PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA DHARMA PANCASILA MEDAN TAHUN AJARAN 2015/2016.

31  Download (0)

Full text

(1)

PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA DAN DISIPLIN

BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR

EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA

DHARMA PANCASILA MEDAN

TAHUN AJARAN 2015/2016

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi

Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

Oleh

IKA VERONIKA

NIM : 7123141057

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

  iv  ABSTRAK

IKA VERONIKA, NIM : 7123141057, Pengaruh Pola Asuh Orangtua dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016, Skripsi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan, 2016.

Permasalahan dalam penelitian ini apakah ada pengaruh pola asuh orangtua dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016.

Jenis penelitian ini adalah penelitian Ekspost Fakto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan yang berjumlah 75 siswa. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel total yaitu sebanyak 75 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi, dan observasi. Uji validitas untuk analisis butir angket mengunakan rumus Product Moment, dan reliabilitasnya diperoleh dengan menggunakan rumus Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linier berganda dan untuk membuktikan kebenaran hipotesis digunakan rumus uji t dan uji F.

Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan program SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 36,128 + 0,404 X1 + 0,361 X2. Selanjutnya variabel pola asuh orangtua (X1) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial terhadap prestasi belajar siswa (X) dengan nilai thitung > ttabel (4,833 > 1,666). Sementara disiplin belajar (X2) juga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai thitung sebesar 4,822 dan ttabel sebesar 1,666. Secara bersama-sama pola asuh orangtua dan disiplin belajar memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai Fhitung > Ftabel (40,875 > 3,12). Persentase sumbangan pengaruh pola asuh orangtua dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 53,2%.

(6)

  v  ABSTRACT

IKA VERONIKA, NIM : 7123141057, Influence Parenting Parents and Discipline of Learning to the Learning Achievement Economics Student Class XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Academic Year 2015/2016, Thesis, Department of Economic Education, Economics Education Studies Program, Faculty of Economics, State University of Medan, 2016.

The problem of this research is whether there is a positive and significant influence parenting parents and the discipline of learning to the learning achievement economics student class XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Academic Year 2015/2016. This research is aimed determine influence parenting parents and the discipline of learning to the learning achievement economics student class XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Academic Year 2015/2016.

The type of this research is facto exposure. The population in this research were all students of class XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan numbering 75 students. The sample in this research is total sample as many as 75 students. Data collection techniques are questionnaires, documentation, and observation. Validity test to analyze the inquiry list used Product Moment formula, and the reliability was acquired by using Alpha formula. Data analysis techniques which was used in this research is multiple linier regression, t test and F test were used to prove the hypothesis. influence parenting parents and discipline of learning to the learning achievement student at 53,2%.

(7)

 

i   

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan Berkat, Karunia dan Kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Pola Asuh Orangtua dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016 “. Skripsi ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi guna memperoleh gelar sarjana pada program S1 Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

Dalam penulisan skripsi ini penulis menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan baik dalam isi, teknik penulisan, dan sebagainya dikarenakan keterbatasan kemampuan dan pengalaman yang penulis miliki. Untuk itu penulis memohon kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi kesempurnaan skripsi ini.

Dalam penulisan skripsi ini penulis banyak menerima arahan dan bimbingan serta dorongan motivasi dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Medan

2. Bapak Prof. Indra Maipita, M.Si, Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan sekaligus dosen pembanding I saya

3. Bapak Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si selaku Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan yang telah memberikan kemudahan bagi penulis selama masa perkuliahan

4. Bapak Dr. H.Arwansyah, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan sekaligus dosen pembimbing akademik saya dan juga selaku dosen pembanding III saya

(8)

 

ii   

6. Bapak Dr. Dede Ruslan, M.Si, selaku ketua program studi Pendidikan Ekonomi sekaligus sebagai dosen pembimbing skripsi saya yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta pikiran dalam proses penyelesaian skripsi ini

7. Para dosen dan pegawai Pendidikan Ekonomi prodi Pendidikan Ekonomi 8. Bapak Drs. H. Ibrahim Daulay, M.Pd selaku Kepala sekolah SMA Dharma

Pancasila Medan yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian untuk menyelesaikan skripsi ini

