STRATEGI COPING ORANG TUA YANG MEMILIKI Strategi Coping Orang Tua Yang Memiliki Anak Autis.

19 

Teks penuh

(1)

STRATEGI

COPING

ORANG TUA YANG MEMILIKI

ANAK AUTIS

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Psikologi UMS Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh gelar Sarjana (S-1) Psikologi

HALAMAN DEPAN

Diajukan Oleh :

ZAIN NUR CHOIRUL NISA F.100120098

FAKULTAS PSIKOLOGI

(2)

ii

STRATEGI

COPING

ORANG TUA YANG MEMILIKI

ANAK AUTIS

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Psikologi UMS Untuk memenuhi sebagian syarat Memperoleh gelar Sarjana (S-1) Psikologi

HALAMAN JUDUL

Diajukan Oleh:

ZAIN NUR CHOIRUL NISA F 100 120 098

FAKULTAS PSIKOLOGI

(3)
(4)
(5)
(6)

vi

MOTTO

Jauh lebih baik diam, bersyukur dan berdoa. Daripada mengeluh dan menyakiti

orang lain. (Penulis)

Kehidupan yang baik adalah sebuah proses, bukan suatu keadaan yang ada

dengan sendirinya. Kehidupan itu sendiri adalah arah, bukan tujuan.

(Carl Rogers)

Jadikanlah sabar dan shalatmu sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah

(7)

vii

VISI, MISI DAN TUJUAN FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

VISI

Menjadi Pusat Pendidikan Psikologi yang Mendasarkan pada Risalah

Islam dan Budaya Indonesia di Tingkat Nasional dan Asia

MISI

1. Menyelanggarakan Pendidikan Psikologi di Tingkat Sarjana dan

Magister Psikologi Profesi

2. Mengembangkan Penelitian Psikologi yang Mendasarkan pada Risalah

Islam dan Budaya Indonesia

3. Mengembangkan Pengabdian kepada Masyarakat Atas Dasar Tanggung

Jawab Bersama

4. Menjalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan, Lembaga Penelitian,

Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat

TUJUAN

1. Pengelolaan Prodi Sarjana dan Magister Profesi yang Baik

2. Menggiatkan Pusat Studi Psikologi Islami dan Indigenous (CIIP)

3. Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Secara Langsung Maupun

Melalui Media

(8)

viii

PERSEMBAHAN

Alhamdulillahirobbil’alamin.

Segala puji hanya bagi Allah Tuhan Semesta alam yang telah

memberikan anugerah berupa kekuatan, kesabaran dan kelancaran

sehingga saya dapat menyelesaikan karya ini dengan baik.

Karya ini saya persembahkan untuk:  Ibu tercinta

 Keluarga terkasih  Sahabat tersayang

(9)

ix

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,

Alhamdulillahirobbil’alamin, Puja dan puji teruntuk Allah SWT yang

telah memberikan limpahan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya, sehingga penulis

dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan lancar. Tujuan

dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi sebagian persyaratan guna

mencapai gelar Sarjana Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Penulis menyadari banyak pihak yang sudah membantu, membimbing,

memberikan dukungan, dan pengarahan dalam penyusunan skripsi ini baik secara

langsung maupun tidak langsung. Maka dengan segala kerendahan hati, penulis

menyampaikan terimakasih kepada:

1. Bapak Taufik, M.Si, Ph.D selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas

Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk

melakukan penelitian.

2. Ibu Setia Asyanti S.Psi, M.Si, selaku pembimbing yang telah bersedia

meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam membimbing penulis,

memberikan nasihat dan saran dengan penuh perhatian dan kesabaran untuk

menghasilkan karya terbaik.

3. Selaku penguji I yang telah memberikan nasihat dan saran yang bermanfaat

dalam penulisan skripsi ini.

4. Selaku penguji II yang telah memberikan nasihat dan saran yang bermanfaat

(10)

x

5. Ibu Wisnu Sri Hertinjung, S.Psi., M.Psi, Psi selaku pembimbing akademik

yang telah memberikan bimbingan kepada penulis selama menjalani studi dari

awal masuk hingga akhir.

6. Seluruh Staf Pengajar Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah

Surakarta yang telah mengajarkan dengan penuh kesabaran dan memberikan

ilmu-ilmu bermanfaat kepada penulis.

