Gambaran Makroskopis Dan Mikroskopis Hepar Mencit (Mus musculu ) Akibat Pemberian Plumbum Dan Habbatussauda (Nigella sativa)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
musculus L. ) strain DD Webster jantan dewasa yang dibagi dalam 6 kelompok; satu kelompok kontrol (P0) yang diberi aquadest 0,5ml, dan lima kelompok perlakuan: (P1) diberi
Kelompok 2 (P1) = Kelompok perlakuan pertama terdiri dari 5 ekor mencit dewasa jantan yang diberi tuak (alkohol 20%) 0,5 ml/hari/ekor secara oral setiap hari selama 15 hari
Peningkatan jumlah sel-sel spermatogenik terjadi pada kelompok mencit yang diberi ekstrak minyak jintan hitam dengan dosis 0.1 ml/hari/ekor, dosis 0.2 ml/hari/ekor, dan pada
Penelitian ini meng- gunakan mencit ( Mus musculus ) sebanyak 15 ekor sebagai hewan uji yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, dan
Pemberian paparan asap selama 14 hari pada mencit putih ( Mus musculus) jantan menimbulkan perubahan gambaran histopatologi kulit mencit berupa penebalan lapisan
Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan post test only control group design, dilakukan pada 15 ekor mencit (Mus musculus), mencit dibagi 3 kelompok secara
Setelah pemberian ekstrak kulit batang angsana (Pterocarpus indicus Willd.) dengan perlakuan K, perlakuan P1,dan P2 g/ekor/hari pada mencit jantan (Mus musculus L. Swiss
Pengamatan terhadap perubahan histopatologi hepar dilakukan secara mikroskopis menggunakan preparat histopatolgi dengan pewarnaan H.E dari hepar mencit (Mus musculus)