9. Ibu Aryopa Suriyani, S.Pd selaku guru mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan yang telah memberikan waktu serta bantuannya dalam melakukan penelitian untuk penyelesaian skripsi ini 10.Staf dan pegawai SMA Dharma Pancasila Medan yang telah membantu

dalam penelitian untuk menyelesaikan skripsi ini

11.Para siswa kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2 SMA Dharma Pancasila Medan atas kerjasama dan bantuannya dalam penelitian untuk menyelesaikan skripsi ini

12.Yang teristimewa dan terkhusus kedua orang tua penulis, Bapak Dasar Sitepu dan Ibu Kombar Sembiring yang selalu memberikan doa, semangat, dan dukungannya baik dukungan moril maupun materil sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini

13.Adik tercinta Nova Theresia Sitepu yang telah mendoakan dan mendukung serta memberikan semangat dan motivasi bagi penulis dalam penyelesaian skripsi ini

14.Yang terkasih Misail Tarigan, A.Md yang telah menjadi bagian terindah dan selalu memberikan semangat dan motivasi dalam penyelesaian skripsi ini

15.Teman-teman kelas A Reguler Pendidikan Ekonomi 2012 yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam pembuatan skripsi

(9)

 

iii   

mendukung dan membantu serta memberikan semangat kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini

17.Teman PPLT SMP Swasta GBKP Kabanjahe Tahun 2015: Darmina Pratiwi Barus, Dedy Apriyadi Ginting, Leni Astria Sinaga, Unjuk Kita Remenda, Irma Kumala Sari Parinduri, Mustika Sari Tumangger, Rohmania Perangin-angin dan Ayakimo Tindaon yang selalu mendoakan serta memberikan semangat kepada penulis

18.Semua pihak yang turut membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu dan yang telah mendoakan keberhasilan penulis.

Akhir kata, penulis berharap kiranya skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dalam usaha peningkatan mutu pendidikan di masa yang akan datang.

Medan, Juli 2016 Penulis,

(10)

 

2.1 Kerangka Teoritis ... 11

2.1.1 Pola Asuh Orangtua ... 11

2.2 Penelitian Relevan ... 36

2.3 Kerangka Berpikir ... 37

(11)

   

vii 

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 40

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 40

3.2 Populasi dan Sampel ... 40

3.2.1 Populasi ... 40

3.2.2. Sampel ... 41

3.3 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 41

3.3.1 Variabel Penelitian ... 41

3.3.2 Definisi Operasional ... 42

3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 43

3.5 Uji Instrumen Penelitian ... 46

3.5.1 Uji Validitas Instrumen ... 46

3.5.2.Uji Reliabilitas Instrumen ... 46

3.6 Uji Asumsi Klasik ... 48

3.6.1 Uji Normalitas ... 48

3.6.2 Uji Linearitas ... 48

3.6.3 Uji Multikolinearitas ... 49

3.7 Analisis Regresi Linier Berganda ... 49

3.8 Uji Hipotesis ... 50

3.8.1 Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji t) ... 50

3.8.2 Pengujian Hipotesis Secara Simultan (Uji F) ... 51

3.8.3 Pengujian Koefisien Determinasi (R2) ... 52

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 53

4.1 Hasil Penelitian ... 53

4.1.1 Uji Instrumen Penelitian ... 53

4.1.1.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Pola Asuh Orangtua ... 53

4.1.1.2 Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Disiplin Belajar ... 55

4.1.2 Distribusi Variabel Penelitian ... 57

4.1.2.1 Distribusi Variabel Pola Asuh Orangtua ... 57

4.1.4 Analisis Regresi Linier Berganda ... 66

4.1.5 Uji Hipotesis ... 68

(12)

   

viii 

4.1.5.2 Pengujian Hipotesis Secara Simultan (Uji F) ... 70

4.1.5.3 Penguian Koefisien determinasi (R2) ... 71

4.2 Pembahasan Hasil Penelitian ... 72

4.2.1 Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Prestasi Belajar ... 72

4.2.2 Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar ... 74

4.2.3 Pengaruh Pola Asuh Orangtua dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar ... 75

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 77

5.1 Kesimpulan ... 77

5.2 Saran ... 78 DAFTAR PUSTAKA ...

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ...

