• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Hukum Mengenai Perlindungan Kebebasan Beragama Dalam Konstitusi Republik Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Analisis Hukum Mengenai Perlindungan Kebebasan Beragama Dalam Konstitusi Republik Indonesia"

Copied!
235
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2: Alasan Inkonstitusional dan Konsitusional UU No. 1/PNPS/1965 UU
Tabel 3: oleh M. Atho Mudzhar http://www.djpp.depkumham.go.id
Tabel: 4 DATA KASUS/KONFLIK KEAGAMAAN DI SUMATERA UTARA

Referensi

Dokumen terkait

Syarat telah diduga melakukan tindak pidana dengan ancaman pidana penjara 7 (tujuh) tahun tersebut adalah tepat, mengingat ancaman pidana 7 (tujuh) tahun penjara ditujukan

“Oleh karena itu dengan adanya ketentuan ini para Pemohon telah mendapatkan hak atas pengakuan jaminan dan perlakuan sebagaimana diatur dalam Pasal 28D ayat (1) Undang- Undang

pemohon; frasa ‘pihak ketiga yang berkepentingan’ dalam pasal 80 undang- undang nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara pidana bertentangan dengan undang-undang Dasar

“Berdasarkan pertimbangan tersebut, menurut Mahkamah, istilah ‘baik’ pada frasa ‘berkelakuan baik’ yang diatur dalam Pasal 25 huruf d UU 20/2009 telah jelas

Pers nasional telah diatur dalam Undang-undang pers nasional yang memiliki fungsi sebagaimana diatur pada Pasal 3 Undang-Undang Pers mengatur bahwa pers nasional

Sebab, apabila frasa “penyidik pidana asal” dikaitkan dengan jenis-jenis tindak pidana yang yang diatur di dalam Pasal 2 ayat (1) UU PPTPPU dapat disimpulkan bahwa penyidikan

Kemudian dalam Kovenan Internasional tentang Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya yang disahkan PBB tanggal 16 Desember 1966, pada Pasal 13 dinyatakan bahwa semua

Untuk tindak pidana berupa kekerasan seksual yang dientukan dalam Pasal 46, 47, dan 48 UUPKDRT, telah diatur dalam KUHP Bab XIV tentang kejahatan terhadap kesusilaan, adapun