7. Seluruh Staf Administrasi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah

Surakarta yang telah membantu kelancaran administrasi penulis.

8. Ibunda Suyamtini, Mbak Ikmah Choirul Nisa, Mas Herdiansyah dan seluruh

keluarga besar yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terima kasih

atas doa, cinta, kasih sayang dan dukungan yang luar biasa dalam membantu

penulis menyelesaikan skripsi ini.

9. Sahabat-sahabat baik Niza, Yani, Aqila, Rizkya, Alfi, Reissa, Ines, Cony,

Icha, Risky, Fatimah, Zulfa, Farah dan Bonita terima kasih karena selalu

memberikan semangat meskipun terpisah jarak dan waktu.

10.Sahabat-sahabat kuliahIin, Dara, Monica, Sarila, Fia, Eska, Aldi, Apriy, Rifai,

Mas Chandra, Kiki, Mas Kharis dan Mbak Muftiyang tidak henti memberikan

dukungan agar penulis selalu semangat dalam menyelesaikan skripsi ini,

terimakasih atas pertemanan dan persahabatan yang sudah terjalin.

11.Keluarga BEM Fakultas Psikologi khususnya periode 2014, terima kasih

sudah berbagi pengalaman dan mengajarkan banyak hal kepada penulis.

12.Teman-teman kelas C angkatan 2012, teman-teman Asissten PTP 2014-2015

(11)

xi

Muhammadiyah Surakarta, terimakasih atas pertemanan yang sudah terjalin

selama menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Psikologi Universitas

Muhammadiyah Surakarta.

13.Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. Terimakasih

untuk waktu dan kesempatan yang telah diberikan. Semoga Allah membalas

segala dukungan dan bantuan menjadi sebuah amalan yang baik. Aamiin

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Surakarta, 28 Desember 2016

(12)

xii

DAFTAR ISI

HALAMAN DEPAN ... i

HALAMAN JUDUL ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN ... iii

HALAMAN PENGESAHAN ... iv

SURAT PERNYATAAN... v

MOTTO ... vi

VISI, MISI DAN TUJUAN ... vii

PERSEMBAHAN ... viii

KATA PENGANTAR ... ix

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR BAGAN ... xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

ABSTRAK ... xviii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Tujuan Penelitian ... 7

C. Manfaat Penelitian ... 8

BAB II LANDASAN TEORI ... 9

A. Autis ... 9

(13)

xiii

2. Penyebab autis ... 10

3. Ciri-ciri anak autis ... 11

B. Strategi Coping ... 14

1. Pengertian strategi coping ... 14

2. Jenis coping ... 15

3. Aspek-aspek strategi coping ... 18

4. Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi coping ... 20

5. Proses terjadinya strategi coping ... 23

C. Strategi coping pada orang tua yang memiliki anak autis ... 25

D. Pertanyaan Penelitian ... 28

BAB III METODE PENELITIAN ... 29

A. Gejala Penelitian ... 29

B. Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 30

C. Informan Penelitian... 30

D. Metode dan Alat Pengumpul Data ... 30

1. Wawancara ... 30

2. Observasi ... 35

E. Uji Keabsahan Data ... 35

F. Metode Analisis Data... 37

BAB IV LAPORAN PENELITIAN ... 39

A. Persiapan Penelitian ... 39

1. Orientasi Lapangan ... 39

(14)