(13)

  ix 

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Jumlah Siswa yang Nilai Ekonominya Tergolong Rendah ... 5

Tabel 3.1 Rincian Populasi Penelitian ... 41

Tabel 3.2 Lay Out Angket Pola Asuh Orangtua dan Disiplin Belajar ... 45

Tabel 3.3 Interpretasi Nilai Cronbach Alpha ... 48

Tabel 4.1 Hasil Uji Validitas Angket Pola Asuh Orangtua ... 54

Tabel 4.2 Hasil Uji Reliabilitas Angket Pola Asuh Orangtua ... 55

Tabel 4.3 Hasil Uji Validitas Angket Disiplin Belajar ... 55

Tabel 4.4 Hasil Uji Reliabilitas Angket Disiplin Belajar ... 56

Tabel 4.5 Tabel Interval Skor Angket Pola Asuh Orangtua ... 58

Tabel 4.6 Tabel Interval Skor Angket Disiplin Belajar ... 59

Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Sminov ... 63

Tabel 4.8 Hasil Uji Linearitas Pola Asuh Orangtua Terhadap Prestasi Belajar .... 64

Tabel 4.9 Hasil Uji Linearitas Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar ... 65

Tabel 4.10 Hasil Uji Multikolinearitas ... 66

Tabel 4.11 Hasil Regresi Linear Berganda ... 67

Tabel 4.12 Hasil Uji Hipotesis Secara Parsial (Pola Asuh Orangtua) ... 69

Tabel 4.13 Hasil Uji Hipotesis Secara Parsial (Disiplin Belajar) ... 70

Tabel 4.14 Hasil Uji F ... 71

(14)

  x 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir ... 39

Gambar 4.1 Grafik Distribusi Angket Pola Asuh Orangtua ... 58

Gambar 4.2 Grafik Distribusi Angket Disiplin Belajar ... 60

Gambar 4.3 Grafik Tingkat Ketuntasan Siswa ... 61

Gambar 4.4 Grafik Histogram ... 62

Gambar 4.5 Grafik Normal Plot ... 62

(15)

  xi 

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Angket Penelitian

Lampiran 2 Tabulasi Uji Instrumen Pola Asuh Orangtua

Lampiran 3 Tabulasi Uji Instrumen Disiplin Belajar

Lampiran 4 Uji Validitas Angket Pola Asuh Orangtua

Lampiran 5 Uji Validitas Angket Disiplin Belajar

Lampiran 6 Uji Reliabilitas Angket Pola Asuh Orangtua

Lampiran 7 Uji Reliabilitas Angket Disiplin Belajar

Lampiran 8 Distribusi Angket Pola Asuh Orangtua

Lampiran 9 Distribusi Angket Disiplin Belajar

Lampiran 10 Data Prestasi Siswa Kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila

Lampiran 11 Uji Normalitas

Lampiran 12 Uji Linearitas

Lampiran 13 Uji Multikolinearitas

Lampiran 14 Uji Regresi Liniear Berganda

Lampiran 15 Uji Hipotesis

Lampiran 16 Tabel F

Lampiran 17 Tabel Nilai t

Lampiran 18 Tabel Nilai-Nilai r Product Moment

Lampiran 19 Dokumentasi Penelitian

(16)

1   

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Pendidikan (paedagogie) secara etimologi berasal dari bahasa Yunani,

terdiri dari kata “PAIS”, yang artinya adalah anak dan “AGAIN” yang artinya

adalah membimbing. Jadi paedagogie diartikan sebagai bimbingan yang diberikan

kepada anak. Pendidikan juga dapat di definisikan sebagai usaha sadar yang

disengaja (terkontrol, terencana dengan sadar dan secara sistematis) diberikan

kepada anak didik oleh pendidik agar dapat membantu anak supaya cukup cakap

menyelenggarakan tugas hidupnya atas tanggung jawabnya sendiri.

Pendidikan itu sendiri memegang peranan penting didalam kehidupan

manusia. Tidak satupun keberhasilan manusia didalam kehidupan ini dapat

tercapai tanpa melalui proses pendidikan. Seperti tercantum dalam Pembukaan

UUD 1945, dikatakan bahwa pemerintah negara Indonesia harus mampu

mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, untuk tercapainya cita-cita dan tujuan

bangsa Indonesia yaitu untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur

bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan diperlukan adanya kerja

sama antara pemerintah, keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Pendidikan sebagai sebuah sistem terdiri dari tiga komponen, yaitu:

masukan (input), proses (process), dan keluaran (output). Ketiga komponen

tersebut merupakan kunci dalam penyelenggaraan pendidikan. Komponen input

terdiri dari siswa dengan segala macam aspeknya seperti misalnya kedisiplinan,

1

(17)

2

 

  2 

motivasi, kecerdasan, bakat dan minat. Komponen proses di dalamnya terdapat

antara lain: masukan mentah (raw input), masukan alat (instrumental input), dan

juga pengaruh lingkungan (environmental). Sementara aspek keluaran merupakan

produk dalam hal ini adalah produk SDM yang diharapkan akan mampu menjadi

roda penggerak pembangunan bangsa dan negara.

