• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Kadar Protein Pakan Ayam Petelur (Ransum) Dengan Metode Kjedahl

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penentuan Kadar Protein Pakan Ayam Petelur (Ransum) Dengan Metode Kjedahl"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1 Data Analisa Kadar Protein Pakan Ayam
Gambar 39. Posisi bahan pakan makanan ransum

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi tentang pengaruh bahan pakan sumber protein yang berbeda terhadap laju pakan, kecernaaan protein dan

Berdasarkan kandungan nutrisi yang tersedia pada pakan konsentrat protein dan ketersediaannya sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan untuk unggas, untuk itu

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemakaian ransum dengan protein yang berbeda yaitu protein kasar 18%, protein kasar 21%, dan protein kasar

tinggi, tetapi tauco tidak dapat digunakan sebagai sumber protein dalam makanan.. karena biasanya hanya dimakan dalam jumlah

Umumnya penggunaan jagung sebagai bahan utama penyusun pakan pada ternak.. unggas, menyebabkan potensi bahan baku penyusun pakan

Cara Kjeldahl digunakan untuk menganalisis kadar protein kasar dalam bahan makanan secara tidak langsung, karena yang dianalisis dengan cara ini

Penentuan jumlah protein kuantitatif dengan penentuan kandungan nitrogen yang ada di dalam makanan atau bahan lain digunaka kjeldahl yang melalui tiga tahap proses

Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian pakan dengan bahan pakan sumber energi berupa jagung dan bekatul serta bahan pakan sumber protein berupa bungkil