN 5 LEADER PENGIKUT 1 4 2 9 9 • ORGANISASI

•• Aktivitas timbal balik apa saja yang saling bernilai pada setiap relasi tersebut ?Aktivitas timbal balik apa saja yang saling bernilai pada setiap relasi tersebut ?

LINGK UNGAN

(144)

Ciri

Ciri –

– ciri

ciri Pemimpin

Pemimpin

Perencanaan

Perencanaan Sebagai

Sebagai Pengarah

Pengarah

Perencanaan

Perencanaan sebagai

sebagai Minimalisasi

Minimalisasi

Ketidakpastian

Ketidakpastian

Perencanaan

Perencanaan sebagai

sebagai Minimalisasi

Minimalisasi

10 10

Perencanaan

Perencanaan sebagai

sebagai Minimalisasi

Minimalisasi

Pemborosan

Pemborosan Sumber

Sumber Daya

Daya

Perencanaan

Perencanaan sebagai

sebagai Penetapan

Penetapan

Standar

Standar Dalam

Dalam Pengawasan

Pengawasan

Kualitas

(145)

Prinsip

Prinsip

actuating

actuating

Prinsip keharmonisan Prinsip

mengarah keharmonisandengan

tujuan

Prinsip kesatuan komando mengarah

(146)

Cara

Cara--cara

cara pengarahan

pengarahan

yang

yang dilakukan

dilakukan

1.Orientasi

1.Orientasi merupakanmerupakan caracara pengarahanpengarahan dengandengan memberikanmemberikan informasi

informasi yangyang perluperlu supayasupaya kegiatankegiatan dapatdapat dilakukandilakukan dengandengan baik

baik.. 2.Perintah

2.Perintah merupakanmerupakan permintaanpermintaan daridari pimpinanpimpinan kepadakepada orangorang yang

yang beradaberada didi bawahnyabawahnya untukuntuk melakukanmelakukan atauatau mengulangimengulangi suatusuatu kegiatan

kegiatan tertentutertentu padapada keadaankeadaan tertentutertentu.. 3.Delegasi

3.Delegasi wewenangwewenang.. DalamDalam pendelegasianpendelegasian wewenangwewenang iniini pimpinan

pimpinan melimpahkanmelimpahkan sebagiansebagian daridari wewenangwewenang yangyang dimilikinyadimilikinya kepada

(147)

TERIMAKASIH

TERIMAKASIH

TERIMAKASIH

TERIMAKASIH

(148)
(149)

DEFINISI

Pengawasan (Controlling),

didefinisikan sebagai proses untuk

didefinisikan sebagai proses untuk

(150)

TIPE

PENGAWASAN

Waktu

Fokus

Repressif Preventif

PENGAWASAN

Objek

(151)

Waktu Pengawasan

Pengawasan Preventif

,

yaitu pengawasan

yang dilakukan sebelum terjadinya

penyimpang-an, agar tidak terjadi kesalahan di kemudian

hari

.

hari

.

Pengawasan Repressif

,

yaitu pengawasan

yang dilakukan setelah rencana dijalankan.

(152)

TIPE

PENGAWASAN

Waktu

Fokus

Umpan Balik Bersama

Repressif Preventif

Pendahuluan

PENGAWASAN

Objek

Ganda

(153)

Fokus Pengawasan

Pengawasan Pendahuluan

, dirancang untuk

mengantisipasi masalah dengan mendeteksi masalah dan mengambil tindakan sebelum masalah terjadi.

Pengawasan Bersama

, di mana proses kegiatan

harus memenuhi syarat tertentu sebelum dilaksanakan untuk menjamin ketepatan pelaksanaan.

untuk menjamin ketepatan pelaksanaan.

Pengawasan Umpan Balik

, di mana

penyimpangan dari hasil kegiatan diperbaiki dan

dijadikan tolak ukur untuk kegiatan serupa di masa yang akan datang.

Pengawasan Ganda

, menggunakan dua atau lebih
(154)

TIPE

PENGAWASAN

Waktu

Fokus

Umpan Balik Bersama

Repressif Preventif

Pendahuluan

PENGAWASAN

Operatif Objek

Ganda

Subjek

(155)

Objek Pengawasan

Pengawasan Administratif

,

dilaksanakan

pada bidang yang fungsinya dikategorikan sebagai

tugas administrasi.

(156)
(157)

Subjek Pengawasan

Pengawasan Intern

,

dilakukan khusus

ditujukan pada pelaku – pelaku dan fungsi –

fungsi yang berada di dalam organisasi.