Pendidikan umum dilaksanakan dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan

masyarakat. Dengan demikian, keluarga merupakan salah satu lembaga yang

mengemban tugas dan tangung jawab dalam pencapaian tujuan pendidikan umum.

Lembaga keluarga merupakan lembaga pengemban tugas dan tanggung

jawab pendidikan pertama pada anak. Para orangtua harus bisa mendidik anak

agar tahu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, tidak mudah

terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan dirinya sendiri

maupun merugikan orang lain. Harapan-harapan ini akan lebih mudah terwujud

apabila sejak awal orangtua telah menyadari peranan mereka sebagai orang tua

yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan perilaku anak.

Pendidikan dalam keluarga memberikan keyakinan agama, nilai budaya

yang mencakup nilai moral dan aturan-aturan pergaulan serta pandangan,

keterampilan dan sikap hidup yang mendukung kehidupan bermasyarakat,

berbangsa, dan bernegara kepada anggota keluarga yang bersangkutan.

Pada dasarnya, manusia hidup memerlukan norma-norma yang berlaku,

sehingga setiap manusia dapat mengontrol tindakan-tindakan yang dilakukan

sesuai dengan batasan-batasan yang memberi petunjuk apakah itu benar atau

(18)

3

 

  3 

salah. Sikap seperti itu lah yang harus ditanamkan sejak kecil agar menjadi

kebiasaan dan tidak menimbukan kekacauan.

Tingkah laku seperti itu dapat dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan yang

ditanamkan sejak dini yang disebut disiplin. Disiplin dapat diartikan sebagai

proses untuk melatih diri dan mengajarkan bertingkah laku sesuai dengan tata cara

yang ada. Disiplin sangat penting bagi perkembangan anak karena dengan disiplin

anak akan hidup lebih berbahagia dan merasa dicintai.

Tujuan disiplin adalah untuk mengupayakan pengembangan minat anak

dan mengembangkan anak menjadi manusia yang baik, yang akan menjadi

sahabat, tetangga, dan warga negara yang baik. Dalam hal ini, bantuan orangtua

dalam meletakkan dasar-dasar dan pengembangan disiplin adalah menciptakan

situasi dan kondisi yang mendorong anak memiliki dasar-dasar disiplin.

Dasar-dasar disiplin tidak hanya didapatkan di lembaga keluarga saja.

Lembaga sekolah juga memiliki peran penting dalam mendidik anak menjadi

disiplin, terutama mengarah pada disiplin belajar. Hal ini didorong dengan adanya

peraturan-peraturan sekolah yang diharapkan dapat menjadikan siswa yang taat

aturan dan bisa menjadi warga negara yang baik, yang lebih penting yaitu

menjadikan siswa memiliki akhlak yang baik yang bisa mendorong anak memiliki

prestasi yang baik dan pada akhirnya menjadi output pendidikan yang baik pula.

Untuk memperoleh suatu output pendidikan yang baik dalam praktek

penyelenggaraan pendidikan, sekolah merupakan tempat terjadinya kegiatan

belajar mengajar. Belajar dan mengajar merupakan dua konsep yang berbeda yang

(19)

4

 

  4 

tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Belajar mengacu kepada kegiatan siswa,

sedangan mengajar mengacu kepada kegiatan guru.

Belajar merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan ini karena

belajar merupakan modal utama dalam menghasilkan SDM yang berkualitas.

Sehingga semua manusia yang hidup akan selalu belajar baik melalui pendidikan

formal, non formal, maupun melalui pengalaman hidup sehari-hari.

Dalam pendidikan formal, prestasi belajar merupakan indikator yang

penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar yang membuktikan

kemampuan serta kualitas seorang siswa. Prestasi belajar merupakan hasil yang

diperoleh setelah belajar.

