• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar dan Analisis Profil Protein dan Asam Amino Ekstrak Ampas Biji Jinten Hitam (Nigella sativa Linn.) dengan Metode SDS-PAGE dan KCKT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar dan Analisis Profil Protein dan Asam Amino Ekstrak Ampas Biji Jinten Hitam (Nigella sativa Linn.) dengan Metode SDS-PAGE dan KCKT"

Copied!
77
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 2.1.   Kandungan Nilai Gizi Ampas Biji Jinten Hitam ..............................
Gambar 2.1.   Jinten Hitam (Nigella sativa Linn.).. ........................................
Gambar 2.1. Jinten Hitam (Nigella sativa Linn.)
Tabel 2.1. Kandungan nilai gizi ampas biji jintan hitam (Nigella sativa
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui profil waktu knockdown ekstrak biji jinten hitam ( Nigella sativa ) terhadap nyamuk dewasa (Genus Aedes ) dengan menggunakan metode penguapan elektrik.. nyamuk dewasa

Biji jinten hitam (Nigella Sativa) yang digunakan pada penelitian ini adalah biji kering Indonesia yang didapat dari pasar Gede Solo, sedangkan biji kering Habasyah dan India

Apakah ekstrak kental biji jinten hitam ( Nigella sativa L.) dengan kombinasi bahan pengisi xilitol-laktosa dapat diformulasi menjadi sediaan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh variasi jumlah minyak jinten hitam (Nigella sativa L.) pada mikrokapsul minyak jinten hitam terhadap pelepasan

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum dan metode analisis timokuinon dalam minyak jinten hitam ( Nigella sativa L. ) secara Kromatografi

dapat menyelesaikan penelitian dan menyusun skripsi ber judul “ Uji Stabilitas Fisik Dan Komponen Kimia Pada Minyak Biji Jinten Hitam (Nigella Sativa L.) Dalam

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak biji jinten hitam (Nigella sativa L.) dengan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, dan 150 mg/kg BB terbukti dapat meningkatkan daya

Hasil Penelitian : Pada penelitian ini, terdapat pengaruh pemberian serbuk biji jinten hitam ( Nigella sativa L.) terhadap embriogenesis tikus putih ( Rattus