Analisis Persediaan Bahan Baku Pada Proses Produksi Panel Bangunan Menggunakan Metode P Dan Q Di PT. Beton Elemenindo Putra
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pemesanan pada reorder point yang terlalu kecil dapat mengakibatkan perusahaaan kekurangan persediaan, sehingga perusahaan kurang dapat mengantisipasi fluktuasi permintaan,
Pada perhitungan model Q back order eksisting menunjukan bahwa persediaan bahan baku spoon menghasilkan 5 iterasi yang diantaranya reorder terkecil terdapat pada
Tanindo Sentosa tidak melakukan persediaan pengaman (safety stock) dan titik pemesanan kembali (reorder point) sedangkan dengan menggunakan metode EOQ perusahaan dapat
Judul skripsi ini adalah “Pengendalian Persediaan Bahan Baku Logam dengan Metode Period Order Quantity (POQ) dan Reorder Point (ROP) untuk Meminimalisasi Biaya Persediaan
Alasan utama mengapa perusahaan menyimpan bahan baku dalam jumlah besar adalah sebagai sediaan pengaman (safety stock) apabila terjadi
Pada Grafik diatas menunjukan bahwa perusahaan melakukan pembelian bahan baku jenis Dough Ball Large pada saat persediaan Reorder Point (ROP) sekitar 8 Pcs
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku yang ekonomis, frekuensi pemesanan optimal, jumlah safety stock, jumlah reorder point, dan perbandingan
51 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan mengenai analisis economic order quantity, safety stock dan reorder point terhadap