Setiap kita melakukan kegiatan tentunya menginginkan sebuah hasil yang

diharapkan. Sama halnya dengan belajar, setiap siswa dipastikan menginginkan

prestasinya baik, baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Namun

pada kenyataannya, prestasi yang diperoleh setiap siswa pastinya berbeda-beda.

Ada siswa yang berhasil sehingga memperoleh prestasi yang tinggi dan ada juga

siswa yang kurang berhasil sehingga memperoleh prestasi belajar yang rendah.

Saat observasi ke sekolah SMA Dharma Pancasila Medan, penulis

memperoleh data prestasi belajar ekonomi siswa yang kurang memuaskan.

Dimana ada beberapa siswa yang memiliki nilai rendah. Yang dimaksud dengan

nilai rendah adalah nilai yang berada di bawah nilai kriteria ketuntasan minimal

(KKM). Nilai KKM mata pelajaran ekonomi di sekolah ini adalah 75.

(20)

5

 

  5 

Peneliti memperoleh data prestasi melalui Daftar Kumpulan Nilai (DKN)

siswa kelas XI IPS semester ganjil T.A 2015/2016. Adapun data hasil belajarnya

adalah sebagai berikut:

Tabel 1.1

Jumlah Siswa yang Nilai Ekonominya Tergolong Rendah

No. Kelas Jumlah Siswa Nilai Rendah

1 XI IPS 1 38 11

2 XI IPS 2 37 10

Jumlah 75 22

(Sumber : Daftar Kumpulan Nilai Semester Ganjil T.A 2015/2016)

Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa sekitar 29% siswa

kelas XI IPS memiliki nilai yang rendah atau belum mencapai nilai kriteria

ketuntasan minimal (KKM). Peneliti menduga bahwa hal ini diakibatkan oleh

pola asuh orangtua yang kurang tepat terhadap siswa di rumah dan rendahnya

disiplin belajar siswa.

Dugaan tersebut berasal dari pengamatan peneliti saat observasi di sekolah

dimana peneliti melihat bahwa ada beberapa siswa yang lupa mengerjakan

pekerjaan rumah (PR) dan tidak jarang siswa datang terlambat ke sekolah. Selain

itu juga, ada beberapa siswa yang terlambat pulang ke rumah karena

bermain-main dulu dengan teman-temannya. Hal-hal tersebut semakin mendukung dugaan

peneliti bahwa pola asuh orangtua dan disiplin belajar siswa di sekolah tersebut

masih kurang.

Orangtua memiliki peranan penting dalam mempengaruhi prestasi belajar

seorang anak. Bagaimana pola asuh orangtua dalam mendidik anaknya dapat

mempengaruhi keberhasilan anak dalam studinya. Sikap atau respon orangtua dan

lingkungan akan menjadi bahan informasi bagi anak untuk mengetahui

(21)

6

 

  6 

kemampuan yang dimilikinya. Orangtua diharapkan mampu menerapkan pola

asuh yang mengarah pada kedisiplinan dan kemandirian anak sehingga anak dapat

melatih dirinya untuk melakukan suatu hal secara sendiri. Kedisiplinan sangat

perlu diterapkan agar pada akhirnya anak dapat mandiri dalam melakukan

sesuatu, dalam hal belajar pun berasal dari kemampuannya sendiri untuk sukses

dan berprestasi.

Pola asuh yang tepat yaitu pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan anak,

dalam hal ini bukan berarti orangtua harus memenuhi semua keinginan anak

melainkan menerapkan pola pengasuhan yang mampu menunjang prestasi belajar

anak. Sebenarnya sangat diharapkan orangtua dapat menerapkan pola asuh yang

mengarah pada kemandirian sehingga anak dapat melatih dirinya untuk

melakukan suatu hal sendiri, dalam hal ini orangtua mengarahkan dan

membimbing anak untuk menumbuhkan disiplin belajar pada diri anak dan pada

akhirnya anak akan berprestasi dalam pendidikannya.

Akan tetapi, pada faktanya yang sering kita temukan bahwa masih banyak

pola asuh orangtua yang buruk contohnya, dengan tidak menanamkan nilai moral,

tidak mengajarkan kemandirian terhadap anak, dan tidak mengajarkan anak untuk

mendisiplinkan diri terutama dalam hal belajar. Sehingga sering kita temukan

banyak terjadi pelanggaran nilai moral pada anak dan juga rendahnya disiplin

belajar pada anak tersebut.