xiv

3. Persiapan Alat Pengumpul Data ... 41

4. Penentuan Informan Penelitian ... 42

B. Hasil Penelitian ... 43

1. Data informan utama ... 43

2. Pengumpulan data ... 45

3. Matriks hasil penelitian ... 47

4. Berdasarkan Hasil Observasi ... 77

C. Pembahasan ... 80

1. Kondisi anak autis ... 80

2. Permasalahan yang dihadapi orang tua anak autis ... 81

3. Strategi coping orang tua yang memiliki anak autis ... 84

BAB V PENUTUP ... 93

A. Kesimpulan ... 93

B. Saran ... 94

DAFTAR PUSTAKA ... 96

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Pedoman wawancara ... 31

Tabel 2. Data informan utama ... 45

Tabel 3. Data informan pendukung ... 45

Tabel 4. Jadwal pengumpulan data informan utama dan informan pendukung ... 46

Tabel 5. Matriks 1 Masalah yang dialami informan utama ... 47

Tabel 6. Matriks 2.1 Keaktifan diri dalam mengatasi masalah ... 52

Tabel 7. Matriks 2.2 Perencanaan menghadapi masalah ... 55

Tabel 8. Matriks 2.3 Kontrol diri dalam menghadapi masalah ... 57

Tabel 9. Matriks 2.4 Dukungan sosial instrumental ... 59

Tabel 10. Matriks 2.5 Penerimaan memiliki anak autis ... 62

Tabel 11. Matriks 2.6 Religiusitas ... 63

Tabel 12. Matriks 3 Bentuk strategi coping informan utama ... 65

(16)

xvi

DAFTAR BAGAN

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Bukti Fisik Penelitian ... 100

Lampiran 2. Surat Ijin Penelitian ... 102

Lampiran 3. Informed Consent ... 105

(18)

xviii

STRATEGI COPING ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK AUTIS

ABSTRAK

Penyandang autis setiap tahunnya mengalami peningkatan, saat ini jumlah autis di Indonesia mencapai 112.000 jiwa. Orang tua yang memiliki anak autis cenderung lebih merasa stres dan tertekan karena mempunyai peran penting dalam penanganan dan pengasuhan anak autis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi coping orang tua yang memiliki anak autis. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan 3 informan utama dan 3 informan pendukung, Informan utama adalah ayah atau ibu dari anak autis sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, sedangkan informan pendukung adalah orang yang dekat dengan orang tua anak autis. Peneliti berkunjung ke SLB untuk meminta data orang tua yang memiliki anak autis kemudian meminta pihak SLB untuk diminta bantuan menghubungi informan, teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, berdasarkan ciri-ciri yaitu orang tua yang mempunyai anak autis dan bersedia menjadi informan dengan mengisi inform consent. Peneliti menggunakan metode wawancara semi terstruktur dan observasi sebagai alat pengumpul data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua memiliki anak autis mengalami kurangnya pemahaman mengenai anak autis, mengalami kelelahan fisik dan kesulitan ekonomi. Orang tua menghadapi masalah yang muncul dengan berbagai cara terdapat bentuk coping yang berhasil terungkap pada penelitian ini, antara lain coping berdasarkan emosi yaitu sabar, coping berdasarkan masalah yaitu orang tua membawa ke dokter untuk diterapi, menyekolahkan anak autis ke SLB, mempelajari dari perilaku anak autis, mengajarkan dan mencontohkan kegiatan sehari-hari kepada anak autis, mencari pekerjaan dan beristirahat apabila sedang sakit. Peneliti juga dapat mengungkap bentuk coping religius yaitu tawakal. Optimal atau tidaknya coping yang dipilih dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, status ekonomi, tingkat pendidikan dan koneksi lingkungan.

(19)

xiv

ABSTRACT

Patients of autism each year has increased, the number of autistic in Indonesia reached 112,000 inhabitants. Parents who have children with autism tend to be more feeling stressed and depressed because it has an important role in handling and parenting an autistic child. The purpose of this study is to describe the strategy of coping with parents who have a child with autism. In this study, the researchers used a qualitative approach with three main informant and the informant, the informant 3 primary is the father or the mother of an autistic child in accordance with predetermined criteria, while the informant was the one who advocates close to the parents of autistic children. Researchers visited the SLB to request data for parents who have a child with autism then enlisted the help of employees of SLB to contact informants, the informant selection techniques in this research is purposive sampling, based on characteristics that is parents who have autistic children and willing to become informants by filling the inform consent. Researchers using the method of semi structured interviews and observations as a means of collecting the appraisal. The result of this research shows that older people have autistic children experience a lack of understanding of the autistic child, experiencing the physical fatigue and low economic. Parents face the problem that arises in many ways there is a form of coping which successfully unfolds on this research, among others, coping with emotions that is based on the patient, coping with problems based on the parents bring to the doctor for a given therapy, autistic children send to the SLB, learn from the behavior of autistic children, teach and exemplifies the daily activities to autistic children, looking for work and rest when sick. Researchers can also uncover religious coping forms is resignatio. Optimal or not coping with the chosen is influenced by age, gender, economic status, level of education and the environment.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...