(158)

Alat Pengawasan

Bugdet,

ikhtisar hasil yang diharapkan dan

pengeluaran yang disediakan untuk mencapai

hasil tersebut

.

Non-Budget

,

dibedakan menjadi beberapa

jenis

:

Personal Obeservation

Report

Daftar laporan keuangan

Statistik

(159)

Tahap Proses Pengawasan

• Penetapan standar pelaksanaan

• Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan

• Pengukuran pelaksanaan kegiatan

Pengamatan.

Laporan – laporan lisan maupun tulisan.

• Koreksi jika diperlukan

Laporan – laporan lisan maupun tulisan.

Metode – metode otomatis.

Inspeksi pengujian atau dengan mengambil sampel.

 Mengubah standar mula

 Mengubah pengukuran pelaksanaan.

(160)

Karakteristik Pengawasan

• Akurat

• Secara Ekonomi Realistik

• Tepat Waktu

• Realistik Secara Organisasi

• Realistik Secara Organisasi

• Dipusatkan pada pengendalian Strategik

• Terkoordinasi dengan arus kerja organisasi

• Objektif dan komprehensif

• Fleksibel

(161)
(162)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

(163)

Pengertian

Sistem

Sistem adalah kumpulan/group dari

sub sistem/bagian/ komponen

apapun baik phisik atau pun non

phisik yang saling berhubungan

phisik yang saling berhubungan

satu sama lain dan bekerja sama

secara harmonis untuk mencapai

(164)

Subsistem

merupakan komponen atau

bagian dari suatu sistem, subsistem ini

bisa phisik ataupun abstrak

Batas sistem

merupakan garis abstraksi

yang memisahkan antara sistem dan

(165)

TUJUAN DAN HUBUNGAN SISTEM

Tujuan sistem

merupakan target atau sasaran akhir

yang ingin dicapai oleh suatu sistem

yang ingin dicapai oleh suatu sistem

Hubungan sistem

adalah hubungan yang

terjadi antar subsistem dengan subsistem

(166)

Tiga komponen dasar sistem

Input Proses Output

Input merupakan segala sesuatu yang masuk kedalam suatusistem

Input dapat diklasifikasikan kedalam tiga kategori yaitu:

(167)

merupakan segala sesuatu yang

masuk kedalam suatu sistem

INPUT

Input dapat diklasifikasikan kedalam tiga

Input dapat diklasifikasikan kedalam tiga

kategori yaitu:

-

Serial input,

(168)

merupakan perubahan dari input menjadi

output

Proses

Output

merupakan hasil dari suatu proses yang merupakan

meliputi monitoring (pengawasan) dan pengevaluasian untuk menentukan apakah sistem bekerja menuju pencapaian

tujuan yang telah ditentukan

merupakan hasil dari suatu proses yang merupakan

tujuan dari keberadaan sistem

(169)

Feedback

Feedback adalah data atau informasi tentang

kinerja (output dari suatu sistem)

Negatif feedback input digunakan

Positif feedback input digunakan

sebagai alat kontrol untuk

meperbesar

Negatif feedback input digunakan

(170)

LINGKUNGAN SISTEM

faktor-faktor di luar sistem yang

mempengaruhi sistem

Gambar

Gambar flow Chart untuk Pembelian Buku Bacaan

Referensi

Dokumen terkait

Fungsi pengawasan harus dipahami pimpinan sebagai suatu kegiatan yang sangat penting dalam upaya mencapai tujuan organisasi.. Standar unjuk kerja harus dijelaskan kepada

manajemen yang ada dapat dipakai untuk.. mencapai tujuan organisasi

operasional dalam organisasi bisnis yang mencakup manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi atau operasi,manajemen pemasaran, dan manajemen keuangan3.  Organisasi

a) Strategi Organisasi untuk mencapai tujuannya. Strategi akan menjelaskan bagaimana aliran wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun di antara

Pada dasarnya sebuah organisasi tidak dapat mencapai tujuannya apabila team yang dibuat tidak memiliki kemampuan atau skill yang dibutuhkan dan diperparah apabila

Guna mencapai tujuannya yaitu mengajak umat muslim untuk kembali berpedoman kepada Al-Qur ’ an dan Hadis diperlukan fungsi-fungsi manajemen strategi dimana manajemen

Manajemen keuangan merupakan bidang atau fungsi administrasi dalam organisasi yang mengatur kas dan kredit untuk mencapai tujuan

Dokumen ini membahas definisi manajemen menurut beberapa ahli dan menjelaskan pentingnya manajemen dalam mengatur sumber daya untuk mencapai tujuan