Ada juga sebagian orangtua yang tidak begitu peduli dengan perilaku

anak-anaknya, hal ini disebabkan karena kesibukan orangtua (bekerja). Orangtua

yang terlalu sibuk bekerja ada kalanya kurang memperhatikan anak-anaknya,

(22)

7

 

  7 

kapan dia belajar, dan sedang apa anaknya tersebut. Hal ini akan mengakibatkan

anak tidak termotivasi dengan sekolahnya, anak tidak mengerjakan tugas

sekolahnya, tidak mau belajar dan bahkan anak akan bolos sekolah. Hal ini juga

berpengaruh prestasi belajarnya. Begitu juga halnya dengan orangtua yang terlalu

memanjakan anaknya akan mengakibatkan anak berbuat sesuka hatinya.

Banyak juga orangtua yang menjadi orangtua tanpa persiapan untuk

menjadi orangtua. Sehingga banyak orangtua yang mengasuh anaknya

berdasarkan naluri saja, tanpa mengetahui tentang cara mengasuh yang baik dan

benar. Sebagian orangtua menggunakan cara mengasuh orangtuanya dengan

mengikuti pola asuh yang dialaminya ketika masih kecil dan diterapkan di zaman

sekarang ini sehingga kurang baik dan kurang cocok diterapkan bagi

perkembangan anak.

Selain pola asuh orangtua, disiplin belajar juga sangat mempengaruhi

prestasi belajar anak. Anak yang berdisiplin diri akan memiliki keteraturan diri

berdasarkan nilai agama, nilai budaya, aturan-aturan pergaulan, pandangan hidup,

dan sikap hidup yang bermakna bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa dan

negara.

Mengingat begitu pentingnya sebuah prestasi dalam pendidikan, maka dari

itu selain dari siswa itu sendiri, pihak sekolah dan orangtua juga diharapkan

mampu bekerja sama untuk menunjang prestasi anak. Karena tanpa disadari,

keduanya memiliki kaitan erat untuk mampu menghasilkan suatu keberhasilan

pendidikan.

(23)

8

 

  8 

Berdasarkan uraian latar belakang masalah yang telah dipaparkan, maka

penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pola Asuh

Orangtua dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa

Kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016”.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, maka yang

menjadi identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Pola asuh orangtua yang diterapkan kurang tepat

2. Masih banyak terjadi pelanggaran nilai moral pada anak

3. Banyak orangtua yang menjadi orangtua tanpa persiapan

4. Rendahnya disiplin belajar siswa

5. Prestasi belajar ekonomi siswa kurang memuaskan

1.3Pembatasan Masalah

Mengingat luasnya masalah, maka penulis membatasi masalah yang akan

diteliti yaitu:

1. Pola asuh orangtua yang diteliti adalah pola asuh orangtua di rumah siswa

kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016

2. Disiplin belajar yang diteliti adalah disiplin belajar di rumah dan di sekolah

siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016

3. Prestasi belajar siswa yang diteliti adalah prestasi belajar ekonomi siswa kelas

XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2015/2016

(24)

9

 

  9 

1.4Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan hal yang mendasar dalam melakukan

penelitian. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Apakah ada pengaruh pola asuh orangtua terhadap prestasi belajar ekonomi

siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan T.A 2015/2016 ?

2. Apakah ada pengaruh disiplin belajar siswa terhadap prestasi belajar ekonomi

siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan T.A 2015/2016 ?

3. Apakah ada pengaruh pola asuh orangtua dan disiplin belajar siswa terhadap

prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan

T.A 2015/2016 ?

