• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSTRUKSI PERILAKU KONSUMSI PADA IKLAN TELEVISI (Studi Semiotik Pada Iklan Aqua Versi Keluarga Banyu)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KONSTRUKSI PERILAKU KONSUMSI PADA IKLAN TELEVISI (Studi Semiotik Pada Iklan Aqua Versi Keluarga Banyu)"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

KONSTRUKSI PERILAKU KONSUMSI PADA IKLAN

TELEVISI

(Studi Semiotik Pada Iklan Aqua Versi Keluarga Banyu)

SKRIPSI

Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang

Sebagai Salah Satu Persyaratan Memperoleh

Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi

Oleh :

Nasich Taufik Ulinuha

08220058

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)

iii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat,

hidayah, kekuatan, kasih sayang-Nya serta yang terbaik kepada peneliti sehingga

dapat menyelesaikan skripsi berjudul Konstruksi Budaya Konsumtif dalam Iklan

Televisi (Analisis Semiotik dalam Iklan “Aqua versi Keluarga Banyu”) sebagai

syarat untuk meraih gelar sarjana pada Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu

Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang.

Sebagai pribadi yang memiliki keterbatasan, penulis menyadari bahwa

kelancaran penyusunan skripsi ini tidak lepas dari dorongan, bantuan, dan do’a

dari semua pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih

kepada:

1.

Bapak Nurudin, M.Si selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas

Ilmu Sosial dan Politik Muhammadiyah Malang yang telah memberikan

kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.

2.

Bapak Joko Susilo, M.Si, selaku dosen wali penulis yang terus

memberikan motivasi untuk penulis demi terselesaikan skripsi ini.

(4)

iv

4.

Ayah saya Pawito dan Ibu saya Umi Agustina terima kasih telah

memberikan kesempatan untuk terus menuntut ilmu sampai perguruan

tinggi dan semang

at, do’a, dan kasih sayang yang tulus selama ini.

5.

Kakak Idamaan Noor Abadi yang sudah memberi semangat, dukungan

dan arahan dalam menyelesaikan skripsi maupun kehidupan sehari-hari.

6.

Kepada teman-tema AirBrand Malang dan Korek Api kreatif, Bu Arum

Martika Sari, yang terus menjadi pelecut semangat untuk saya terus

berprestasi di bidang periklanan.

7.

Kepada keluarga kost “TR73” yang selama ini telah tinggal dan menemani

saya.

Dengan akhir kata tiada satupun karya manusia yang sempurna, saran dan

kritik sangat penulis harapkan untuk kebaikan bersama. Maaf bila ada kata-kata

yang kurang sopan saya pribadi mohon maaf sebesar-besarnya.

Wa’alaikumsalam Wr.Wb

Malang, 16 April 2013

(5)

v

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

PERNYATAAN ORISINALITAS ... iv

BERITA ACARA BIMBINGAN ... v

ABSTRAK ... vi

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ... x

BAB I.

PENDAHULUAN

A.

Latar belakang ... 1

B.

Rumusan Masalah ... 6

C. Tujuan Penelitian ... 7

D.

Manfaat Penelitian... 7

BAB II.

TINJAUAN PUSTAKA

A.

Periklanan... 8

1.

Fungsi Periklanan... 9

2.

Komunikasi Periklanan... 10

(6)

vi

1. Semiologi Roland Barthes ... 12

2. Iklan Televisi dan Analisa Semiotik ... 15

2.1 Tanda... 17

2.2 Makna ... 18

2.3 Mitos ... 19

C.

Konstruksi Sosial Peter L. Berger………...…...

20

D.

Komunikasi dan Perilaku Konsumen………

25

E. Realitas Media Massa Bentukan Iklan………

.. 27

F.

Televisi dan Pengaruhnya Dalam Gaya Hidup masyarakat Indonesia .. 28

G.

Konstruksi Media Massa Iklan Televisi………

29

H.

Hegemoni Iklan………..………

32

I.

Perilaku Konsumen

………..…

.... 34

J.

Pengaburan Nilai Guna

Use Value

………..……..

35

I. Pengambilan Keputusan

Konsumen………..

.. 37

J.

Penelitian Terdahulu………...………

.. 37

BAB III.

