• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Gender Buruh Batik dalam UKM “Batik Pesisir” Desa Kemplong Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Gender Buruh Batik dalam UKM “Batik Pesisir” Desa Kemplong Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan"

Copied!
84
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  Garis relasi dominasi dan hegemoni
Gambar 2 Kerangka Pemikiran
Tabel 1  Metode pengumpulan data
Gambar 2   Piramida penduduk menurut golongan umur dan jenis kelamin di Desa
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan pada formasi sosial pedagang dan petani ladang, budaya gender melahirkan nilai-nilai egaliter bagi laki-laki dan perempuan, dimana dalam kedua sektor tersebut terjadi

Penelitian ini merupakan suatu analisis gender dalam kehidupan keluarga suku Nias yang menyangkut pada kontribusi ekonomi yang diberikan oleh anak perempuan.. Nilai anak

jadi laba bersih UKM setiap satu ikan asap yaitu Rp.205/buah (wawancara Ibu Maryati, 2016). Untuk gaji karyawan model harian yaitu karyawan laki-laki Rp.60.000/hari dan

Patriarki juga dpat dijelaskan dimana masyarakat yang menempatkan kedudukan dan posisi laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan dalam segala aspek kehidupan sosial, budaya

Rata-rata dan deviasi standar pada variabel tinggi duduk mahasiswa mempunyai perbedaan yang tidak bermakna antara laki-laki Jawa dan Cina, tetapi pada perempuan

Menurut warga Gili Timur, ‚seorang laki-laki lebih tinggi statusnya daripada seorang perempuan.‛ Maka sepatutnya tradisi metraeh dan nyaleneh dilakukan oleh

Sedangkan, responden yang bekerja sebagai buruh hanya diperoleh pada kepemilikan lahan strata III dengan nilai curahan waktu kerja laki-laki yaitu 1,04 HOK/bulan

Beberapa perempuan di Desa Mangkung, mampu mengikuti partisipasi pekerjaan kaum laki-laki yang jauh lebih memiliki fisik yang kuat dari dirinya, bahkan perempuan yang