1.5Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua terhadap prestasi belajar

ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran

2015/2016

2. Untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar siswa terhadap prestasi belajar

ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran

2015/2016

3. Untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua dan disiplin belajar siswa

terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Dharma Pancasila

Medan Tahun Ajaran 2015/2016

(25)

10

 

  10 

1.6Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang di harapkan dari penelitian ini adalah sebagai

berikut:

1. Untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan keterampilan bagi penulis

dalam menyusun karya ilmiah secara tertulis dan sistematik

2. Untuk menambah pengetahuan atau sebagai masukan bagi siswa dan guru

tentang pentingnya pola asuh orangtua dan disiplin belajar sebagai salah satu

faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar ekonomi siswa

3. Untuk menambah referensi di perpustakaan dalam penelitian lain yang ada

hubungannya dengan penelitian ini

 

(26)

 

   

77 

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan data hasil penelitian yang

telah dikumpulkan mengenai pola asuh orangtua dan disiplin belajar terhadap

prestasi belajar, maka kesimpulan yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini

adalah sebagai berikut:

1. Berdasarkan uji regresi linier berganda diperoleh hasil koefisien pola asuh

orangtua (X1) sebesar 0,404 dan koefisien disiplin belajar (X2) sebesar

0,361 sedangkan konstanta regresi adalah 36,128.

2. Berdasarkan hasil uji parsial (uji t) dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel

(4,833 > 1,666) dan nilai signifikansi < nilai α (0,000 < 0,05) yang berarti

secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan pola asuh orangtua

terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Sedangkan pada variabel disiplin

belajar nilai thitung sebesar 4,822 dan nilai signifikansi adalah 0,000. Hal ini

menunjukkan bahwa thitung > ttabel (4,822 > 1,666) dan nilai signifikansi <

nilai α (0,000 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara parsial

terdapat pengaruh yang signifikan disiplin belajar terhadap prestasi belajar

ekonomi siswa.

3. Berdasakan hasil di atas diketahui bahwa nilai fhitung adalah 40,875 dan

signifikansi sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa fhitung > ftabel

(40,875 > 3,12) dan nilai signifikansi < nilai α (0,000 < 0,05), sehingga   

(27)

  78

dapat disimpulkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang

signifikan pola asuh orangtua dan disiplin belajar belajar terhadap prestasi

belajar ekonomi siswa.

4. Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai dari koefisien determinasi R square

0,532. Nilai R square menunjukkan bahwa variabel bebas mampu

menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel terikat sebesar 53,2%. Dan

sisanya sebesar 46,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas

dalam penelitian ini.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas maka penulis

memberikan beberapa saran yaitu:

1. Bagi orangtua hendaknya selalu mempertahankan pola asuh yang baik

kepada anak-anaknya, misalnya memberikan pola asuh yang bersifat

demokratis, karena orangtua merupakan pendidik yang pertama dan utama

bagi perkembangan anak dimana hal ini tentunya sangat berpengaruh

terhadap moral dan disiplin belajar anak.

2. Bagi siswa/i hendaknya semakin meningkatkan disiplin belajarnya baik di

rumah maupun di sekolah karena disiplin belajar merupakan kunci

keberhasilan belajar siswa dan hal tersebut berguna bagi masa depan.

3. Bagi kepala sekolah dan guru hendaknya memperhatikan disiplin belajar

siswanya karena hal itu akan berpengaruh terhadap berlangsungnya proses

(28)

  79

4. Bagi calon peneliti berikutnya, penelitian ini perlu pengembangan lebih

lanjut dengan penelitian lainnya, sehingga hasil penelitian dapat digunakan

sebagai pembanding dan dapat memberikan manfaat dalam rangka

meningkatkan bidang keilmuan.

 

(29)

DAFTAR PUSTAKA

Alvina, Silvia. 2014. Pengaruh Pola Asuh Orangtua dan Status Sosial Ekonomi Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi pada Siswa Kelas XI IPS SMA Prayatna Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014. Medan: Skripsi FE Unimed

Arikunto, Suharsimi. 2009. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Ayu dan Adijanti. 2013. Perbedaan Kemandirian Berdasarkan Tipe Pola Asuh Orang Tua pada Siswa SMP Negeri di Denpasar. Jurnal Studi Psikologi. Vol. 1. ISSN: 2354-5607. Hal: 54-62

________________. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Brahmana, K.M. 2010. Perbedaan dalam Mempertimbangkan Faktor-faktor

Pengambilan Keputusan Pemilihan Jurusan di Perguruan Tinggi pada Remaja Akhir yang Mempersiapkan Dirinya Diasuh dengan Pola Asuh yang Berbeda. Jurnal visi UHN. Vol. 18. ISSN: 0853-0203. Hal: 50-67. (http://akademik-nommensen-id.org)

Butar, Novrita Butar. 2014. Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Kewirausahaan Siswa Kelas XI SMK Swasta Panca Budi Medan Tahun Ajaran 2013/2014. Medan: Skripsi FE Unimed

