• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tembut-Tembut (Arti Simbolik dan Tarian Tembut-Tembut) Studi Kasus di Desa Seberaya Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Tembut-Tembut (Arti Simbolik dan Tarian Tembut-Tembut) Studi Kasus di Desa Seberaya Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel I
Tabel II
Tabel V
Tabel VI

Referensi

Dokumen terkait

Jevri Maradong Purba : Prospek Pengembangan Usahatani Wortel (Studi Kasus : Desa Sukadame, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo), 2008.. USU Repository

Hasil penelitian menunjukkan, (1) Dalam peneilitian ini diperoleh luas lahan yang dimiliki petani di Desa Kubu Simbelang adalah kurang dari 1 Ha, modal yang di

Faktor yang menyebabkan masyarakat masih memakai tambar incuk sebagai salah satu alternatif untuk pengobatan yaitu faktor ekonomi, faktor sosial , faktor dampak dan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banyak ketimpangan yang dialami informan jika kita meninjau dari kaca mata gender, informan seluruhnya mengalami subordinasi, sebagian

Berdasarkan hasil wawancara dengan informan tersebut yang mengatakan bahwa silariang yang diartikan sebagai suatu keterpaksaan merupakan suatu perbuatan yang dilakukan

Hasil wawancara yang telah dilakukan peneliti dengan informan, peneliti dapat mengetahui bahwa peluang yang didapatkan masyarakat tani Sembalun Bumbung dalam mendukung

Metode wawancara adalah pengumpulan data dengan jalan sepihak yang dikerjakan dengan sistematis dan juga mencoba mendapatkan keterangan masyarakat yang bersangkutan dengan

Luas Lahan, Frekuensi Panen, Jumlah Produksi, Jumlah Biaya Produksi, Jumlah Tenaga Kerja, Jumlah Penerimaan dan Tingkat Pendapatan Usahatani Cabai Merah dengan Sistem