METODE PENELITIAN

A. Tipe Penelitian... 40

B. Paradigma Penelitian ... 40

(7)

vii

D.

Teknik Pengumpulan Data... 41

E.

Unit Analisis ... 42

F.

Teknik Analisa Data ... 43

G.

Aspek Teknis Pembentuk Tanda... 45

BAB IV.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.

Profil Aqua……….

... .48

1.

Awal Pendir

ian………...

49

2.

Perkembangan dan Akuisisi Danone……… 49

3.

Sertifikasi dan Penghargaan………

51

4.

Jenis Kemasan………..

52

B.

Hasil Penelitian ... 53

D.

Analisis Semiotik Iklan Aqua Versi Keluaraga Banyu I ... 54

E.

Analisis Semiotik Iklan Aqua Versi Keluaraga Banyu II

…………

. .. 91

F.

Konstruksi Konsumsi

Dalam Iklan Televisi……….

110

BAB V.

PENUTUP

A.

Kesimpulan... 117

(8)

viii

DAFTAR PUSTAKA

Buku

Adityawan Arief, S. 2008.

Pengantar Yasraf Amir Piliang. Propaganda

Pemimpin Politik Indonesia

.Jakarta. LP3ES.

Amirullah. 2002.

Perilaku Konsumen

.Yogyakarta. Graha Ilmu.

Anggit Sarwoko, Moh. 2009.

Representasi Gaya Hidup Pria Metroseksual dalam

Majalah Pria Esquire

. Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah

Malang.

Asmajasari, Magdalena. 1997.

Studi Periklanan Dalam Prespektif Komunikasi

Pemasaran.

Malang: UMM Press

Baudrillard, Jean,P.1970.

La societe de consummation

. Diterjemahkan oleh

Wahyunto. 2004.

Masyarakat Konsumsi

. Bantul Yogyakarta: Kreasi

Wacana.

Berger, L. Peter dan Thomas Luckman. Pengantar Frans M. Parera.

Tafsir Sosial

atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan

.

Bungin, Burhan. 2008.

Konstruksi Soial Media Massa: Kekuatan Pengaruh

Media Massa Iklan Televisi, dan Keputusan Konsumen Serta Kritik

Terhadapa Peter L. Berger & Thomas Luckmann

. Edisi ke-1. Jakarta:

Prenada Media Group.

______________. 2009.

Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus

Teknologi Komunikasi Di Masyarakat

. Jakarta: Kencana Media Group.

Danesi, Marcel. 2010.

Pesan, Tanda, Dan Makna

. Yogyakarta: Jalasutra.

Deliarnov . 2006. Ilmu Pengetahuan Sosial EKONOMI. Erlangga

Maleong, Lexy. 2002.

Metode Penelitian Kualitatif

. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya.

Morissan, MA, 2010, Periklanan :

Komunikasi Pemasaran Terpadu.

Jakarta.

Edisi

pertama, Prenada Media Group.

Palupi, Dyah Hastuti dan Teguh Sri Pambudi. 2007. A

dvertising That

Sells,Strategi Sukses membawa Merek Anda Menjadi Pemimpin Pasar

.

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

(9)

ix

Prima Dany, Rendyta. 2007.

Budaya Konsumtif Dalam Film Catatan Akhir

Sekolah

. Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Setiadi, Nugroho J. 2010.

Perlilaku Konsumen: Prespektif Kontemporer Pada

Motif, Tujuan, Dan Keinginan Konsumen

. Jakarta: Kencana Perdana

Media Group.

Sobur, Alex. 2006.

Semiotika Komunikasi

. Bandung: Remaja Rosdakarya

__________, 2001.

Analisis Teks Media

. Bandung: Remaja Rosdakarya

__________, 1986

. Komunikasi Orang Tua dan Anak

: Angkasa

Sugiyono. 2008.

Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D

. Bandung:

Alfabeta.

Sutisna. Pengantar Teddy Pawitra. 2002.

Perilaku Konsumen & Komunikasi

Pemasaran

. Bandung. PT.Remaja Rosdakarya

Prima Dany, Rendyta. 2007

.Budaya Konsumtif dalam Film (Analisis Semiotik

Pada Film Catatan Akhir Sekolah).

Skripsi. IKOM. UMM

Nurist, Surayya. (2010).