Dewi. 2014. Pengaruh Pola Asuh Orangtua dan Kecerdasan Emosional

Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII Reguler T.A 2013/2014. Medan: Skripsi FE Unimed

Djamarah dan Zain. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Fahdina, Hani. 2012. Pengaruh Disiplin Belajar dan Variasi Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Binjai Tahun Ajaran 2011/2012. Medan: Skripsi FE Unimed

Halawa, Arni Lestari. 2015. Pengaruh Motivasi Belajar dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA Santo Paulus Medan T.P 2014/2015. Medan: Skripsi FE Unimed

Hasan, Iqbal. 2006. Analisis Data penelitian dengan Statistik. Jakarta: Bumi Aksara

Hidayat, Rahmat. 2013. Pengaruh Disiplin Belajar dan Fasilitas Belajar

Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 10 Sijunjung. 

(30)

Hidayat, Syarif. 2013. Pengaruh Kerjasama Orang Tua Dan Guru Terhadap Disiplin Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kecamatan Jagakarsa-Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Widya. Volume 1 Nomor 2 Juli-Agustus 2013. ISSN: 2337-6686. ISSN-L: 2338-3321

Jordan. 2006. Kiat Sukses Orangtua. Yogyakarta: Dolphin Books

Lestari, P.S.B, dkk. 2013. Hubungan Antara Pola Asuh Otoritatif dengan Kemandirian Pada Siswa Kelas XI Jurusan Akuntansi SMKN 12 Jakarta. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Vol. 1. ISSN: 2302-2663. Hal: 54-69. (http://www.jpeb.net)

Moenir, H.A.S. 2010. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurhasanah. 2009. Aspek-aspek Pola Asuh Orangtua. Jakarta: Gramedia

Olen. 2012. Pola Asuh Orang Tua. Yogyakarta: Kanisius

Rinaldi, Muammar. 2015. Pengaruh Motivasi dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI SMAN 1 Babalan Tahun Pembelajaran 2014/2015. Medan: Skripsi FE Unimed

Sanjaya, Wina. 2002. Pendekatan Kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro. Jakarta: Rajawali Pers

Scohib, Mohammad. 2010. Pola Asuh Orang Tua Dalam Membantu Anak

Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta: Rineka Cipta

Sembiring, Melki. 2008. Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMK Negeri 1 Kabanjahe Tahun Ajaran 2007/2008. Medan: UNIMED

Siahaan. 2007. Hubungan Disiplin Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMK Pelita Pematang Siantar Tahun Ajaran 2007/2008. Medan: Unimed

Singgih D, Gunarso. 2010. Pola Asuh Orangtua. Jakarta: Gramedia

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Sugiono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

(31)

Suhadi, dkk. 2013. Hubungan Pemahaman Siswa Tentang Disiplin Sekolah dengan Hasil Belajar Pkn SMA Travina Prima Bekasi Utara. Jurnal PPKN UNJ. Fakultas Ilmu Sosial UNJ. ISSN: 2337-5205. Vol. 1, Nomor 2, Tahun 2013. Hal: 1-8

Syah, Muhibbin. 2010. Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers

_____________. 2008. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru.

Bandung: Remaja Rosdakarya

Syynoure. 2013. Pengertian dan Hakikat Disiplin Belajar.

Honewsty.blogspot.com/2012/05/program-dan-disiplin-dalam-belajar.html. Diakses tanggal 14 Februari 2016

Wiyani, Ardy Novan. 2010. Manajemen Kelas. Jakarta: Ar-Ruzz Media

_________________. 2013. Manajemen Kelas. Jakarta: Ar-Ruzz Media

Yamin, Martinis. 2011. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Gaung

Persada(GP) Press Jakarta

Zuchrina, Risti. 2015. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Jurusan Administrasi Perkantoran SMK Swasta Al-Wasliyah 2 Perdagangan T.P 2015/2016. Medan: Skripsi FE Unimed

Figure

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir ............................................................................

Gambar 2.1

Kerangka Berpikir ............................................................................ p.14
Tabel 1.1 Jumlah Siswa yang Nilai Ekonominya Tergolong Rendah

Tabel 1.1

Jumlah Siswa yang Nilai Ekonominya Tergolong Rendah p.20

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in