• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi morfologi dan fisiologi galur padi (Oryza sativa L)toleran kekeringan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi morfologi dan fisiologi galur padi (Oryza sativa L)toleran kekeringan"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Rekapitulasi sidik ragam respon morfologi dan fisiologi galur-galur padi
Tabel 2   Pengaruh cekaman kekeringan terhadap peubah morfologi yang diamati
Gambar 2. Laju pertumbuhan tanaman padi antara tanaman kontrol dan tanaman
Tabel 5  KKarakter moorfologi darii galur tolerran dan pekaa
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tolok ukur yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur berbunga, panjang malai, jumlah gabah isi, jumlah gabah hampa, berat 100 biji,

Peubah kuantitatif yang diamati ialah : tinggi tanaman, tinggi dikotomus, diameter batang, lebar tajuk, lebar daun, panjang daun, waktu berbunga, umur panen,

Variabel peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, rasio akar tajuk, jumlah, ukuran dan berat umbi per tanaman. Garut adalah tanaman tahan

Berdasarkan hasil penelitian Konsentrasi A4 (0 ppm Al × 15 ppm P) memberikan hasil yang terbaik pada parameter tinggi tajuk, jumlah anakan, bobot kering akar, bobot

Frekuensi irigasi 16 hari sekali menghasilkan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, bobot gabah kering panen (BGKP), dan bobot gabah kering giling (BGKG)

Pupuk kandang ayam mampu meningkatkan tinggi tanaman, sedangkan pupuk hijau azolla mampu meningkatkan bobot segar tajuk, bobot segar akar, bobot kering akar, jumlah anakan,

Berdasarkan hasil penelitian Konsentrasi A4 (0 ppm Al × 15 ppm P) memberikan hasil yang terbaik pada parameter tinggi tajuk, jumlah anakan, bobot kering akar, bobot

Periode kompetisi gulma E.crus-galli nyata menurunkan jumlah anakan, jumlah daun, indeks luas daun, bobot kering akar dan tajuk, anakan produktif, biji isi, produksi gabah