Posmodernisme dan Budaya Konsumen

. Artikel. UNDIP

Semarang.

Non Buku

Aqua. Air Untuk Anak. From

http://www.aqua.com/airdananda/air-untuk-anak-anak diakses 8 Februari 2013 Pukul 11.18WIB.

Aqua. Ayo Olah Raga Tanpa Dehidrasi.

From

http://www.aqua.com/airdananda/ayo-olahraga-tanp-dehidrasi-id.

diakses 10 Februari 2013 Pukul2.06 WIB

Hestianingsih. Keuntungan Yang Anda Dapat Olahraga di Pagi hari.

http://wolipop.detik.com/read/2012/07/23/072659/1971837/849/keuntunga

n-yang-anda-dapat-dengan-olahraga-di-pagi-hari. Diakses 3 Maret 2013.

Pukul 23.46 WIB.

Hesty Kurniawati, Theresia (2010).Hegemoni Iklan Televisi. From http://

theresiahestik.wordpress.com/2010/02/15/hegemoni-iklan-televisi/ diakses

19 July 2012. Pukul 21.24 WIB.

Kurniawan, Yuda. Komposisi Dasar Dan Sudut Pengambilan Gambar.

(10)

http://fotografiyuda.wordpress.com/seputar-fotografi/komposisi-dasar-x

dan-sudut-pengambilan-gambar-camera-angle. diakses 7 Mei 2013. Pukul

23.18 WIB.

National Geographic. From http://nationalgeographic.co.id/forum/topic-1931.html

diakses 6 Februari 2013 Pukul 2.52 WIB.

Genie.Okezone. Manfaat Olah Raga. From

http://health.okezone.com/read/2012/12/10/486/729797/sejuta-manfaat-olahraga-bagi-tubuh. diakses 8 Februari 2013. Pukul 12.45 WIB

(11)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tanpa kita sadari, masyarakat selalu diposisikan sebagai konsumen

potensial untuk meraup keuntungan bisnis. Perkembangan kapitalisme

global membuat bahkan memaksa masyarakat pada suatu kondisi dimana

seolah-olah hasrat mengkonsumsi lebih diutamakan. Perilaku

konsumerisme yang mewabah saat ini tidak terlepas dari perkembangan

budaya kapitalisme yang menempatkan konsumsi sebagai titik sentral

kehidupan dalam tatanan sosial masyarakat.

Fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat

konsumen, juga sangat diwarnai dengan kegiatan konsumsi yang massif.

Bagi masyarakat konsumen, saat ini hampir tidak ada ruang dan waktu

tersisa untuk menghindari diri dari serbuan berbagai informasi yang

berurusan dengan kegiatan konsumsi. Di rumah, di kantor atau di kampus,

kita tak henti-henti disodori berbagai informasi yang menstimulasi

konsumsi melalui iklan di tv, koran maupun majalah-majalah. Di jalan,

selain terus melewati pertokoan dan pusat perbelanjaan, kita juga terus

dihadapkan dengan pemandangan attraktif luar ruang yang menghiasi

(12)

2

Didalam dunia pertelevisian, tayangan yang ada adalah ditujukan

untuk berbagai kalangan. karena itu pihak TV selalu berupaya untuk

menyesuaikan dengan selera pasar. Sedangkan selera pasar sebenarnya

adalah selera yang sebelumnya telah dibentuk oleh acara-acara di televisi itu

sendiri. Dua aspek ini, Televisi dan pemirsa pada akhirnya akan saling

mempengaruhi.

Iklan dirancang khusus untuk dipertontonkan kepada masyarakat

sebagai media penyampaian pesan. Karena iklan ditujukan kepada

masyarakat, sudah jelas tentulah bahwa objek utama dari sebuah iklan

adalah masyarakat itu sendiri. Bukan produk dan jasa yang ditawarkan, dan

juga bukan siapa produsen dari produk tersebut. Iklan apapun seharusnya

mampu menggambarkan siapa target pesan iklan tersebut. Baik secara

tersirat maupun tersurat. Dengan begitu sebuah iklan akan mampu

ditangkap dengan jelas maknanya oleh target audience nya.

