• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNIK MEMBANGKITKAN BILANGAN N-KAPREKAR TRIPLES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TEKNIK MEMBANGKITKAN BILANGAN N-KAPREKAR TRIPLES"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

TEKNIK MEMBANGKITKAN BILANGAN N-KAPREKAR TRIPLES

Oleh MEILINA

Shri Dattathreya Ramachandra Kaprekar (1905-1986) adalah ilmuwan matematika yang berasal dari India. Dia telah memperkenalkan suatu bilangan yang dinamakan bilangan Kaprekar pada tahun 1908. Bilangan Kaprekar adalah bilangan yang unik karena dapat dibentuk dari penjumlahan hasil bilangan tersebut yang dipangkatkan. Untuk bilangan Kaprekar yang dipangkatkan 3 dinamakan bilangan Kaprekar triples. Bilangan n-Kaprekar triples adalah bilangan bulat positif k yang memenuhi dua persamaan kpnqnr

10 102

3

(2)

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam beberapa dekade terakhir, matematika mengalami perkembangan yang luar biasa. Telah banyak penemuan-penemuan penting dalam matematika yang

menarik untuk dipelajari salah satunya yaitu di bidang teori bilangan.

Teori bilangan adalah cabang dari ilmu matematika yang mempelajari secara khusus sifat-sifat dari bilangan, terutama bilangan bulat yang dapat bernilai positif, negatif dan 0 (nol).

Teori bilangan pertama kali diperkenalkan oleh Phytagoras dan murid-muridnya. Merekan percaya bahwa penjelasan tentang alam semesta terdapat pada bilangan. Tesis mereka adalah “segalanya adalah bilangan” dan matematika adalah suatu

cara menuju sebuah akhir yaitu filsafat (Burton, 1994).

Berkembangnya teori bilangan sampai saat ini tidak lepas dari

(3)

2

Bilangan Kaprekar menarik untuk dipelajari karena sifatnya yang unik. Bilangan Kaprekar dapat dibentuk dari penjumlahan hasil bilangan tersebut yang

dipangkatkan. Sebagai contoh, bilangan kaprekar yang dipangkatkan 3, yang dinamakan bilangan Kaprekar triples sebagai berikut :

83 = 512, 5+1+2 = 8

453 = 91125, 9+11+25 = 45

2973 = 26198073, 26+198+073 = 297

49493 = 121213882349, 1212+1388+2349 = 4949

Dari bilangan-bilangan tersebut, 8, 45, 297, 4949 berturut-turut adalah bilangan 1-Kaprekar triples, 2 1-Kaprekar triples, 3 1-Kaprekar triples, dan 4 1-Kaprekar triples. Dalam penelitian ini penulis ingin menemukan teknik dalam membangkitkan bilangan n-Kaprekar triples.

Untuk menemukan teknik dalam membangkitkan bilangan n-Kaprekar triples banyak menerapkan sifat-sifat serta operasi dari bilangan bulat, terutama bilangan bulat yang bernilai positif. Bilangan bulat positif sendiri dapat dibagi menjadi dua macam, yakni bilangan komposit dan prima. Bilangan komposit adalah bilangan yang dapat habis dibagi dengan bilangan lain, selain 1 dan bilangan itu sendiri. Sedangkan bilangan prima adalah bilangan-bilangan yang hanya habis dibagi 1 dan dirinya sendiri.

(4)

3

1.2 Batasan Masalah

Pada penelitian ini pembahasan masalah dibatasi hanya membangkitkan bilangan n-Kaprekar Triples dengan n = 5.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan teknik dalam

membangkitkan bilangan n- Kaprekar triples serta memahami dan mempelajari konsep dari bilangan tersebut.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat yang didapat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Menambah wawasan tentang teori bilangan terutama bilangan n-Kaprekar triples.

2. Memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka memperluas dan memperdalam pengetahuan ilmu matematika di bidang teori bilangan terutama bilangan n-Kaprekar triples.

(5)

V. KESIMPULAN

Dari hasil dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa bilangan n-Kaprekar

triples didapat dengan membangkitkan faktor prima dari

Banyaknya percobaan yang dilakukan yaitu sebanyak 3 , t adalah banyaknya faktor t bilangan prima yang dibangkitkan. Percobaan dilakukan dengan mengambil 3 bilangan yang saling prima. Dari hasil percobaan ternyata tidak semua menghasilkan bilangan n-Kaprekar triples. Hanya bilangan yang memenuhi persamaan (1) dan (2) saja yang merupakan bilangan n-Kaprekar triples, sebaliknya percobaan yang tidak menghasilkan bilangan n-Kaprekar triples yaitu tidak terpenuhinya k dengan persamaan kedua, dimana p + q + r = k + (N-1).

(6)

80

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui, memahami, dan mampu menerapkan teknik pemecahan masalah dengan menggunakan programa bilangan bulat 3.. Mengetahui dan memahami pengetian, fungsi, dan sifat dan model

Hasil (-64 : 8) : (-2) bernilai positif karena bilangan bulat negatif dibagi bilangan bulat negatif hasilnya positif... Hasilnya bilangan bulat positif karena negatif dikalikan

Kegiatan Belajar 2: Menggunakan Sifat-sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Pecahan dalam Pemecahan Masalah

Untuk memberi motivasi kepada siswa, guru menyampaikan manfaat mempelajari menerapkan operasi hitung bilangan bulat dengan memanfaatkan berbagai operasi

 Peserta didik mencoba memperagakan dengan kelompoknya untuk membuktikan dan menjelaskan operasi bilangan bulat dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi sesuai

➢ Peserta didik diberikan rangsangan berupa permasalahan pada topik operasi hitung bilangan bulat dengan memanfaatkan sifat operasi berupa contoh masalah kontekstual.. Fase

Operasi hitung penjumlahan pada bilangan bulat berlaku sifat tertutup, sifat pertukaran (komutatif), sifat pengelompokkan (asosiatif), memiliki unsur identitas yaitu 0, dan

bulat dalam pemecahan masalah 1.1 Menggunakan sifat-sifat operasi hitung termasuk operasi campuran FPB dan KPK Berhitung/Bilangan - Operasi hitung campuran bilangan