Perlindungan Hukum Bagi Pasien Korban Malpratek (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 287/PDT.G/2011)
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap pasien sebagai korban kesalahan pencantuman label obat menurut Undang Nomor 8 Tahun 1999
Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, perlindungan hukum bagi pasien belum sepenuhnya terlaksana dan pengaturan di undang-undang perlindungan
Perlindungan hukum terhadap korban KDRT sebagai bentuk perlindungan hak asasi manusia khususnya kaum perempuan, telah diatur dalam bentuk undang- undang yaitu
Ketiga, perlindungan hukum bagi korban perdagangan manusia (human trafficking) lintas batas negara dalam sudah banyak diatur dalam konvensi
Jurnal ini berjudul Upaya Perlindungan Hukum Bagi Korban Tindak Pidana Kekerasan terhadap Anak di Kota Denpasar. Permasalahan yang dibahas dalam tulisan ini
Mengenai perlindungan hukum pada pasien korban malpraktek untuk menuntut ganti rugi diatur dalam Pasal 58 ayat (1) UU Kesehatan yang menyatakan “setiap orang berhak
Perlindungan hukum bagi perempuan penyandang disabilitas korban kekerasan seksual menjadi perhatian khusus lebih dari perlindungan korban kekerasan seksual pada umumnya, karena selain
Perlindungan dari hukum untuk korban masih belum cukup, hukum pidana formil atau hukum pidana materil, karna itu walaupun Undang-Undang tahun 2004 diciptakan korban dari tindak pidana