Iklan yang ditayangkan televisi menjadi media komunikasi yang

efektif menyebarkan ideologi, mempengaruhi khalayak umum untuk

mempersepsikan peran sosial dan menanamkan nilai dalam aktivitas hidup

sehari-hari. Hal ini terlihat jelas dalam perilaku konsumtif masyarakat.

Ketika menonton tayangan iklan timbul dalam bawah alam sadar pikiran

penontonnya untuk mengingini dan membelinya karena dirasakan sangat

(13)

3

Iklan cenderung membangun realitasnya sendiri dengan

mengeksploitasi nilai-nilai (bukan hanya sekedar nilai guna) yang dimiliki

oleh sebuah produk. Nilai-nilai yang mereka konstruksi tersebut tidak

jarang juga mengandung manipulasi keadaan yang sebenarnya, agar

memperoleh respon yang kuat dari khlayak. Oleh karena itu makna yang

dibentuk dari sebuah produk melalui iklan, bukan hanya sekedar didasarkan

pada fungsi dan nilai guna barang, tetapi sudah dimasuki nilai-nilai yang

lain, misalnya citra diri indidvidu.

Media iklan memberikan citra-citra dalam pemaknaan

simbol-simbol yang diiklankan bahwa ada suatu hal yang diharusnya ditiru,

memperlihatkan kebenaran palsu yang seakan-akan iklan yang ditayangkan

mengubah tampilan bahkan perspektif masyarakat. Iklan juga mendorong

budaya berbelanja serta berkembangnya supermarket atau minimarket yang

menyebar di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Iklan yang banyak terdapat media memberikan aktivitas berbelanja yang

artinya suatu aktivitas yang kompleks yang mungkin masyarakat

mengunjungi pusat pembelanjaan dengan maksud dan tujuan bukan saja

membeli barang yang dibutuhkan namun lebih tertarik dengan diskon.

Iklan juga telah menjadi salah satu referensi penting untuk

konsumen dalam memilih produk. Persuasi yang dilakukan oleh iklan

secara tidak langsung telah mempengaruhi kehidupan masyarakat. Iklan

(14)

4

membuat konsumen dengan rela mengeluarkan uang untuk sekedar

mencoba suatu produk.

Iklan televisi menghadirkan sensasi yang berbeda, tayangan iklan

memberikan dunia baru yang mengubah persepsi hingga menciptakan

kebutuhan-kebutuhan semu. Kehadiran iklan televisi telah menjadi bagian

dari budaya populer yang mengguncang masyarakat dewasa ini. Lihat saja

promosi-promosi yang ditawarkan produk-produk minuman, makanan,

kosmetik dan sebagainya. Produk-produk ini membawa suasana baru yang

dibangun lewat bahasa iklan yang menyentuh.

Iklan dalam televisi telah banyak menumbuhkan kesan bukan saja

menghibur tetapi menjadi suatu kekuatan mengkonstruksikan realitas sosial,

seperti kita lihat saja produk Pond’s yang merupakan produk pemutih wajah

dan secara tidak langsung masyarakat yang menonton iklan tersebut

terkonstruksi bahwa perempuan yang cantik sebaiknya memiliki kulit putih

yang mulus dan iklan televisi telah menjadi budaya popular.

Iklan televisi mampu memebentuk dan menentukan loyalitas

konsumen terhadap suatu merek. Melalaui desain iklan sedemikian rupa

iklan berusaha menggiring penonton untuk loyal terhadap merek tertentu.

Loyalitas merek sangat penting khususnya pada kondisi pasar dengan tingkat

kebutuhan yang sangat rendah namun persaingan yang sangat ketat saat ini,

keberadaan konsumen yang loyal pada merek sangat dibutuhkan agar

(15)

5

menjadi strategi yang jauh lebih efektif jika dibandingkan upaya untuk

menarik pelanggan-pelanggan baru

Iklan-iklan produk air minum dalam kemasan sejak dulu lebih

memilih beriklan dengan memberikan visual tentang keunggulan dari

produk, dan kenikmatan yang di dapatkan setelah menikmati produk

tersebut. Hal ini memang sengaja di lakukan oleh para pengiklan guna

menarik targetnya untuk membeli produk yang di tawarkan. Bahkan lebih

jauhnya lagi adalah terbentuknya ketergantungan di pikiran masyarakat

yang pada akhirnya terbentuklah budaya konsumerisme.

