• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PERJANJIAN MITRA KERJA ANTARA BADAN RUMAH SAKIT DAERAH (BRSD) DENGAN PT. ASURANSI KESEHATAN INDONESIA (PERSERO) (Studi di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Bojonegoro Dan PT. Askes (Persero) Cabang Bojonegoro)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISA YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PERJANJIAN MITRA KERJA ANTARA BADAN RUMAH SAKIT DAERAH (BRSD) DENGAN PT. ASURANSI KESEHATAN INDONESIA (PERSERO) (Studi di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Bojonegoro Dan PT. Askes (Persero) Cabang Bojonegoro)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PERJANJIAN MITRA

KERJA ANTARA BADAN RUMAH SAKIT DAERAH (BRSD) DENGAN PT

ASURANSI KESEHATAN INDONESIA (PERSERO) (Studi di Rumah Sakit

Daerah Kabupaten Bojonegoro Dan PT. Askes (Persero)Cabang

Bojonegoro)

Oleh: ARIEF WIBOWO (00400099) Law

Dibuat: 2007-01-15 , dengan 2 file(s).

Keywords: Perjanjian Mitra Kerja, PT. Askes dan BRSD

Perjanjian mitra kerja merupakan perjanjian yang dilaksanakan antar usaha yang saling membutuhkan guna memperoleh keuntungan, dalam perkembangannya perjanjian mitra kerja timbul berbagai kontrak, perjanjian yang dilakukan ada yang dilakukan secara tertulis ada pula yang dibuat secara lisan. Dalam sebuah perjanjian tentu saja akan timbul suatu masalah yang mengakibatkan timbulnya sengketa atau lebih dikenal dengan te lah melakukan wanprestasi yang akhirnya dibutuhkan suatu lembaga untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Obyek penelitian ini adalah mengenai perjanjian mitra kerja yang dilakukan antara PT. Askes (Persero) Cabang Bojonegoro dengan Badan Rumah Sakit Daerah ( BRSD) Kabupaten

Bojonegoro, karya tulis ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian, isi dari perjanjian, dan penyelesaian bilamana terjadi wanprestasi. Metode penelitian yang dilakukan dalam karya tulis ini adalah metode Yuridis Sosiologis, dengan mengambil lokasi penelitian PT. Askes (Persero) Cabang Bojonegoro dan Badan Rumah Sakit Daerah (BRSD) Kabupaten

Bojonegoro. Jenis data yang digunakan adalah antara lain data primer dan data sekunder yang diambil dengan tehnik pengambilan library research dan penelitian lapangan yang mencakup intervieu dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kuantitatif. Beberapa sarjana pada dasarnya memberikan pengertian hampir sama mengenai perjanjian, sarjana-sarjana tersebut antara lain Subekti, J. Satriyo, Wiryono Projodikoro, dan Petrik,

sedangkan asas-asasnya antara lain asas konsesualisme, asas kekuatan, asas mengikat, kebebasan berkontrak dan asas bentuk perjanjian bebas. Syarat-syarat perjanjian antara lain kata sepakat, cakap dalam hukum, sebab atau causa yang halal, dan obyek tertentu. Di samping itu pihak-pihak yang terikat dalam perjanjian diatur dalam pasal 1316 dan 1317 KUH Perdata. Prestasi yang harus dilakukan tergantung dari perjanjian yang dibuat.

(2)

dengan keterlambatannya dalam membayar klaim asuransi yang diajukan oleh pihak BRSD, untuk menjamin kepastian hukum maka dalam perjanjian yang dilakukan oleh para pihak maka dalam perjanjian juga menyertakan sanksi-sanksi yang akan dijatuhkan kepada masing- masing pihak yang melakukan wanpretasi, tetapi dalam perjanjian yang dilakukan oleh pihak PT. Askes (Persero) Cabang Bojonegoro dengan Badan Rumah Sakit Daerah (BRSD) Kabupaten

Bojonegoro dalam kasus pelanggaran wanprestasi tidak sampai ke tingkat pengadilan karena kedua belah pihak telah dapat menyelesaikan dengan musyawarah.

Saran yang bisa diberikan antara lain perlu diadakannya transparansi biaya perawatan, perlu adanya peningkatan kualitas terhadap pelayanan terhadap peserta Askes, dan perlunya

Referensi

Dokumen terkait

Pirngadi Medan maka apabila ada salah satu pihak melalaikan perjanjian atau tidak memenuhi isi perjanjian sebagaimana yang telah mereka sepakati bersama-sama, maka apabila salah

Berimbang maksudnya pada pihak mendapatkan kepentingannya masing- masing secara berimbang sesuai dengan hak dan kewajiban yang diberikan dalam perjanjian tersebut. Hal ini

Berkaitan dengan hak dan kewajiban yang dilaksanakan masing – masing pihak adanya kelalaian karena keadaan tertentu yang mungkin terjadi dengan perjanjian tersebut

Dalam KUHPerdata terdapat Pasal-Pasal yang mengatur mengenai hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian pemborongan tetapi hanya sedikit. KUHPerdata menjelaskan

Pelaksanaan perjanjian bagi hasil bangun rumah toko yang diwujudkan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban masing-masing pihak antara Sugimin selaku pemilik tanah

Berdasarkan pembabasan basil penelitian dapat ditemukan' 1 banyak yang masih belum memahami isi dari Perjanjian Kerjasarna dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta Askes;

mengenai tata cara angsuran, hak dan kewajiban para pihak, antara lain larangan Perjanjian sewa beli merupakan perjanjian yang tidak diatur dalam Kitab. Undang Hukum

Sumo Internusa Indonesia Advertising menimbulkan hak dan kewajiban diantara para pihak dalam pelaksanaannya sesuai dengan kesepakatan yang telah dituangkan dalam perjanjian yang