• Tidak ada hasil yang ditemukan

Market-to-Retail Pass-Through dan Faktor-faktor Struktur Finansial yang Mempengaruhinya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Market-to-Retail Pass-Through dan Faktor-faktor Struktur Finansial yang Mempengaruhinya"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Kerangka pemikiran teoritis
Tabel 2   Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian a
Gambar 2 Plot  pergerakan  suku  bunga  deposit,  pinjaman  dan  pasar  uang  periode  2005-2012
Gambar 6  Tingkat  rata-rata  bank  concentration,  bank  overhead,  bank  ROE,  deposit  to  GDP,  dan  flexibility  exchange  rates  antar  kawasan  periode  2005-2011  65.54  50.62  67.62  71.12  64.48  84.35  80.68  70.65  59.49 AustraliaEast Asia &amp
+5

Referensi

Dokumen terkait

Dapat disimpulkan bahwa variabel-variabel yang signifikan berpengaruh terhadap penetapan suku bunga deposito pada bank-bank umum pemerintah dalam jangka pendek adalah variabel

Hal ini berarti bahwa dalam hasil regresi dengan ECM secara bersama-sama dalam jangka pendek dan jangka panjang variabel produk domestic bruto, suku bunga, upah

Untuk variabel perbedaan tingkat suku bunga (RX) hasil estimasi menunjukkan bahwa Variabel ini mampu menerangkan perubahan nilai tukar baik dalam jangka pendek dan jangka

Nilai koefisien Tingkat suku bunga deposito ( Δ IR) dalam jangka pendek sebesar -0,009838 dengan tingkat signifikasi 1 persen, menunjukkan apabila terjadi peningkat- an suku

1) Variabel suku bunga dalam jangka pendek maupun jangka panjang menunjukkan hasil positif dan signifikan terhadap investasi asing di Jawa Tengah selama penelitian

Secara parsial dalam jangka pendek variabel Suku Bunga BI (BIRATE) berpengaruh signifikan dan negatif terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), variabel inflasi (INF)

Tingkat bunga yang terbentuk disektor moneter (pasar uang) akan mempengaruhi perilaku disektor riil, khususnya investasi. Dimana Suku bunga merupakan salah satu

Artinya variabel inflasi, jumlah uang beredar, dan suku bunga pinjaman dapat menjelaskan sekitar 86,73% dari total variabel konsumsi masyarakat, dan selebihnya dijelaskan oleh variabel