Iklan tidak hanya selalu mempromosikan suatu produk, namun iklan

juga mampu membentuk brand loyalty di masyarakat melalui konstruksi

sosial. Konsep seperti ini nampak pada iklan Aqua. Secara tersirat produk

ini beriklan dengan cara yang soft, menyentuh insight target audiencenya.

Biro iklan sadar bahwa kebahagiaan tertinggi seseorang terletak pada

keluarga. Iklan Aqua Versi Keluarga Banyu secara umum menggambarkan

beberapa kegiatan kehidupan sehari-hari di sebuah keluarga kecil (keluarga

yang terdiri Ayah, Ibu dan dua orang anak). Tetapi setelah diinterpretasikan

lebih mendalam iklan Aqua Versi Keluaraga Banyu memuat unsur-unsur

kehidupan nyata.

Pada zaman dahulu sebelum munculnya air minum dalam kemasan

botol (Aqua), perilaku masyarakat akan kebutuhan minuman sangat jarang

(16)

6

munculnya Aqua, orang masih menganggap “air putih kok dijual”.

Pandangan seperti itu muncul karena belum adanya kesadaran akan

ksehatan. Selain itu juga pada waktu itu produk minuman yang beredar di

pasar hanya minuman yang berasa dan beraroma saja, seperti Fanta dan

Coca-cola.

Iklan Aqua sendiri pada akhirnya memilih untuk menampilkan sosok

keluarga yang sehat, keluarga yang rutin memenuhi kebutuhan air dalam

tubuh, keluarga yang penuh semangat, dimana keluarga dalam iklan ini di

gambarkan keluarga yang selalu mengawali harinya dengan prouk yang di

iklankan. Dengan bahasa simbol yang di gunakan dalam iklan, baik visual

maupun audio iklan tersebut menyiratkan maksut tersembunyi untuk

merebut konsumennya.

Berangkat dari latar belakang yang telah dipaparkan, peneliti

mencurigai adanya konstruksi pola perilaku konsumsi yang sengaja di

bentuk dalam iklan televisi. Di karenakan hal itulah peneliti ingin

melakukan penelitian ini.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan yang di

angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana konstruksi perilaku konsumsi

(17)

7 C. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari tema penelitian yang diambil oleh peneliti

adalah untuk membongkar makna simbol, guna mengetahui konstruksi

sosial dibalik makna tanda dalam iklan televisi. Yang mana nantinya

temuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana iklan televisi

mengkonstruksi perilaku konsumsi pada masyarakat melalui intepretasi

makna tanda dalam iklan televisi.

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat akademis

a. Menambah wacana baru tentang ilmu semiotika dalam iklan televisi,

sehingga berguna untuk menambah referensi di dalam penelitian

berikutnya.

b. Hasil penelitian diharapkan dapat menambah kajian bidang periklan di

dalam jurusan Ilmu Komunikasi.

2. Manfaat praktis

Dari penelitian yang dihasilkan diharapkan mampu merangsang

para mahasiswa yang tertarik di bidang periklanan, dan berminat untuk

menjadi Strategic planner, Copywriter atau Art Director untuk lebih

memahami dan menggali wawasan target audience sehingga mampu

membuat iklan yang membekas di benak audience dan iklan yang

Referensi

Dokumen terkait

Bapak Yoyok Bekti Prasetyo,M.Kep., Sp.Kom selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan penulis kesempatan untuk

Asep Nurjaman, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memeberikan kesempatan penulis menjadi mahasiswa di

Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Komunikasi Representasi Pria Metroseksual Dalam Iklan Televisi Produk Perawatan Wajah

Seluruh dosen Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat bagi penulis,

Ak selaku ketua Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan kesempatan penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.. Dewi Nurjannah, M.M selaku

Bapak Ahsanul In’am,Ph.D., selaku Ketua Program Studi Kebijakan dan pengembangan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan kesempatan

Ibu Hj.Mariyatul NR, S.Ag M.Si selaku Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu komunikasi UIN Antasari Banjarmasin sekaligus

Skripsi ini disusun sebagai sebuah karya ilmiah yang digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana (S-1) pada Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan