• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis dan Perbandingan Algoritma L-Queue dan Algoritma Floyd Dalam Penentuan Lintasan Terpendek Pada Graph

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis dan Perbandingan Algoritma L-Queue dan Algoritma Floyd Dalam Penentuan Lintasan Terpendek Pada Graph"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 4.13 Graph L-Queue Setelah Update Jarak(2)
Gambar  4.16 Graph Floyd
Tabel 4.2 Matriks R0  Proses Perhitungan Jarak R0
Tabel 4.3 Matriks R1  Proses Perhitungan Jarak R1
+7

Referensi

Dokumen terkait

Algoritma yang akan dipergunakan untuk mencari lintasan terpendek dalam hal ini adalah algoritma Greedy dan algoritma Dijkstra, algoritma Dijkstra merupakan algoritma yang

Masalah Iintasan terpendek untuk semua pasangan simpul dapat diselesaikan antara lain dengan menggunakan a1goritma Floyd atau algoritma Dijkstra secara berulang-ulang untuk

Metode pencarian lintasan terpendek dengan Algoritma Lintasan Terpendek ( Shortest Path Algorithm ), jarak terpendek dan rute lintasan dari verteks awal ke verteks yang dituju

Seiring dengan perkembangan teknologi yang makin pesat termasuk dalam aplikasi dari algoritma pencarian lintasan terpendek, maka sangat penting untuk memilih algoritma yang tepat

Pencarian lintasan terpendek dalam graf berarti meminimalisasi bobot suatu lintasan dalam Banyak algoritma untuk mencari lintasan terpendek, namun yang paling

Adapun saran Penulis untuk Penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan Aplikasi Pencarian Rute Terpendek Apotek di Kota Kendari dengan Menggunakan Algoritma

Perhitungan yang digunakan Algoritma Floyd Warshall untuk mencari lintasan terpendek adalah dengan menggunakan metode rekursif yang memiliki kelebihan yaitu

Algoritma ini menyelesaikan masalah untuk mencari lintasan terpendek ( sebuah lintasan yang mempunyai panjang minimum) dari vertex a ke vertex z dalam graf berbobot, bobot